NovelToon NovelToon
Mengasuh Bos Gila!

Mengasuh Bos Gila!

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Whidie Arista

Riana terpaksa menjadi Sekertaris Zayn Abimanyu yang gila kerja dan sangat ketat karena Sekertaris sebelumnya memilih Resign karena tak kuat menanggung beban kerjanya. Namun bukan hanya itu masalahnya, Riana menemukan sesuatu yang lebih gila dari Bosnya itu.

Lima kepribadian dalam satu tubuh. Zayn, Ares, Dewa, Rayan dan Bram, setiap nama punya karakter masing-masing.

Dewa si penggoda ulung - Miss I Love You.

Ares - Kakak cantik, tubuh Kakak wangi sekali.

Rayan - si culun yang pemalu.

Bram - Ketua Geng motor rahasia.

Sedang Zayn, si bos dingin yang entah sejak kapan mulai tertarik dengan Riana, wanita yang menjadi pelindungnya, pemegang rahasianya yang seluruh dunia tidak boleh tahu, termasuk keluarganya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Whidie Arista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 - Masih Bram

Riana menggeliat, matanya mengerjap pelan menyesuaikan dengan cahaya yang tertangkap bola matanya, namun di detik berikutnya pupil matanya kembali terbuka lebih lebar dari sebelumnya.

“Pak Zayn,” pekiknya dia bangun seketika, “sedang apa anda disini?” tanya Riana, diluar sudah nampak terang benderang.

“Aku bukan Zayn, aku masih Bram,” sahutnya sambil bangun dari posisi berbaringnya di sopa.

“Bram. Ini sudah siang kenapa masih kau yang ada di tubuh Pak Zayn?” tanggap Riana bingung.

“Karena aku terjaga semalaman,” sahutnya enteng.

“Kau tidak tidur. Sejak kapan kau di kamarku?” Riana menyingkap selimut, syukurlah pakaiannya masih lengkap. Dia percaya Zayn tak akan melakukan apa pun padanya, tapi Bram. Dia belum tahu banyak tentang karakternya yang satu ini.

Dia tersenyum. Senyum yang agak berbeda dari senyum Ares ataupun Dewa, “bangunlah, temani aku sarapan,” pintanya sembari bangkit berdiri.

Menyadari Riana hanya diam saja, Bram yang hendak keluar kembali berkata, “kau tidak dengar, temani aku sarapan!” dia mengulangi kata-katanya dengan intonasi suara sedikit meningkat.

Riana keluar kamar setelah membersihkan diri. Seperti biasa Ibu Rum sudah ada di rumah ini, sepertinya dia datang dari subuh tadi. Sarapan pun sudah tersaji di atas meja, berbeda dengan Zayn, Bram tidak sibuk dengan tablet saat di meja makan.

“Kau lama sekali,” keluhnya, jemarinya mengetuk-ngetuk meja, sedang sebelah tangannya menumpu pelipis menunggu Riana datang seolah tak sabar.

“Pagi Bu,” sapa Riana terlebih dahulu sebelum beranjak duduk.

“Pagi juga Nak. Bagaimana tidurmu?”

“Ya begitulah,” sahut Riana, matanya melirik Bram sekilas.

Ibu Rum sudah tidak asing oleh perubahan-perubahan sikap yang terjadi pada Zayn nampaknya hingga sikapnya biasa saja.

“Kau pasti Bram kan, apa menu sarapannya sesuai seleramu?” tanyanya.

“Ya, aku suka,” Sahutnya tersenyum ramah.

“Kalau begitu makanlah, Ibu akan beres-beres di lantai atas dulu.”

“Makanlah bersama kami Bu, beres-beresnya nanti saja,” ucap Riana.

“Ibu sudah sarapan tadi sebelum kamu bangun,” jawabnya seraya berlalu pergi. Sejujurnya Riana merasa tak nyaman jika di tinggal berdua dengan Zayn yang kini sebagai Bram, sejak tadi tatapannya seakan tak lepas dari wajah Riana.

Riana yang merasa jengah membalas tatapan itu tajam, “kenapa kamu ngeliatin aku terus dari tadi?” protesnya dengan nada jengkel.

“Abaikan saja, anggap aku tak ada,” sahutnya masih melakukan hal yang sama.

Riana mendengus kasar, di meletakkan sendok dan garpu yang dipegangnya hingga menghasilkan bunyi yang cukup nyaring, “katakan, kau ingin menanyakan sesuatu bukan?” ucap Riana sambil menyilangkan tangan di dada.

“Kau cukup hebat berkelahi, itu membuatku tertarik,” ujarnya.

“Aku menyelamatkanmu bukan untuk menarik perhatianmu. Lagi pula aku tidak tertarik padamu,” tanggap Riana acuh, dia kembali melanjutkan acara sarapannya yang sempat tertunda.

“Tapi sayangnya kau sudah berhasil menarik perhatianku,” dia tersenyum licik, “membuatku ingin tersadar selamanya,” seringainya.

“Apa kau bilang?”

“Aku suka kau, Nona Sekertaris,” lagi-lagi dia menyeringai memamerkan deretan gigi putih bersihnya.

Riana tak menanggapi ungkap perasaan Bram, “Kau bilang kau ingin tersadar selamanya? Mimpi saja,” Riana bangkit berdiri sambil membawa piring bekas makannya menuju bak cuci piring.

“Kenapa kau tidak percaya? Aku benar-benar bisa melakukannya loh.”

“Nona sekertaris!” dia terus bicara meski Riana mengabaikannya.

Riana kembali ke kamarnya, “si Bram ini memang menyebalkan,” keluhnya, Riana menyalakan cctv untuk memantau pergerakan Bram.

Laki-laki itu masih tampak duduk di tempat yang sama sambil bersandar dan menengadahkan kepalanya menatap langit-langit ruangan. Riana menangkap senyum miring di bibirnya.

‘Ko dia agak serem ya, aku harus lebih berhati-hati. Aku yakin apa yang dia katakan tak sama dengan apa yang dia pikirkan. Aku juga harus membuatnya tertidur agar Zayn bisa kembali.’

1
Susi Akbarini
gak aneh..
riana kan pawang zayn..

🤣🤣😄😄💪💪❤😍😍
Susi Akbarini
lanjutttt...
❤❤❤😍😍😍
Susi Akbarini
waaahhh..
itu bukan ketergantungan..
tapi ..

cemburu berat...
🤣😄😄😍😍❤💪💪💪❤❤
Susi Akbarini
lanjuttttttt..

😍😍❤❤💪💪💪
Susi Akbarini
cie3..
zayn cemburuuuu..

😄😄😍❤💪💪
Susi Akbarini
waduhhh..
akankah Riana ninggkain zayn saqt ada mamanya..

😍😍❤❤💪💪💪
Susi Akbarini
cie2..
jadi senyum2 bacanya..

😄😄😄😄😄😍😍❤💪💪💪
Susi Akbarini
waaahhhh..
zayn mulai ada rasa..

mereka berdua deh..

😄😄😍😍❤💪💪💪
Susi Akbarini
lanjutttt..

😍😍❤💪💪
Susi Akbarini
waahhhh..
bener2..
kasihan zayn..
dirawat tapi diundat2...
😍😍😍❤❤💪💪
Susi Akbarini
Apakah zayn takut melepas gelar anak org kaya nya...
klai gk takut..
minggat aj azayn..

😄😄❤❤💪💪
Susi Akbarini
swtelah sekian laa rayyan baru muncul ..
❤😍😍💪💪💪
Susi Akbarini
lanjuttttt...
❤❤😍💪💪💪
Susi Akbarini
waaaahhhh..

spesies baru lagi ini..

😄😄😄😄❤❤😍💪1
Susi Akbarini
lanjuttttt...

❤❤❤❤❤❤😍😍😍😍😍💪💪💪
Susi Akbarini
akankah rara membocorkan rahasia riana dan zayn..

🤣🤣😄😄❤❤😍💪💪
Susi Akbarini
kasihan zayn...
❤❤😍😍💪
Susi Akbarini
tak kirimi kopi biar gk ngantuk...

🤣🤣😄❤❤😍💪
Whidie Arista 🦋: maacih, author emang lagi ngantuk, auto seger langsung ✌️🤣
total 1 replies
Susi Akbarini
kok aurin..

bukan aruna ya kak..

😄❤😍💪
Whidie Arista 🦋: typo kayanya kak, wkwk 🙏 otw benerin makasih dah kasih tahu😆
total 1 replies
Susi Akbarini
mingkin gk suka ama aruna...

😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!