Tak menyangka, setelah sampai di kota dan belum lagi bekerja . Tini malah salah masuk kamar ,dia tidak tau kalau ternyata kamar yang dia masuki adalah kamar milik tuan muda disana .
"Kau cari mati ya ? "
"Mau menjebak ku ?"
"Siapa yang menyuruh mu?"
Tini jelas ketakutan, pria tinggi besar didepan nya ini begitu menakutkan. Walaupun wajah nya tampan ,tapi hanya dengan satu tangan saja dia bisa mencengkeram leher tini dengan kuat membuat tini sulit bernafas . Apalagi kini wajah mereka sudah cukup dekat ,tanpa memberi kesempatan tini untuk menjelaskan nya. Pria yang memiliki tubuh kekar dan besar itu pun langsung meraup bibir tini ,mencium nya dengan kasar membuat tini kewalahan dan hampir mati karena tak bisa bernafas .
Bagaimana kisah selanjut nya? yuk langsung mampir 💁♀️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SK(Ketauan)
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Pintu terbuka secara bersamaan, mata bik Karsih menatap tajam ke arah Mina. Jantung nya sudah berdebar tak menentu, takut apa yang di pikiran nya terjadi dan dia masih diam di tempat nya tanpa bergerak sama sekali
"Eeekhmm.....saya numpang tidur disini tadi malam bik,sekalian mandi juga karena kamar saya ada mbak kunti " jelas mahesa sambil berjalan dengan santai,memakai kaos yang dia ambil tadi tanpa malu .
Bik Karsih menelan saliva nya dengan susah payah, jantung nya semakin berdebar dengan keras . Tak menyangka kalau mina akan tidur bersama dengan tuan muda mahesa ,bukan tak suka tapi sebagai pelayan yang sudah senior. Dia sangat tau bagaimana kelakuan para tuan muda kecuali Gara ,yang memang terlihat dingin dan kaku pada semua wanita.
Walaupun sikap Mahesa hampir sama dengan Gara tapi tetap saja mereka berbeda ,kedua nya memiliki ciri khas masing masing. Jika mahesa menyukai seseorang maka dia akan mendekati nya tanpa malu ,tidak seperti Gara yang memang tak pernah terlihat dekat dengan wanita.
Apalagi kini anak nya yang akan di dekati oleh Mahesa, sebagai ibu dia takut kalau anak nya hanya akan di jadikan sebagai mainan saja oleh tuan muda kaya raya itu . Dia hanya bisa berdoa semoga mina tidak hamil dan menjauh dari keluarga Baskoro karena dia sempat mendengar kalau nyonya besar Baskoro sudah mencari wanita yang selevel dengan mereka ,akan ada perjodohan dalam waktu dekat nanti.
"Iiiya tuan muda " jawab bik Karsih dengan pelan ,dia merasa bingung harus bagaimana karena memang dia belum bisa berpikir jernih.
"Anak bibik ini sudah melakukan sesuatu dengan saya dan saya ingin dia tanggung jawab ,saya ngak mau kalau dia lari begitu saja " ucap Mahesa dengan santai membuat wajah bik Karsih memucat ,dia terkejut tapi jelas dia tak bisa melakukan apa pun.
"Tu....tuan muda ,anggap saja tadi malam tak terjadi apa pun. Saya ngak ingin keluarga anda mengetahui nya ,kami juga ngak akan menuntut apa pun pada anda nanti nya " ucap bik Karsih membuat mahesa mengernyitkan dahi nya cukup dalam
"Sebagai ibu ,anda ngak mau minta tanggung jawab saya ? Ibu mertua ,anda harus nya meminta saya menikahi Mina karena kami sudah melakukan sesuatu yang tak pantas di lakukan oleh pria dan wanita " jelas Mahesa ,dia masih menatap ke arah bik Karsih dengan tatapan menelisik
Wajah bik Karsih semakin pucat, dia terdiam sambil melirik ke arah anak nya yang menatap Mahesa sambil cemberut. Dia bingung harus menjawab apa karena dia tau siapa keluarga Baskoro, kalau pun dia meminta tanggung jawab . Belum tentu keluarga Baskoro mau menerima mina sebagai menantu ,mengingat status mereka yang jelas berbeda jauh.
"Ngak perlu ,ngak butuh juga. Silahkan tuan,muda keluar dari sini ,saya hanya membantu anda tadi malam . Lagi pula bukan karena sengaja,jika bukan anda . Saya juga akan membantu nya " ucap Mina dengan nada ketus membuat kedua mata bik Karsih hampir lepas dari tempat nya, dia tak percaya jika anak nya malah membentak tuan muda Baskoro.
Keluarga terkaya dan terbesar nomor dua di kota,jelas sekali perbedaan nya dan baru ini dia melihat seseorang membentak dan berbicara ketus pada keturunan Baskoro. Bik Karsih merasa takut dan khawatir pada putri nya, dia tak ingin Mina menjadi sasaran empuk oleh keluarga Baskoro Walaupun dia bekerja di rumah keluarga nomor satu dikota ini tapi tetap saja dia bukan siapa siapa.
"Mina...." bentak Bik Karsih dengan pelan ,dia tak ingin mahesa marah pada mereka .
"Tenang saja ibu mertua ,saya sudah jinak pada putri anda . Sekarang dia sudah menjadi milik saya ,saya harap kamu jangan sampai ibu mertua mencoba menjodohkan nya dengan pria lain " ucap Mahesa sambil berjalan keluar dari kamar itu, membuat bik Karsih merasa sedikit lega.
Bik Karsih mendekati mina ,memukul punggung Mina dengan keras membuat mina meringis sambil melotot ke arah ibu nya. Dia tak tau kenapa dia malah di pukul oleh ibu nya ,bibir nya sudah cemberut .
"Ibuuu....."teriak Mina membuat bik Karsih kembali kesal
"Kenapa kau bisa berurusan dengan tuan muda Baskoro hah? Ck....baru sehari kamu disini tapi sudah buat ulah " ucap bik Karsih, dia tak ingin anak nya mendapatkan masalah apalagi selama ini dia bekerja dengan baik di kota ini dan semua penghasilan nya dari keluarga Cendana.
Jika diri nya menyinggung keluarga Baskoro, otomatis keluarga Cendana tak mungkin memihak nya . Walaupun bik Karsih sudah bekerja cukup lama ,tapi jelas dia bukan siapa siapa keluarga Cendana.
"Aku ngak ngapa ngapain kok bu ,aku masih suci . Tadi malam pun bukan hanya kami berdua di kamar ini ,ada Surtini juga " ucap Mina membuat bik Karsih sadar ,kalau memang tadi malam Surtini menginap di kamar ini .
"Ngak mungkin, kalau memang kamu itu ngak ngapa ngapain sama tuan muda mahesa. Terus kenapa tuan muda mahesa mengatakan seperti itu ? " bentak bik Karsih dengan kedua mata yang melotot ke arah Mina
"Mengatakan apa ?" tanya Mina yang memang tak begitu memperhatikan apa yang di katakan oleh Mahesa
"Kamu itu miliknya ,kalian sudah melakukan sesuatu yang tak pantas dilakukan oleh pria dan wanita. Maksud nya apa hah?" Jelas bik Karsih dengan kesal ,dia kembali menepuk punggung Mina dengan keras .
Kedua mata Mina melotot sambil meringis menahan sakit di punggung nya ,bagaimana bisa mahesa mengatakan hal itu pada ibu nya. Dia jadi bingung bagaimana menjelaskan nya, karena ngak mungkin dia mengatakan kalau dirinya yang sudah membantu mahesa dengan tangan nya.
"Ngak ada apa apa bu ,itu cuma cuma hhmm cuma alasan dia aja . Aku ngak mau menikah dengan nya, lagian aku masih suci . Kalau ibu ngak percaya, besok kita periksa ke dokter " ucap Mina yang tak kalah keras nya, dia ngak mau menikah dengan tuan muda Baskoro dan menjadi menantu keluarga nya karena dia yakin kalau mama nya baskoro pasti akan menyiksa nya .
Melihat nyonya besar Baskoro membuat nya takut, tubuh nya menegang mengingat wanita paruh baya itu memukul dan menampar wanita yang berusaha mendekati anak nya . Apalagi jika wanita itu tau kalau dirinya sudah memegang milik Mahesa, bisa bisa tangan nya ikut lepas dari tubuh nya .
Mina menatap kedua tangan nya ,tubuh nya bergidik ngeri membayangkan akan kehilangan tangan nya hingga akhirnya dia sadar karena pukulan keras di punggung nya dari ibu nya .
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘😘