Halllooowww.....para readers yang asyik-asyik mampir yuk dinovelku. Maaf ya kalo banyak typo-typonya.
Haiii....namaku Hanum Anastasya wijaya, saat ini aku sudah menyelesaikan S2 ku diharvard university dan dengan kecerdasan diatas rata-rata yang kumiliki sehingga aku bisa bekerja diperusahaan GMT Coporation perusahaan terbesar diamerika.
Namun saat ini aku harus pulang ketanah air karena desakan mamaku tersayang.
Menjadi anak tunggal merupakan beban yang sangat berat kurasakan.
Ketika tiba ditanah air dan bertemu dengan masa lalu, disinilah ceritaku dimulai...
"Terus maju dengan masa lalu atau meninggalkan masa lalu adalah sebuah pilihan yang menjadikanku tak bisa menghindarinya"
(Hanum Anastasya Wijaya)
"Sekian lama kumencarimu, kini kau datang dihadapanku membuatku tak akan melepaskan dirimu lagi"
(Saputra Mandala)
Penasaran????? dengan cerita mereka dan yang akan terjadi dengan mereka selanjutnya???
Baca yuk novel karya pertamaku berjudul "Dia yang Tak Dapat Kuhindari" yang diterbitkan oleh Mangatoon
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Roslaniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 17.
yang penasaran dengan wajahnya Hanum yang cantik, dan kalem,,,,ini menurut author saja, ya....
Kykan sahabat Hanum,,,,cantik juga khan,.masih dengan wajah korea...hehehe
Risa,,,,sahabat Hanum juga,,,,lagi-lagi masih menurut pandangan author yang tetap setia dengan wajah korea...😀😀😀😀
segitu dulu ya castnya untuk ceweknya sambil author milih-milih cast yang cocok untuk cowok
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
Hari ini dilobby perkantoran Wiwaro Group, dihebohkan dengan kedatangan seorang wanita yang angkuh berjalan kedepan meja resepsionist seraya bertanya "eh kamu,,,dimana ruangan CEO mu...."
Dengan sopan Ita sang resepsionist menjawab "maaf sebelumnya, mba sudah ada janji???"
Masih dengan angkuhnya dan setengah berteriak kearah Ita "ehhh....asal kamu tau, ya,,,,saya adalah Farah dan calon istri boss kalian yang sebentar lagi akan menjadi nyonya muda keluarga Mandala".
Para karyawan yang mendengar perkataan wanita angkuh itu ada yang mendekat untuk melihat langsung wajah calon istri boss mereka tapi ada juga yang tidak peduli karena menurut mereka kemungkinan hanya wanita itu yang mengaku-ngaku saja, mengingat boss mereka tidak pernah kelihatan dekat dengan wanita manapun selain dengan Hanum itupun hanya hitungan bulan.
Akhirnya Farah tiba diruangan yang besar dan dipintu tertulis dengan huruf besar CEO. Tanpa mengetuk pintu langsung mendorong pintu besar itu, sehingga membuat Putra terjingkat kaget.
"Siapa yang menyuruhmu datang kesini!!!!" hardik Putra.
Sambil tersenyum manja Farah tidak menghiraukan hardikan Putra, malah semakin mendekat dan berniat memeluknya.
"Keluar dari ruangan ku!!!!"hardik Putra emosi
"Mas Putra,,,aku ini calon istrimu, lho...."masih dengan suara manjanya Farah menjawab
"Cihh....calon istri apaan,,,,,sampai kapanpun aku tidak akan pernah menjadi suamimu!!! sekarang keluar dari kantorku!!!!" sambil menyeret Farah keluar dari ruangannya.
Farah yang tidak menerima dirinya diusir, semakin nekad bahkan berteriak didepan ruangan Putra, sehingga sekertaris Putra meringis menyaksikan tingkah Farah yang tidak tau malu.
Kemudian Adit datang mengusir Farah keluar dari kantor Wiwaro Group.Dan tak lupa Adit berpesan pada security di lobby agar tidak membiarkan Farah masuk kekantor Wiwaro.
"Pak jaya,,,,,,lain kali jangan biarkan nona Farah masuk kekantor ini lagi,,,,pak boss tidak mengijinkan".
"Siap,,,,pak Adit". kata pak Jaya.
Disaat yang sama dikantor Hanum
Hanum sangat serius memeriksa berkas-berkas dimeja kerjanya yang semakin menumpuk seiring dengan semakin majunya perusahaan yang dipimpinnya saat ini.
Kemudian Hanum teringat dengan kunjungan teman kuliahnya di harvard yang akan berkunjung ke Indonesia dan dia tidak ingin melewatkan pertemuan dengan temannya itu.
Hanum kemudian bertanya kepada sekertarisnya yang sekaligus sebagai kakak buat dirinya.
"Kak Rima,,,,,jadwalku keThailand bisa dipercepat nggak???soalnya temanku dari India ada perjalanan bisnis di Indonesia". tanya Hanum
Sambil mengecek benda pipih ditangannya, kemudian Rima mengatur ulang jadwal Hanum. "Bisa koq, Num,,,,,berangkatnya hari apa, skalian pesan tiketnya".
"Hari senin pagi aja, kak,,,,,supaya cukup waktu memeriksa semuanya. Kak Rima ikut, ya,,,,disini biar ditangani sama pak Roni" kata Hanum
"Ok,,,,"balas Rima singkat kemudian kembali serius dengan pekerjaannya.
drrrrrttttt drrrrttttt drrrrrrtttt
Risa is calling ......segera Hanum menggeser tombol hijau menjawab telpon sahabatnya
"Hmmmmmm,,,,,,klo nggak penting jangan telpon!!!!"
"Wiiiiihhhhh,,,,bu boss datang bulan tidak cocok, nih,,,,,emosi terozzzzzzz"sambil tertawa puas.
"Ada apa, lo nelpon gue,,,,,emang kerjaan lo udah kelar????"tanya Hanum
"Jangan khawatir, sobat,,,,,,temanmu ini karyawan teladan". jawab Risa dengan nada sedikit sombong.
Lalu Hanum mulai lagi aksinya mengajak Risa untuk pindah kerja diperusahaannya "Ris,,,,,kapan lo pindah kekantor gue????gaji lo 3x lipat plus fasilitas".
"Udahlah, Num,,,,,gue masih nyaman kerja disini, oh ya,,,,weekend kita ketemuan lagi dimall H ada berita baru untukmu".kata Risa sebelum mengakhiri telponnya.
"ok....see you". balas Hanum
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
males aku...lbh baik dgn anand yg mencintai hanum apa adanya
bagus tindakan mu hanum..
mampuslah lu putra...
hanum...jngn mau beehubungan dgn putra...merwka kluarga toxic