NovelToon NovelToon
Melanggar Janji

Melanggar Janji

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Perjodohan / Tamat
Popularitas:9.9M
Nilai: 5
Nama Author: Elis Kurniasih

🌈 Warning!!! Cerita ini banyak adegan dewasa, harap bijak membaca. Di bawah umur di harapkan untuk tidak membukanya🌈

Angel Agnita Puteri, sekretaris dari David (Istriku Canduku 2) menjalin asmara dengan Malik yang merupakan asisten pribadi dari bos yang sama.

Angel dan Malik berpacaran, hingga kehilangan mahkota berharganya. Namun, Malik tak kunjung menikahi Angel. Bukan karena tak mencintai gadis cantik itu, tapi Malik trauma akan pernikahan mengingat dia adalah anak korban perceraian.

Kemudian, Angel di jodohkan oleh sang ayah dengan duda beranak dua bernama Adrian yang ternyata adalah kakak sepupu Malik.

Setelah 2 tahun, Malik dan Angel bertemu kembali.

Akankah Malik mengambil kembali wanita yang dulu menjadi miliknya? Dan, bagaimana sikap Adrian setelah mengetahui bahwa adik sepupunyalah orang pertama yang telah menyentuh istrinya?


Simak yuk guys..
Budayakan membaca sampai habis ya, jadi pesan yang akan author sampaikan di sini pun sampai ke kalian.

Terima kasih ❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elis Kurniasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Minder ketemu camer

Angel sudah kembali sehat satu minggu yang lalu. Ia pun sudah bekerja seperti biasa.

“Ngel, pulang kerja nanti ada acara ngga?” Tanya Yasmin.

Angel menggeleng.

“Aku mau ikut seminar kesehatan. Temenin yuk, ada dua tiket nih.” Yasmin menunjukkan tiket itu pada Angel.

Angel terdiam dan berpikir. “Tumben banget, Yas.”

“Iya, kebetulan aku juga mengidap gerd, jadi pengen banget tahu banyak tentang penyakit itu. Lagian kamu juga kemarin abis sakit kan? Buat ilmu, Ngel.”

Angel mengangguk. “Iya, sih.”

“Yuk, temenin aku.”

“Baiklah.” Jawab Angel tersenyum.

Sudah satu minggu, Angel tak bertemu Malik, karena Malik sedang bersama David dan tim marketing berada di Yogya untuk mengikuti pertemuan pembukaan sebuah tender besar di sana. Lalu, Mereka hanya berkomunikasi lewat telepon atau pesan singkat.

Di sore harinya. Yasmin kembali menghampiri meja Angel.

“Yuk, Ngel. Kita berangkat!”

“Kamu kenapa ga minta temenin Fauzi?” Tanya Angel sambil merapihkan mejanya.

“Dia lagi ga bisa, lagi ada neneknya yang baru datang dari Wonosobo.”

“Terus, kamu ga nemuin neneknya Fauzi?”

“Udah, kemarin. Pas neneknya sampe Jakarta, aku langsung menemuinya.”

“Jadi, kamu sama keluarga Fauzi sudah saling kenal?” Tanya Angel lagi.

“Ya iyalah, Ngel. Aku sama Fauzi udah serius, kedua keluarga kami juga sudah saling kenal.”

Angel terdiam. Ia iri pada Yasmin yang belum lama pacaran tapi sudah serius ke jenjang pernikahan.

“Btw, salah satu dokter yang akan jadi pembicara di seminar ini, ibunya Pak Malik loh.” Kata Yasmin.

Angel dan Yasmin berjalan beriringan meninggalkan gedung kantor itu.

“Masa? Kok kamu tahu?” Tanya Angel, sambil menarik sabuk pengaman, ketika mereka sudah sampai di mobil milik sedan silver milik Yasmin.

“Lah, emang kamu ga tau kalau ibunya Pak Malik itu dokter, ayahnya juga pengusaha. Pak Malik itu anak orang kaya, Ngel.”

Angel mengangguk.

Ia memang tahu kalau Malik adalah anak orang kaya. Malik pernah bercerita bahwa ibunya dokter dan ayahnya pengusaha. Kekasihnya itu juga pernah bercerita bahwa sang ibu sudah menikah lagi sejak ia berusia 16 tahun dan hingga kini sang ibu tak lagi memiliki anak karena memang sang ibu sangat menyukai profesinya. Atas dasar itu pula, ayahnya Malik menggugat cerai sang istri, karena ibunya Malik terlalu sibuk di luar dan mengabaikan kewajibannya sebagai ibu juga istri. Ia juga bercerita tentang sang ayah yang sudah menikah lagi sejak ia berusia 11 tahun, persis tiga bulan setelah sang ayah menceraikan ibunya. Ayah Malik memiliki dua anak perempuan dari istrinya yang kedua, tapi Angel tak pernah bertemu kedua orang tua Malik itu.

Tiga puluh menit kemudian, Yasmin memberhentikan mobilnya di sebuah hotel. Kebetulan acara seminar itu berada di Hotel yang letaknya tak jauh dari tempat mereka bekerja.

Angel mengikuti langkah kaki Yasmin. Mereka duduk di ruangan yang di sediakan.

Prok. Prok.. Prok..

Semua orang bertepuk tangan, ketika MC mulai berbicara dan memperkenalkan para pembicara itu.

“Ngel, itu ibunya Pak Malik.” Yasmin menunjuk seorang wanita paruh baya yang modis dan cantik.

Wanita itu tak terlihat sudah berusia 55 tahun. Wanita paruh baya yang merupakan ibunya Malik itu bernama Berliana dan biasa di panggil Berlin.

“Oh.” Angel membulatkan bibirnya dengan arah mata yang tak berkedip memandang calon ibu mertua yang tak kunjung di perkenalkan oleh anaknya.

Angel mendengar Berlin yang sedang berbicara di depan podium. Tata bahasa yang di gunakan Berlin sangat berkelas dan berpendidikan. Angel semakin ciut melihat calon ibu mertuanya itu. Pasalnya ia hanya seorang anak pedagang makanan masakan sunda dengan empat gerai warung makan yang di beri nama “Roemah Enin”.

Entah mengapa setelah melihat Berlin, ia ingin sekali melanjutkan kuliahnya ke jenjang strata dua.

“Ngel, jangan bengong!” kata Yasmin.

“Ngga, ini aku lagi nyimak kok.” Jawab Angel.

Setelah sembilan puluh menit, Angel dan Yasmin menyimak isi seminar itu. MC pun menutup dengan doorprice.

Sang MC Menyebut angka untuk yang keempat kalinya. Sedangkan dootprice itu hanya di bagikan untuk lima orang saja.

“Nomor 31.” Kata MC itu memanggil untuk orang kelima yang beruntung.

“Ngel, itu nomor yang kamu pegang.” Kata Yasmin.

Angel pun langsung melihat kertas itu. “Oh iya.”

Angel berdiri dan berjalan menuju podium. Ia terus menatap wajah Berlin dengan senyum. Berlin dan dua orang rekannya pun menatap Angel dengan senyum.

“Wah ternyata, yang mendapatkan doorprice terakhir adalah wanita muda dan cantik.” Ucap salah satu MC yang melihat Angel semakin mendekat ke arahnya.

Di bawah sana, ada beberapa dokter yang menghadiri acara ini, termasuk Adrian yang juga bekerja di rumah sakit yang sama dengan Berlin. Adrian adalah keponakan Berlin, putra dari Radit yang merupakan kakak Berlin sekaligus sahabat Hendra. Adrian juga merupakan kakak sepupu Malik.

Adrian menatap Angel yang tengah bersalaman dengan MC dan menghadap penonton.

“Namanya siapa mba? Haduh cantik banget sih.” Kata MC yang berjenis kelamin perempuan, karena acara itu memiliki dua MC.

Angel hanya tersenyum. “Nama saya Angel.”

“Ow, pantesan wajahnya seperti Angel.” Kata MC yang berjenis kelamin laki-laki.

“Yan, boleh juga tuh.” Kata teman Adrian yang duduk di samping kirinya.

“Apaan sih, lo ngga bisa liat jidat licin.” Ledek Adrian pada temannya.

“Emang.” Sahut teman Adrian yang duduk di samping kanannya.

“Mba Angel tinggal dimana?” Tanya MC perempuan itu.

“Saya tinggal di apartemen Sudirman.” Jawab Angel.

“Wah, dekat dong dari sini, mampir ah.” Ledek MC pria itu.

“Kalau minta nomor hape boleh?” Ledek lagi MC pria itu.

“Kalau itu di belakang aja donk. Jangan di sini!” Sahut MC wanita.

Semua orang hanya tertawa mendengar gurauan para MC itu, begitu pun Berlin dan para dokter yang duduk di tempat duduk paling depan. Mereka menatap ke arah Angel, membuat Angel malu.

“Kali ini, hadiahnya di berikan oleh dr. Berliana Hamish.” Ucap MC wanita.

“Iya untuk dr. Berliana Hamish, silahkan memberikan hadiahnya pada Nona Angel, atau My Angel.” Mc pria itu meledek lagi.

Semua orang pun tertawa.

Berliana mendekat dan memberikan sebuah hadiah berupa kalung kesehatan yang merupakan sponsor utama acara itu.

“Selamat ya.” Ucap Berlin pada Angel.

Angel pun tersenyum dan mencium tangan Berlin.

“Uuuh.. sopan sekali mba Angel.” Sontak yang di lakukan Angel mendapat ledekan lagi dari MC, padahal Angel pun dengan spontan melakukan itu hanya karena menghormati Berliana yang merupakan ibu dari kekasihnya.

1
Tyas🌻
ak kembali lagi ke novel ini di akhir tahun 2025. masih pengen lanjut adrian & farah tapi kayaknya udah gak ada lanjutannya lagi 😁
Tyas🌻: nah kan yuk kak elis lanjutkan aku tunggu kalau jadi buat adrian dan Farah sendiri 🤭
total 2 replies
lanjuuuuutttt
Atip Suryana
mampir thorr
Sweety Chi
aplikasi Shopee nya begitu menganggu 🤪🤪
teh rebahan
👍👍
Tiwik Wiyono
Terrealisasi gak tu rencananya
Tiwik Wiyono
Malik tu masih labil orangnya,jadi Angel yg bingung
Tiwik Wiyono
Gimana tu sama Malik,kalau tau pacarnya udah di lamar orang
Tiwik Wiyono
Ama Adrian aja,biar tau rasa tu Malik
Tiwik Wiyono
Udah lama juga ya mereka pacaran
Tiwik Wiyono
Kayaknya alam mendukung
Tiwik Wiyono
Alasan aja Malik nih
Tiwik Wiyono
Ya Allah kasian Angel
Tiwik Wiyono
Kenapa harus pake cctv sih?,diam2 lagi
Tiwik Wiyono
Alhamdulillah kali ini Malik tepat janji
Tiwik Wiyono
Sampai kapan traumanya hheemm
Tiwik Wiyono
Ya Ya aja tapi gak cepat2 di nikahi.... percuma
Tiwik Wiyono
Bobol jebol dah
Tiwik Wiyono
Malik Malik mancing2 terus
Tiwik Wiyono
Udah fix pacaran ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!