NovelToon NovelToon
Kembali Untuk Menjerat Mu

Kembali Untuk Menjerat Mu

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir / CEO
Popularitas:21.7k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Marina

Tidak ada yang tahu, Ratu pergi bukan karena ingin meraih cita-cita, namun untuk lari dari perasaannya kepada sosok laki-laki yang ternyata telah memiliki tunangan.
Dia adalah Ardiansyah, putra kedua dari keluarga Suhadi, seorang CEO yang baru saja di Lantik setahun yang lalu setelah menyelesaikan pendidikannya,dan fokus memimpin perusahaan raksasa. namun fakta yang membuat Ratu pergi, Ardiansyah telah bertunangan dengan seorang gadis salehah, teman Adiknya saat berada di pesantren dan memutuskan untuk pergi ke kota dengan misi tersembunyi.
yuk ikuti kisah Ratu di sini....
kawal sampai akhir ya...
apakah sad ending, atau happy ending...

terimakasih atas dukungannya selama ini...
🥰🥰🥰🥰🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Marina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Suasana batin Nisya yang carut-marut itu semakin menjadi beban ketika pagi tiba. Ia harus kembali ke realita, menyiapkan sarapan untuk ayahnya yang masih saja memuji-muji Angga, lalu bersiap pergi kekantor ,lalu setelah pulang dari kantor,ia akan ke rumah sakit untuk menjenguk Ardiansyah, tunangan yang secara sah masih memiliki komitmen dengannya.

Namun, di setiap langkah yang ia ambil, bayangan mawar putih dan pesan singkat dari Angga semalam terus membuntuti.

Pramuji sedang menyesap kopi di meja makan sambil menghitung-hitung bantuan yang dijanjikan Angga untuk mushola.

"Nis, tadi pagi-pagi sekali Nak Angga sudah kirim pesan. Dia tanya apa kamu butuh jemputan ke kantor. Duh, perhatian sekali dia itu, benar-benar tidak berubah dari dulu."

Nisya menyahut sambil menunduk, merapikan Jilbabnya agar selalu menutup dada "Nisya bisa naik mobil jemputan kak Ardi saja, Yah. Tidak enak kalau merepotkan Bang Angga terus."

"Merepotkan apanya? Dia itu senang melakukannya. Ardiansyah mana pernah terpikir hal-hal kecil begitu? Dia terlalu sibuk dengan dunianya sendiri..., belum pernah dia menjemput mu, selalu saja menyuruh supirnya untuk menjemput mu"

Nisya terdiam. Kata-kata ayahnya terasa seperti garam yang ditaburkan di atas luka. Ia segera meraih ponselnya mencoba menyibukkan diri dengan mengecek daftar pekerjaan nya hari ini.

"kalau begitu, Nisya berangkat dulu yah, ini sudah hampir siang, Nisya takut terlambat" ucap Nisya lembut.

" kamu itu terlalu disiplin Nisya, Ardiansyah itu calon suamimu, seharusnya dia mengistimewakanmu sebagai seorang tunangan, kamu bebas keluar masuk kantornya kapan saja, tidak seperti karyawan lainnya" tutur Pramuji penuh penekanan, tujuannya agar Nisya goyah dengan pernikahan nya, Ia tidak mungkin memutuskan pertunangan putrinya dengan Ardiansyah, Ia tidak mau dicap sebagai orang tua yang plin-plan atau kejam, tapi kalau Nisya sendiri yang memutuskannya, namanya pasti akan semakin baik, karena ia rela menanggung malu demi menghormati keputusan putrinya.

Nisya tidak menjawab, ia langsung meraih punggung tangan ayahnya dan menciumnya dengan takzim, lalu berjalan keluar karena mobil jemputan yang sudah menunggu di depan gang.

"Nisya berangkat dulu ...assalamualaikum?".

Di dalam mobil mewah milik Ardiansyah yang menuju perusahaan Suhadi group. Nisya memejamkan matanya sejenak, agar bisa meredakan debar jantungnya yang tak menentu. Ia bimbang, apakah ia harus menceritakan kemunculan Angga kepada Ardiansyah? Ataukah ia harus membiarkan rahasia ini terkubur agar tidak memperkeruh suasana?

Namun, jauh di dalam lubuk hatinya, ada rasa takut yang lain, Bagaimana jika Ardiansyah justru tidak peduli?

___

Sementara itu, di kamar VVIP, Ardiansyah sudah tampak lebih segar. Ia sedang duduk bersandar, menatap layar ponselnya, bukan untuk bekerja, melainkan menunggu kabar dari asistennya tentang posisi Ratu saat ini.

Ia tersenyum melihat foto-foto baru yang di unggah Ratu di media sosial nya, di sana , Ratu bersama Noah sedang melakukan foto dengan wajah-wajah konyolnya, sampai tak sadar membuat Ardiansyah terkekeh...., Ratu benar-benar tidak ada jaim-jaimnya.

Monica yang duduk di sofa tampak memperhatikan putranya dengan tatapan penuh selidik.

"Nisya sore nanti akan datang, Ardi. Cobalah bersikap lebih manis sedikit. Mama tidak mau dia merasa diabaikan, apalagi setelah kejadian kemarin." Ucap Monica dengan tegas.

"Mama terlalu banyak menuntut. Nisya tahu saya sedang sakit." sahut Ardiansyah berubah menjadi datar.

____

Sore hari nya, setelah pulang kerja, Nisya langsung kerumah sakit tanpa mengganti pakaiannya terlebih dahulu, karena ia merasa masih wangi karena seharian berada di ruang ber AC.

Saat pintu kamar rawat akhirnya terbuka, bukan hanya Nisya yang muncul, tapi juga sebuah buket besar bunga mawar putih yang dibawa oleh seorang kurir, dengan kartu ucapan yang bertuliskan: "Untuk kesembuhan rekan bisnis dari Angga."

Ardiansyah menyipitkan mata, sementara Monica tersenyum puas melihat perhatian rekan kerja putranya itu. Namun bagi Nisya, mawar putih itu terasa seperti sebuah pengakuan dosa yang sedang dipamerkan di depan umum.

Suasana di dalam kamar VVIP itu mendadak hening begitu pintu tertutup rapat setelah Monica keluar. Aroma mawar putih dari buket kiriman Angga memenuhi ruangan, terasa begitu mencekik bagi dua orang yang sedang terjebak dalam komitmen yang mulai retak.

Ardiansyah meletakkan ponselnya ke nakas, lalu menatap Nisya yang berdiri mematung di ujung ranjang.

"Nisya, duduklah. Ada hal yang tidak bisa lagi aku simpan sendiri. Aku tidak mau membangun masa depan kita di atas tumpukan kepalsuan." ucap Ardiansyah sedikit lembut tidak seperti biasanya yang selalu kaku juga dingin.

Nisya duduk perlahan, tangannya meremas ujung ujung jilbab nya, Jantungnya berdegup kencang, seolah tahu apa yang akan keluar dari mulut tunangannya.

"Aku sadar, selama ini aku dingin padamu. Aku mencoba menjadi apa yang Mama inginkan, mencoba menjadi calon suami yang sempurna untukmu. Tapi... jujur, hatiku tidak sepenuhnya di sini. Ada seseorang yang membuatku merasa hidup dengan cara yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya. Seseorang yang... mungkin kamu sudah tahu siapa." kata Ardiansyah dengan pelan, ia melihat reaksi Nisya yang diam mematung.

Nisya terdiam, air mata mulai menggenang di pelupuk matanya. Ia tahu Ardiansyah sedang membicarakan Ratu, nama yang Ardiansyah sebut saat ia baru sadar setelah pingsan.

Nisya menarik napas panjang, mencoba mencari kekuatan , ia terus beristighfar dalam hati.

"Kak... terima kasih sudah jujur. Karena aku pun, punya beban yang sama beratnya. Kedatangan Angga kembali bukan hanya sekadar urusan bisnis bagi Kakak." sahut Nisya dengan lembut.

"Apa maksudmu, Nisya?" Ardiansyah memincingkan sebelah matanya karena penasaran apa yang dimaksud dengan Nisya.

"Dulu, sebelum aku pergi ke pesantren, Bang Angga pernah berjanji. Dia bilang dia akan sukses dan kembali untuk menjemputku. Selama ini aku pikir aku sudah mengubur perasaan itu, aku pikir hatiku sudah sepenuhnya milik Kak Ardi karena Kakak adalah takdir yang datang lewat restu keluarga. Tapi saat dia datang lagi, dengan segala perhatian dan kenangan lama itu... aku goyah, ." tutur Nisya dengan suara bergetar, Antara takut dan sakit.

Ardiansyah tersenyum getir "Jadi kita berdua sedang berpura-pura, Nis?"

"Hati aku sakit, Kak. Aku mencintai Kak Ardi dengan cara yang tenang, tapi Bang Angga... dia adalah badai masa lalu yang tiba-tiba datang lagi. Aku tidak bisa menepis perasaan itu begitu saja, meski aku tahu ini salah."

Ardiansyah menyandarkan kepalanya ke bantal, menatap plafon putih rumah sakit. Untuk pertama kalinya, mereka bicara sebagai dua manusia, bukan sebagai boneka rencana keluarga Suhadi dan Pramuji.

"Lucu ya. Kita bertunangan untuk menyatukan dua keluarga, tapi hati kita justru berkelana ke tempat lain. Aku terjebak pada keberanian Ratu, dan kamu terjebak pada janji manis masa lalu Angga."

"Lalu apa yang harus kita lakukan, Kak? Undangan sudah hampir disebar. Mama Monica dan Ayah sangat mengharapkan pernikahan ini."

Ardiansyah menatap lembut Nisya,bukan sebagai kekasih, melainkan sebagai sahabat yang senasib.

"Mari kita tidak mengambil keputusan saat emosi sedang seperti ini. Tapi satu hal yang pasti, aku tidak akan memaksamu jika hatimu memang masih tertinggal di masa lalu bersama Angga. Begitupun aku... aku harus jujur pada perasaanku sendiri sebelum aku benar-benar menghancurkan hidupmu." ucap Ardiansyah dengan pasti.

1
Dewi kunti
jangan lupa ngetiknya pakai spasi biar terbaca🤭🙏🙏🙏
Cica Aretha
ahhh..tambah donk thor..ga sabar nunggu bsk d kantor suhadi🤭💪🙏
Sukarti Wijaya
gercep langsung slesaikan masalahnya ardy jangan sampe berlarut2....👍
suti markonah
tlg nisa jangan di bikin lembek dong thor..kasihan dia jadi korban ayah nya yg tamak sm angga yg tidak punya hati
@Mita🥰
wah Angga ...hati" kamu bakal hancur lo🤭🤭
Aisyah Virendra
Fix... Angga mau cari mati dengan memancing pertikaian sm Ardiansyah, secara tidak langsung dia juga mengusik Najwa. tapiiiiii Ardiansyah dan Ratu bergabung sudah cukup untuk menbuat Anggi mati kutu, Najwa dan Rukayyah hanya akan membantu dari balik layar 🤭
@Mita🥰
Bagus ratu
Aisyah Virendra
Tidak akan pernah terjadi 🤣 yg ada mama Monica akan menyesal seumur hidupnya karena meremehkan seorang Ratu Pratama 🤭
@Mita🥰
Monica kok gak kapok " ya dulu kasus siapa tuh anak angkat nya .
suti markonah: klo ga salah raisa kak
total 1 replies
Cica Aretha
ga ada kapok nya tu h tante monica..semangattt thor💪
@Mita🥰
kasihan Nisya
@Mita🥰
terimakasih update nya😍😍😍
@Mita🥰
😍😍😍😍
suti markonah
kasihan sekali kamu nisa, akibat ulah bpk mu yg serakah kamu jadi korban
@Mita🥰
lanjut
Cica Aretha
makasih byk thor utk duble up nya..sehat2 thor🙏
Sri Supriatin
tks Thor n sehat terus /Good/ slmt bb Indo n mimpi indah 💪💪💪
Aisyah Virendra
Gaskuyyyy Ardiiii... segeralah halalkan Ratu, jangan kalah sama 2 saudaramu yg punya kisahnya masing² dg cara yg unik dan Extreem 🤣🤣 wujudkan mimpimu untuk segera memiliki Ratu, ia Ratu dihatimu dan duniamu 🤭 taklukan segala rintangan yg menghadang 💪
Sukarti Wijaya
nambah thor up nya buat malming😍
Aisyah Virendra
Akhirnya Ardiansyah berkunjung juga ke Mansion Pratama demi menemui Ratu sang pujaan hati 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!