NovelToon NovelToon
Mengapa Aku Yang Harus Menanggungnya?

Mengapa Aku Yang Harus Menanggungnya?

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / Cintapertama
Popularitas:317
Nilai: 5
Nama Author: Ellin Puspita

Laura, seorang gadis kota yang mandiri, menemukan belahan jiwanya pada Arka ketika mereka bekerja di tempat yang sama. Cinta mereka yang kuat membawa keduanya ke jenjang pernikahan. Namun, kebahagiaan itu mulai terkikis saat Laura setuju untuk ikut Arka pindah dan tinggal di kampung halamannya.Sejak hari pertama, kehidupan Laura berubah menjadi penuh air mata. Ibu mertuanya, Rohaya, tidak pernah menyukainya. Rohaya selalu mencari-cari kesalahan Laura, mulai dari cara memasak, mengurus rumah, hingga hal-hal kecil lainnya. Laura tidak pernah tahu alasan di balik kebencian mendalam ibu mertuanya tersebut. Di sisi lain, Arka adalah suami yang setia. Arka selalu pasang badan dan mati-matian membela Laura setiap kali Rohaya menyudutkan istrinya.Di balik sifat ketat dan kejamnya, Rohaya menyimpan trauma dan dendam masa lalu yang kelam terhadap "orang kota". Saat Rohaya sedang hamil dulu, suaminya yang bernama Arman berselingkuh dengan seorang wanita kota bernama Sinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ellin Puspita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

masalah baru

Setelah rohaya mendengar keributan itu dia langsung menemui mereka

"ada apa ini? Ngributin apa kalian? Saya capek ya kenapa sih orang kota itu selalu bikin orang marah!"

Ucap Rohaya

"cukup Bu! Kita ngga ribut ibu ga perlu benci Laura sejauh ini, dia ga salah apa²" jawab arka lalu menggandeng tangan Laura mengajak dia pergi ke kamar

Tapi rohaya langsung bikin mereka berhenti melangkah

"apa jangan² istri kamu ini ketauan habis pergi sama orang lain ya? Karna ibu sempet denger sepotong ucapan saat kalian ribut tadi"

"ibu udah pernah bilang ke kamu arka, perempuan kota itu emang sama aja!"

lanjut rohaya dengan penuh kemarahan

arka pun langsung melanjutkan langkah kakinya tanpa mendengar ucapan ibunya

Setelah dikamar, arka dan Laura mencari tau siapa yang mengirim bunga itu

"kamu pernah bilang kamu ga punya mantan kan, lalu siapa yang ngirim ini katanya ini dari masalalu kamu, apa mungkin orang yang pernah Deket sama kamu?" tanya arka yang mulai curiga

...****************...

FLASHBACK

Sore hari itu saat arka perjalanan kerumahnya, tanpa arka tau ternyata cia telah mengikutinya

"oh jadi ini rumah kamu" gumam cia sambil melihat bucket bunga dan sebuah kado di samping kursi mobilnya

Ternyata ini sudah dalam rencananya untuk menghancurkan rumah tangga arka

Sebelumnya cia juga sempat stalking akun Ig arka yang sedang berfoto bersama istrinya dari situ lah cia tau nama istrinya

Saat arka keluar untuk mencari Laura, cia pun menaruh bucket bunga dan sebuah kado itu di bawah pintu lalu CIA bergegas pergi sebelum ada yang tau keberadaan nya

...----------------...

"arka, tolong percaya sama aku" mata Laura berkaca kaca dan memohon arka untuk tetap percaya padanya

hati arka tersentuh tak tega melihat Laura menangis lagi setelah di perlakukan jahat oleh ibu dan kakaknya

"aku percaya sama kamu, mungkin yang ngirim ini mau menghancurkan rumah tangga kita, dan aku janji ga akan terpengaruh oleh apapun, tolong jangan nangis lagi" arka pun memeluk Laura dengan penuh rasa cinta yang dia miliki

"bagaimana kalo teras rumah kita pasang cctv?"

Arka pun setuju dengan kemauan Laura

Cctv teras rumah pun sudah terpasang

......................

Pagi hari nya, cia mengirim lokasi ke mamanya

Sinta pun tak asing dengan nama desa yang barusan cia kirim ke dia

Dan yapp! Sinta pun mengingat bahwa desa itu adalah nama desa yang Arman tempati

lalu cia pun mendapat telpon dari Sinta

"halo mah, kenapa?" jawab cia

"cia, mama boleh ikut kamu?"

Ucap Sinta yang mau menjemput cia dengan harapan bertemu dengan arman lagi

"hah? Ada apa mah tiba tiba banget"

"Mama cuma pengen Deket aja sama kamu sayang, sama siapa lagi mama kalo bukan sama kamu"

Cia pun merasa kasian dengan mamanya lalu dia pun menyetujui mamanya untuk ikut dengan nya

siang hari bertemu dengan sore saat itulah Sinta sudah bertemu dengan cia

"aku harap kita masih bisa bertemu dan membahas soal anak kita Arman" ucap Sinta dalam hati

...****************...

setelah pulang dari kerja, arka mengajak Laura makan diluar sesekali untuk menghilangkan penat dipikiran Laura

"kenapa ya aku belum kepanggil kerja, padahal aku udah ngirim lamaran kerja lewat link yang disediain" ucap Laura pasrah

"sabar dulu sayang, mungkin yang ngelamar banyak jadi punya kamu belum dibaca"

Arka pun menenangkan Laura tapi tak disangka tiba-tiba Cia pun muncul dihadapan mereka dengan alasan kebetulan

"loh arka? Kamu disini? Ga nyangka kita ketemu lagi" ucap cia dengan senyum merencanakan sesuatu

"ketemu lagi? Arka, dia siapa?" tanya Laura

"hai aku cia, dulu temen kampus arka, dan kemarin sempet melamar kerja di perusahaan tempat arka bekerja" ucap cia sambil mengulurkan tangan nya ke Laura

"aku Laura, istrinya Arka" jawab Laura dengan kecurigaan karna sebelumnya arka tidak pernah bilang soal teman nya itu

"maaf sayang aku belum sempet cerita soal ini" ucap arka dengah hati-hati takut kalo Laura jadi curiga terhadap nya

Laura cuma mengangguk kan kepalanya

"maaf ya aku boleh gabung disini?" ucap cia

"cia, kan aku lagi makan sama istri aku kalo bisa.." belum sempat kelar arka bicara sudah dipotong oleh Laura

"arka, udah gapapa kalo temen kamu ini mau gabung makan bareng kita"

Cia pun terlihat merencanakan sesuatu karna dengan bucket bunga kemarin tak cukup berhasil untuk membuat rumah tangga arka hancur

Yang ada malah keduanya terlihat semakin bucin

Tapi tiba-tiba mama cia menghampiri cia

"cia, kamu disini, ayo pulang mama mau ngobrol"

Rencana cia untuk mendekati arka di depan istrinya pun gagal karna mamanya memintanya untuk pulang

Setelah cia pulang Laura pun tidak mau membahas apapun karna dia lebih memilih memendam perasaan cemburunya

Laura pun mengajak arka pulang

Sesampainya kerumah, rohaya sama bela tampak sudah menunggu di depan rumah

"darimana kalian? Seneng ya bisa keluyuran!" ucap Rohaya dengan mata sinisnya

"Bu, apa salahnya kita keluyuran? Lagian kita udah nikah kenapa jadi urusan ibu?" jawab arka yang tak bisa sabar lagi menghadapi ibunya

"arka! Jaga bicara kamu ya! Pasti istri kamu kan yang ngajarin kamu berani sama ibu" sahut bela dengan membentak arka

"bukan, aku ngomong gini karna udah muak ya sama kalian, Bu mending jujur aja ada apa dengan masalalu ibu sampai Laura jadi korban dendam ibu!"

Perkataan itu pun langsung membuat rohaya mengingat kejadian masalalunya dulu

Tak kuat menahan itu, rohaya langsung pergi ke kamar meninggalkan mereka

"kak bela tau sesuatu?" tanya arka ke bela

"kakak tau, tapi mending kamu cari tau sendiri" ucap bela lalu meninggalkan mereka

"kenapa dirumah ini banyak rahasia yang ngga aku tau" gumam arka dengan penuh emosi

Laura pun hanya diam, karna di pikiran nya saat ini adalah 1 nama yaitu cia

Laura takut suatu saat arka bakal pindah hati ke cia mengingat saat ini mereka akan berada di tempat bekerja yang sama

bersambung..

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!