NovelToon NovelToon
Saat Aku Tak Lagi Menjadi Istri Gendutmu

Saat Aku Tak Lagi Menjadi Istri Gendutmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Penyesalan Suami / Putri asli/palsu
Popularitas:13.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Delapan tahun pernikahan membuat Naura rela mengorbankan segalanya demi keluarga. Ia melahirkan dua anak, meninggalkan kariernya, dan diam-diam membantu suaminya membangun kerajaan bisnis hingga menjadi konglomerat.

Namun setelah tubuh Naura berubah gemuk usai dua kali melahirkan, Erwin justru menganggapnya sebagai aib dan memilih wanita lain.

Diceraikan, dihina, bahkan dipisahkan dari anak-anaknya, Naura memilih bangkit daripada terus terpuruk. Ia kembali pada identitas yang selama ini disembunyikan sebagai pewaris keluarga kaya. Di saat yang sama, takdir mempertemukannya kembali dengan pria dari masa lalunya, yang membantunya mengubah hidup sekaligus mengembalikan tubuhnya menjadi sehat dan ideal.

Saat Erwin kehilangan semua yang dibanggakannya dan memohon agar Naura kembali, wanita itu hanya tersenyum dingin.

"Kau membuangku karena tubuhku gemuk setelah melahirkan kedua anakmu! Kini, kau akan kehilangan semua yang pernah kubangun untukmu."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab¹⁷

Ruang sidang mulai lengang setelah majelis hakim meninggalkan ruangan. Para pengunjung perlahan keluar sambil masih membicarakan identitas Naura yang baru saja terungkap. Bisik-bisik memenuhi lorong pengadilan, tak sedikit yang melirik ke arah wanita itu dengan rasa kagum.

Naura sama sekali tidak memedulikan tatapan mereka. Ia memasukkan beberapa dokumen ke dalam map, lalu berdiri bersama tim kuasa hukum keluarga Ardynata.

"Kamu luar biasa hari ini," puji salah satu pengacaranya.

Naura hanya tersenyum tipis. "Saya hanya mengatakan yang sebenarnya."

"Justru karena itu lebih sulit."

Naura mengangguk pelan, Ia kemudian berpamitan kepada tim hukum sebelum berjalan keluar bersama Kakek Guntur.

Di sisi lain, Erwin yang akhirnya ikut keluar ruangan masih berdiri mematung di dekat pintu ruang sidang. Pandangannya mengikuti langkah Naura tanpa berkedip, ada begitu banyak pertanyaan yang ingin ia ajukan.

Mengapa Naura menyembunyikan identitasnya?

Mengapa selama delapan tahun, wanita itu tidak pernah sekalipun menceritakan keluarganya?

Mengapa wanita itu rela hidup sederhana bersamanya?

Semua pertanyaan itu terus berputar di kepalanya.

"Mas..." panggil Davina pelan.

Erwin tidak menjawab.

"Mas!"

Barulah pria itu menoleh.

"Kita pulang saja." Rengek wanita itu.

Erwin menggeleng pelan. "Kamu duluan, aku ingin bicara dengan Naura dulu.“

"Apa katamu, Mas?" Wajah Davina langsung berubah masam. "Mas, untuk apa lagi? Bukankah semuanya sudah selesai?"

Tanpa menjawab wanita selingkuhannya, Erwin melangkah keluar meninggalkan Davina.

Wanita itu menghentakkan kakinya marah, dia mengepalkan kedua tangannya hingga kuku-kukunya menusuk telapak. Tatapan matanya dipenuhi kebencian saat melihat Erwin berjalan mengejar mantan istrinya.

Di halaman pengadilan, Naura baru saja hendak masuk ke dalam mobil ketika sebuah suara menghentikan langkahnya.

"Naura, tunggu! Kita perlu bicara.“

Wanita itu menoleh perlahan, tak ada keramahan di mata Naura saat bertatapan dengan mantan suaminya.

Erwin berdiri hanya satu meter tak jauh dari Naura. Jas hitam yang dikenakannya masih tampak rapi, tetapi wajah pria itu jauh lebih kusut dari jas nya.

"Kurasa semua yang perlu dibicarakan sudah selesai di ruang sidang." Naura menggeleng.

"Tunggu, ini bukan soal sidang." Erwin terdiam sesaat, seolah sedang menyusun kalimat yang tepat. "Aku ingin tahu, kenapa kamu tidak pernah bilang kalau kamu berasal dari keluarga Ardynata?"

"Memangnya itu penting?" Naura tersenyum tipis yang sama sekali tidak mencapai matanya.

"Tentu saja sangat penting."

"Bagi siapa?"

"Bagi kita berdua."

Naura menggeleng pelan. "Erwin... saat aku menikah denganmu, yang menikah adalah Naura, bukan seluruh keluarga Ardynata. Aku datang tanpa membawa nama besar keluargaku, karena aku ingin dicintai sebagai diriku sendiri. Aku ingin membangun rumah tangga bersama laki-laki yang mencintaiku, bukan karena kekayaan atau status keluargaku."

Tatapan Naura tetap tenang, tetapi setiap katanya terdengar begitu jelas. "Kalau sejak awal aku mengatakan siapa diriku, apakah kau yakin semua orang akan percaya kau menikahiku karena cinta? Karena dulu, kau hanya pria biasa tanpa harta dan nama besar."

Erwin kehilangan jawaban, dia masih terdiam.

"Aku tidak pernah merasa miskin saat hidup bersamamu, meski dulu kau bukan siapa-siapa dan tidak sekaya sekarang. Dan aku juga tak pernah menyesal, meninggalkan semua kenyamanan yang aku lepaskan. Yang kusesalkan hanyalah... ternyata pengorbananku diberikan kepada orang yang salah sepertimu."

Ucapan Naura menghantam hati Erwin, Ia teringat delapan tahun yang mereka lalui. Naura yang selalu menunggu kepulangannya dengan wajah bahagia, yang rela berhenti berkarier demi mengurus keluarga bahkan membantu kariernya sebagai istri. Naura yang tidak pernah meminta mobil baru, perhiasan, atau liburan mewah. Selama ini ia mengira itu karena istrinya memang tidak punya pilihan. Kini ia sadar, Naura memiliki semuanya bahkan jauh lebih banyak daripada yang mampu ia berikan.

"Aku..." Erwin menarik napas panjang. "Aku benar-benar tidak tahu."

"Kalau kau tahu, memangnya apa yang akan berubah?"

Pertanyaan itu membuat Erwin membisu, tapi Naura tidak memberi pria itu kesempatan menjawab. "Apakah kau tak akan berselingkuh? Ataukah, Davina tak akan jadi wanita simpananmu? Apa kau akan lebih menghargai pengorbananku?"

Erwin membuka mulut, tetapi tak satu kata pun keluar.

"Lihat? Bahkan sekarang pun kau tidak bisa menjawab." Naura mengembuskan napas pelan, tatapannya tak lepas dari mata Erwin. "Jadi masalahnya bukan karena kau tidak tahu siapa aku. Masalahnya, kau berhenti menghargai perempuan yang selalu mendampingimu. Aku selalu ada di sisimu, dari saat kau belum memiliki apa-apa. Tapi begitu berhasil dan kau menjadi konglomerat seperti sekarang... kau memilih meninggalkanku, demi wanita yang lebih cantik di matamu. Hanya karena aku gemuk setelah melahirkan kedua anak kita, kau menganggap aku sudah tidak pantas lagi mendampingimu."

Erwin benar-benar bungkam, dia merasa tidak memiliki pembelaan.

Naura akhirnya membuka pintu mobil. "Sudahlah, mulai sekarang... kita hanya perlu bertemu sebagai orang tua Laura dan Lionel, atau sebagai lawan di persidangan."

"Naura..."

"Aku tak lagi membencimu, tapi aku juga tidak memiliki alasan... untuk menoleh ke arahmu lagi."

Setelah mengucapkan kalimat itu, Naura masuk ke dalam mobil. Perlahan kendaraan mewah itu meninggalkan halaman pengadilan. Erwin tetap berdiri di tempatnya hingga mobil tersebut menghilang dari pandangan.

"Kamu baik-baik saja?" Di dalam mobil, Kakek Guntur melirik cucunya yang sedang menatap keluar jendela.

"Lebih baik daripada yang kukira." Naura tersenyum kecil.

"Hatimu masih sakit?"

Naura terdiam beberapa saat sebelum menggeleng pelan. "Lukanya masih ada, Kek. Tapi sekarang... luka itu tidak lagi mengendalikan hidupku."

Kakek Guntur mengangguk puas.

Naura menyandarkan tubuhnya ke kursi. Di saat yang sama, ponselnya bergetar. Nama Alaska muncul di layar. Begitu panggilan tersambung, suara pria itu langsung terdengar.

"Sidangnya selesai?"

"Sudah."

"Kalah atau menang?"

"Belum ada putusan." Naura terkekeh pelan.

"Kalau begitu, sore ini jadwal latihanmu tetap jalan."

Senyum Naura langsung memudar. "Aku baru selesai sidang, bisa libur sehari?"

"Tidak."

Naura mengembuskan napas panjang sambil memijat pelipisnya. "Dokter iblis... kau memang tidak punya hati."

Terdengar tawa pelan dari seberang sana. "Kau benar, hatiku memang sudah tidak ada. Soalnya... sudah kuberikan pada seseorang."

Naura terdiam sesaat, ia tidak tahu harus menjawab apa.

"Naura, kau pasti menang."

Alaska pun kembali bersuara dengan nada yang lebih serius, lalu pria itu menutup panggilan telepon lebih dulu.

Naura masih menatap layar ponselnya beberapa detik sebelum akhirnya menoleh ke arah Kakek Guntur. "Kek... Alaska sudah punya pacar atau sudah menikah?"

"Baru sekarang kamu penasaran dengan kehidupan Alaska?" Kakek Guntur menatap cucunya dengan senyum penuh arti.

"Aku cuma tanya." Naura langsung menggeleng.

"Benarkah cuma begitu?" goda Kakek Guntur sambil terkekeh. "Atau jangan-jangan... kamu mulai memperhatikannya karena ada rasa padanya?"

"Kakek... ish!"

Naura buru-buru mengalihkan pandangannya. Ucapan Alaska tadi terus terngiang di kepalanya. Ia bahkan tanpa sadar mulai bertanya-tanya, siapa perempuan yang berhasil mendapatkan hati pria itu. Pikiran tersebut membuat dadanya terasa sedikit sesak, meski ia sendiri tidak mengerti alasannya.

1
Muft Smoker
lanjuut kak ,, .
Muft Smoker: eheeeeeeee ,, 🫰🫰🫰🫰🫰😂😂😂😂😂
total 2 replies
Nie
semoga rencana mereka gagal,jgn sampe Naura menderita dan terpisah lagi dari anak²nya ya kak Re...
Muft Smoker
pasti kluargaa Tania
Muft Smoker
aduuh kak si tania buang aj bisa gx 😂😂😂😂
Muft Smoker: yx kak 😂😂😂😂
total 2 replies
Muft Smoker
terlambaat ,, terlambaat pake banget ,,
Muft Smoker
baru skraaang ooh km rasakan ,, tak punya istrii yg ad makhluk halus ,,
😂😂😂😂😂😂😂😂😂
Rhyzca Ayu
Lanjuuuttt~~semangaat thoor☕☕☕🍩🍩🍩
Fia Ayu
Senyumin aja dulu lah😂
Fia Ayu
Wkwkwk dia mengasihani dirinya sendiri 🤣🤣🤣
Muft Smoker
ayoo coba inget2 ,, nama sypa tu???punya pengaruh apa di Dunia bisnis???🤭🤭🤭🤭😂😂😂😂
jgn sampe syok yx klo udh inget ,,
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
Ciee mulai kepo nih Naura sebentar lagi bucin tuhhh🤭🤣
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ: wkwkwk pasti seru &lucu ya kak 🤣
total 2 replies
Fia Ayu
Gk usah kepo naura, orang itu dirimu sendiri 😂
Rere🌠: Bisa-bisa cemburu sama diri sendiri entar dia🤣🤣🤣
total 1 replies
Fia Ayu
Baca ini, ke inget drakor my venus, yg maen min ji appa😁yg lg viral itu 🤭
Fia Ayu: Iya kan😂
total 2 replies
aleena
Tania Tania
seharusnya kamu nyadar diri sudahlah hidup numpang
mencuri perhatian orang Tua naura
sekarang mau apalagi

sinting emang🤭
Rhyzca Ayu
Ceritanya sangat menarik,, alurnya bagus gk berbelit2,,, pokoknya jooss jiisss thor❤❤🌹🌹💪💪💪
Rhyzca Ayu
Naah loohh sat set getun mburi khan win,, syukuriinnn😂😂😂semangaat thor~~lanjuutkaan❤❤☕☕
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
makan tuhh kaget dan Syock mu Erwin mantan istri yang baik rela hidup sederhana nikah sama kamu tapi kamu sia2kan lebih memilih batu krikil nyesel kan selamat menikmati karma kalian wahai para pecundang🤣
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ: meleyot sebelah🤭🤣🤣kalang kabut mau benerin ke dokternya🤣
total 4 replies
aleena
ngapain menyesal
toh kamu cuman mau naura saat langsing
Muft Smoker
hei Tania ,, jgn sirik jd manusia km hanya laa org asing yg kebetulan jatuh di atap yg sama ,,

orang sirik tanda nak mampus ,,
🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
😁😁😁😁😁😁😁
Muft Smoker
astgaaaa 😂😂😂😂😂😂 ,,
tu bukan cahaya ilahi naura ,,
tu cahaya harapan km ,,
cuma ketutup ma dokter yg km sebut iblis🤭🤭🤭🤭😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!