NovelToon NovelToon
Tergoda Janda Kembang

Tergoda Janda Kembang

Status: tamat
Genre:Janda / Romansa pedesaan / CEO / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 5
Nama Author: moon

Setelah mengetahui pengkhianatan sang kekasih, serta ada masalah di pabriknya, Rayyan memutuskan untuk healing sejenak ke sebuah desa, tempat salah seorang sahabatnya berada.

Tapi, nasib justru mempermainkannya. Malam itu, Rayyan menyelamatkan Lilis yang hendak di lecehkan seseorang, tapi Rayyan terjebak dalam sebuah kondisi, yang membuat warga desa salah paham, hingga mengharuskannya menikahi Lilis, seorang janda kembang.

Bagaimanakah lika-liku perjalanan mereka selanjutnya?

Apakah Rayyan akan tetap mempertahankan Lilis sebagai istri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#26

#26

“Ray, istirahat dulu, besok kita lanjutkan lagi.” 

“Tanggung, Om. Aku menemukan banyak keanehan dalam laporan keuangan mereka,” gumam Rayyan, begitulah ia jika sudah berkutat dengan pekerjaan. 

Rayyan memperlihatkan beberapa bukti ketidak cocokan, “Lihat, disini tertulis pembelian mesin pengaduk baru, seri GRMJ-528A194SO-780.” Rayyan menunjuk angka yang tertera di kertas, kemudian kembali ke layar laptop. 

“Tapi, lihat. Aku sudah memeriksa langsung pabrik mesinnya di Jerman, harganya tidak sesuai dengan yang tertulis diatas kertas dan di dalam laporan pengeluaran. Bukan cuma ini, masih ada banyak angka yang aneh.” 

“Fix, Om. Ada yang bermain-main dengan angka-angka ini, Om,” pungkas Rayyan mengakhiri analisanya. 

Mau tak mau, Agung pun ikut mengamati semua yang Rayyan tunjukkan. “Sejak kapan ini? Apakah sudah lama?”

Rayyan kembali menegakkan punggungnya, menunjukkan dimana letak keanehan itu bermula. “Baru sekitar 10 bulan berjalan, Om. Dan tak hanya itu, ada beberapa aset yang dibeli dengan harga yang tak masuk akal.” 

Kepala Agung mengangguk-angguk, “Dan yang lebih aneh lagi, lihat pergerakan saham mereka. Seolah-olah ada sentimen negatif yang mempengaruhi penurunan harga saham, hingga beberapa investor mulai melempar saham mereka ke pasaran. Tapi lihat, ada juga yang melakukan aksi borong, seolah-olah ingin menguasai sepenuhnya.”

“Berapa kepemilikan saham kita, Om?” 

“50%, milik Bu Nuning sendiri masih utuh 20%, karena Bu Nuning sendiri belum mempercayai putra dan cucunya sendiri.”

“Aku rasa itu angka yang sangat aman untuk bertahan.” Rayyan merebahkan punggungnya yang terasa pegal dan kaku. Kedua matanya terpejam perlahan karena lelah setelah seharian menatap deretan angka dan tulisan di kertas dan di layar monitor. 

“Istirahatlah, Om akan kembali ke kamar.” 

Agung melenggang pergi meninggalkan Rayyan agar bisa beristirahat dengan tenang. 

Sebuah notifikasi pesan berbunyi, Agung segera membuka ponsel yang ia simpan di saku celananya. 

📥 Mas, besok kirimkan mobil untukku, aku ingin membawa istrinya Rayyan ke kota untuk berbelanja, dan jalan-jalan. 

📤 Apa yang kamu rencanakan? 

📥 Hanya makeover saja, agar Lilis tak minder mendampingi Rayyan, begitu pula sebaliknya. Gimana? Mas suka ideku? 

📤 Atur saja, mana yang menurutmu baik untuk mereka. Jika mereka segera memiliki momongan, pastilah tuan dan nyonya akan merasa sangat bahagia. 

📥 Itu juga yang aku pikirkan, Mas. Oh, iya, tolong jangan beritahu Rayyan, karena ini akan jadi kejutan untuknya. 

•••

Keesokan harinya.

“Nyonya, saya mau diapain?” Lilis mulai khawatir karena para pegawai salon mulai melucuti hijab serta pakaiannya. Lilis tetap khawatir padahal Rosa sudah menjelaskan bahwa salon yang mereka datangi saat ini bukan salon sembarangan. 

Mereka profesional, terpercaya, dan sudah pasti hasilnya memuaskan. 

“Tolong, jangan begini, aku malu, Mbak,” mohon Lilis karena para wanita itu bekerja dengan cekatan, nyaris tanpa suara setelah mendengar instruksi dari atasannya. 

“Silahkan, Nona. Masuk ke bath up.”

Lilis yang kini tinggal mengenakan kain kemben yang melilit dada dan hanya menutupi tubuhnya hingga setengah paha, di persilahkan masuk ke bath up yang sudah berisi air hangat dengan taburan bunga dan minyak esensial untuk perawatan. 

Malu, kikuk, tapi tak bisa menolak, karena Rosa memberikan kode padanya untuk diam mengikuti semua instruksi, karena treatment seluruh tubuh sedang berlangsung saat ini. 

Sambil berendam, kepala Lilis direbahkan ke belakang, agar treatment wajah bisa berlangsung di waktu bersamaan. Pertama seluruh permukaan wajah Lilis dibersihkan dari sisa-sisa kotoran yang luput dari sabun, selanjutnya dioles dengan masker wajah, yang berfungsi untuk menutrisi serta mencerahkan. 

Setelah itu entah treatment apalagi yang ia terima, karena seluruh tubuhnya disentuh banyak orang hari ini, tanpa terkecuali. Malu luar biasa, karena bukan hanya seluruh tubuh yang dilulur, dipijat, hingga totok, organ intimnya pun mendapatkan perawatan. 

Lilis hanya bisa pasrah sambil meringis malu, “Apa memang harus sedetail ini perawatannya?” keluhnya dalam hati, meski pelan-pelan ia mulai merasakan ada banyak perubahan yang ia rasakan di tubuhnya. 

Tanpa Lilis ketahui, perawatan yang sedang ia jalani saat ini adalah paket perawatan lengkap untuk calon pengantin. Jadi seluruh tubuhnya di treatment secara eksklusif demi menyempurnakan momen paling berkesan seumur hidup bagi sepasang pengantin baru. 

Sementara Lilis mendapatkan perawatan seluruh tubuh, Rosa menunggu dengan sabar di luar ruangan, karena sudah bisa menebak, pasti butuh waktu sangat lama bagi Lilis untuk menyelesaikan seluruh rangkaian perawatan. 

Wanita itu juga berbincang dengan pemilik butik pakaian yang menyatu dengan salon tersebut, mengkonsultasikan kira-kira jenis pakaian apa yang cocok untuk style Lilis sehari-hari, dan juga untuk style acara resmi. Sebagai istri calon penerus Senopati Group, suka atau tidak, Lilis akan ikut serta mendampingi Rayyan di berbagai kesempatan, formal maupun non formal. 

Akhirnya, setelah 5 jam menunggu dengan bosan, perawatan Lilis pun usai, wanita itu keluar dengan pakaian baru yang manis. Style hijab yang sesuai dengan gaya perempuan seusianya. 

“Nyonya—” gumam Lilis malu-malu pasca keluar dari ruang perawatan. 

Rosa hanya mengucap satu kata, “Wow.”

Rosa begitu terpukau dengan perubahan luar biasa yang Lilis tampilkan saat ini. Sungguh berbanding terbalik dengan Lilis yang biasanya hanya mengenakan pakaian dengan warna yang sudah lusuh. 

Kali ini Rosa seperti berhadapan dengan sosok wanita baru yang belum pernah ia jumpai sebelumnya. Tepat seperti harapannya, dan bisa dipastikan Rayyan tak akan bisa tidur malam ini.

1
Hana
ceritanya bagus thor👍🥰
astri hafiz
saya suka alur ceritanya
moon: terima kasih kak /Hey//Hey/
total 1 replies
Hana
dag dig dug juga cantik, padahal kemaren2 ngebet pnget cepet nikah🤣
Hana
aku baru dengar empal gentong🤭
moon: makanan khas cirebon, kuningan dan sekitarnya
total 1 replies
Hana
kata kata yg bijak thor👍
Hana
sabar Nang, othor bakalan kasih jodoh buat kamu 😄
Hana
mungkin "pada" suatu saat nanti, ya thor
Hana
oke thor, siap menyambut anak Rayyan dan Lilis 🥰
Hana
harry potter & dementor nyangkut juga di sini🤣
moon: 🤣🤣🤣🤣

nopel paporit jaman masih muda 👻
total 1 replies
Hana
betul banget thor😄
Hana
innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un 🤭
Hana
kutilang dara🤣🤣🤣
Hana
belum tau dia!!!
disemprot pake sambal buatan rayyan baru tau rasa🤣
Hana
bisa aja thor🤣🤣🤣
destiana
ya allah kasian banget sih lu ray🤣🤣🤣🤣🤣
yudi yudistira
kasih kembar thor ,kembar 4 thor biar lgsg bnyak ,GX ush berkali 2 hamil nya
yudi yudistira
thor gimana sam keluarga Dio ,itu benar anaknya apa bukan ko GX ada kelanjutan nya sih
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kalo gitu ibu aja yg nyambel sama ngirisin tempe wkwk
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
syukur kalo arimbi tobat hehe
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ih ibuk ati2 mulutnya nanti rumah tangga ibu yang di masukin pelakor gimana 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!