Ragas Pratama, Siswa Nakal dan sering bikin kegaduhan di sekolah, tiba-tiba bertemu dengan Jasmine yang membuatnya terpana dan hatinya terus bergetar saat melihatnya, tetapi Gadis Cantik dan lembut itu, Dia anak seorang Jendral.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My. dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
17.
"Dia kenapa sih, tiba-tiba aneh begitu, " gumam Jasmine. Dan berusaha terus menghubungi Ragas, tetapi Ragas sama sekali tidak merespon pangilan dari Jasmine. "Ragas, Lu niat nggak sih, memperbaiki hubungan kita? " gerutu Jasmine dengan wajah kesalnya.
"Sayang, Om Indra sudah datang," ucap Banyu yang saat ini terlihat sudah rapi.
"Papa mau kemana? " tanya Jasmine sambil menghampiri Papanya.
"Papa akan pergi dinas malam ini, mungkin kurang lebih satu bulan, dan Om Indra yang akan mengawasi kamu di rumah, " pesan Banyu sambil mengelus kepala anaknya.
"Pa, nggak perlu aku sudah besar, lagian di sini banyak orang, dan banyak ART juga, " protes Jasmine dengan wajah manjanya.
"Papa lebih nyaman kamu bersama Om Indra, kamu bisa memanfaatkan waktu kosong mu untuk latihan sniper lagi sayang, " pesan Banyu, "Dah Papa berangkat ya, kamu jaga dirimu baik baik selama Papa nggak ada, " Pamit Banyu sambil memeluk anak semata wayangnya.
"Iya, Pasti, " jawab Jasmine dengan santai. Kali ini tidak terlihat ekpresi sedih seperti biasanya, bahkan Jasmine terlihat senang, yang membuat Banyu langsung memicingkan mata penuh curiga.
......................
"Akhirnya kamu pulang juga Ragas, " sapa Anggraini saat Ragas baru saja memasuki rumah.
"Mamah, ada apa? " tanya Ragas yang sedikit heran saat melihat mamanya menunggu kedatangan nya.
"Mama ada kerjaan di luar kota, selama sebulan, dan mama harap kamu merahasiakan semuanya ini dari Abangmu, jika Abang mu pulang ke rumah sini, bilang ke dia Mama pergi menjenguk oma, kamu paham, " pesan Anggraini mewanti Ragas.
"Emang nya mama mau kemana? " tanya Ragas untuk memastikan.
"Bukan urusan mu, tugas mu merahasiakan dari Abang mu jika dia kesini dan mencari Mama, " ucap Anggraini lalu pergi meninggalkan rumah.
Ragas mengikuti Mamanya dari belakang, hingga beberapa saat kemudian ada mobil yang menjemput Mamanya.
"Mobil itu... " ucap Ragas sambil berfikir. "Kayaknya nggak asing, " gumamnya lagi sambil berfikir. Ragas hanya menghela nafas beratnya lalu pergi ke kamarnya. Dia mulai membuka ponselnya dan tertegun beberapa detik, saat melihat spam dari Jasmine. Hingga beberapa saat kemudian ponselnya kembali berdering.
"Kamu dari mana? " tanya Jasmine langsung saat Ragas berhasil menggeser tombol hijau.
"Baru pulang, " jawab Ragas dengan jujur dengan wajah dingin nya.
"Bukannya dari tadi, kamu pulang dari rumahku, terus kenapa kamu nggak angkat sama sekali telfonku, kamu sama cewek lain? " tanya Jasmine beruntun untuk memuaskan egonya.
"Aku ke apartemen Leon, Jasmine aku capek, Bye, " pamit Ragas dan memutuskan pangilan teleponnya secara sepihak dan membuat Jasmine semakin geram dengan tingkah Ragas saat ini.
[ "Kita putus saja, "] isi chat dari Jasmine yang sama sekali tidak Ragas balas.
"Aarrgggggghhhhh..... " teriak Ragas dengan frustasi. "Bangsaattt.... Anjg.... taaii..... !!! " teriaknya terus menerus.
PRRRAAAAAANNNNKKKKK.....!!!!!!
"Yaaaa Gussttiiiii deeennnnn, aaadaaa apaaaa? " teriaaakkkk Mbok Minah dengan wajah paniknya. Sambil berjalan mendekat ke arah Ragas.
"Deen... ada apa, bilang sama simbok, cerita sama simbok den, " ucap Minah sambil memenangkan Ragas.
"Aku Capek mbokk....!!! keluh Ragas dengan jujur. " Dunia jahat banget sama aku, " ungkap Ragas dengan duduk tertunduk, dia benar-benar merasakan capek dengan kehidupan yang dia jalani saat ini. "Pangen nyusul Papa aja, " gumamnya lagi.
"Jangan bicara seperti itu den, Pamali. Dan Papa aden akan sedih, jika melihat aden seperti ini, yang sabar ya den, iklas den, den Ragas kuat, " tenang Minah sambil ikut menangis.
...****************...
...𝗪𝗔𝗝𝗜𝗕....!!! 𝗞𝗢𝗠𝗘𝗡, 𝗟𝗜𝗞𝗘 𝗗𝗔𝗡 𝗩𝗢𝗧𝗘...!!! ...