NovelToon NovelToon
Pengulangan Sang Master

Pengulangan Sang Master

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Kultivasi Modern
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Notdrick

Mo Tianxia pernah berdiri di puncak dunia.

Sebagai seorang kultivator yang telah mencapai Absolute Realm, tidak ada lagi lawan yang mampu menandinginya dan tidak ada lagi batas yang mampu menghalanginya. Namun, setelah mencapai segala sesuatu yang bisa dicapai, yang tersisa baginya hanyalah kebosanan.

Dalam sebuah keputusan yang tidak masuk akal bagi siapa pun, Mo Tianxia menghancurkan jiwanya sendiri dan memulai kembali kehidupannya dari nol.

Kini, ia terbangun dalam tubuh yang lemah dengan kultivasi paling dasar.

Tidak ada kekuatan absolut. Tidak ada kedudukan tinggi. Tidak ada nama besar.

Hanya pengetahuan tentang jalan yang pernah ia tempuh.

Dengan sikap tenang dan pengalaman yang jauh melampaui usianya, Mo Tianxia kembali melangkah di jalan kultivasi. Sekte, turnamen, dunia rahasia, para jenius, dan berbagai ancaman mulai muncul di hadapannya.

Namun kali ini, tujuannya bukan menjadi yang terkuat. Ia hanya ingin menikmati kembali perjalanannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Notdrick, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Perjalanan menuju lokasi Reruntuhan Bintang Jatuh memakan waktu dua hari penuh, menggunakan kombinasi kapal terbang dan perjalanan darat melalui wilayah yang belum pernah dijelajahi Mo Tianxia sejak kedatangannya di kehidupan ini.

Ketika mereka tiba, pemandangan yang menyambut mereka membuat seluruh delegasi terdiam kagum. Mereka melihat sebuah kawah raksasa membentang di tengah dataran terbuka, dengan struktur bangunan kuno yang setengah terkubur di tengahnya, memancarkan cahaya keunguan samar yang berasal dari energi yang masih tersisa di dalamnya.

Delegasi dari berbagai sekte lain juga sudah berkumpul di sekitar tepi kawah, menciptakan suasana yang ramai namun penuh kewaspadaan. Setiap sekte menjaga jarak dari sekte lain, mengingat persaingan yang wajar terjadi dalam kesempatan seperti ini.

"Xuan Ming Sect juga di sini," gumam Zhao Kuang, memperhatikan sekelompok disciple berjubah biru gelap dengan lambang serigala es di dada mereka.

Mo Tianxia mengikuti pandangan Zhao Kuang, mengamati kelompok itu dengan seksama. Di antara mereka, seorang anak laki-laki berdiri dengan sikap dingin dan angkuh, matanya menyapu sekeliling dengan pandangan meremehkan terhadap delegasi sekte lain.

'Menarik,' pikir Mo Tianxia, meski ia tidak mengenal anak itu secara langsung. 'Sepertinya reruntuhan ini akan mempertemukan berbagai bakat dari seluruh wilayah.'

...------...

Pagi berikutnya, seluruh delegasi berkumpul di tepi kawah untuk mendengarkan aturan yang disepakati bersama oleh perwakilan sekte-sekte yang hadir. Peraturannya adalah dilarang menyerang delegasi sekte lain di dalam reruntuhan kecuali diserang lebih dulu, dan setiap penemuan menjadi hak milik penemunya.

Setelah aturan disampaikan, gerbang masuk reruntuhan itu akhirnya dibuka secara resmi oleh perwakilan Tianji Pavilion yang bertindak sebagai penengah netral.

Mo Tianxia, bersama Chen Feng, Zhao Kuang, Wang Dazhi, Su Yueling, dan beberapa disciple Tian Yun Sect lainnya, memasuki reruntuhan dengan hati-hati.

Bagian dalam reruntuhan jauh lebih luas dari yang terlihat dari luar, lorong-lorong batu yang berliku, dihiasi ukiran-ukiran kuno yang sudah pudar dimakan waktu.

'Arsitektur ini...' pikir Mo Tianxia, mengamati ukiran di dinding dengan seksama. 'Gaya ini terasa asing, bahkan bagiku. Bukan berasal dari sekte kultivasi mana pun yang pernah kukenal.'

Semakin jauh mereka melangkah ke dalam, semakin banyak jebakan kuno yang mereka temui. Beberapa masih aktif, memicu ledakan energi kecil yang berhasil dihindari berkat kewaspadaan Chen Feng dan disciple senior lainnya.

Su Yueling, yang bergerak dengan kelincahan alami khas pengguna teknik pedang, sering kali menjadi yang pertama mendeteksi jebakan tersembunyi, kemampuannya yang tajam membuat Chen Feng semakin mempercayakan posisi terdepan kepadanya.

Mo Tianxia mengamati kemampuan itu dengan tertarik. 'Insting bertahan hidupnya sangat baik. Seolah ia sudah terlatih menghadapi bahaya sejak usia sangat muda.'

Mereka terus menjelajah hingga tiba di sebuah ruangan besar yang tampak seperti pusat dari seluruh struktur reruntuhan—ruangan melingkar dengan langit-langit tinggi, dipenuhi rak-rak batu berisi berbagai artefak dan gulungan yang sebagian besar sudah rusak dimakan waktu.

Namun satu benda di tengah ruangan itu menarik perhatian Mo Tianxia lebih dari yang lain. Sebuah kotak batu kecil, tertutup rapat, dengan simbol yang terukir di permukaannya.

Beberapa disciple lain, termasuk Wang Dazhi dan Zhao Kuang, mulai memeriksa rak-rak di sekitar ruangan, mengambil gulungan-gulungan yang masih cukup utuh untuk dibaca, sementara Su Yueling memeriksa sudut ruangan yang lebih gelap dengan pedangnya siap terhunus, waspada terhadap kemungkinan jebakan tersembunyi.

"Ada banyak sekali barang di sini," gumam Wang Dazhi, matanya berbinar melihat tumpukan artefak kuno yang belum pernah ia lihat sebelumnya. "Aku bahkan tidak tahu ini semua untuk apa."

"Beberapa terlihat seperti alat alkimia kuno," kata Chen Feng, memeriksa salah satu wadah logam berkarat dengan hati-hati. "Yang lain mungkin senjata atau alat formasi. Kita perlu waktu untuk mengidentifikasi semuanya dengan benar."

Mo Tianxia hanya mendengarkan sekilas, perhatiannya sepenuhnya tersedot oleh kotak batu kecil di tengah ruangan itu, seolah ada gaya tarik tak kasat mata yang menariknya untuk mendekat.

1
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
tekad nyaa lebih besar daripada yang lain pastiii
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
yaaa karna jiwa nyaa dahh buyut buyut makanyaa gak gampang ditebakk
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
mantapp kasih paham bossss 💅
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
ternyata gak di dunia nyata gak didunia novel sama ajaa 😌
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
anak yang terlampau pintar dan dewasa sampai orang tua yang lain pun merasa heran
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
nama yang emang sudah ditakdirkan
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
ternyata mc nyaa anak pungut 😌
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ: manaa adaa /Curse//Facepalm/
total 2 replies
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
Apakah terlahir kembali untuk menyambut masa kejayaannya lagi 😌
^_^
mo tianxia emangnya gk pernah jadi bayi dulunya sebelom jdi penguasa dunia?
^_^
ada yang hrus dibicarain justru di sini, kalen punya uang kagak buat rawat anak orang ini?
^_^
klo minta ke Dewa Othor pasti dikabulin, kalen salah aja caranya
^_^
lgi pda maen petak umpet ges
^_^
gak ngerti novelnya bahas apa, tpi gk tau pen baca aja ^_^
NNoyRe: gak apa apa sih/Joyful/
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!