NovelToon NovelToon
Lorenzo Stepbrother'S Obsession

Lorenzo Stepbrother'S Obsession

Status: tamat
Genre:Angst / Beda Usia / Teen / Teen Angst / Keluarga & Kasih Sayang / Cintamanis / Tamat
Popularitas:67.4k
Nilai: 5
Nama Author: _yan08

Bagaimana jika kamu menyukai adik tirimu sendiri? Itulah yang di rasakan oleh Renzo pemuda tampan yang begitu menggilai adik tirinya yang begitu manis dan polos.

"Keluar selangkah lagi, besok kamu gak akan bisa berjalan lagi. Baby!"

Renzo mengendus leher adik tirinya yang sudah menangis ketakutan.
"No, Abang jangan lakuin itu ...,"
tangisan, permohonan adik tirinya begitu candu bagi Renzo, dirinya akan semakin dominan jika adik tirinya menangis memohon ampun di bawahnya!
"You're driving me crazy darling!"

. . .

"ini salah, kita saudara, kita tidak boleh seperti ini!"
Menghadapi fantasi gila Abang tirinya membuat Nazila hampir hilang arah, hidupnya merasa tidak tenang!

baca dulu 10 bab 😁 biar tau alurnya 🤓🥀🙃💐

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon _yan08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter. 17

...☞✿Lorenzo Stepbrother's Obsession ✿☜...

.......

.......

Sesampainya di sekolah Nazila langsung menjadi sorotan sebab berita mereka bertiga yang di l*cehkan oleh para remaja itu viral walaupun tidak terlalu booming maka dari itu kedua orang tua Nazila tidak tau.

"Zila!?" panggil Liana berlari memeluk Nazila. "Lo kemana aja? Kok gak ada kabar sih?" kesal Liana melepaskan pelukannya.

"Zila gak kemana-mana kok Lia, jadi Lia jangan khawatir begitu, Zila jadi gak enak," cengir Nazila melihat ke arah Lorenzo yang tak sengaja berpapasan dengan para siswi populer di sekolah barunya. "Oh ya, kabar Kaela bagaimana? Aku ingin sekali menjenguknya," lesu Nazila.

"Buruk, bahkan di luar dugaan," gumam Lia lirih mengingat keadaan Kaela yang begitu buruk.

Nazila yang mendengar itu sedikit terkejut. "Apa yang terjadi, aku sungguh merasa bersalah karena tak sempat untuk menjenguk Kaela,"

"Kaela lumpuh." Lia menatap Nazila yang mulai menitikkan air matanya tak luput dari pandangan para siswa siswi yang lewat. Nazila menggeleng tak percaya.

"Gak mungkin, Kaela!" Tangis Nazila di dalam pelukan Liana yang juga ikut menangis.

. . .

Lorenzo berdiri di samping lapangan mengawasi anak-anak olahraga untuk latihan pemanasan sebelum bergabung ke klub masing-masing, para siswi-siswi di sana selalu gigit jari melihat pesona Lorenzo yang sangat tampan menurut mereka.

"Gak di mana-mana Lo selalu jadi pusat perhatian!" Senyum Liam menggoda Lorenzo yang mendelik sinis ke arahnya.

Terlihat dari arah seberang gadisnya tengah berbincang-bincang dengan seorang lelaki yang sama membuat tangan bertato itu mengepal kuat menahan emosi, kenapa gadisnya bisa tersenyum lepas seperti itu? Sedangkan saat bersamanya gadisnya selalu ketakutan! Sial mengingat itu dirinya menjadi kesal tak terkendali.

"Ada apa bro, kok emosi begitu?" tanya Damian dari arah belakang yang tak sengaja melihat raut wajah marah Lorenzo.

"Lepas!?" Desis Lorenzo lalu pergi meninggalkan raut kebingungan di wajah tampan Damian.

"Aneh tu orang!" dengus Damian melihat kemarahan yang ditahan oleh pemuda sebayanya itu.

Nazila dan Leo begitu tertawa lepas di sepanjang koridor jalan mereka berdua melupakan Saka dan Liana yang berjalan di belakang mereka berdua. "Terus setelah aku di kejar sama anjing itu, aku jatuh dong! Soalnya gak liat arah jalan!"

"Hahaha ...! Tapi kakak gak kenapa-napa kan dulu?" tanya Nazila sambil tertawa.

"Gak pa--"

"Yang namanya Nazila di panggil sama ketua KKN disuruh ke ruang OSIS sekarang!" Ucap siswi itu lalu pergi meninggalkan kebingungan di mereka berempat.

"Ada apa ya kak, kok aku dipanggil?" gumam Nazila bertanya pada ketiga sahabatnya, ya dia sudah menganggap Leo dan Saka sahabatnya.

Mereka bertiga mengangkat bahu tidak tahu. "Ayo, biar kakak temani?" ajak Leo menggandeng tangan kecil Nazila.

Sesampainya di ruang OSIS Nazila masuk meninggalkan mereka bertiga sebab yang dibolehkan masuk hanya Nazila seorang saja, dari dalam sana Nazila sudah melihat siluet abangnya yang tengah duduk bersandar membelakanginya. "Abang?" panggil Nazila tak ada jawaban. "Itu Abang kan?" tanya Nazila sekali lagi.

Nazila berjalan menghampiri Lorenzo dan yap, tepat berdiri di depannya dengan gugup bercampur perasaan panik dan takut sekaligus. "Duduk sini?" titah Lorenzo menepuk sebelah pahanya.

Dengan gerakan kaku Nazila duduk di atas paha abangnya sehingga tangan kekar itu memeluk pinggangnya begitu erat tak lupa dua kecupan basah di layangkannya di tengkuk dan di pipi. "Abang kenapa?" tanyanya tak seperti biasanya sang Abang mendiamkannya.

"It's okay baby." Lorenzo membenarkan cara duduknya tak lupa dengan Nazila yang berada di dekapannya sehingga mereka berdua bertatapan lalu berciuman kali ini Nazila membalas ciumannya, kupu-kupu seperti beterbangan bebas di dalam perut Lorenzo.

Cup.

"Jangan dekat-dekat dengan laki-laki itu baby, aku tak suka!" gumam Lorenzo tepat di samping leher Nazila membuat sang empu meringis geli.

"Kenapa? Kenapa Zila gak boleh dekat dengan laki-laki? Mereka baik kok, Abang aja yang selalu berpikiran negatif!" celetuk Nazila tak sadar akan ucapannya.

"Baik?" kekeh Lorenzo menatap lucu gadis mungilnya ini. "Kamu perempuan baby jadi kamu tidak tahu cara berpikir seorang laki-laki yang bisa memanipulasi, apalagi dengan otak kecilmu ini?!" Lorenzo mencium gemes kepala Nazila. "Sangat gampang untuk di bodohi!" sambungnya menatap geli mata bulat itu yang tidak menerima di katai.

"Termasuk Abang! Abang juga memanipulasi ku, dan memperko–"

Lorenzo mencium Nazila dengan brutal sehingga air liur mereka berceceran di antara pipi. "Beda sayang, aku melakukan itu agar tidak ada orang yang berani mengambilmu, termasuk daddy dan mommy, jadi selamanya kau akan menjadi milikku!"

"Abang gila!" Desis Nazila memeluk erat tubuh Lorenzo, apakah ini tanda bahwa dirinya sudah bisa menerima perlakuan kurang ajar Lorenzo.

Apakah secret relationship itu akan tercipta dengan sendirinya? Atau bagaimana, apakah kedua saudara tiri ini akan meneruskan hubungan terlarang mereka, bisa jadi paksa menjadi cinta dan cinta menjadi obsesi lalu obsesi menjadi gila? Bahkan obsesi dan gila itu tak beda jauh!

. . .

Joana menggulir sebuah berita yang masih begitu hangat di tanah air tentang sekelompok tiga siswi SVS yang terkena kasus pel*cehan oleh siswa sekolah lain, sebagai seorang sekretaris dan pebisnis Joana tak tentunya harus ikut membaca berita agar tak ketinggalan info. "Lagi baca apa sayang?" tanya Fathur menentang koran di tangannya.

"Ini loh mas, ada kasus tiga siswi SVS yang terkena pel*cehan dari anak sekolah lain, kasihan sekali bukan?" ujar Joana mendekat ke arah sang suami. "Bahkan mas, anak yang berinisial K, ini sampai lumpuh akibat terkena hantaman benda keras di kepala korban, sedangkan untuk anak yang berinisial N dan L, ini terkena trauma sehingga mendapat perawatan seminggu lebih," sambung Joana bersandar di dada bidang Fathur.

"Aku jadi kepikiran sama keadaan Nazila mas, beberapa hari ini dia begitu terlihat aneh, seperti kemarin dia senyum tapi seolah tengah menyembunyikan sesuatu," gumam Joana.

"Sudah, mungkin anak kita tengah ada masalah di sekolah maupun di dalam pertemanannya, biasa anak remaja umur 16 tahun lagi masa puber-pubernya, sayang!" Tangkas Fathur mengusap rambut sang istri, semoga penjelasannya itu benar, jujur saja dirinya juga seperti itu.

. . .

"Lo beneran suka sama anak baru itu Le?" tanya Saka membuka percakapan.

"Nazila maksud Lo?" tanya balik Leo.

"Iya lah, siapa lagi?!" kesal Saka.

Leo terkekeh pelan menyugar rambutnya menatap lapangan dari atas lantai tiga. "Iya, gue suka, bahkan rasa suka ini begitu besar, baru kali ini gue merasakan jatuh cinta, gila gak sih?" tanya Leo.

"Gak, cinta itu hal yang wajar, jadi gak apa lah toh juga tuh murid baru belum punya pasangan, yang gak wajar tuh Lo suka bahkan cinta sama pasangan orang!" tukas Saka. "Tapi sekali lagi cinta tuh gak salah melainkan rasa cinta yang tak tau tempat itu menjadi masalahnya, Lo tau lah ...," sambungnya.

"Hahaha, ada benarnya ada juga salahnya!" dengus Leo tertawa, kedua remaja tampan ini begitu akrab bahkan sudah seperti saudara saking akrabnya. "Semoga cinta gue kali ini gak salah, gue berharap banget!" lanjutnya.

"Amin!"

.......

.......

.......

...☞✿Lorenzo Stepbrother's Obsession ✿☜...

1
Char is You
"bapak kau"🗿
Rookie.. ~
Mampir kak
Rina Agustina
walaupun Mak bapaknya nikah, mereka juga halal kok menikah, krna GK sedarah ..ak udah pernah baca..
Qaisaa Nazarudin
Sebenarnya gak rumit,mereka cuman adek beradek tiri,gaknada hubungan darah,Kenapa menyulitkan hal yg gampang,itu berbalik kemanusia itu sendiri..
Qaisaa Nazarudin
Lha ceritanya siapa thor?? kok kayak gak nyambung gitu?? flashback ya? tapi siapa?🤔🤔🤔😇😇
Qaisaa Nazarudin
Ntar gak sengaja ketemu Nazila malah langsung naksir nih..Mampos yg bakar tuh sekolah..😂
Qaisaa Nazarudin
Kamu pikir mommy dan daddy kamu percaya apa yg kamu aduin,Yg ada kamu yg kenak marah..
Qaisaa Nazarudin
Abangnya nih jenis Teh celup kali,udah biasanya,makanya adek sendiri dia embat..
Qaisaa Nazarudin
Lagian Nazila ngenyel banget,Udah tau Renzo Tempramen kek gitu,masih aja sok membangkang..Renzo juga kenapa sih kejam banget..
Qaisaa Nazarudin
Ogeb..Yang ada bukannya di jaga,Malah di Mangsa..Ninggalin anak yg gak ada ikatan darah..
Qaisaa Nazarudin
Pantesan temen2 di sekolah lama bilang dia sok polos,Gampang banget di bawak oleh siapa saja,Padahal baru aja kenal
Qaisaa Nazarudin
Cepat banget tidurnya,Bisa ya gitu 🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Bukan adik sedarah..
Qaisaa Nazarudin
B2 itu kelas apa? kelas berapa? 🤔🤔
Reni Anjarwani
saysng bgt ngak bisa bersatu
🟡♨ˢᶜѕ⍣⃝✰❤️⃟Wᵃf₭Ⱡ₳Ɽ₳♕⃟ᶜᶻⱽ🍇
sayang banget ceritanya sad ending..., /Cry/ hanya diakhiri dengan perpisahan yang dipaksakan /Shame/
Ramma Dharma
yah,udah end.sad ending 😭
Teteh Lia
Fathur, Daddy yang baik..
Teteh Lia
Awal bab aja udah bikin aq suka.. langsung aq subscribe kak 🙏
Yan🌾: Makasih kakak 🙏🏻🙏🏻🔥🔥
total 1 replies
Reni Anjarwani
doubel up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!