NovelToon NovelToon
Pelakor Cantik Itu, Aku

Pelakor Cantik Itu, Aku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:674.2k
Nilai: 5
Nama Author: ritasilvia

Area 21, bijaklah dalam memilih bacaan !!!

Pikiran liarku, sering membayangkan jika aku berhubungan dengan pelayan baru kami, Melani. bahkan aku selalu mencuri-curi pandang ke bokongnya yang terlihat sangat montok menggairahkan, buah dadanya yang besar, membuat aku sering berfantasi liar, jika menikmati kedua benda itu, yang selama ini tidak aku dapati pada istri ku Sinta.

Aku langsung menuju kantor untuk bekerja, namun aku sama sekali tidak bisa fokus bekerja. malah aku berfikir "Jika aku kembali pulang dan meminta Melani untuk memuaskan aku diranjang, dia bakal nolak ngak ya?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ritasilvia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Benteng pertahanan yang roboh

“Sinta, kendalikan dirimu. Jangan mengambil keputusan dalam keadaan emosi, sekarang mas ingin tahu, apa permasalahan kalian berdua.”

“Mas Dani, aku Cuma bilang belum sempat nyunyi dan nyetrika, aku kecapean mas, dan badanku juga ngak enak. tapi Bu Sinta langsung marah-marah bahkan langsung menjabakku mas, h u...hu... tubuhku terasa sakit semua nya mas.”

Lani menangis sesenggukan, mencoba mencari perhatian mas Dani yang terlihat kwartir, dari gelagatnya mas Dani seperti ingin memeluk Lani dan untuk menenangkan nya, tapi saat melihat tatapan tajam mataku, dia kembali mengurungkan niatnya, dan berpura-pura bersikap seperti biasa.

“Sinta, kamu tidak boleh berbuat kasar seperti ini. Mas tidak ingin kamu mendapatkan masalah dek, apalagi  terhadap pelayan yang bekerja dirumah kita.” terang Dani melunak.

“Kenapa mas...kenapa kamu terlihat begitu perhatian dan peduli padanya? Dia bahkan tidak sopan padaku selaku majikan nya.”  todongku pada mas Dani.

“Bukan seperti itu sayang, kasihan Lani dia hidup sebatang kara, mungkin dia seperti ini karna masih remaja dan ngak ada yang mengayomi nya selama ini. Lagian susah Lo nyari  pembantu sekarang ini.”

“Masih ada bi jah mas, lagian aku bisa bantu beres-beres rumak kok, meskipun tanpa ada dia dirumah kita.”

“Sinta apa kamu sudah lupa, jika kamu pengen fokus untuk program hamil, dan ngurus mas saja. Ngak usah ngurus masalah Lani lagi, biar nanti mas yang mengingatkan dia tentang pekerjaan dan tugas-tugas nya dirumah ini, jika perlu kita tambah lagi pelayan buat bantu-bantu, kamu puas.”

Mas Dani terlihat sangat kesal melirik ke arahku, begitu juga dengan ku, aku mersa belum puas dengan penjelasan dari mas Dani.

“Oke, aku beri Lani kesempatan terakhir bekerja dirumah ini. tapi jika dia masih belum juga berubah. Aku ngak mau melihat dia dirumah ini lagi mas, titik.”

“Iya, mas bakal ingatin Lani. jadi kamu tidak perlu marah-marah atau sampai berbuat brutal seperti ini.”

Sekilas aku melirik dengan sudut mataku, mas Dani dan  Lani saling tatap, terlihat pandangan mereka yang penuh cinta. Hatiku sangat hancur melihat semua itu, ingin rasanya aku berlari dan berlari, ataupun berteriak sekencang-kencangnya, agar sesuatu yang menghimpit dadaku bisa hilang.

“Sinta, mau ke mana?”

Aku tidak memperdulikan pertanyaan mas Dani, air mata terus mengalir membasahi pipiku yang berlari menuju mobilku, dan melajukan kencang tanpa varah dan tujuan.

Aku tidak memperdulikan teriakan mas Dani yang masih memanggil, bahkan dia sempat berlari mengejar ku, sampai ke gerbang utama. aku tidak peduli apapun lagi, saat ini aku hanya ingin lari dan pergi dari beban berat yang terdapat menghimpit dadaku.

Hatiku benar-benar hancur, benteng pertahanan ku yang semula kuat, telah roboh seiring dengan air mata yang terus mengalir tanpa henti. Aku mersa orang yang tidak berguna, bahkan di pernikahanku yang sudah lama, aku belum juga mampu memberikan keturunan pada mas Dani. apakah ini juga salah satu alasan bagi mas Dani untuk berselingkuh dengan Lani.

"Sinta... tunggu, kamu kenapa berubah keras kepala seperti ini." teriak Dani yang panik, dia langsung berbalik masuk kedalam mobil nya, berusaha untuk mengejar mobil Sinta yang sudah menghilang.

“Sinta sayang, kamu pergi  kemana? sku takut terjadi sesuatu padamu yang pergi dalam keadaan marah." Dani cemas ditambah lagi ponsel Sinta yang tidak bisa dihubungi.

 

1
ayu cantik
bagus
Dwisur
thank author, ceritanya bagus, bisa unt mengingatkan pada hal2 yg TDK boleh di lakukan, semangat sehat sll
Dwisur
air mata buaya
Dwisur
jadikan sabar dan sholat sbg penolong mu sin
Dwisur
semua pembantu sudah tak punya hati
Dwisur
request yg lebih detail dunk Thor
Dwisur
mencoba ....haahhh...??
Dwisur
sesuai dengan judulnya.. ini cerita dari sudut pandang seorang pelakor
kaname senpai
murahan bgt melani,
Ilham Dwi Putra
Luar biasa
Atiah arini
bagus
Annie Soe..
Endingnya di paksa jadi gantung gitu tor,,
apa nti ada season 2 kah ??
Annie Soe..
Bagus Sinta mm mertua mendukung, pasti krn senasib suami selingkuh juga..
Lanjuut tor,, semangaatt..
Ayu Arta
MENARIK
Dyah Oktina
akhirnya sinta jd juga sama gilang 👍
Dyah Oktina
keren thor.... menghadirkan gilang 👍👍👍👏👏👏👏 seru nih
Dyah Oktina
wah....wah.... dasar pelakor licik sdh pasti
Dyah Oktina
huuuu... gemes ceritanya.... lanjut
Dyah Oktina
ish.... panas bener bacanya... gemes... emang sesuai dgn judulnya... pelakor 😡😠😡
Dyah Oktina
ya Allah .... baru d uji 2,5thn blm d kasih anak.... dah selingkuh... 🤦‍♀️🤷‍♀️🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!