Bai Qing membuka mata dan mendapati bahawa dirinya telah kembali ke sebulan sebelum bencana alam dan kiamat datang,saat ia berfikir untuk mengumpulkan persediaan malah ia mendapatkan sistem Ruang Super market tanpa batas,setelah sebulan ia mendapati dirinya hamil dan sekarang bukan hanya dia perlu makan tapi bayi yang ia kandung saat ini juga memerlukan nya.
Perkenalan nya dengan beberapa teman membuat kehidupan nya dikehidupan kali ini berubah,apa dirinya bisa bertahan hidup di kehidupan kali ini yang telah banyak berubah dari kehidupan terakhir kali?Siapa saja teman yang bersama dengannya menghadapi dunia yang telah berubah ini?
Di tengah-tengah kiamat akan kah ia dapat membesarkan bayinya dengan baik?sistem kiamat Ruang Super Market akankah dapat membawa keberuntungan buatnya?
Jangan lupa untuk Like dan komentar Author ya..(θ‿θ)
Yuk penasan lanjut ya Like and komentar Author selalu jika mahu Author terus update..hanya itu pinta Author..maaf jika ada tersalah ketik makl
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shuhajar@24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 16
Saat pintu dibuka Bai Qing fikir itu pasti Cheng Lei yang telah kembali saat ia menghampiri pintu malah sosok yang tidak disangka-sangka telah datang.
"Yaya,kamu kesini? bagaimana?"jelas Bai Qing menyoal hal itu membuat sosok Cheng Ya terdiam seketika.
Cheng Ya langsung keluar dari pintu apartment dan melihat nombor apartment lebih jelas,ia masuk dan keluar beberapa kali hingga ia menatap kearah Bai Qing.
"QingQing sejak kapan kamu tinggal disini..bukankah ini apartment milik Gegeku?kamu..kenapa bisa disini?"jelas Cheng Ya merasa bingung sendiri.
Mana tidak ia langsung tidak terlalu mengenal sosok Bai Qing saat mereka di Bar ia malah ditinggal sendiri hingga mabuk dan berada di Villa pemilik bar manakala sosok Bai Qing langsung tidak kelihat selama seminggu ini ia lupa mahu menanyakan khabarnya setelah malam itu.
"Yaya..gege..kamu..jangan²..Itu Cheng Lei?"jelas Bai Qing bertanya ia dapat merasakan bahawa ini sangat aneh untuk dikatakan sebagai sebuah kebetulan bukan.
"oh..iya..kau tahu..apa hubungan kalian?"jelas Cheng Ya seperti menyadari sesuatu sosok gegenya tidak pernah membenarkan wanita asing masuk ke apartment apa lagi dirinya saja tidak dibenarkan menetap lama disini dan Bai Qing sosok yang baru ia kenal malah teoah berada disini dan terkiaht seperti telah tinggal disini.
...
Bai Qing langsung menarik Cheng Ya untuk duduk bersamanya disofa seraya bertanya pelbagai hal tentang malam itu.
"jadi Cheng Ya,apa yang terjadi sejak malam di bar itu?sepertinya kita terpisah?maaf aku meninggalkan mu sendirian malam itu padahal aku yang ajakin kamu untuk nemanin"jelas Bai Qing merasa sangat bersalah lagi² saat ia tahu bahawa Cheng Ya merupan adik dari Cheng Lei secara automatis langsung berubah menjadi adik iparnya sekarang.
"oh..aku..tinggal di Villa pemilik Bar,kamu jangan Khawatir kami tidak melakukan apa² aku bermalam di kamar yang terpisah"jelas Cheng Ya tak ingin Bai Qing salah faham padanya.
saat mengingat kamar terpisah,Bai Qing langsung mengingat memorinya sendiri selamat seminggu ini menghabiskan waktu bersama Cheng Lei.
"Kami.. baik-baik sahaja..Yaya..sepertinya aku harus mengatakan sesuatu..dan kamu berhak mengetahui ini..jadi kita tunggu Cheng Lei pulang ya"jelas Bai Qing menepuk belakang telapak tangan milik Cheng Ya yang dengan sigap mengangguk memahami.
"baiklah..aku akan tunggu kalian memberitahukan ya..aku yakin gege ku bukanlah sosok yang akan melakukan hal-hal buruk seperti menidurimu bukan?"jelas Cheng Ya terdengar begitu yakin dengan perkataannya sendiri saat itu Baik Qing seakan merasa ingin tersedak mendengar kata-kata Cheng Ya yang langsung tidak memiliki keraguan mengenai Cheng Lei.
'Meniduri..malah sering 'batin Bai Qing mengatai sosok Cheng Lei yang tidak ada disini saat ini ia merasa seakan ingin segera memberitahu tentang sikap sebenar Cheng Lei pada Cheng Ya satu ini juga.
Mana tidak Cheng Lei tidak pernah memberikan ia peluang untuk menetap di kamar yang berbeda katanya Kerna kami ini sudah menikah jadi hal itu tidak perlu lagi,mungkin takut aku akan berubah fikiran suatu saat nanti Cheng Lei langsung mengubah kamar tamu menjadi ruang bacaan.
Bersambung..
Please Like dan komentar Author ya Tunggu di next chapter ya guys Makasih semua Kerna Like dan komentar Author maaf jika ada sedikit kesalahan bahasa saat mengetik maaf Author mahu cepat banget..dna bahasa Indonesia nya masih punya beberapa kekurangan harap dimaklumi ya(・∀・)