NovelToon NovelToon
Transmigrasi Claudia

Transmigrasi Claudia

Status: tamat
Genre:Romantis / TimeTravel / Chicklit / Tamat
Popularitas:106.3k
Nilai: 5
Nama Author: Amelia Chisuga

Saat membuka mataku aku sudah berada didalam tubuh seorang tokoh Antagonis dalam novel yang berakhir tragis akibat mencoba mencelakai pemeran utama wanita.

sekarang aku yang berada didalam tubuh pemeran Antagonis tersebut dan mencoba membanting setir agar akhir baik untuk antagonis dan hidup bersama tokoh kedua protagonis pria kedua.

Hari-hari berganti ke Tahun aku hidup dalam novel dan berhasil merubah alur tersebut namun tidak dengan takdir, Tubuh yang ku tempati mati terkena racun dan jiwaku terlempar kembali ke masa depan.


Revisi :
Judul sebelumnya : Princess Vilainess
Judul Revisi : Transmigrasi Claudia

yuk ikutin perjalanan waktu bersama Claudia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amelia Chisuga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 18

Cinta bisa membuat orang normal menjadi buta, buta akan segalanya. Penyesalan akan datang diakhir begitu juga dengan perasaan jika tertutup oleh ego maka kita akan sadar jika sang pemilik hati pergi untuk selamanya.

Flashback on.

Pangeran Kyle sedang berada dibalik pohon mendengarkan percakapan seseorang yang ia kenal.

"ck... aku sepertinya salah mengincar orang! tau begitu dulu aku dekati saja Duke Effrand!" ucapnya sedikit kesal.

"haha... aku sudah bilang jika kau tidak akan pernah menjadi ratu kerajaan ini, kau dengan susah payah merebut hak milik orang lain!"

Yap Regina, wanita cantik namun memiki hati kotor dan otak licik. ia merasa jika semua yang Claudia miliki harus menjadi miliknya entah kenapa wanita itu sangat membenci Claudia.

Kebencian itu berawal ketika Claudia yang selalu menjadi pusat perhatian semua orang apalagi dia putri Grand Duke dan juga tunangan sang pangeran mahkota.

Sejak saat itu Regina selalu bersikap baik dan merebut perhatian semua orang dari Claudia. dan perlahan mendekati pangeran mahkota dengan wajah bunglonnya.

"sepertinya pangeran mahkota sudah tidak mempercayai ku dan posisi ku sekarang menjadi selir pangeran"

"aku ada sebuah rencana" tutur lawan bicaranya.

"apa itu?.."

"kau harus menjebak pangeran, jika kau hamil duluan dari istri sahnya kau pasti akan diangkat menjadi permaisuri nya, apalagi Sekarang kondisi raja sedang tidak baik"

"kau benar! kenapa aku tak memikirkan hal itu?"

"seperti biasa, campurkan ini pada makanan raja semakin banyak ia konsumsi ini semakin cepat kepergiannya!"

"baiklah... kau percayakan saja padaku!" ucapnya yakin jika akan berhasil.

Mereka tidak tahu jika orang yang mereka bicarakan itu sedang mendengarkan rencana mereka. lebih terkejutnya lagi ia melihat regina bersama pamannya sendiri alias kakak dari ibunya, ia tak menyangka jika paman dan istrinya bersekongkol untuk menjatuhkan raja.

Pangeran mahkota mengepung mereka berdua dan dengan cepat membawanya ke aula persidangan istana.

Tampak terlihat penyesalan di raut wajahnya, ia mengingat jika dulu sering melukai hati Claudia dengan perkataannya. otaknya sudah tercuci oleh kebaikan palsu dari Regina, mau bagaimana lagi sekarang nasi telah menjadi bubur tidak bisa berubah lagi menjadi beras.

Flashback off

Untuk sekarang pangeran mahkota sudah melakukan pembatalan pernikahan dengan Regina lalu menerima tugas dari Raja untuk pergi ke area perbatasan langsung di awasi oleh Duke Nilson.

Sebelum itu ia meminta untuk bertemu dengan Claudia dengan tujuan untuk meminta maaf kembali.

Ia memberanikan diri berkunjung ke mansion Effrand sebelum keberangkatannya.

"Aku minta maaf telah mengganggu mu Duchess, aku ingin bicara..." ucap pangeran Mahkota.

"bicaralah...." ucap Claudia sembari meminum teh.

"Aku menyesal dulu tidak mempercayai mu, sekarang aku baru sadar jika perkataan mu tentang dia memang benar, aku tahu ini terlambat bisakah kau memaafkan ku?"

"ha..." Claudia menghela nafas panjangnya, "syukurlah kau sudah tahu semuanya, ini belum terlambat aku sudah memaafkan mu dan aku juga sangat berterimakasih berkat ini aku tidak kekurangan cinta" tambahnya.

"hm baguslah jika kau bahagia sekarang, aku merasa bersalah aku selalu mengacuhkan mu ketika wanita itu datang dalam kehidupan ku"

"semua sudah berlalu pangeran aku sudah tak mempersalahkan masalah ini, untung kau tahu di awal jadi kerajaan ini tak akan jadi hancur akan keegoisan mu"

"iya aku memiliki kesempatan kedua, aku akan menunjukkan jika aku masih kompenten"

"baguslah, aku dengar saat ini posisi putra mahkota di kosongkan bukan? ini pasti sangat berat untukmu" ucap Claudia prihatin.

"tidak apa-apa ini hukuman untukku, dan seperti nya grand Duke sudah menungguku terlalu lama, kau jaga baik-baik dirimu" ucapnya segera pergi meninggalkan ruangan Claudia.

"ah iya Terimakasih kau sudah memaafkan ku, aku merasa tenang sekarang semoga kau bahagia My Lady" tambahnya lagi lalu pergi dari hadapan Claudia.

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Waktu terus berjalan dengan cepat tak terasa jika masalahnya diselesaikan dengan mudah tanpa ada dendam satu sama lain, tapi ini bukan dari akhir ceritanya.

Masih banyak misteri yang akan datang pada kehidupan Claudia.

Claudia memang sepat berfikir jika dalam cerita semuanya sudah mencapai ending yang berbeda, tidak season 2 dalam novel tersebut karena sudah keburu masuk dalam dunia novel ini.

"waktu begitu cepat dan sekarang kandungan ku masuk usian 6 bulan berarti aku hidup disini kurang lebih satu tahun" gumamnya.

"aku masih tidak percaya jika aku benar-benar hidup disini" tambahnya lagi.

Lalu Claudia mengambil sebuah buku yang ada diruang baca milik Raphael. Buku tebal dengan sampul tua dan tidak menarik sama sekali namun dengan perasaan penasaran nya Claudia mengambil buku itu karena posisinya mudah dijangkau oleh matanya.

"buku apa ini? kenapa ada kuncinya?" dengan rasa penasaran nya Claudia mengambil kunci yang menempel pada sampul tersebut lalu membukanya.

Claudia heran kenapa buku yang ia buka kosong tanpa tulisan saat ingin membuka halaman berikutnya ia tiba-tiba dikejutkan oleh kedatangan Raphael.

"Istriku? hah aku dari tadi mencarimu ternyata kau ada disini" ucapnya langsung memeluk Claudia.

Claudia hanya bisa membalas pelukan suaminya itu tanpa menjawab perkataan Raphael.

Raphael mengendurkan pelukannya lalu menatap mata istrinya itu.

"mau sedang apa disini?" tanya nya.

"ah aku tadi sangat bosan dan kau tahu anak kita mengajakku untuk bersantai diruanganmu ini"

"benarkah? tadi aku lihat kau sedang membaca, kau sedang membaca sesuatu?" tanyanya lagi.

"ah iya ini aku sedang..." ia berniat menunjukkan buku misterius tadi namun buku itu berubah menjadi buku novel biasa, Claudia terkejut namun ia mampu menetralkan rasa terkejutnya itu. "aku sedang membaca ini, ceritanya sangat bagus"

Raphael hanya tersenyum lalu mengecup bibir mungil milik Claudia.

"Syukurlah jika kau menyukainya, aku akan membelikan nya lagi yang baru jika kau sudah bosan" ucapnya sembari membelei rambut Claudia.

"ah aku ingin bersantai dengan istriku, untung saja Luca sudah kuberi tugas banyak" imbuhnya.

Lalu Claudia mencubit pinggang Raphael.

"kau ini tega sekali dengan anak sendiri"

Raphael mengernyitkan dahinya karena cubitan Claudia pada pinggangnya, "sssttt sayang sakit sekali ini saja, aku sangat merindukanmu istriku"

"kau tahu kesalahan mu? itu juga salahamy jarang dirumah, sudah tahu istrinya sedang mengandung malah ditinggal terus" gerutu Claudia.

Lalu Raphael kembali memeluk Claudia.

"maafkan aku sayang, aku juga tak ingin jauh darimu tapi raja selalu menugaskan ku ke wilayah barat tapi sekarang aku sudah bisa bernafas karena pangeran Kyle menggantikan ku sementara"

"putra kita juga pasti marah pada ayahnya" tambahnya lalu mengusap perut buncit Claudia lalu menciumnya, "maafkan ayah ya, ayah selalu meninggalkan ibumu dan juga dirimu"

Claudia bergidik ngeri melihat kelakuan Raphael, mengapa? karena jarang sekali ia melakukan hal itu padanya.

"Sekarang aku punya kejutan untukmu, tapi sebelum itu kau harus menutup matamu" ucap Raphael menatap Claudia.

"kejutan?! tumben sekali, baiklah cepat tutup mataku lalu segera tunjukan kejutannya" jawab Claudia antusias.

"iya iya sabar sayang" ucap Raphael lalu menutup mata Claudia.

Raphael menutup mata Claudia segera membawanya ketempat yang sudah ia siapkan dari awal tanpa sepengetahuan Claudia.

Sesampainya di tempat yang mereka tuju, Raphael segera membuka penutup mata Claudia.

"Taraaaa.....!"

Claudia segera membuka matanya, ia sangat terkejut dengan kejutan yang diberikan oleh Raphael padanya.

Kejutan apa ya kira-kira?

💢💢💢Hai jangan lupa, like,komen dan jadikan favorit kalian💢💢💢

Claudia visual Art.

Raphael visual art.

1
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
cerita taiiiiiiiiiiikkkkkk
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
haduhhhhh...kenapa alurnya jadi begini......saya pusing bacanya
Qur Assyifa Sutanato
ok
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Siti Nurain
selalu tunggu cerita ni up....
Lia
akhirnya up juga❣️
Seira: Terimakasih 🙏🏻
total 1 replies
Lia
lanjoottttt
Lia
up dong thor!!!!
Seira
masih rame gak nih?
Rieanty
Nex thor
Rieanty
buat cerita ini gua sangat mendukung kaisar barat buat jadi pembinor 😂😂😂😂
Rieanty
kesel banget sama Raphael ,,,
nuke
ambil aja tuh raphael. duke kok goblok
nuke
Raphael goblok
Almira Homestore
jangan mati thor, mending cerai aja sama raphael.
vania
penuh banyak misteri
Rieanty
semoga aja ntar Duke pulang ga, bawa bini baru
Riskiya depot
yang salah itu bukan ceweknya tp cowoknya, karena gak punya pendirian.. yah gitu lah cowok 😌
vio~~~~
aku kira raphael lebih baik dari putra mahkota.. eh ternyata lebih buruk... ingatlah hubungan yg diawali dengan ketidak jujuran tidak akan berjalan dengan baik apalagi pernikahan...😔😔
aku aja kecewa sama kamu raphael palagi claudia..😣😣
☠️えぅしあ。じぇっしえ
MATI LAU J*LANG B*NGSAT!!!
AAA, SUMPAH KESAL BANGET AKU LIHATNYA!!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!