NovelToon NovelToon
Sahabatku, Maduku

Sahabatku, Maduku

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Acaciadri

Tak punya pilihan lain, selain mengikuti apa yang sahabatnya Fani minta. yaitu menikah dengan Fauzan yang notabennya adalah suami Fani.

Fauzan adalah masa lalunya dan Kemala bersama Fauzan memiliki memori yang bisa di katakan tidak baik-baik saja. tetapi Kemala menerimanya dan dia rela menjadi istri kedua supaya sahabatnya itu bersemangat kembali dan mau menjalani perawatan atas penyakitnya, yaitu kanker payudara.

pernikahan yang cukup pelik dan Kemala kira kalau dirinya dan Fauzan tidak akan sejauh itu. mereka hanya menikah demi permintaan Fani saja, akan tetapi tidak untuk Fauzan dan Fauzan menuntut supaya Kemala mau melakukan tugasnya sebagai istri betulan, termasuk melayaninya di atas ranjang.

cekidokttt mohon dukungannya untuk karya saya yang kesekian, terimakasih😊🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Acaciadri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Kedua matanya mulai bergerak dan perlahan-lahan terbuka. Kemala langsung terduduk, lalu kedua matanya berpendar ke seluruh penjuru ruangan dan helaan nafas lega terdengar dari mulutnya tatkala menyadari kalau dirinya saat ini sedang berada di kamarnya.

Tunggu... Kemala ingat sesuatu, otomatis pandangannya turun ke bawah dan kali ini tepat ke arah perutnya, oh ya bukankah kemarin Kemala dan Fauzan ke dokter? Lalu dokter pun telah mengatakan kalau Kemala hamil? Ya, Kemala hamil anak Fauzan.

Seketika tubuhnya lemas dan tatapannya memburam karena air mata yang terasa menumpuk lalu mulai keluar begitu saja dari sana. Kemala menangis bahkan sampai kedua tangannya memukul-mukul perutnya sendiri__namun kejadian itu tak berlangsung lama, sebab sosok ayah dari sang jabang bayi pun sudah muncul dan kini memeluk tubuh Kemala dari belakang serta menarik kedua tangannya.

Kemala yang sudah lemas pun hanya bisa pasrah dan begitu saja menerima tatkala kedua tangan sang suami memeluknya dan membawanya kembali ke atas ranjang.

“Kamu jahat, mas. Kamu jahatt.“Desis Kemala dengan air mata bercucuran, Fauzan bungkam, pria itu memilih diam bukan tak mampu, tapi tidak mau beradu mulut dengan Kemala yang sedang hamil anaknya. Takut kalau sampai jabang bayi yang ada di dalam perut stres pun dengan ibunya.

“Harusnya gak ada, harusnya aku gak hamill hikks hiks..“Kemala terisak pedih di pelukan Fauzan dan Fauzan pun hanya bsia mengusap-ngusap punggungnya pelan pun dengan membubuhkan kecupan beberapa kali di kening dan pipi sang istri.

“Massss Fauzannnnn.“Ujar Kemala setelah berhenti menangis lalu menatap tajam pada sang suami.

“Lepasin.“

Fauzan menggelengkan kepalanya”Enggak, kamu pasti akan menyakitinya!.“Ujarnya terdengar biasa namun sangat menyebalkan di telinga Kemala.

Tampaknya dugaannya benar, Fauzan memang sengaja membuat Kemala hamil dan menyeret Kemala dalam masalah yang begitu pelik ini.

“Mas Fauzan, kenapa sih??.“

“Kamu istri saya Kemala dan wajar jika saya membuat kamu mengandung anak saya.“

Mulut Kemala menganga lebar dan tatapannya mendelik tajam. Sialan dia, apa katanya tadi? Wajar jika Fauzan membuat Kemala hamil?

Kemala bangkut dari baringannya dan kedua kakinys sudah menyentuh tembok, namun niatannya yang akan berjalan serta meninggalkan kamarnya pun terhenti tatkala tangan Fauzan menyentuh pergelangan tangannya dan menahannya.

“Lepasin.“

“Enggak.“

“Lepasin!.“

“Enggak!“Fauzan kekeuh dan Kemala tshu kalau pria sialan yang sudah menjadi suaminya itu takan melepaskan cekalan tangannya. Kemala pun menghela nafasnya panjang lalu menatap prihatin pada pergelangan tangannya yang terlihat memerah karena cekalan tangan Fauzan.

Baiklah, Kemala akan sedikit menurunkan egonya. Karena kalau Kemala sama-sama keras, pasti ujung-ujungnya Kemala hanya akan berakhir dengan di kurung Fauzan atau lebih parahnya tidak di biarkan kemana pun oleh pria itu.

Sialan sekali. Memang siapa sih, dia? Iya, Kemala tahu, Fauzan adalah suaminya. Tetapi dia tidak bisa seenaknya juga dengan Kemala.

“Lepas, aku laper.“Ucap Kemala dengan nada suara yang terdengar lembut dan pelan, Fauzan menyadari cekalan tangannya terlalu kuat hingga membuat pergelangan tangan sang istri memerah karenanya. Lalu Fauzan pun memutuskan untuk melepaskan tangan Kemala.

“Mau kemana?.“Tanya Fauzan tatkala melihat Kemala sudah berdiri dan bersiap pergi dari kamarnya.

“Laper.“Ulangnya dengan sedikit penekanan serta dengusan di akhir ucapannya. Padahal Kemala sudah jelas bilang laper, masih di tanya juga.

Fauzan berdecak, pria itu lalu ikut bangkit berdiri”Yaudah ayo.“Ujarnya lantas menarik sebelah tangan Kemala dan menggenggamnya. Fauzan lalu melirik wanita di sampingnya yang tidak sedikit pun bergerak dan malah menatap pada tangan mereka yang tertaut.

“Kenapa? Gak boleh pegang tangan istri sendiri?.“

“Ini aku lagi di rumah dan bukan mau nyebrang jalan, jadi. Bisa lepasin tangan aku?.“

Fauzan menggeleng keras”Enggak, saya maunya begini.“Ujarnya dan menatap Kemala lurus dan membuat wanita itu mendengus sebal.

“Fauzan.“

“Mas Fauzan, saya lebih senang mendengar kamu memanggil saya begitu. Lagipula saya lebih tua dari kamu.“Tuturnya, apa Kemala tak salah lihat, baru saja pria kulkas itu menarik sudut-sudut bibirnya dan membentuk sebuah garis kecil di sana. Dia tersenyum? Tapi untuk apa? Apakah baginya Kemala ini mahluk yang lucu? Oh shit, Kemala benci ini. Kenyataan bagaimana jantungnya di dalam sana masihlah berdebat-debar tatkala berdekatan dengan Fauzan.

“Kamu cantik malam ini, saya suka melihat wajah kamu yang natural.“Ucap pria itu yang nyaris berbisik di telinga Kemala dan sanggup menbangkitkan bulu roma wanita itu. Sialan sekali. Dia benar memujinya atau menyindir penampilannya yang sebetulnya jauh dari kata cantik sih?

“Apa sih. Lepas, aku bisa jalan sendiri.“Tukas Kemala dengan nada juteknya dan memilih memalingkan wajahnya ke samping, bagaimana pun ia seorang wanita yang tak tahan bila di tatap, di berikan senyum dan di gandeng oleh pria di masa lalunya__peia yang sampai detik ini seakan menjadi penghuni hatinya, sialan fakta mengerikan ini. Tapi benar adanya.

*****

Pria itu sok-sok an ngide ingin membuatkan Kemala makanan. Dan makanan yang di buatnya ternyata gosong alias tidak bisa di makan, entah bagaimana bisa berakhir seperti ini, padahal jelas terlihat oleh matanya kalau pria itu tadi berdiri dan menunggui masakannya di dekat kompor.

“Jadi masakan kamu, ini?.“Tanya Kemala sanksi sambil memandang remeh pada nasi goreng gosong buatan Fauzan.

Fauzan meringis dan merasa bersalah. Sebelah tangannya menggaruk belakang kepalanya.

“I..ya.“Sahutnya. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Fauzan merasa begitu merasa kerdil sekali__niat hati ingin memasakan untuk Kemala menu special, sh malah menjadi binas seperti ini.

Kemala cekikikan dan tawanya membuat wajahnya di mata Fauzan menjadi berkali-kali lipat terlihat cantik sekali, apalagi kedua lesung pipit di bagian pipi begitu terlihat jelas sekali__sampai-sampai Fauzan pun terlihat tak mengerjap dan menatap Kemala dalam. Kemala yang sadar di tatap dalam pun menghentikan tawanya dan kini berdehm, ia gugup namun tidak bpleh ketahuan. Nanti Fauzan besar kepala lagi.

Kemala pun memalingkan wajahnya dan berdehm sekeras-kerasnya lalu wanita itu memilih menarik gelas miliknya dan meminumnya. Melihat itu, Fauzan mengulim senyumnya__ia tahu kalau Kemala sedang gugup.

CUP

Kemala terbatuk keras setelah merasakan sebuah kecupan tanpa permisi yang ia dapatkan dari sang suami, Kemala sampai mengelap keras bekas kecupan itu dan kini membuat Fauzan mendengus sebal.

Dasar bebal. Padahal masih bisa tersipu..ckck!!

Mulut Kemala sudah bersiap mengeluarkan sumpah serapahnya. Akan tetapi tidak jadi tatkala sebuah dering ponsel membuat keduanya menatap ke satu arah, tempat di mana ponsel Fauzan berada.

Pria itu memilih me loud-speakerkan ponselnya, sedang matanya masihlah menatap lurus pada Kemala yang kini terlihat menjauh dan mulai mengambil sesuatu dari dalam lemari es.

“Sayang, kamu di mana sih?.“Ucap suara di seberang sana dan membuat tubuh Kemala terdiam. Jelas, suara itu milik Fani. Sedang Fauzan yang sadar kalau telepon dari istri pertama pun langsung membatalkan loud speaker dan menempelkan ponsel itu ke telinganya dan memilih keluar, melihat itu Kemala mendengus keras, dasar sialan. Lihatlah dia, seenaknya mencuri kecupan di bibirnya dan kini melengos pergi lalu bermesraan dengan istri pertamanya.

Kurang ajar memang, ya!

Tetapi kenapa Kemala harus merasa keberatan begini, ya? Ahh tidak-tidak, Kemala tentu saja harus terbiasa dengan hal seperti ini atau bahkan lebih, mengingat menang dirinya berstatus hanya sebagai istri kedua dan sementara saja.

Beberapa menit, Fauzan kembali dan pria itu malah melakukan hal yang membuat mata Kemala melotot dengsn tubuh tak bergeming karena kaget. Dia memeluk tubuh Kemala begitu saja dan menyerukan kepalanya di leher Kemala, Kemala yang akan menggoreng telur pun kontan merasa terganggu dan berniat melepaskan, akan tetapi Fauzan tak memberinya kesempatan. Hingga Kemala pun berakhir di pelukan sang suami.

“Fauzan.“

“Mas Fauzan, Kemala! Saya suami kamu!.“

Kemala menghela nafasnya panjang. Tak di pungkiri, kalau pelukan dari Fauzan begitu hangat dan nyaman sekali dan mungkin pelukan yang selama ini Kemala rindukan__tapi tidak, Fauzan sejak awal bukanlah miliknya, tetapi milik Fani sahabatnya. Kemala hanya singgah sebentar saja untuk menjadi istrinya.

“Mas Fauzan__.“

“Janji sama saya kalau kamu gak akan melakukan apapun terhadap anak kita, Kemala?.“Ujarnya lembut dan pelan, namun sanggup membuat ritme kerja jantung Kemala di dalam sana bekerja begitu keras sekali, sampai-sampai Kemala mengira dirinya memang sedang terkena serangan jantung mendadak.

“Kemala. Saya lebih memilih di sini, sama kamu dan mengabaikan Fani. Padahal dia akan kemo sore ini.“

“I..ya, aku janji, mas Fauzan pulang dan temani Fani.“Sahut Kemala cepat dan membuat Fauzan berdecak kesal. Hal yang menyangkut Fani saja baru Kemala nurut. Andai bukan karena Fani, Fauzan sangat yakin Kemala pasti tidak akan sudi.

Pelukan itu terlepas dan Kemala bisa bernafas lega, namun dugaannya salah. Ternyata Fauzan tidak benar-benar menbiarkan dirinya__pria itu membalik tubuh Kemala, menatap Kemala dalam dan mengunci tatapannya sampai membuat Kemala tak bisa melakukan apapun, tangannya terulur laku menyingkirkan anak-anak rambut yang mulai mengganggu wajah cantik sang istri.

CUPPP

Refleks Kemala memejamkan mata tatkala di rasakannya sebuah kecupan yang bersarang di keningnya.

“Saya akan kembali, kamu jaga diri dengan baik dan...“

Tubuh Fauzan meluruh di lantai dan begitu saja pria itu menyingkap baju yang di pakai Kemala, memperlihatkan perut datarnya yang di dalamnya sudah terdapat benih kecil yang mulai berkembang.

Cuppp

Fauzan mendaratkan kecupan di sana dan membuat seluruh tubuh Kemala berdesir hebat, Kemala bukan hanya di buat merinding melainkan hangat dan nyaman.

Andai...

“Yang sehat dan kuat ya, di sana. Papa dan mama nunggu kamu lahir sayang.“Tukas Fauzan begitu lembut, tenang dan pelan dan entah kenapa rasa ingin melenyapkan jabang bayi itu pun luruh seketika__justru sebaliknya. Kemala malah ingin melihat bagaimana nanti anaknya terlahir ke dunia ini, mirip dengannya atau Fauzan? Atau mirip perpaduan keduanya?

Tes tes tes

Air mata itu begitu saja meluncur dan sampai membasahi wajah Fauzan yang masih berjongkok di bawah, lalu pria itu bangkit dan menyeka sudut mata Kemala begitu lembut, dan menatap matanya dalam.

“Kemala, saya sayang sama kamu.“Tukasnya dan malah semakin membuat Kemala menangis histeris.

1
muznah jenong
lanjut Thor..
Maemanah
lanjut thor 👍👍♥️♥️♥️
muznah jenong
gitu donk kan jadi seneng lihat ya
lanjut Thor 👍👍
Dewi Sri Astuti: makasih ya😊 di tunggu, ya😊🙏
total 2 replies
Maemanah
lanjut...👍👍❤️❤️
Dewi Sri Astuti: di tunggu ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
YA ALLAH ini manusia ....benar2 tom and Jerry...
lanjut Thor 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: Mereka kan musuh, jadi ya begitu. sabar ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
dasar laki2 cancuters bisa2 ya buat orang naik tensi aja ni ni paus...
lanjut Thor 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: 😥. sip😊🙏
total 1 replies
Maemanah
thor kenapa aku yg sakit hati ...si paus ini bikin naik darah aja
good job thor 👍👍👍♥️♥️♥️
Dewi Sri Astuti: 😥 ok, makasih ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
semangat update ya thor💪💪💪
lanjut 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: makasih, sip di tunggu😁🙏
total 1 replies
Maemanah
lanjut thor...❤️❤️❤️❤️
Dewi Sri Astuti: ok, di tunggu😊
total 1 replies
muznah jenong
the best Thor ...
Dewi Sri Astuti: Makasih😊🙏
total 1 replies
Maemanah
kasihan kerala thor...tinggalin aja su paus..biar tau rasa...lanjut thor ♥️♥️♥️👍👍👍
Dewi Sri Astuti: 😥😥😥 ok, di tunggu ya🙏
total 1 replies
muznah jenong
lanjut Thor 👍👍
Dewi Sri Astuti: sip, di tunggu ya😁🙏
total 1 replies
Maemanah
seru thor 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: Terimakasih😁🙏
total 1 replies
muznah jenong
lanjut Thor 👍👍👍👍
Dewi Sri Astuti: siap😁
total 1 replies
Maemanah
lanjut thor 👍👍👍♥️♥️♥️
Dewi Sri Astuti: siap😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!