Cerita seorang gadis yang tinggal serumah dengan kakak tirinya, keduanya pernah merasa trauma dari kehidupan keluarga sebelumnya. Alex tipe orang yang sayang dan melindungi walau di awal kelihatan dingin, tapi perhatiannya membuat ia merasa nyaman, prasaan suka yang ia ragukan juga dirasakan Alex.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ji jie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
2 Cowok yang saling bersaing.
...Di tempat Hajatan pernikahan. ...
...Suasana halaman rumah Pak RT malam ini begitu meriah itu terlihat jelas dari banyaknya tamu yang datang, senyum bahagia terlihat jelas di wajah pak RT dan istrinya juga sepasang pengantin di tempat pelaminan. ...
...Lampu-lampu gantung menghiasi area hajatan, diiringi alunan musik tradisional dan aroma harum masakan desa yang menggugah selera, Seluruh mahasiswa diundang dan disambut hangat oleh warga....
...Di saat teman-temannya sibuk mengobrol dan menikmati suasana, Sandra memilih duduk di sudut meja yang agak sepi, Sambil menikmati makanan yang dia ambil di meja prasmanan. ...
...Rian mendadak muncul, menyodorkan mangkuk es dan piring kecil berisi kue-kue tradisional dengan senyum lebar. ...
...“Sandra nih, aku ambilin es dawet sama kue Kamu dari tadi belum makan apapun?" ...
..."Terima kasih Rian aku rasa ini terlalu banyak.”...
...Belum sempat Rian membalas, Bayu anak tokoh desa yang ramah itu datang membawa nampan berisi mangkuk sup hangat, sekarang ada 2 orang yang duduk di depan Sandra. ...
..."Waduh, malam-malam gini enaknya yang hangat-hangat, Mbak Sandra, Ini sup iga khas desa kami kau harus coba rasanya sangat enak, Biar capeknya hilang setelah seharian bekerja” sambil tersenyum manis, mengabaikan tatapan sinis dari Rian....
...Rian tak mau kalah. "Eh Sandra, Sup nya panas banget itu mending minum es dawetnya dulu deh biar seger."...
..."Sup hangat lebih bagus buat perut yang capek kerja fisik, Mas Rian." Sahut Bayu santai tapi menekan....
...Sandra menatap dua mangkuk dan dua pria di depannya, dalam hati dia harus keluar dari situasi ini kalau tidak mereka akan terus berdebat di depannya, perhatian berlebihan ini bukannya bikin hati meleleh, justru malah menguras energinya....
... Apalagi dari kejauhan, Sandra bisa melihat salah satu pengawal utusan Alex yang menyamar sedang pura-pura minum kopi sambil diam-diam memotret interaksi mereka, "Tamat sudah," batin Sandra meringis bisa-bisa foto ini nyampe ke Alex dalam hitungan detik....
...“Kalian tenang lah jangan berdebat nanti aku akan memakannya jangan khawatir ya, tapi aku gak suka suasana berisik saat aku makan” Sambil menatap keduanya. ...
...Akhirnya keduanya diam dan memberi sedikit ruang untuk Sandra, mereka hampir lupa kalau Sandra suka ketenangan....
...Pukul sepuluh malam, Sandra akhirnya kembali ke kamar penginapan, tubuhnya lelah tapi sesuai janjinya, ia harus memberikan laporan sebelum tidur agar Alex tidak nekat menyusul....
...Sandra meraih ponselnya dan mengirimkan pesan singkat, lalu menekan tombol panggilan video (video call). Hanya dalam satu kali dering, panggilan langsung diangkat....
...Wajah Alex muncul di layar pria itu masih mengenakan kemeja kerjanya yang lengannya tergulung, duduk di meja kerjanya yang megah, wajahnya terlihat sangat lelah dengan lingkaran hitam tipis di bawah mata bukti nyata betapa buruk kualitas tidurnya tanpa Sandra, tapi matanya langsung tajam menatap Sandra....
...“Kamu baru balik dari hajatan itu?" suara Alex terdengar berat dan dingin melalui pengeras suara ponsel....
..."Iya Kak, baru aja nyampe kamar dan bersihin muka" jawab pelan sambil menyandarkan ponselnya di cermin rias....
...Matanya memicing menatap layar. "Pengawal Kakak kirim foto, Cowok kampus sama anak desa itu nempel terus kayak benalu, Sibuk cari perhatian ya? sup iga, es dawet, jajanan enak." ...
...Sandra tak bisa menahan senyum tipis melihat raut wajah Alex yang terlihat sangat cemburu sekaligus frustasi, pikiran pria di depannya ini benar-benar sudah 'konslet' jika menyangkut dirinya....
...”Ya banyak makanan disini, Andai kau disini juga mungkin makan ku lebih banyak."...
...Mendengar godaan kecil dari Sandra, pertahanan Alex runtuh seketika, Ekspresi kaku di wajahnya mengendur, digantikan oleh hembusan nafas pasrah....
..."Jangan menggoda Kakak Sandra, Kakak beneran bisa langsung terbang ke tempatmu sekarang juga.”...
..."Kau tampak lelah kak sebaiknya istirahat agar lingkar hitam di mata mu hilang"...
...Matanya menatap Sandra dengan kerinduan yang mendalam. "Kakak merindukanmu."...
..."Iya, aku juga merindukanmu bersabarlah ya , tiga atau 4 hari lagi aku usahain proyek bagian ku beres, sekarang Kakak coba tidur tutup mata, Aku akan menemani mu sampai kau tertidur ya” sambil tersenyum menatap Alex. ...
...Alex menatap Sandra sebentar, sebelum akhirnya mengangguk pelan, Ia menyandarkan kepalanya ke kursi kerja, membiarkan suara nafas dan bisikan lembut Sandra melalui ponsel menjadi penenang tidurnya malam ini. ...
...Seperti biasa pagi hari Sandra sudah siap bekerja di lapangan, tiba tiba mendengar suara yang tak asing buat bagi Sandra. ...
..."Sandra... "sambil tersenyum menatapnya. ...
...“Pak dosen” gumam Sandra lalu menoleh sedikit kaget. ...
..."Rajin sekali, berhentilah sebentar ikutlah bapak ada yang ingin bapak bicarakan” sambil jalan menuju lokasi. ...
...Ternyata Sandra diminta mendesain ulang rumah Pak Joyo yang juga temannya, Dia adalah salah satu orang yang berpengaruh di desa, seorang Pengusaha kaya raya yang selalu aktif jadi donatur desa di setiap kegiatan dan pembangunan desa. ...
...“Sandra, Pak Joyo pernah melihat hasil karyamu terlebih disini kinerja mu juga yang paling mengesankan." ...
...Rumah yang besar dengan taman yang sangat luas, Sandra mengamati rumah bagian dalam dan luar Pak Joyo Rumah model lama tapi dari segi ketahanan rumah ini sangat kokoh genting juga masih terbilang kualitas bagus di era itu seperti masih baru, hanya dalam nya memang sangat membosankan kan butuh di desain ulang, begitu juga taman nya....
..."Pak kalau ingin hasil yang maksimal, saya akan menyewa pekerja lokal, agar tidak mengganggu pekerjaan yang lain, tapi semua akan masuk ke anggaran milik Pak Joyo, kalau setuju besok pagi langsung Sandra kerjakan."...
..."Sok itu Pak Joyo tak keberatan dia paham betul, makanya dia percayakan semua padamu."...
..."Baik kalau begitu Sandra siap dan tak akan mengecewakan."...
...Pak Heru mengangguk banga, kemandirian dan cara berpikir praktis Sandra selalu berhasil membuat sang dosen terkagum-kagum....
...Dengan cepat Sandra menghubungi 2 pekerjanya agar datang hari ini juga. ...
..."Pak, tolong datang ke desa ini sekarang dan bawa semua peralatan kalian jangan ketinggalan satu pun kalian akan menginap beberapa hari untuk proyek ini."...
..."Baik Non, Senang bisa kerja lagi."...
"Hubungi saya kalau sudah sampai ya Pak."
..."Siap. "...
...Selebihnya Sandra menyelesaikan pekerjaan nya di lapangan, menyisir semua yang kurang rapi bahkan untuk tanaman Sandra memilih tanaman khusus, Sandra tau gak semua orang rajin menyiram, tak lupa menancapkan beberapa lampu yang bisa nyala di malam hari tanpa listrik karena menggunakan tenaga surya di siang hari, nanti saat malam akan membuat orang tersenyum. ...
...Sisa waktu hari ini dia gunakan menata taman taman milik warga dengan tanaman yang mereka punya, ini adalah pekerjaan mudah buat Sandera, dari rumah satu pindah ke rumah satunya, membuat ibu ibu disana merasa senang....
...Saat sore ...
...Sandra melakukan tinjauan lagi bersama dua pekerja yang baru datang, dengan sketsa gambar yang disiapkan Sandra. ...
...Memesan bahan dan mengecek kualitas bahan Sandra tak akan asal dalam hal ini. ...
...Dengan dibantu kuli profesional yang ia bayar, pekerjaan Sandra melaju sangat cepat, karena kuli ini kuli yang biasa membantu Sandra tiap kali dapat job. Sebagai mahasiswa jurusan Desain Interior & Taman sekaligus mahasiswa Manajemen Bisnis, Sandra sangat mahir membagi tugas, mengarahkan para pekerja, dan mengawasi setiap detail penataan. ...
...Bayu anak tokoh desa yang sempat berniat "sok membantu" pun dibuat mati kutu karena Sandra bekerja sangat sistematis bersama para pekerja profesional....
...“ lebih baik aku bantu yang lain saja.” Sambil nyengir sendiri. ...
...Nantikan bagian 2 .. ...