NovelToon NovelToon
Ternyata Aku Pewaris Ilmu Medis Kuno

Ternyata Aku Pewaris Ilmu Medis Kuno

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Balas Dendam / Penyelamat / Tamat
Popularitas:49.3k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Arif Wicaksono, pewaris ilmu medis kuno dan ketua organisasi rahasia Biro Akasa, turun gunung hanya untuk dihina dan ditolak mentah-mentah saat menagih janji perjodohan dari Keluarga Baskoro. Namun, nasib justru membawanya bertunangan dengan Shinta Liem, gadis bawel berenergi Yin murni penawar racun di tubuhnya, sekaligus memulai perjalanannya membuat orang-orang sombong yang meremehkannya berlutut menangis darah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Rasa kasihan perlahan muncul di hati gadis tsundere itu.

"B-baiklah, tapi cuma tangannya saja ya! Awas kalau kau berani memelukku lagi!" peringat Shinta dengan wajah judesnya.

Shinta perlahan mengulurkan tangan kanannya dengan ragu-ragu ke arah Arif.

Grep!

Arif langsung menggenggam erat telapak tangan gadis itu dengan kedua tangannya.

Wush!

Seketika, gelombang energi dingin yang sangat nyaman mengalir masuk melalui telapak tangan Arif.

Rasa panas yang membakar dadanya perlahan-lahan mulai mereda seperti disiram air es dari pegunungan.

Arif memejamkan matanya dan menghela nafas panjang karena merasa sangat lega.

"Haaa... energi Yin milikmu memang yang terbaik," gumam Arif tanpa sadar.

Wajah Shinta langsung meledak semerah tomat mendengar gumaman yang terdengar sangat ambigu itu.

Genggaman tangan Arif terasa sangat hangat dan kuat, menyalurkan rasa aman yang aneh di hati Shinta.

Mereka duduk berdua di sofa itu tanpa berbicara sepatah kata pun.

Suara televisi yang menyiarkan adegan romantis drama Korea seolah menjadi latar musik yang pas untuk mereka.

Shinta mencuri pandang menatap wajah Arif dari jarak sedekat ini.

"Kalau dilihat dari dekat, wajah cowok kampung ini lumayan tampan juga," puji Shinta dalam hatinya.

"Hidungnya mancung, rahangnya tegas, dan bulu matanya lumayan lentik."

Sadar sedang memuji musuh bebuyutannya, Shinta buru-buru menggelengkan kepalanya mengusir pikiran aneh tersebut.

"Sudah belum? Tanganku sudah mulai pegal tahu!" protes Shinta memecah keheningan yang canggung itu.

"Lima menit lagi," jawab Arif dengan mata masih terpejam menikmati pengobatannya.

"Lima menit itu lama! Lepaskan sekarang!" rengek Shinta mencoba menarik tangannya.

Namun tenaga Arif jauh lebih kuat sehingga tangan Shinta terkunci rapat di genggamannya.

Karena kesal, Shinta mencoba menarik tangannya dengan paksa menggunakan seluruh tenaganya.

Sret!

Tarikan yang terlalu kuat itu justru membuat keseimbangan Shinta hilang.

Bruk!

Tubuh gadis itu malah terjatuh ke samping dan kepalanya mendarat mulus tepat di dada bidang Arif.

Posisi mereka sekarang terlihat seperti sepasang kekasih yang sedang berpelukan manja di atas sofa.

Arif membuka matanya dan menunduk melihat kepala Shinta yang berada di pelukannya.

"Ternyata kau memang sangat agresif ya," goda Arif menyeringai nakal.

"Diam kau! Ini karena kau tidak mau melepaskan tanganku!" jerit Shinta panik dan berusaha bangun.

Namun karena posisi kakinya yang tersangkut bantal, Shinta kesulitan untuk bangun.

Dia malah terlihat seperti sedang meronta-ronta di pelukan pemuda itu.

Cklek!

Tiba-tiba pintu depan rumah terbuka dan Nana berjalan masuk membawa tas kerjanya.

Nana baru saja pulang dari kantor untuk mengurus beberapa dokumen penting.

Langkah Nana terhenti di ruang tamu saat melihat pemandangan mengejutkan di ruang keluarga.

Dari sudut pandang Nana, adiknya sedang bermanja-manja memeluk Arif di atas sofa dengan wajah merah merona.

"Astaga! A-apa yang sedang kalian berdua lakukan?!" seru Nana menutup mulutnya dengan tangan.

Shinta langsung berhenti meronta dan menoleh ke arah kakaknya dengan wajah horor.

"K-Kak Nana! Ini tidak seperti yang Kakak lihat!" jerit Shinta buru-buru mendorong dada Arif dan berdiri dengan canggung.

"Aku tidak melakukan apa-apa padanya Kak! Dia yang memaksaku!"

Arif hanya bersandar santai di sofa dengan wajah tanpa dosa sedikit pun.

"Jangan bohong, tadi kau sendiri yang menabrakkan dirimu ke pelukanku," bantah Arif santai membalikkan fakta.

"Kau udik tukang fitnah!" amuk Shinta nyaris melempar bantal sofa ke wajah Arif.

Nana malah tertawa pelan melihat pertengkaran lucu kedua orang itu.

Dia sudah terbiasa melihat adiknya yang tsundere itu selalu salah tingkah di depan Arif.

"Sudahlah Shinta, tidak perlu malu, Tuan Arif kan memang calon tunanganmu," goda Nana ikut menjahili adiknya.

"Lagipula Ayah pasti senang kalau melihat kalian cepat akrab begini."

"Siapa yang akrab dengan cowok mesum ini?! Kak Nana menyebalkan!" teriak Shinta menutup wajahnya yang merah lalu berlari terbirit-birit naik ke lantai dua.

Brak!

Terdengar suara pintu kamar dibanting dengan keras dari atas.

Nana menggelengkan kepalanya sambil tersenyum melihat kepergian adiknya.

Lalu dia berjalan mendekati Arif yang masih duduk di sofa.

"Bagaimana kondisi Tuan Arif? Apakah Racun Apinya sudah mereda?" tanya Nana dengan nada serius kali ini.

Arif mengangguk pelan dan mengepalkan tangan kanannya untuk mengecek aliran energinya.

"Sudah sangat stabil, energi Yin adikmu benar-benar obat yang paling mujarab," jawab Arif puas.

"Syukurlah kalau begitu, saya sempat khawatir melihat wajah Tuan Arif pucat saat saya berangkat tadi."

Nana duduk di sofa seberang meja dan menatap Arif dengan tatapan penuh rasa hormat.

"Tuan Arif, saya baru mendapat kabar dari jaringan informasi Keluarga Liem," lapor Nana.

"Keluarga Baskoro sedang dilanda keputusasaan yang sangat hebat."

"Baskoro sudah mulai berhalusinasi dan kondisinya diprediksi tidak akan bertahan sampai besok siang."

Arif tersenyum sangat tipis dan dingin mendengar laporan tersebut.

Tentu saja dia tahu, karena dia sendirilah yang menyetel waktu kematian itu dengan sangat presisi.

"Baguslah, biarkan dia menikmati sisa waktu hidupnya dalam ketakutan," ucap Arif tanpa ampun.

"Lalu bagaimana dengan sikap Rizki dan Hana? Apa mereka masih berencana menyerang kita?" tanya Arif menyandarkan punggungnya.

Nana menggelengkan kepalanya pelan.

"Tidak Tuan, setelah kejadian pengepungan pagi tadi, mereka sepertinya sudah menyadari kekuatan Anda."

"Mata-mata saya melaporkan bahwa Baskoro memaksa putrinya untuk datang ke sini besok pagi."

Arif menaikkan sebelah alisnya menunggu kelanjutan cerita itu.

"Baskoro memerintahkan Hana untuk merangkak dari gerbang depan rumah kita sampai ke hadapan Anda untuk memohon ampun."

Mendengar hal itu, Arif tertawa pelan dan pelan-pelan berubah menjadi tawa lepas.

"Hahaha! Si tua Baskoro itu ternyata masih punya sedikit akal sehat untuk bertahan hidup," tawa Arif puas.

"Dia tahu persis apa yang harus dilakukan untuk menebus kesalahan karena merobek surat perjanjian guruku."

Arif bangkit berdiri dari sofa dan menatap ke luar jendela yang mulai menunjukkan warna jingga senja.

"Besok adalah hari kelima, hari penentuan."

"Siapkan kursi yang nyaman di teras depan besok pagi Nana."

"Kita akan menonton pertunjukan paling menyedihkan dari pewaris Keluarga Baskoro yang sombong itu."

Nana menundukkan kepalanya dengan hormat.

"Baik Tuan Arif, saya akan menyiapkan semuanya sesuai perintah Anda."

Matahari perlahan tenggelam di ufuk barat, membawa malam yang akan menjadi mimpi terburuk bagi Keluarga Baskoro.

Sementara di kediaman Keluarga Liem, segalanya sudah siap untuk menyambut hari penghakiman esok pagi.

1
brajamusti
pertanyaan yg sama yg ga bisa dijawab.. asuuuuu
Utuh Gelapung
shinta mati cari pacar baru.gitu aja repot.repot aja gk gitu.
kiyoe: kan Shinta yang punya energi yin murni kak
total 1 replies
Was pray
gak bisa apa-apa ngeyelan lagi, cewek begini kok dipiara
Was pray
alur cerita mengupas tuntas kecerobohan dan dampak percaya diri yg berlebihan dari Arif dan kebohongan tingkat dewa shinta
Abady Ehm
kalo sudah perempuan ikut campur, hancurlah semuanya, dasar cerita sampah,.....
Night Watcher
kan didepan matamu arya... kok "kudengar"?... haddduhhhh.. ni cerita minta diapain ya...?
hapus ajalah.. cerita asal tulis ini mah..🤦
Night Watcher
ini lagi... macan putih dan naga hitam kan suruhan reyhan bambang...
Night Watcher
kata suster "jangan kena air dulu dua hari", tapi mau dikompres...🤦
Night Watcher
yg mahasiswa baru kan arya, kok malah dia ngatain arif mhsw baru?🤦
Night Watcher
lah.. jelas² duduk di kursi sampingnya, masih ditanya "teman sekelas?"
ini di kantin atau di mana?
Night Watcher
gelar master itu apa gak S2 atau ditempuh setelah lulus S1 ya?
kok kembali ke...
duh bingung aku... gak pernah makan bangku kuliah sih...🤭🤭
Night Watcher
cerita dunia bawah tanah...
menyerahkan musuhnya ke pihak berwajib??? khaaahhhh..!!!
Night Watcher
ada ya jalan tol macet?😇
Night Watcher
perasaan sebelumnya reyhan dkk br muncul dr pintu kantin, tau² udah ada makanan yg penuh saus...
Was pray
kok lama lama bosan ya baca cerita ini.....
Abady Ehm
lama lama kok seperti cerita sampah ini, mana pasukan bayangan malam pelindung keluarga?....
Abady Ehm
mantap ceritanya, lanjut Thor, aku suka kata kata yg sebenarnya, gak dibuat buat,...
Risman Caniago
sekolah aja nggak pernah.....tau2 kuliah.....halu cerita nya lebih mirip dongeng bobok balita..... nggak ada bobot nih cerita.....
Adelina Lin
Saya gk suka dengan sifat Sinta yang selalu memanggil arif, dengan udik, ganti panggilan Sinta ke si arif, jangan dipanggil udik si arifnya
Was pray: Arif dan Shinta cocok jadi pasangan... yg laki laki bermulut pedas dan sering tertipu oleh truk murahan musuh2 nya, sedangkan yg wanita gak menghargai calon suaminya.... masak manggil calon suami udik. .dibilang bodoh kok statusnya mahasiswi tapi mau bilang cerdas tapi pemikirannya kayak bukan mahasiswa. ..... 😄😄
total 2 replies
kiyoe
iyaa kak biar cerita nya menantang hehe tapi next nya udah clear kok pasti
Was pray: bukan bikin cerita lebih menantang Thor, tapi menunjukan kelemahan fatal Arif yang katanya agoan tapi kenyataan nol besar... dan itu jadi alur cerita yg membosankan, segala sepak terjangnya cuma bikin orang2 terdekatnya jadi kurban
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!