Ini adalah kisah dimana seorang pengembala kambing yang tiba-tiba mendapatkan kekuatan dahsyat.
Lei Yu adalah seorang pengembala kambing, dia tiba-tiba mendapatkan kekuatan dahsyat dari petir hitam yang menyambarnya. Lei Yu mengira kekuatannya akan sangat bagus untuk dirinya, namun dengan kekuatan dahsyat yang berada di tubuhnya Lei Yu harus menanggung tugas yang sangat berat, dimulai dari mencari kunci portal sampai-sampai dia tidak sengaja menyinggung bangsa iblis yang akan merenggut orang-orang yang dia sayang.
Cuplikan:
Para serigala yang tadinya mundur maju kembali ke arah Lei Yu, tapi sekarang serigala itu mendekat dengan cara menerkam Lei Yu
"Groarrdd!".
"Habislah sudah, aku akan mati disini......".
Lei Yu berpikir dirinya akan mati tapi takdir berkehendak lain, petir hitam tiba-tiba menyambar ke arah Lei Yu juga ke arah ke 4 serigala.
"Jlegeerrrrrrrerrrrerrr!".
Para kambing berlarian ketakutan, sedangkan Lei Yu dan ke 4 serigala gosong tersambar petir. Bagimana cerita selanjutnya? Yuk simak ceritanya di novel Dewa Petir Kegelapan.
Jangan lupa Like, Komen, favorit, dan vote nya ya......
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riffky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tempat Mencurigakan
"Bagaimana? Kau mau atau tidak?" Tanya Xian Ren.
"Ayolah, jangan terlalu kejam kau memberi harga, aku hanya punya 200 keping emas".
"Sepertinya kau tidak sanggup membelinya" Ucap Xian Ren sembari meninggalkan Lei Yu.
"Hey! Tunggu dulu! Aku bisa membayarnya tapi tunggu beberapa bulan lagi!".
"Kalau begitu Informasinya juga kau tunggu beberapa bulan lagi".
"Ayolah, kita bisa diskusikan i-.......".
"Aku sudah ngantuk, silakan keluar dari rumahk! Kau masih ingat kan pintu keluar nya?".
Lei Yu ingin mengucapkan beberapa kata lagi tapi apa boleh buat Xian Ren keburu masuk ke dalam kamarnya dan menutup pintunya.
****
Di malam yang sunyi dibarengi dengan bulan bulat sempurna terlihat Lei Yu berjalan sembari marah-marah tidak jelas.
"Sialan! Dasar wanita rubah! Awas saja kau, aku akan mendapatkan informasi itu walaupun dengan cara yang salah" Lei Yu berbicara sendiri.
"Tapi bagaimana cara aku mendapatkan nya? Apa aku harus mengancamnya?" Lei Yu diam sejenak memikirkan cara bagaimana dia mendapatkan informasi yang sangat dia inginkan.
"Haih, sudahlah, sebaiknya sekarang aku mencari penginapan dulu".
Lei Yu lanjut berjalan mencari penginapan di kota itu. Setelah menemukan penginapannya dia memesan satu kamar dan memesan beberapa makanan.
Sebenarnya untuk pendekar selevel Lei Yu itu tidak terlalu membutuhkan makan/minum maupun tidur karena para pendekar mempunyai tenaga dalam untuk menjaga daya tubuhnya, namun Lei Yu tetap membiasakan dirinya untuk tidur seperti manusia biasa.
Besoknya Lei Yu kembali lagi mencari Xian Ren ke rumahnya.
"Apa wanita rubah itu ada dirumahnya?" Gumam Lei Yu kemudian mengetuk pintu.
"Tok........Tok........Tok......." Lei Yu mengetuk pintu.
Lei Yu berulangkali mengetuk pintu rumah Xian Ren namun tidak ada respon dari Xian Ren
"Kemana si wanita rubah itu?" Gumam Lei Yu.
"Hey paman kau sedang mencari siapa?" Tanya seorang anak laki-laki berusia 9 tahun yang kebetulan lewat.
"Apa kau bilang? Kau memanggilku paman? Memangnya wajahku setua itu?" Ucap Lei Yu kesal.
"Memang kenapa? Jelas-jelas paman seumuran dengan ibuku".
"Dengar yah, pertama aku ini umurnya tidak beda jauh dengan mu jadi kau harus memanggilku Kakak dan kedua adalah apa kau tahu pemilik rumah ini kemana?".
"Oh jadi paman mencari Kak Xian Ren".
"Sudah kubilang jangan panggil aku paman!" Ucap Lei Yu kesal.
"Baiklah-baiklah aku akan memanggil mu Kakak, jadi kakak sekarang sedang mencari Kak Xian Ren?".
"Iya, apa kau tahu dia ada dimana?".
"Kak Xian Ren sedang menyusul ibuku untuk pulang".
"Katakan ibu mu ada dimana!".
"Kalau begitu ayo ikuti aku".
Lei Yu mengikuti langkah anak laki-laki itu, Sesampainya di tempat yang di maksud Lei Yu terkejut karena tempat ini adalah tempat yang semalam dia masuki.
"Ibumu bekerja disini?" Tanya Lei Yu terkejut.
"Iya Kak ibuku bekerja sebagai salah satu pelayan disini".
"Oh iya kak aku hanya bisa mengantarmu sampai disini karena ibu bilang aku tidak boleh masuk".
"Yah memang benar kata ibumu kau tidak boleh masuk ke tempat ini, kalau begitu kau boleh pulang biarkan aku saja yang masuk".
"Baik kak" Anak itu pun pergi, sementara Lei Yu masuk ke dalam.
Setelah masuk kedalam Lei Yu keheranan Karena pemandangan yang ia lihat semalam berbeda dengan yang ia lihat sekarang.
Jika semalam Lei Yu melihat pemandangan yang tidak pantas sekarang Lei Yu malah melihat tempat ini menjadi kosong tidak ada orang sedikit pun disini.
"Aneh kenapa tidak ada orang disini? Gumam Lei Yu.
"Halo, apa ada orang?" Ucap Lei Yu.
Tidak ada yang menjawab perkataan Lei Yu hanya suaranya yang menggema saja yang terdengar. Lei Yu sangat penasaran kenapa tempat ini menjadi kosong, dia masuk lebih dalam lagi.
Anehnya Lei Yu tidak menemukan siapapun
"Apa anak itu berbohong? Anak itu bilang ibunya bekerja di sini dia bilang juga Xian Ren kesini, tapi disini tidak ada orang sedikitpun" Gumam Lei Yu.
Lei Yu membuka setiap pintu yang berada di tempat itu namun hasilnya nihil Lei Yu tidak juga menemukan seseorang di tempat itu. Lei Yu hendak meninggalkan tempat itu tapi ketika dia hendak keluar Lei Yu mendengar suara-suara minta tolong.
"Suara apa yang barusan kudengar?" Gumam Lei Yu lalu dia diam sejenak untuk mendengarkan kembali suara yang dia dengar tadi.
"Tolong........ Tolong Kami...........".
Suara-suara puluhan atau bahkan ratusan wanita terdengar di telinga Lei Yu, suara itu sangat samar jika saja yang ada di tempat itu bukan Lei Yu mungkin tidak ada seorang pun yang mendengar suara-suara minta tolong ini.
Lei Yu berlari mencari sumber suara yang terdengar, setelah Lei Yu menemukan sumber suaranya Lei Yu diam mematung.
"Apa di ruangan ini suaranya berasal?" Gumam Lei Yu menatap pintu yang terkunci rapat.
"Tapi jika benar ada disini kenapa suaranya masih samar terdengar?".
Kemudian Lei Yu membuka pintu itu dengan pelan, akan tetapi pintu itu tidak mau terbuka karena terkunci rapat. Lei Yu mulai memikirkan cara agar dia bisa membuka pintu itu.
"Apa aku dobrak saja?" Gumam Lei Yu.
"Baiklah, apa boleh buat ku dobrak saja pintu ini".
Lei Yu mundur beberapa langkah lalu menendang pintu itu dengan kekuatan fisiknya saja hingga tembok-tembok yang berada di sekitar pintu itu ikut roboh.
"Eh? Ku pikir aku sedikit berlebihan" Lei Yu tersenyum kecut.
Lei Yu memasuki ruangan itu, tapi anehnya tidak ada apa-apa selain pintu kotak kecil yang berada di lantai.
"Apa sumber suaranya ada di dalam pintu kecil ini?" Gumam Lei Yu menghampiri pintu kecil yang terpasang di lantai.
***
Di lain tempat terdapat dua orang kebingungan
"Hey, apa kau tadi dengar suara ledakan dari atas?".
"Ledakan? Aku hanya mendengar seperti benda terjatuh".
"Ayo kita lihat apa yang terjadi!".
"Tidak perlu, lagian jika itu penyusup pun dia akan kemari dan jika dia kemari kita tinggal bunuh saja".
"Benar juga ya, di pintu masuk untuk kesini juga ada beberapa jebakan jadi mungkin dia akan mati sebelum kesini".
"Nah, itu kau tau Hahaha".
****
Kembali lagi ke Lei Yu, sekarang Lei Yu tengah ragu, apa dia harus membuka pintu yang berada di hadapannya dan masuk atau dia kembali saja.
"Apa benar suara-suara yang kudengar tadi berasal dari sini?" Gumam Lei Yu.
Lei Yu sangat penasaran sekali jadi dia membuka pintu yang berada di lantai itu, tapi tiba-tiba ketika dia sudah membuka pintu itu puluhan pisau kecil melesat dari dalam ruangan gelap yang ada dibalik pintu itu.
Lei Yu meloncat kebelakang menghindari puluhan pisau itu
"Sialan itu hampir saja!" Gumam Lei Yu.
****
TERIMAKASIH YANG SUDAH BACA, LIKE, VOTE, FAVORIT, RATING 5 DAN NGASIH HADIAH DI NOVEL INI.