bertemunya gadis tomboy yang memiliki paras yang cantik dan ketua OSIS dingin yang menjadi idola di sekolahnya yang tidak sengaja yang membuat sang ketos merasakan jatuh cinta kembali
gadis yang mempunyai paras yang sama dengan mantan kekasih yang lama telah pergi membuat sang ketos tak ingin melepaskannya lagi, bagaimanakah sang ketos untuk menaklukkan hati sang gadis dengan sikap dinginnya ?? akankah sang gadis akan menjadi miliknya atau sebaliknya ??
ayo jangan sampai ketinggalan dengan kisah cinta sang Arga ketua OSIS dingin dengan Aleandra gadis tomboy berparas cantik jelita
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miftahul Ilmiya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tatapanmu
"Lea ini semua berkas yang loe butuhkan dan harus loe tanda tangani juga lalu ini laporan keuangan restoran dan hotel bulan ini "
" Okey !! semua laporan bagus semua dan gue lihat omset hotel dan restoran semakin meningkat sejak loe yang pegang, thanks ya Bim gue emang ngak salah pilih loe buat jadi asisten gue
" thanks Lea, ini semua ngak ada apa-apanya dengan reward yang loe kasih ke gue,
tok ... tok ... tok ..
ketukan di pintu ruang kerjanya yang nampak seorang waiters yang membawa makanan yang di pesan oleh Aleandra tadi ,
" iya, masuk aja "
" maaf Bu ganggu, ini ngantar makanan yang ibu " ucapnya sambil menatanya di meja depan sofa di ruangan tersebut
" iya makasih ya Ina "
" iya Bu sama-sama, kalau begitu saya permisi untuk melanjutkan pekerjaan saya "
" iya silahkan na,
setelah Aleandra menandatangani dan melihat semua berkasnya ia berdiri dan berjalan menuju sofa untuk menikmati makanan yang sudah di hidangkan dan abim pun keluar dari ruang kerja Aleandra untuk melanjutkan pekerjaannya,
pukul 18. 35 Aleandra memasuki rumahnya dan menyalakan lampu di rumah nya ia langsung menuju kamarnya dan merebahkan dirinya ke atas kasur , ia meraih ponselnya yang sedari tadi berdering dan menggangkat telpon tersebut
" Halo , ada apa kak ??
" loe lagi dimana Lea " ucap seseorang dari sebrang
" ya lagi di rumah, ada apa emang ?? nyari gue, ??
" gue ada perlu sedikit sama loe ??
" Ooh, okey gue sharelok rumah gue !
" key "
setelah mengirim lokasi rumah nya Aleandra segera bergegas untuk mandi dan menganti pakaiannya
ia berjalan keluar rumah menuju taman dan duduk di ayunan ia memandangi langit-langit yang di hiasi kerlap-kerlip bintang di atas sana,
terdengar suara deru mobil memasuki halaman rumahnya Aleandra yang mendengar itu segera berdiri dari tempatnya dan berjalan ke teras rumahnya yang terlihat sosok Arga berdiri di depan pintu rumah dengan memegang gulungan kertas di tangannya,
" sudah lama kak ?? sorry barusan gue dari taman sebelah" ucapku sambil tersenyum dari balik punggung nya dan ia berbalik badan dan menghadap menatapku
" Gila, bahkan Lea saat tanpa make-up pun sangat cantik di malam ini, kenapa hati ini tak bisa berpaling darinya meski bibir ini menolak untuk mengakui itu "batin Arga
" Oooh, gue kira kemana ?? dari tadi gue ketuk pintu loe ngak ada jawaban" tatapan matanya terasa tajam padaku namun terlihat ada sesuatu yang ia sembunyikan
"Oooh, mau masuk rumah apa di taman aja ?? jawabku dingin
" di taman aja Lea, " lalu mereka berjalan ke sebuah gazebo yang ada di taman tersebut dengan angin malam yang berhembus
" So .... ada perlu apa?? ucapku sembari memandang wajahnya yang memang sangat tampan dengan tanda lahir kecil di hidung mancungnya
" gue nyerahin formulir anggota OSIS baru ini harus loe isi segera, tadi waktu di sekolah gue nyari-nyari loe tapi loe ngak ada "
" eeeeeee ..... harus di isi sekarang ya kak ??
" ngak juga sih, besok kalo loe sekolah loe bawa ya soalnya 3 hari lagi udah pelantikan anggota OSIS baru " ucapnya tersenyum simpul padaadaku
duh cewek mana coba yang ngak leleh jika melihat senyuman seorang Arga yang sangat menawan , hatiku merasa semakin berdebar ketika mataku bertemu dengan matanya entah tatapan apa ini aku tak bisa mengartikannya tapi yang ku tahu saat ku dekat dengannya hatiku merasa berdebar tak karuan, tiba-tiba saja tangan ini merasa berkeringat dan dingin,
Arga semakin mendekat kearahku detak jantungku semakin tak beraturan seperti drum yang semakin keras di pukul semakin memberikan suara yang nyaring bibirnya mendekat di sebelah telinga ku dan ia berkata
" malam ini kau cantik sekali lea" ucapnya sambil berbisik namun masih dapat kudengar
Deg .....
jantung ku rasanya mau copot ketika ia berbisik di telinga ku bahkan hembusan nafasnya masih terasa hangat di telingaku
aku tak tahu apa arti dari perkataannya barusan tapi yang pasti hatiku merasa senang pipi mendadak merah merona karena malu dengan ucapannya barusan