NovelToon NovelToon
Tawanan Tuan Mafia

Tawanan Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Hamil di luar nikah
Popularitas:9.1k
Nilai: 5
Nama Author: Anggi Bia

Aleksander Smith seorang pria berusia 35 tahun,
Ia merupakan seorang bos mafia yang ditakuti dinegara Indonesia. Kekejian dan kekejamannya membuat ia paling ditakuti di dunia Mafia.
____
Agatha Leonor wanita cantik yang selalu terlihat ceria dan periang, namun keceriaan itu seketika hilang ketika tanpa sengaja dia harus berurusan dengan Aleksander Smith dan berakhir menjadi tawanannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggi Bia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Tiba-tiba ingatan nya tertuju kepada Leonor yang dikurung dalam kamar.

Dalam kamar terkunci itu Leonor masih meringkuk ketakutan.

Ciek....!

Suara pintu terbuka, tepat saat dia berusaha menaikan kaki keatas meja untuk mencari jalan keluar dari kamar itu.

Ia terdiam bola mata besar itu menatap Alex.

Dih..dug..dag...!

Suara jantung nya semakin berirama tidak terkendali, saat Alex menatap nya dengan sorot mata tajam nya.

"Kamu mau apa?" Suara barito bernada tegas keluar dari mulutnya.

"Am- itu- a-k- aku hanya ingin melihat-lihat" Kata Leonor terbata, ia mencoba menenangkan dirinya agar tidak gugup berhadapan dengan Alex.

"Sudah bosan hidup kamu rupanyarupanya!" Teriak Alex, ia mendekati menyeret Leonor ke dinding dengan sangat kasar.

"A-k- aku minta maaf, aku tidak akan mencoba kabur lagi" ujar Leonor gemeteran.

Alex menekan tubuh Leonor ke dinding dengan kasar, menatap tajam mata indah nya, menyelidiki mata besar dengan bola mata warna coklat itu terlihat sangat cocok dimata indahnya.

Tuhan menciptakan makluk didepan dengan sangat cantik, siapapun melihat pasti tersihir oleh mata indahnya.

"Harus berapa kali aku kataka, tidak ada orang yang berani kabur dariku dalam keadaan selamat, jika kamu berani kabur, hidupmu ada dalam tanganmutanganmu,"

Kamu pilih sendiri, racun, pisau atau pistol, kamu yang melakukannya atau saya yang melakukannyamelakukannya," Suara Alex terdengar sangat menakutkan untuknya.

Leonor ketakutan menelan savilanya dengan susah payah, mata Alex memiliki sorotan sangat tajam itu, masih menatap matanya, hingga tatapan itu turun ke bibirnya.

Alex memicingkan matanya melihat Leonor.

Leonor gemetar, tanpa sengaja membasahi bibir merah mungil nya, ia sangat ketakutan melihat tatapan Alex yang seakan ingin melahap nya hidup-hidup.

"Harus berapa kali aku bilang kamu milikku, kamu boleh pergi atas perintah kuku," Ia menempelkan bibirnya dengan bibir LeonorLeonor, mata itu membelalak, bulu mata lentiknya mengerjab-erjab, saat Alex menyentuh bibir itu tanpa izin darinya.

Leonor menolak, memalingkan wajahnya kesamping mendorong Alex sekuat tenaga.

"Apa yang aku mau, selalu aku dapatkan" ucapnya terdengar sangat egois.

"Tapi setidaknya kamu punya sopan santun, minta izin hal utama dalam mengambil sesuatu,"

Aku bukan wanitamu, aku juga orang yang bisa kamu mainkan sesuka hatimuhatimu," ujar Leonor di sela-sela ketakutannya, dalam hatinya berteriak saat Alex mempermainkan nya sesuka hati.

"Berhenti mengajariku gadis kecil yang polos"

Mendengar alwx mengatakan nya anak kecil, emosinya membuncah, ia ingin menendang bagian ************ alex dengan dengkul kakinya.

Tapi Alex sangat pintar dalam membaca gerakan tubuh Leonor, menangkap siku kakinya dengan satu tangan nya, ia berkata sangat lembut mengandung makna dalam.

"Jangan pernah melakukan sesuatu hal yang merugikan mu, yang nantinya akan kamu sesali," ucapnya santai.

Melepaskan kaki Leonor, seketika Leonor mengunakan siku tangan memukul bibir Alex sampai berdarah.

"Sialan, aku sudah memperingatkan mu, apa kamu tidak mengerti? Aku akan membunuhmu kalau sampai ia tidak berfungsi lagi gadis bodoh"

Ujar Alex sambil mengusap bibirnya yang terkena siku tangan Leonor.

"Ihhh siapa suruh mulai duluanduluan," ujar Leonor polos.

"Ahhh sialan, kamu masih menyahutku gadis bodoh,"

Menarik tubuh Leonor keatas ranjang, ia dijatuhkan dan tidur terlentang diatasdiatas, ia berusaha bangun, tapi Alex menahannya meletakkan kepalanya didada Leonor.

"Ahhh..kamu berat, aku tidak bisa bernafas," Leonor berusaha mendorong tubuh Alex.

"Kamu bisa diam tidak,

"Aku kesakitan sialan." Bentak Alex.

Ia sengaja menindih tubuh Leonor yang mungil, sampai gadis itu tenggelam dibalik tubuh Alex yang besar.

"Kamu pilih, kalau kamu memberontak aku bisa memperkosa mu lagi sampai menjerit, tapi kalau kamu jadi anak penurut, aku tidak akan melakukannya" ucap Alex terdengar mengerikan untuk Leonor.

Agatha Leonor diam membiarkan tubuhnya ditiban oleh tubuh besar Alex, lelaki tampan itu merebahkan Kepalanya didada Leonor, dada Leonor naik turun menahan beban berat diatas nya.

Jujur saja ia sangat ketakutan melihat Alex dari dekat seperti ini.

"Diamlah, kalau dadamu naik turun seperti ini, aku tidak bisa tidur," ucap alex, meletakkan wajahnya di bagian empuk dadanya. Ia menahan nafas saat Alex sengaja menekan bagian itu dengan kuat.

Setelah bertahan beberapa saat, Leonor mengerakan tubuhnya, karena merasa Alex semakin berat, ia sampai kesulitan bernafas karena berat diatas tubuhnya.

Saat ia menoleh kesamping, ternyata Alex sudah tertidur dengan nyenyak di atasnya dengan nafas teratur.

'Astagaa dia kenapa? Apa dia tertidur atau pingsan?'

"Aduhhh kenapa harus tidur diatas ku, Berat sekali pinggang bisa encok kalau begini" ujar Leonor.

Melihat lelaki sangar itu tertidur di atas, ia tidak berani untuk membangunkan nya, memilih membiarkan Alex menindih tubuhnya, ia juga ikut tertidur.

Kira-kira dua jam ia terbangun ini kali pertama ia tertidur pulas dengan tenang tanpa dihantui mimpi buruk itu.

'Astaga apa aku ketiduran dengan gadis ini?'

Alex menoleh melihat gadis cantik mungil tertidur di bawahnya, ia berfikir Leonor sudah mati. Mendekatkan jarinya ke hidung Leonor memastikan gadis itu bernafas.

Leonor tidur dengan tenang, sebagian rambutnya menutupi wajah cantiknya.

Dengan perlahan ia mengangkat tubuhnya tidur disamping gadis itu, tapi ia tidak bisa tidur dengan nyenyak lagi seperti semula, padahal dia ingin sekali tidur pulas seperti itu, karena hampir dua minggu ini ia tidak bisa tidur karena mimpi buruk itu terus saja menghantui nya.

"Sialan, kenapa aku tidak bisa tidur lagi, padahal tadi bisa tidur.

Apa karena tubuh wanita ini terdapat jimat penenang?" Alex menatap tubuh Leonor yang tertidur pulas.

"Apa perlu aku mencobanya....? Alex sangat penasaran kenapa diatas tubuh gadis ini, dia bisa tidur nyenyak.

Alex langsung mengangkat tubuh gadis itu menidurkannya didadanya, sekarang gantian tubuh gadis itu yang bertengger diatas dada bidangnya.

Leonor terbangun ia sangat kaget, saat tubuhnya berada diatas dada alex, ia langsung berontak ingin turun, lengan kuat alex menahan untuk tetap disana.

"Akhh... Apa yang ingin kamu lakukan" pekik Leonor

"Tidur diatas dadaku" pinta Alex dengan tegas.

"Haah?,"

"Jangan protes, tetaplah tidur, aku sangat kesakitan karena ulahmu," ucap Alex menjadikan bibirnya yang bengkak sebagai alasan.

"Baiklah, kalau hanya tidur aku bisa melakukan nya," ia sengaja meletakkan Kepalanya didada Alex, tapi tanganya sibuk mencari kunci.

"Apa yang kau lakukan gadis bodoh, aku tidak bisa tidur kalau tanganmu berasa disana," ucap Alex dengan keadaan mata tertutup.

"Iya aku tidak bisa tidur lagi karena ulahmu, kamu sudah membangunkanku, jadi kamu harus bertanggung mengusap kepalaku sampai aku tertidur lagi," Ia sengaja mencari alasan Alex mengusap Kepala nya.

"Dasar gadis manja, aku yang mau tidur bukan kamu,"

"kan kalau aku tidur, kamu juga pasti tidur," ujar Leonor mengajari Alex.

Tangannya menarik tangan Alex mengarahkan ke kepalanya, awalnya ia tidak mau tapi tiba-tiba tangannya menuruti apa yang dikatakan Leonor, ia mengusap-usap kepalanya, gadis bertubuh mungil itu benar, Leonor benar-benar ketiduran seperti bayi yang di ninabobokan.

'Apaa ini... Apa dia benar-benar tertidur pulaspulas?' alex melirik wajah Leonor, gadis cantik itu tertidur dengan sangat pulas dan nyaman diatas dada Alex, lelaki kejam dan keras itu seperti terhipnotis.

Ia pun ikut tertidur sambil mememeluk tubuh mungil gadis itu, ia memeluk Leonor seperti boneka pengantar tidur, ia juga merasa Leonor seperti jimat tidur untuk nya.

Mereka sekilas terlihat seperti sepsang kekasih yang memadu kasih, tidak ada yang tahu, kalau gadis yang ia peluk itu hanyalah seorang tawanan.

***bersambung***

1
Nuraini Nuraini
ceritanya hampir sama dengan nasip ku,,aku bacanya sambil nangis 😭😭😭
makasih thorr cerita mu sgt bagus
Anggi Bia: aduhh mohon maaf Nuraini, mungkin karya saya sedikit menyinggung perasaan kamu, tapi sama sekali tidak ada niatan yah☺
tetap semangat juga yah, akan ada akhir yang indah untuk proses yang rumit😇
total 1 replies
Maya Sari
Semangat kk…
Anggi Bia: terimakasih 🤗
total 1 replies
kalea rizuky
MC terlalu bodoh dan muterWL2 gk jelas. terlalu kejam jd kesannya wanita oon di injak terus
Anggi Bia: mohon maaf,tapi mohon bersabar dan ikuti alur cerita nya ajaa, puji Tuhan akan happy end🙏
total 1 replies
kalea rizuky
skip cerita menderita trs g usa bkin novel lu percumangk ada yg baca karena MC terlebih tolol bgt
kalea rizuky
knp g kena HIV laki bejatt
kalea rizuky
pantes sepi like MC nya lemah woy
_senpai_kim
Asyik banget bacanya!
Giselle Bustamante
Hebat deh penulisnya!
Anggi Bia: heheh aku masih harus bnyak belajar kaka gisell, maaf kalau ada teks yang masih berantakan ☺😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!