SEDANG DI REVISI ULANG UNTUK ALUR CERITA. Agar Lebih Baik dan Memuaskan Bagi Para Pembaca ❣️
Mimpi ‘Itu’, mimpi yang selalu hadir ketika Lezzy tertidur.
Sudah hampir 10 tahun Ia memimpikan hal yang sama.
Hingga Ia tak menyadari mengenai mimpi itu, bahwa hal itu menuntunnya ke Dunia lain.
Dunia yang dihuni mahluk-mahluk menyeramkan mitologi yang hanya menjadi sebuah mitos bagi kaum Manusia.
Apa lagi Ia di takdirkan menjadi pasangan Mate dari penguasa kejam dan dingin dari Dunia tersebut, yang dipanggil dengan sebutan Lord Demon.
“......Tidak! bawa Aku kembali pulang.”
“Aku tidak akan pernah melepaskan mu!”
.
“Kau dan dia tidak berbeda kalian adalah satu bukan sebagai Aliki Vasilissa, melainkan sebagai Queen ku, Mate ku, dan juga Istriku. Aku adalah sosok Lord yang harus kau turuti dan kau hormati, ingatlah ini baik-baik di dalam dirimu Pricilia Lezzy Crownsiamoer!!”
----
Volume 1
Queen Of Rulers From Another World
.
Volume 2
The Queen Of Different Wolrd
.
Volume 3
The Queen Of Fasellica Moon
= ON GOING =
Maaf bila ada typo dalam penulisan😘
©2019/3020
@AndreaNL
-o0o-
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andrea.NL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
•A Feeling•
Pedang itu terangkat, bersiap menikam jantung Lezzy.
Nafas Lezzy semakin tipis pandangannya mengkabur, air mata menuruni pipinya, lalu pedang itu mulai bergerak kebawah dengan cepat.
“Arghhhh!!!”
“LEZZY!!!”
Lezzy terbangun dari tidurnya, ia cengkram kuat gaun tidurnya.
Nafasnya mengalun dengan terburu-buru, keringat dingin menuruni pelipis hingga ke dagu mungilnya, degupan jantungnya berpacu dengan begitu cepat membuat tubuhya bergetar penuh ketakutan.
“Lezzy, kau baik-baik saja?”
Mendengar suara yang begitu familiar dengan cepat Lezzy menoleh kesumber suara, ia melihat wajah Fedrick yang sudah cemas.
Mimpi yang begitu nyata membuat Lezzy menangis bersyukur bahwa kejadian tadi adalah mimpi, ia peluk Fedrick menumpahkan segala rasa ketakutannya.
Fedrick membalas pelukan itu dengan lembut sembari membelai kepala Lezzy memberikan ketenangan terhadapnya.
“Fed-- Fedrick aku takut......”
“Tenanglah itu hanya mimpi, Lezzy.”
“Tapi mimpi itu terasa nyata Fedrick.”
“Memangnya ada apa dengan mimpimu?”
“Aku berada dihutan, ada suara minta tolong aku mendekatinya lalu-- lalu..., ada seseorang dengan jubah hitam berlari kearahku dan dia akan membu-----”
“Shutt..., tenang Lezzy ada aku, itu hanya mimpi buruk saja, tidak akan ada yang membunuhmu. Jika memang ada, aku akan membunuhnya terlebih dahulu.”
Fedrick mengusap punggung Lezzy berharap Lezzy bisa segera tenang, Lezzy menarik nafas dalam-dalam lalu merasakan kenyamanan yang diberikan Fedrick.
Jemarinya mencengkram lembut dada bidang Fedrick, sepertinya perlakuan Fedrick berhasil membuat Lezzy tenang, Lezzy membuka kedua matanya. Ada yang aneh disini, Lezzy menerawang lingkungan yang asing.
'Ruang kamar siapa ini?'
Bed Cover berwarna merah dan hitam, dinding kamar berwarna coklat kayu dan beberapa miniatur patung kecil berbentuk naga hitam yang terbuat dan batu giok.
Lezzy menatap Fedrick dan tersadar akan sesuatu, ia dorong tubuh Fedrick menjauh membuat Fedrick menatap bingung.
“Ada apa Lezzy?”
“Kenapa Aku ada disini? Dan kamar siapa ini?”
“Saat ini kau ada dikamarku Lezzy.”
“Apa! Bagaimana bisa, semalam aku ingat Aku tidur dikamarku, kau tidak melakukan sesuatu padaku, kan?"
“Tidak ada, hanya ingin tidur dengan Ratuku saja^^”
“Kau menyelinap lagi! Fedrick aku sudah mempringatimu.”
“Lezzy aku tidak salah, kau bilang jangan menyelinap di kamarmu tapi ini kamarku jadi tidak masalahkan?”
' Benar sih, tapi----gak gini juga.'
“Kenapa? aku tidur dengan Istriku memang salah?” Mendengar itu Lezzy merona malu, bisa-bisanya Fedrick bicara seperti itu.
Padahal dia belum pernah menyatakan perasaannya, dan dengan seenaknya saja mengklaim dirinya adalah Istri menikah saja belum.
"Kau yakin, tetap memilihku?"
“Kenapa? Dengar Lezzy kau itu milikku, hanya kau yang boleh menjadi Istri dan Ratuku.”
“Ke--kenapa harus aku?”
“Karena aku mencintaimu, Lezzy...”
Blushhh
Sudah cukup Lezzy sudah tidak sanggup mengendalikan degu-pan jantungnya, dengan mudahnya Fedrick berkata seperti itu. Wajah Lezzy sudah memerah menahan rasa malu.
Apa lagi saat ini jarak mereka begitu dekat.
“Apa kau tidak menyukaiku, Lezzy?”
“Aku--aku sebenarnya---”
“Ehem..., ma-- maaf mengga..nggu Lord.”Ucap Briant tiba-tiba. Membuat Lezzy dan Fedrick langsung menata, Briant dan Alberd yang entah sejak kapan sudah disana.
Dengan cepat Lezzy menjauh dari Fedrick dan menundukkan kepalanya menyembunyikan rasa malunya.
Sedangkan Fedrick menatap tajam tidak suka dengan kehadiran mereka yang sudah mengganggu moment berharganya, membuat Briant sedikit bersembunyi dibelakang Alberd.
“Apa sekarang kamarku sudah tidak memiliki pintu, hingga kalian lupa caranya mengetuk pintu!” sindir Fedrick.
“Mohon ampun Lord, kami sudah mengetuk pintu karena tidak ada balasan dari anda, saya kira anda sibuk dengan berkas wilayah pemerintahan hingga tidak mendengarnya.....” ucap Alberd.
“Cih! Katakan ada perlu apa kalian datang, hingga mengganggu momen romantis dengan Ratuku!”
Kata-kata santai Fedrick membuat Lezzy menatap tajam dan menyikut Fedrick untuk berhenti menggoda, sedangkan Fedrick melirik bosan kearah lain.
“Ma-- maaf Lord, tapi saat ini King Kristof telah menerima undangan anda dan sedang menunggu diruang singgasana.”
“Baiklah-baiklah, Lezzy kembalilah ke kediamanmu. Nanti aku menemuimu lagi."
“Jika kau sibuk, sebaiknya jangan bertemu dulu---maksudku, kau harus menyelesaikan pekerjaanmu dulu."
"Kau ingin membuatku mati bosan karena tidak melihatmu."
"Fedrick, ada mereka. Jangan bicara seperti itu. Sebaiknya aku segera kembali, permisi."
Lezzy bangkit dan berjalan menuju pintu, sedangkan Fedrick menatap tajam kedua tangan kanannya.
“Sepertinya, kami harus undur diri...” ucap Briant.
“Kami permisi Yang Mulia.”
Ucap Alberd dan langsung menghilang dengan cepat. Sedangkan Fedrick menatap kesal kearah mereka.
--*o0o*--
Ngga sampe ratusan bab, tapi ini tuh keren parah, cerita yang 'BERISI' banget. paham ya maksut aku, bobotnya ada. Baca deh dijamin ketagihan 💚💚
tata krama khas kerajaan dan pertarungan sesuai untuk cerita yg menggambarkan dunia fantasi yg memiliki ras..
cuma aq agak kehilangan ekspektasi q utk tokoh Lezzy yg menggambarkan dia sebagai ratu penguasa tertinggi..
tp utk keseluruhan bagus, penghayatan, keseruan dan romantis semua ada..
utk typo masih lumayan thor, mungkin bisa direvisi lg utk lebih perfect lg..
makasih utk karya bagus mu thor..
ayah dan ibunda lebih pantas utk genre kerajaan thor
takut dikit sesak..
mana kekuatan nya
dan sekarang aq jg curiga sama styvn
walau masih ada beberapa typo, kurang koma dan kurang huruf..
tp ok bagus..