NovelToon NovelToon
Nikah Kontrak Dengan Om Ceo Tampan

Nikah Kontrak Dengan Om Ceo Tampan

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:41.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: duwi sukema

Rara Artania, seorang remaja yang masih duduk dibangku sekolah menengah ke atas. Hidup hanya berdua dengan sang ibu yang bekerja serabutan.
Rara itulah sahabatnya memanggilnya gadis tangguh yang rela bekerja keras membantu sang ibu untuk menyambung hidup mereka.

Rara rela menukar waktu remaja untuk bekerja dan bekerja demi ia bisa melanjutkan sekolah kependidikan yang tinggi, agar ia dapat merubah nasib mereka untuk masa depannya menjadi lebih baik lagi, hingga suatu saat ia bertemu om-om tanpa sengaja membuat beberapa kesalahan, hingga mereka membuat negosiasi untuk saling menguntungkan membuat nikah kontrak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon duwi sukema, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17. Apa aku mulai mencintainya

Di meja makan Rara dan Alex saling berhadapan di meja makan yang hanya berisi empat tempat duduk itu.

Rara segera mengambil piring Alex, mengambilkan nasi goreng dengan telur mata sapi dengan sosis goreng.

"Ini om di makam keburu dingin nanti, maaf Rara hanya buat menu sarapan nasi goreng habis di kulkas tak ada stock sayur. Nanti pulang sekolah Rara belanja dulu sebelum kerja, om mau nitip apa atau om suka masakan apa biar Rara beli sayuran ke sukaan om," ucap Rara mengunyah nasi gorengnya.

Dia masih kecil tapi dia sangat perhatian sekali, bahkan ia menyiapkan sendiri untuk sarapan. Kalau Nadia pasti dia akan pesan makan, dia tak pernah mau masak sendiri selalu merepotkan orang lain beda dengan Rara.

Kenapa aku jadi memikir Rara terus sich, umpat Alex segera menghabiskan nasi gorengnya tanpa menatap Rara, ia takut jika ia menatap gadis kecil di depannya itu lama-lama akan jatuh cinta, ia tak ingin mengkhianati kekasihnya.

Rara yang melihat Alex makan dengan buru-buru segera mengingatkan agar pelan-pelan saat makan agar tak tersedak.

"Om Alex, jangan buru-buru kalau makan nanti tersedak," ingat Rara.

Uhuk!

Alex mendengar ucapan Rara akhirnya tersedak. Sedangkan Rara segera memberikan minumnya ke Alex.

Alex pun segera meminum habis air putih yang disodorkan Rara hanya beberapa kali tegukan.

Alex segera meletakan gelasnya di meja, melihat gelas disamping sebelah kiri miliknya masih penuh segera menatap Rara.

"Maaf om, itu tadi gelas minumku. Habis melihat om begitu Rara takut, temanku dulu waktu tersedak langsung masuk rumah sakit, aku kan ngak mau kalau om sakit," ucap Rara tanpa merasa bersalah.

Alex pun dalam hatinya tersenyum karena Rara mau perhatian sama dirinya.

Rara melihat jam ditangannya sudah menunjukan pukul 06.30 segera pamit untuk berangkat lebih dulu ia tak ingin terlambat.

"Om, aku berangkat dulu ya sudah siang, piring kotornya biar disini saja nanti pulang sekolah Rara bersihkan," pamit Rara segera mengambil tas ranselnya yang ia letakkan di kursi sampingnya.

"Ra, tunggu!" teriak Alex.

"Apa om? Rara sudah kesiangan ini," sahutnya.

Alex segera mengulurkan tangannya didepannya.

Rara segera mendekati Alex, mencium tangannya lalu segera berlalu pergi.

****

Di perusahaan Alex di sibuk memeriksa dokumen yang harus ditanda tangani mendengar ponselnya berbunyi segera melihat siapa yang menghubunginya.

📞📞 Kakek

📞📞 Alex

"Hallo, assalamualaikum kek," sapa Alex.

"Waalaikumsalam, cucu tak tahu diri, kau kemana kan menantu kakek! Nanti makan malam bawa Rara ke rumah kakek, tak ada alasan apa pun," tegas kakek Rian.

"Iya kek, nanti kami akan kesana. Sudahnya Alex banyak kerjaan ini, Alex tutup kek, assalamualaikum," Alex segera mematikan ponselnya.

Alex segera mengirim pesan ke Rara.

✉✉ Gadis kecilku

Ra, nanti kakek menyuruh kita datang berkunjung kerumahnya untuk makan malam, kamu cepat pulangnya.

Rara yang sedang asyik berbicara dengan Lina, mendengar ponsel jadulnya berbunyi segera melihat pesannya, ia takut jika itu dari rumah sakit dimana sang ibu di rawat.

Rara menautkan alisnya melihat nama yang terpampang di layar ponselnya pesan dari om Alex. Setelah membaca pesan dari om Alex ia segera membalas chatnya.

✉✉ Om Tampan

Om, Rara kan harus kerja. Lain kali saja kita ke rumah kakeknya, kalau Rara bolos kerja lagi kapan aku bisa nyicil hutang ke bang Ken.

✉✉ Gadis kecilku

Berapa hutangmu?

✉✉ Om Tampan

Banyak om, dua juta. Uangnya aku buat bayar semester, ini juga belum aku cicil sama sekali om.

Alex yang membaca pesan merasa iba dengan nasib Rara yang begitu sulit, padahal di usianya seperti itu harusnya ia menikmati masa abu-abunya dan bersenang-senang dengan temannya tetapi ia harus banting tulang mencari nafkah untuk dirinya dan ibunya.

✉✉ Gadis kecilku

Iya kamu kerja saja nanti, aku akan menemui di cafe.

****

Rara yang pulang sekolah segera menuju cafe untuk bekerja paruh waktu.

Rara segera mengantar makan ke meja-meja sesuai pesanan mereka.

Rara yang membawa makan ayam geprek, satu gelas air putih dan secangkir kopi segera membawanya ke meja nomer 13.

Rara segera meletakkan di meja, lalu berbicara dengan ramah, "Pesanannya ayam geprek ya tuan, dengan kopi."

Laki-laki paruh baya itu segera menatap gadis yang berbicara dengannya lalu meletakkan ponselnya dimeja.

"Nia, ini benar kamu kan?" tanyanya.

Rara yang merasa pernah bertemu dengan laki-laki paruh baya itu segera mengingat-ingat dimana ia bertemu. Saat itu juga ia mendapat kode dari Rayhan untuk segera berganti baju untuk segera tampil di atas panggung.

"Maaf om, saya bukan Nia, saya Rara, saya permisi. Selamat menikmati tuan," pamit Rara.

Kenapa melihat gadis itu rasanya, hatiku sangat nyaman seperti ada ikatan batin, saya harus mencari tahu siapa dia pikirnya.

Rara yang telah berganti baju segera ke atas panggung untuk duet bernyanyi bersama Rayhan.

Menyanyikan lagu from this mommet on

Saya bersumpah bahwa saya akan selalu ada 

I do swear that I'll always be there 

Saya akan memberikan apapun dan segalanya dan saya akan selalu peduli 

I'd give anything and everything and I will always care 

Melalui kelemahan dan kekuatan 

Through weakness and strength 

Kebahagiaan dan kesedihan 

Happiness and sorrow 

Lebih baik, lebih buruk 

For better, for worse 

Aku akan mencintaimu dengan setiap detak jantungku

I will love you with every beat of my heart

Mulai saat ini, kehidupan telah dimulai 

From this moment, life has begun 

Mulai saat ini, Anda adalah orangnya 

From this moment, you are the one 

Tepat di sampingmu adalah tempatku berada 

Right beside you is where I belong 

Mulai saat ini

From this moment on

Mulai saat ini, saya telah diberkati 

From this moment, I have been blessed 

Saya hidup hanya untuk kebahagiaan Anda 

I live only for your happiness 

Dan untuk cintamu, aku akan memberikan nafas terakhirku 

And for your love, I'd give my last breath 

Mulai saat ini

From this moment on

Saya memberikan tangan saya kepada Anda dengan sepenuh hati 

I give my hand to you with all my heart 

Saya tidak sabar untuk menjalani hidup saya dengan Anda, saya tidak sabar untuk memulai 

I can't wait to live my life with you, I can't wait to start 

Anda dan saya tidak akan pernah berpisah 

You and I will never be apart 

Mimpiku menjadi kenyataan karena kamu

My dreams came true because of you

Mulai saat ini selama saya hidup 

From this moment as long as I live 

Aku akan mencintaimu, aku berjanji padamu 

I will love you, I promise you this 

Tidak ada yang tidak saya berikan 

There is nothing I wouldn't give 

Mulai saat ini, oh

From this moment on, oh…

Alex yang baru saja menemui Kenzo membayar hutang gadis kecilnya juga membicarakan beberapa hal tentang Rara agar selalu memberikan izin pada Rara jika tak masuk kerja merasa cukup dengan pembicaraannya, Alex segera keluar dari ruangan Kenzo lalu duduk untuk menunggu Rara yang sedang bekerja.

Alex yang baru saja mendaratkan pantatnya di kursi yang berhadapan langsung dengan panggung segera mengepalkan tangannya, melihat Rara bernyanyi dengan menikmati lirik lagunya bersama laki-laki tengil yang mau mencium Rara saat itu.

"Kenapa hatiku merasa sakit melihat dia berpegangan tangan dengan laki-laki tengil itu. Jangan-jangan aku mulai menyukai dia, tapi bagaimana dengan cintaku dengan Nadia," lirih Alex.

Bersambung...

Sambil nunggu Kisah Rara dn Alex baca juga ini kak...

1
yunita Dwiyanti
Buruk
lia ahdiyani
kasian Rara" di bully Alex
Aminah Badai
Luar biasa
Aminah Badai
Lumayan
seperti ekor kuda thor...hukan seperti kuda
lomboghiri merk mobil apa ya thor 😅😅😅😅
Thor...kalimat sepasang itu banyak artinya lho...sepasang sandalnkah...sepasang sepatukah ..atau sepasang banyak lagi benda...di typo lagi ya Thor...tambahin lah itu sepasang kekasih gitu...
Sri Wahyuni
lanjut donk thorr
Rita Bky
jadi terhibur
النهضة
Biasa
Oktavia
kok rara jutek ga karuan dan ga tau tugas iatri apa… jd ga suka
Oktavia
3 bulan usia aluna, tre rara hamil lagi
Yanti Yan
mantap ceritanya thor
tarry chantiq
kok cerita ini pernah aq baca ya.
Fida Bundae Fathul
Biasa
Fida Bundae Fathul
Kecewa
Fida Bundae Fathul
knp cma di dunia novel adax suami yg sngat prhatian.😥😥😥
Fida Bundae Fathul
Biasa
Wahyuni Nisa
Kecewa
Nur fadilah
berbahasa yang baik dan benar.itu kali yang dikedepankan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!