NovelToon NovelToon
Warisan Darah Sang Mafia

Warisan Darah Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / CEO
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mentari_Senja

Mereka pikir semuanya telah berakhir sejak kematian Leonardo Valerio. Namun dunia gelap tidak pernah benar-benar melupakan darah yang pernah berkuasa.

Leonardo Valerio memang telah mati, tapi warisan darahnya belum berakhir. Saat ancaman mulai mengincar Alessandro, Nadira dipaksa kembali ke dunia gelap yang pernah menghancurkan hidupnya.

Di balik bayangan, musuh lama bangkit, rahasia lama terbuka, dan sifat dingin Leonardo perlahan muncul dalam diri putranya.

Karena darah mafia tidak pernah benar-benar hilang, dan sang pewaris akhirnya mulai bangkit.

**RED ASHES SEASON II**

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mentari_Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nama Andrey di Sebut Lagi

Suara langkah kaki bergema di lorong parkiran bawah tanah.

Dingin.

Sunyi.

Dan terlalu sepi untuk ukuran gedung bisnis sebesar itu.

Alessandro berjalan tanpa pengawal malam itu, jas hitamnya masih rapi, tetapi wajanya terlihat jauh lebih lelah dibanding biasanya.

Sejak penyerangan dua hari yang lalu, tidur menjadi sesuatu yang asing baginya.

Setiap kali memejamkan mata, siapa selalu melihat darah. Dan mata orang yang hampir ia bunuh. Tangannya masuk ke saku celana ketika lift terbuka perlahan.

TING.

Lift terlihat kosong, namun instingnya langsung menegang. Ada sesuatu yang salah, Alessandro melangkah masuk.

Pintu lift menutup perlahan, lalu angka digital mulai bergerak turun. Hingga lampu mendadak berkedip beberapa kali, dan lift langsung berhenti.

BRAK!

Alessandro langsung menahan tubuhnya, rahangnya terlihat mengeras.

"Gangguan listrik?" gumamnya pelan.

Namun sedetik kemudian, layar kecil di atas tombil lift menyala merah. Bukan angka lantai, melainkan sebuah simbol aneh.

Mata Alessandro langsung berubah dingin, simbol itu. Dulu ia pernah melihatnya, dan itu sudah sangat lama.

Sebuah simbol yang pernah membuat Nadira gemetar ketakutan. Lalu suara elektronik terdengar pelan dari speaker lift.

"Identitas terdeteksi."

Suara perempuan yang begitu datar.

"Selamat malam, Alessandro Valerio."

Jantung Alessandro berdetak keras, tangannya perlahan mengepal kuat.

"Siapa lo?" suara Alessandro rendah.

Tidak ada jawaban, hanya ada suara statis. Lalu layar kembali berubah, satu nama muncul perlahan.

A N D R E Y.

Napas Alessandro tercekat, nama yang selama bertahun-tahun seperti hantu dalam keluarganya.

Nama yang tidak pernah boleh disebut di depan Nadira, nama yang bahkan Leonardo hapus dari semua arsip.

Pria yang dulu membantu membangun kerajaan digital Valerio, otak di balik jaringan cyber mafia paling berbahaya di Eropa Timur.

Dan pria yang dikabarkan mati bertahu-tahun lalu.

Layar kembali berubah.

STATUS: UNKNOWN ACCESS:

RESTRICTED HELL SIGMA: PARTIALLY ACTIVE.

Alessandro menatap tulisan itu tanpa berkedip. HELL SIGMA. Nama itu muncul lagi, nama sistem yang sempat ia temukan dalam file rahasia Leonardo.

Sistem pengawasan, manipulasi data, perdagangan identitas, dan jaringan AI ilegal. Sebuah 'mata' yang busa melihat hampir seluruh aktivitas dunia bawah digital. Dan sekarang, sistem itu aktif kembali.

"Siapa yang memainkan ini?" suara Alessandro yang mulai penuh tekanan.

Tiba-tiba speaker kembali menyala.

"Pertanyaan yang salah."

Suara elektronik itu terdengar lebih jelas sekarang.

"Pertanyaan sebenarnya adalah..."

Lampu lift berkedip merah.

"...kenapa sistem mengenalmu sebagai pewaris utama?"

Deg.

Tatapan Alessandro berubah tajam, keringat dingin mulai terasa di tengkuknya.

Karena hanya ada satu kemungkinan, ayahnya pasti sudah memasukkan identitas Alessandro ke dalam sistem itu sejak lama. Sejak dia masih anak-anak, sejak semua ini bahkan belum dimulai.

"Brengsek!"

Alessandro memukul panel lift keras hingga retak. Namun layar justru kembali menyala, kali ini menampilkan rekaman lama.

Buram.

Hitam putih.

Seorang pria duduk di depan puluhan monitor, wajahnya samar, tetapi matanya tajam seperti orang yang tidak pernah tidak selama bertahun-tahun.

Rambut abu-abu acak, jari penuh luka bakar kecil. Dan senyum tipis yang terasa mengerikan.

"Andrey," bisik Alessandro.

Pria di video itu berbicara menggunakan bahada Rusia, dengan suara pelan.

Lalu subtitle otomatis muncul di layar.

"Jika video ini aktif, berarti keluarga Valerio belum benar-benar mati."

Video berguncang.

"Anda yang melihat ini kemungkinan adalah pewaris Leonardo."

Andrey tertawa kecil, "Kalau begitu, selamat datang di neraka."

Layar tiba-tiba dipenuhi file. Nama-nama, rekening, foto politisi, data transaksi, daftar pembunuhan, dan sebuah simbol di setiap folder.

Mata Alessandro membelalak, data sebanyak ini bisa menghancurkan negara.

"Atau menguasainya," gumamnya pelan.

Dan kali ini, Alessandro mulai mengerti, kenapa semua orang memburu nama Valerio.

Bukan hanya karena kekuasaan mafia biasa, tetapi karena Leonardo pernah menciptakan sesuatu yang jauh lebih besar. Sebuah sistem, kerajaan digital, dan monster yang bahkan masih hidup setelah pemiliknya mati.

Speaker kembali berbunyi.

 "Authorization required."

"Masukkan kode pewaris."

Alessandro diam, mana mungkin dia tahu. Namun tiba-tiba kepalanya terasa nyeri, potongan ingatan masa kecil muncul begitu saja.

Leonardo duduk di ruangan gelap. Asap rokok, papan catur hitam, dan suara berat ayahnya.

"Kalau suatu hari semuanya kembali mencarimu, ingatlah angka ini."

Alessandro memejamkan mata, jantungnya berdegup dengan cepat. Bibirnya bergerak perlahan.

"Zero... Seven... Nine... Black Sigma..."

BEEP.

Layar berubah hijau.

ACCESS GRANTED WELCOME, ALESSANDRO VALERIO.

Lift kembali bergerak turun, namun kali ini bukan menuju basement gedung. Angka digital turun melewati lantai normal.

Mata Alessandro menyipit, "Apa ini..."

TING.

Pintu lift terbuka perlahan, ruangan gelap terbentang di depannya.

Puluhan monitor menyala biru, server besar berdengung memenuhi ruangan. Dan simbol itu terpampang besar di dinding baja.

HELL SIGMA.

Alessandro melangkah masuk ke dalam ruangan itu, tatapannya bergerak ke setiap layar. Data kriminal, peta transaksi, jalur perdagangan senjata, dan wajah para mafia dunia.

Semua tersusun rapi, seolah seseorang masih menjalankan sistem ini diam-diam.

Lalu suara tepuk tangan terdengar dari sudut ruangan. Alessandro langsung menoleh tajam.

Seorang pria berdiri dalam bayangan, tubuh tinggi, rambut pirang gelap, mata abu-abu dingin, dan senyum yang terasa terlalu tenang. Dia adalah Viktor Karev.

"Impresif," ucap Viktor santai. "Biasanya orang lain akan merasa panik."

Tatapan Alessandro langsung membeku tak percaya, "Kau?"

Viktor berjalan mendekat, "Sebelumnya sudah aku bilang, darah Valerio tidak akan pernah hilang."

Alessandro mendekat tanpa rasa takut sedikit pun, "Jadi lo yang sudah mengaktifkan semua ini?"

"Bukan," jawabnya dengan tersenyum tipis.

"Lalu siapa?"

Viktor berhenti tepat di depan layar utama, cahaya biru membuat wajahnya terlihat semakin menyeramkan.

"Warisan ayahmu sendiri."

Seketika suasana menjadi sunyi, hanya suara server yang terus berdengung. Viktor menatap Alessandro lama, sebelum kembali bicara.

"Leonardo membangun sistem ini hanya untuk satu tujuan, bukan hanya sekedar menguasai mafia. Tapi mengendalikan dunia dari balik bayangan," ucap Viktor dengan wajah yang tenang.

Mata Alessandro menyipit, "Itu hanya omong kosong."

"Benarkah?"

Viktor menekan keyboard, lalu puluhan wajah pejabat dunia muncul di layar.

Politisi, hakim. militer, pengusaha besar, dan di samping setiap nama afa data rahasia mereka. Skandal, rekening gelap, video ilegal, bukti pembunuhan, dan bahan pemerasan.

Alessandro hanya terdiam.

"HELL SIGMA bukan senjata biasa," ujar Viktor pelan. "Tapi ini sebuah rantai, dan ayahmu hampir berhasil mengikat dunia."

Tatapan Alessandro langsung berubah, bukan takut atau pun panik. Tetapi sesuatu yang jauh lebih berbahaya, yaitu sebuah ketertarikan.

Viktor menyadari perusahaan Alessandro, dan pria itu tersenyum kecil.

"Akhirnya aku bisa melihat mata itu lagi, mata Leonardo Valerio."

Alessandro langsung mencengkram kerah Viktor dengan kasar.

BRAK!

Tubuh Viktor menghantam meja server.

"Jangan pernah samakan gue dengan dia!"

Namun Viktor justru tertawa pelan, tatapan gilanya penuh kepuasan. "Masalahnya... kamu memang anak dari seorang Leonardo Valerio, Tuan Muda."

Dan untuk pertama kalinya, malam itu Alessandro tidak bisa membantahnya.

Jauh di dalam hatinya ia mengakui, bahwa dirinya memang anak dari Leonardo Valerio.

1
fitryfirna
semngat dek comelku..🥰
Leo Virello: mkasih akaa😚😚
total 1 replies
fitryfirna
ahhh nanggung banget upx thor.🤭lgi seru2 baca eh udah abis aj ayuk semagat untk up selanjutx🥰
Vie
aahhh.... akhirnya nongol juga lanjutanya.... 🥰🥰🥰🥰
Vie
lanjut kak.... makin seru aja... penasaran aku.... 👍👍👍
viandranovel
saling mampir bg 🙏
fitryfirna
lnjut dek🥰
Vie
lanjut kak 👍👍👍👍🤭🤭🤭🤭🤭
Vie: sama2 kak.... ceritanya seru juga.... 👍👍👍👍tetap semangat ya kak.... 👍👍👍
total 2 replies
fitryfirna
luar biasa dek🥰
Leo Virello: Mkasih kak😉
total 1 replies
Lovelynzeaa🌷
kak ada romance nya nggak kak? buat Alessandro jatuh cinta sama perempuan yg hatinya benar" lembut kak, agar dia nggak jdi seperti ayahnya
Leo Virello: Insya allah nanti di season 3 ya kak😉🙏🙏
total 1 replies
Vie
lanjut kak....
fitryfirna
keren dek keren pake banget 😘🥰
Vie
dan itu tidak bisa diubah sampai kapanpun... darahnya ada ditubuhmu.... dan kamu tidak bisa mengelak hal itu.....
Vie
kalau aku jadi kamu.... aku akan mencari diseluruh ruangan cctv tersembuyi itu... karena dengan dia tahu apa yang sedang kamu lakukan dimanapun kamu berada, berarti kamu telah diawasi 24 jam penuh, dan itu bisa ketahuan kalau itu ada diruangan makan ada kamera pengintai disitu...... bukanya hanya membiarkan semua itu terjadi dengan datangnya ancaman2 itu sudah pasti terbukti adanya....
fitryfirna
is is is makin seru aja thor🥰
Vie
iiihhhh.... jadi greget deh.... lanjut kak..... 👍👍👍👍👍👍
fitryfirna
bangun dekk lanjutin upx🤭
Vie
lanjut kak 👍👍👍👍👍 tetap semangat
Vie
lanjut kak.... makin seru juga penasaran lanjutanya.... 👍👍👍👍
Vie: selalu.... 👍👍👍👍😊😊😊
total 2 replies
fitryfirna
bakalan stay nungguin up selanjutx😆
Leo Virello: mkasih kak☺🙏
total 1 replies
fitryfirna
keren skli😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!