NovelToon NovelToon
Sistem Penakluk Takdir

Sistem Penakluk Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Di Benua Sembilan Provinsi, kekuatan adalah satu-satunya hukum yang diakui. Lin Xuan, pewaris muda Klan Lin yang lahir dengan Tulang Kaisar Kuno, dikhianati pada malam upacara kedewasaannya. Tetua Agung klan bekerja sama dengan sepupunya, Lin Haotian, dan tunangannya dari Sekte Pedang Bulan, Su Qingxue, untuk merobek Tulang Kaisar dari tubuhnya secara hidup-hidup. Dengan meridian yang hancur dan tubuh yang dibuang ke Jurang Tulang Iblis, Lin Xuan seharusnya mati menjadi santapan binatang buas.

Namun, darah pantang menyerah dan kebencian yang membakar jiwanya memicu bangkitnya artefak misterius dari era sebelum penciptaan langit: Sistem Penakluk Takdir (Fate Conqueror System). Sistem ini memiliki satu hukum mutlak: rampas takdir musuh untuk membangun tahta sendiri. Setiap musuh yang dibunuh dan setiap faksi yang dihancurkan oleh Lin Xuan akan diekstrak menjadi Esensi Kultivasi Murni, Bakat Spiritual, dan Fragmen Hukum.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27: Membajak Kapal Perang Kekaisaran & Pembalasan Mo Wuji

Di atas geladak Kapal Perang Terbang Berlapis Perunggu yang melayang seratus meter di langit Kota Awan Merah, Jenderal Zhao Lie menatap pemuda berjubah hitam di halaman bawah dengan tatapan penuh penghinaan.

Sebagai jenderal pengawal pribadi Pangeran Mahkota Yan Cangqiong yang telah mencapai Ranah Inti Emas Tingkat 4, Zhao Lie memandang seluruh kultivator di provinsi perbatasan ini tidak lebih dari sekumpulan orang barbar yang bodoh.

"Hahaha! Bocah tak tahu diri! Kau berani mengarahkan pedangmu ke kapal perang Kekaisaran Yan Agung dan bermimpi merampasnya?" tawa Jenderal Zhao Lie menggema seperti guntur di langit kota. "Tampaknya karena berhasil membunuh seorang Patriark Inti Emas Tingkat 2 dari sekte kecil seperti Sekte Pedang Bulan, kau mengira dirimu sudah tak terkalahkan di bawah langit!"

Zhao Lie mengayunkan tangan kanannya dengan kejam.

"Operator formasi kapal! Isi penuh Meriam Naga Api dengan seribu Batu Spiritual! Ratakan Paviliun Darah Hitam di bawah sana menjadi lautan abu agar seluruh Provinsi Awan Merah tahu akibat dari menentang Pangeran Mahkota!"

BZZZZZZTTT—ROOOAAAR!!

Di haluan kapal perang perunggu sepanjang seratus meter itu, sebuah moncong meriam berbentuk kepala naga emas membuka rahangnya. Ribuan Batu Spiritual terbakar sekaligus di dalam tungku kapal, memadatkan bola cahaya api bertekanan tinggi yang setara dengan serangan penuh seorang pakar Ranah Inti Emas Tingkat 5!

Seluruh penduduk Kota Awan Merah menjerit ngeri melihat bola api raksasa yang siap menghancurkan separuh pusat kota tersebut.

Namun, di halaman Paviliun Darah Hitam, Lin Xuan bahkan tidak menggeser kakinya.

"Mo Wuji, ikut aku naik ke atas. Kapal perang itu jangan sampai rusak terlalu parah—kita masih membutuhkannya untuk terbang ke Ibu Kota Kekaisaran hari ini."

"Baik, Tuan Paviliun!"

BOOM!!

Tepat pada detik Meriam Naga Api itu menembakkan pilar cahaya api raksasa ke bawah, tubuh Lin Xuan melesat naik ke angkasa seperti meteor hitam keemasan!

Di belakang punggungnya, sembilan pola naga pada Inti Emas Tanpa Cacat miliknya berputar kencang. Tangan kanannya mengayunkan Pedang Pemutus Karma secara vertikal tepat ke arah pilar api meriam tersebut!

Tebasan Bulan Darah Pemutus Takdir!

SRAAAAAAAAK—DUAAAAARRRR!!

Di bawah tatapan mata Jenderal Zhao Lie dan seratus prajurit elit kekaisaran yang terbelalak tak percaya, pilar cahaya api yang sanggup menguapkan sebuah danau itu langsung terbelah menjadi dua dari bawah hingga ke atas oleh satu tebasan pedang hitam Lin Xuan!

Sisa gelombang pedang Lin Xuan bahkan terus melaju menggores moncong meriam perunggu di haluan kapal hingga terpotong miring!

"Apa?! Membelah tembakan Meriam Naga Api dengan satu tebasan pedang?!"

Senyum arogan di wajah Jenderal Zhao Lie langsung membeku! Belum sempat ia memerintahkan kapal perang untuk naik lebih tinggi, dua sosok bayangan telah mendarat dengan berat di atas geladak utama kapal perang!

BAM!

Lantai geladak dari kayu besi bergetar hebat. Di sisi kiri berdiri Mo Wuji yang telah mencabut pedang bayangannya, dan di sisi kanan berdiri Lin Xuan!

Saat melihat wajah Mo Wuji yang penuh luka silang, mata Jenderal Zhao Lie menyipit kaget. "Mo Wuji?! Kau belum mati oleh Racun Pembusuk Jiwa?! Jadi kau bersembunyi di provinsi terpencil ini dan menghasut bocah ini untuk memberontak terhadap Pangeran Mahkota?!"

"Zhao Lie!" suara Mo Wuji bergetar oleh kebencian yang telah ia pendam selama bertahun-tahun. "Tiga tahun lalu, aku mempertaruhkan nyawaku memimpin Pasukan Bayangan membuka jalur di perbatasan utara untuk Yan Cangqiong! Tapi begitu kembali, kau dan Yan Cangqiong justru meracuniku dan membantai seluruh keluargaku hanya karena takut aku membocorkan rahasia Menara Segel Kuno! Hari ini, dengan anugerah Tuan Paviliun Lin Xuan, aku kembali untuk mengambil kepalamu!"

"Hmph! Pengkhianat yang bahkan belum menembus Ranah Inti Emas berani menggonggong di depanku?!"

Jenderal Zhao Lie mencibir kejam, lalu mengalihkan pandangannya yang tajam ke arah Lin Xuan. Ia merasakan bahwa ancaman sesungguhnya berasal dari pemuda berusia tujuh belas tahun di hadapannya ini.

"Prajurit Kekaisaran, cincang Mo Wuji! Sedangkan kau, bocah sombong—rasakan Tombak Naga Api Penghancur Surga milikku!"

BOOM!

Aura Ranah Inti Emas Tingkat 4 meledak penuh dari tubuh Jenderal Zhao Lie! Ia menggenggam sebatang tombak panjang berlapis emas merah dan menusukkannya ke arah dada Lin Xuan. Udara di atas geladak kapal terbakar membentuk wujud naga api sepanjang lima belas meter yang meraung ganas!

"Inti Emas Tingkat 4 dengan Inti Emas Kelas Menengah empat pola?"

Lin Xuan menatap serangan tombak naga api itu dengan tatapan sedingin es.

"Terlalu lemah!"

Seni Perang Asura Pembantai Surga — Tangan Darah Pembelah Langit!

KLAAAAAANGGGG!!

Lin Xuan bahkan tidak menghindari ujung tombak tersebut. Bilah Pedang Pemutus Karma di tangan kanannya menghantam langsung ujung tombak emas Zhao Lie, sementara tangan kirinya yang dibungkus bayangan cakar Kaisar Asura langsung mencengkeram batang tombak tersebut dan menariknya paksa!

"Apa?! Kekuatan fisik macam apa ini?!"

Wajah Jenderal Zhao Lie berubah pucat pasi saat merasakan tenaga mengerikan yang setara dengan praktisi Inti Emas Tingkat 7 meremukkan lapisan Qi pelindung di lengannya!

KRAK! KRAK!

Kedua tulang lengan Jenderal Zhao Lie patah seketika! Tombak emas di tangannya terlepas, dan tubuh kekarnya tertarik maju tepat ke hadapan Lin Xuan!

JLEB!!

Tangan kanan Lin Xuan menghujamkan Pedang Pemutus Karma menembus bahu dan dada Zhao Lie hingga memakukannya ke tiang utama kapal perang, lalu satu pukulan Tinju Penghancur Bintang dari tangan kiri Lin Xuan menghantam perut Zhao Lie—langsung menghancurkan pertahanan Dantian-nya dan mengunci Inti Emas Tingkat 4 di dalamnya!

"Uhuk—!! Tidak mungkin!! Kau baru berusia belasan tahun... bagaimana mungkin kau memiliki daya tempur setara Inti Emas Tingkat Tujuh?!" jerit Zhao Lie dengan mata melotot penuh teror saat melihat seratus prajurit elit kekaisaran di geladak kapal juga telah terbantai habis oleh gabungan serangan bayangan Mo Wuji dan gelombang pedang Lin Xuan!

"Sudah kukatakan, terima kasih telah mengantarkan kapal perang ini dan Inti Emas-mu," ucap Lin Xuan datar. Ia mencabut paksa Inti Emas Tingkat 4 dari tubuh Zhao Lie dan menyerap tujuh puluh persen esensi murninya melalui Kitab Kaisar Penelan Langit, lalu melemparkan tubuh Zhao Lie yang sekarat serta sisa tiga puluh persen esensi Inti Emas tersebut ke hadapan Mo Wuji.

"Mo Wuji, penggal kepalanya dan gunakan sisa esensi Inti Emas ini untuk menembus Ranah Inti Emas sekarang juga."

"Terima kasih atas kemurahan hati Tuan Paviliun!"

Mata Mo Wuji memerah penuh haru dan keganasan. Dengan satu tebasan pedang bayangan yang dipenuhi dendam tiga tahun, kepala Jenderal Zhao Lie terbang menggelinding di atas geladak kapal perang!

[Anda telah membunuh Jenderal Pengawal Kekaisaran Yan Agung, Zhao Lie (Ranah Inti Emas Tingkat 4), dan 100 Prajurit Elit Kekaisaran!] [Merampas Kapal Perang Terbang Berlapis Perunggu +1! Merampas Esensi Kultivasi Murni +75.000! Poin Takdir +25.000!] [Selamat! Kultivasi Anda meningkat ke Ranah Inti Emas Tingkat 3!] [Bawahan Anda, Mo Wuji, berhasil menyerap esensi Inti Emas yang dimurnikan dan menembus Ranah Inti Emas Tingkat 1!]

Di atas langit Kota Awan Merah, bendera Naga Api milik Kekaisaran Yan Agung di puncak tiang kapal perang dirobek dan dibakar hingga menjadi abu, digantikan oleh bendera hitam bersulam naga darah milik Paviliun Darah Hitam!

Lin Xuan berdiri di haluan kapal perang terbang bersama Mo Wuji dan Xiao Ling, sementara tiga ribu prajurit Pasukan Bayangan Darah menjaga Provinsi Awan Merah di bawah sana.

"Putar haluan kapal ke arah utara," perintah Lin Xuan sambil menatap cakrawala. "Tujuan kita: Ibu Kota Kekaisaran Yan Agung!"

1
Fajar Fathur rizky
cepat bantai Kekaisaran itu bantai juga kaisarnya
Fajar Fathur rizky
cepat hancurkan sekte itu
Fajar Fathur rizky
cepat bantai semua sekte Sekutu sekte itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!