Hayu Merdeka, gadis desa 18 tahun yang bekerja sebagai babysitter di kediaman David Beckham. Seorang CEO tampan 28 tahun, pemilik Perusahaan logistik terbesar se-Asia.
Setelah satu bulan bekerja, Hayu dilamar oleh CEO tampan itu.
Apakah Hayu menerima lamarannya...?
🌸🌸Penasaran...! Ayo reader simak ceritanya.🌷🌷🌷
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu_Merdeka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bertemu keluarga 3
Suasana pagi di rumah Mama Indah, berbeda dari hari biasanya, biasanya rumah yang tampak sepi, kini terlihat ramai saat anak dan cucunya berkunjung.
"David ayo sarapan dulu !" ajak Mama Indah
David segera bergabung di meja makan untuk sarapan bersama mereka
"Kak Hayu.. gimana tidurnya semalam!" goda Sisil sambil menikmati sarapan nya
"Uhuk...uhuk..." pertanyaan Sisil membuat Hayu tersedak
"Minum ini ... sayang!" ucap David memberikan segelas air putih pada Hayu
"Ehem...ehem..." deham Mama
"Mama tersedak juga ya ?" tanya David
"Nggak Vid.. Mama keselek sama perhatian mu pada Ayu" jawab Mama Indah dengan tersenyum melihat anak sulungnya sudah bisa jatuh cinta lagi
"Ha...ha.. Mama bisa aja" ucap Sisil
"Princess ntar mu jalan-jalan kemana?" tanya Sisil
" Aku mau renang aja aunty Sisil" jawab Elisa
"Ya udah habis ini,kita berangkat ke sky Pool" Jawab David
"Ayo.. sekarang Pah ?"ajak El
Mereka berempat sudah siap untuk menuju Sky Pool, jarak tempuh ke tempat tujuan hanyalah satu jam saja.
Setelah sampai mereka bergegas naik ke area kolam yang letaknya diatas bangunan hotel, dari atas mereka disuguhkan oleh pemandangan yang indah
Elisa berenang bersama Sisil, sedangkan Hayu dan David asik mengobrol di atas sambil menikmati kopi
"Sayang kita nanti berangkat jam 9 malam ya?
sampai rumah, kita langsung berkemas" ucap David
"Mas... jangan panggil aku sayang dong..! aku kan malu mas" Jawab Hayu malu-malu
"Kamu itu bawel... udah nurut aja, gak usah protes!" ucap David
"Ya udah.. terserah mas David aja deh" jawab Hayu pasrah
"Oya mas, kenapa kita nggak berangkat besok pagi saja, apa mas David nggak capek!"
"Gampang kalau capek, kamu yang mijitin...!
tapi mijitnya yang lembut, jangan kaya tukang pijat pengkolan" gerutu David mengingat saat kesakitan dipijat oleh hayu
"Nggak lah mas, kemarin itu aku sengaja ngerjain mas David... hehehe! Jawab Hayu tertawa
David sangat bahagia bisa lebih akrab dengan calon istrinya, dia merasakan sedikit demi sedikit hati Hayu mulai luluh.
Ini adalah langkah awal untuk membuatnya jatuh cinta padanya
Di rumah keluarga David
David menggendong Elisa yang sedang tertidur pulas menuju mobil, sedangkan Hayu dibantu oleh Sisil mengemasi barang barang yang akan dibawa ke kampung.
Setelah selesai, mereka berpamitan pada Mama Indah dan Sisil.
"Ma.. aku berangkat ya" ucap David sambil mencium tangan mamanya
"Hati-hati ya sayang..!" doa Mama Indah
"Tante aku pamit ya..." ucah Hayu pada Mama Indah
"Iya sayang... tolong jangan kecewain anak Tante ya..!" Tante yakin kamu bisa bahagiain David dan Elisa" pinta Mama Indah
"Ya Tante... makasih Tante udah baik sama aku" ucap hayu
Setelah itu Sisil mencium tangan David dan Hayu
"Kakak hati-hati ya! " ucap Sisil
Di perjalanan menuju Kampung Pucuk
Hayu menemani David sambil mengobrol, Hayu menceritakan masa kecilnya di kampung, mereka bercanda tawa bersama. Tetapi ada satu hal yang membuat David kesal dengan cerita Hayu, yaitu saat dia bercerita tentang kebersamaannya dengan Siti dan Reyhan.
**Mentari pagi mulai memperlihatkan wajah cantiknya...
Sinarnya begitu menghangatkan seluruh umat manusia....
Aku menantikan kehangatan yang selama ini aku tinggalkan....
Kehangatan yang selalu aku cari sampai tak terbatas waktu....**
Di Kampung Pucuk
Mereka sudah tiba di depan rumah Hayu,
David segera membangunkan Elisa, sedangkan Hayu berlari masuk mencari keberadaan ibunya.
"Ibuk.. Hayu .... pulang" ucap Hayu
"Ndok.... kamu sudah pulang... mana nak David dan anaknya?" jawab Bu Sumi
"Masih diluar buk, ibuk apa kabar ? Hayu kangen banget sama ibuk" ucap Hayu sambil memeluk ibunya
"Ibuk baik kok Ndok..." jawab Bu Sumi
David terdiam di depan pintu dengan masih menggendong elisa, dia meneteskan air matanya saat melihat keadaan rumah Hayu,, yang jauh dibilang layak.
Rumah yang hanya berukuran 4×8 meter dan berdinding bambu. Dadanya sesak...Dia tidak bisa membayangkan kehidupan masa kecil calon istrinya.
"Ayo silahkan masuk nak David..." ucap Bu Sumi
"Iya Bu" jawab David sambil membuka kaca mata hitamnya
"Silahkan duduk nak David" ucap Bu Sumi mempersilahkan duduk
"Ni mas... diminum kopinya" ucap Hayu menyuguhkan kopi dapa David
*Elisa sangat kelelahan saat diperjalanan, dia masih tertidur di pangkuan David*
"Sini aku tidurkan El di kamar Dina!" ucap Hayu, tetapi David menolaknya, dia takut dengan kondisi rumah Hayu, bisa membuat alerginya kambuh.
"Tidak usah, biar disini saja" Jawab David
Hayu menyadari penolakan dari David, dia sadar kalau kondisi rumahnya tak layak untuk nya
masa orang yg jual hayu gak dapat hukuman
lebaik Vicky SMA Eza
aku gak rela thoor kalau Vicky harus brtangg jawab atas benih orang
Sisil to gak baik.
semoga kamu dpt perempuan yg lbih baik vik
ngadu msalh mu rmh tgga mu ke mantan aneehh..
Thor, itu ☝️☝️☝️ sengaja ditulis : sayapan, ya?
💜💜💜💜💜😘😘😘😘 Ibu
eh, daerah mana itu