NovelToon NovelToon
My Sweet Dosen

My Sweet Dosen

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:21.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Tiya Corlyningrum

~BEBERAPA PART MENGANDUNG MATURE CONTENT~

Hidup Regan tiba-tiba rumit sejak dipindah tugaskan mengajar di kampus keluarganya dan bertemu dengan Yona, model cantik dengan sejuta tingkah menyebalkannya.

Parahnya, mereka ternyata dijodohkan.

"Jika yang merindu adalah jiwa, kenapa yang sakit sekujur raga?" tanya Yona Anantasya William memeluk erat kekasih hatinya.

Kepulangan Yona ke Indonesia atas paksaan dari orang tuanya ternyata bukan tanpa sebab. Orang tuanya telah memilihkan seorang lelaki untuk menjadi suaminya.

Kata pepatah, 'Orang tua ikut menuliskan takdir anak-anaknya'.

Bagaimana takdir Regan dan Yona? Akankah perjodohan mereka berjalan dengan mulus?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiya Corlyningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Accident Ciuman

Dering ponsel Yona membuat wanita menghentikan aktivitas renangnya. Yona mengambil handuk untuk membalut tubuhnya yang hanya memakai pakaian renang. Yona merogoh tasnya, nama Debora tertera di layar ponselnya.

“Yona, tunggu kenapa wajahmu bengkak?” tanya Debora ketika panggilan video mereka tersambung.

Yona tersenyum masam, bengkak katanya? Debora memang keterlaluan dalam mengata-ngatainya.

“Kamu tidak lupa kan besok ada pemotretanmu untuk yang terakhir? Astaga Yona bagaimana nanti jika wajahmu tidak muat di kamera,“ pekik Debora panik.

Jika Yona bersama dia sekarang, Debora akan menyiksa Yona dengan olahraga ketat dan juga membatasi makanan yang boleh dimakan sang model. Rupanya baru beberapa bulan mereka tidak bersama Yona seperti menemukan kebebasannya untuk makan apapun yang Yona inginkan.

Tidak peduli apapun itu, baik daging, makanan berminyak, makanan mengandung lemak tinggi, maupun makanan dan minuman manis. Yona memuaskan dirinya untuk menikmati makanan-makanan itu yang tidak bisa dia dapatkan selama hampir enam tahun berada dibawah asuhan sang manager, Debora.

“Aku sedang berusaha menurunkan berat badanku Deb, jangan berisik,“ ucap Yona kesal.

“Aku mengambil penerbangan malam ini, aku tunggu di lokasi saja ya.“ 

Mata Yona terbelalak, itu artinya Yona harus datang ke sana sendirian.

“Maksudmu aku harus datang ke sana sendirian ?” Tanya Yona.

Debora mengangguk. “Aku harus mengurus deposit dana dari mereka lebih dulu,“ jelas Debora membuat Yona menghembuskan napas.

Siapa yang harus Yona mintai tolong untuk mengantarkannya ke lokasi pemotretan? Yona tidak mungkin naik taxi ataupun membawa mobil sendiri karena mobilnya masih disita oleh daddynya.

“Yona, ambilkan aku handuk,“ teriak Regan di tepi kolam renang.

Yona menatap Regan, senyumnya muncul begitu saja. Dia tahu siapa yang harus bertanggung jawab atas disitanya mobil Yona. Dia adalah Regan!

Yona berjalan menuju tempat handuk Regan diletakkan.

“Wowww, siapa lelaki berbadan atletis itu?” pekik Debora antusias melihat Regan dari kamera ponselnya.

“Lelaki yang dijodohkan denganku, puas? Bye!“ ucap Yona menutup panggilan video mereka.

Ada rasa tidak rela di dalam lubuk hati Yona dengan membiarkan wanita lain melihat tubuh Regan yang sangat atletis dan juga menggiurkan.

Yona mencuri pandang ke arah Regan, wajah wanita itu bersemu merah membayangkan dirinya dan Regan berdekatan di kolam renang seperti film romance yang pernah dia tonton.

“Ini,“ ucap Yona menyodorkan handuk kepada Regan.

Regan menaiki tangga kolam renang, lelaki itu beranjak ke atas. Regan menerima handuk yang bermodel kimono dari tangan Yona. 

Yona mengamati cara lelaki itu melilitkan kimono di tubuh Regan.

“Apa yang kamu lihat?” tanya Regan menatap Yona.

“Hah? Tidak,“ jawab Yona gelagapan.

Regan memicingkan matanya. “Kamu membayangkan hal senonoh pada tubuhku ya?” tanya Regan membuat wajah Yona bersemu merah.

Yona memalingkan wajahnya. “Jangan nuduh kalau nggak ada bukti,“ jawab Yona membela dirinya.

“Itu buktinya, wajahmu memerah,“ tunjuk Regan di wajah Yona yang aslinya putih kini bersemu kemerahan.

“Ish apaan sih,“ keluh Yona.

Yona berbalik dengan niat kabur dari Regan, lelaki itu pasti akan menggodanya habis-habisan karena Yona kedapatan mengamati tubuh atletis Regan secara langsung. Yona tidak mau harga dirinya turun didepan lelaki yang hobby mengacaukan hidupnya.

Lantai yang di injak Yona sangat licin, tubuh Yona menjadi tidak seimbang. Wanita itu berteriak dan memejamkan matanya ketika kakinya terpeleset di sana.

Untung saja Regan dengan sigap menangkapnya.

Byurrrrr, keduanya terjebur di kolam renang karena kaki Regan tidak bisa menjaga keseimbangan di lantai yang licin karena basah.

Yona dan Regan sama-sama mengambil napas, keduanya saling menatap. Regan menarik tubuh Yona untuk masuk ke dalam air. Mata Yona terbelalak atas sikap Regan yang seenaknya menarik tubuhnya tanpa peringatan terlebih dahulu.

Regan menarik tengkuk Yona, memajukan wajahnya untuk lebih dekat dengan wajah wanitanya. Regan memberanikan diri mencium bibir wanita itu sekilas.

Yona memejamkan matanya, sapuan lembut bibir Regan di bibirnya membuat tubuhnya tidak bisa bereaksi lain selain menikmati setiap sentuhan bibir Regan.

Merasa tidak mendapat penolakan, Regan mencium Yona lebih dalam. Tangan Yona spontan merangkul perut Regan, melingkarkan tangannya disana. Keduanya saling mencecap, saling menikmati ciuman mereka. Jantung keduanya berpacu lebih kencang dari biasanya, mereka telah terhipnotis cinta.

.

.

Regan masuk ke dalam ruang ganti laki-laki, merutuki apa yang telah dia lakukan bersama Yona. Apakah wanita itu akan marah dengannya karena menciumnya tanpa izin?

Entah apa yang sudah meracuni pikiran Regan hingga lelaki itu berani mencium Yona dengan segila itu. Jika dihitung, ciuman mereka hampir lima menit lamanya. Tidak ada yang melepaskan pagutan bibir keduanya sebelum napas mereka terengah-engah didalam air.

Regan menatap wajahnya yang memerah dari kaca, apa yang akan dia lakukan sekarang?

Apakah Regan harus meminta maaf kepada Yona? Tapi Yona terlihat sangat menikmati ciuman mereka.

Regan keluar dari ruang gantinya, lelaki itu berdiri termenung menunggu Yona yang menyelesaikan ritual ganti bajunya didalam kamar ganti wanita.

“Ayo, aku sudah selesai,“ ucap Yona memalingkan wajahnya, tidak berani menatap Regan.

Regan berjalan lebih dulu untuk sampai di parkiran mobil mereka. Yona menatap Regan dari belakang dengan tatapan yang tidak bisa dia jelaskan sendiri. Bagaimana mungkin lelaki itu bisa bersikap biasa saja setelah kali pertama mereka berciuman.

Ini gila! Yona merutuki kebodohannya karena menerima begitu saja setiap sentuhan bibir Regan yang terasa memabukkan. 

‘Kamu juga menikmatinya Yona,‘ ucap dewi dari dalam benak Yona.

Yona mengacak rambutnya, seharusnya Yona berpura-pura menolak ciuman Regan. 

‘Apakah aku terlihat murahan,‘ batin Yona berteriak menerka apa yang ada di dalam pikiran Regan saat ini.

Yona sangat frustasi jika setelah ini Regan menganggapnya wanita gampangan karena menikmati begitu saja ciuman diantara mereka. Tapi apa salahnya ciuman itu? Toh mereka sudah dijodohkan. Cepat atau lambat kontak fisik diantara keduanya akan segera terjadi. Bahkan nanti merekapun akan melakukan hubungan badan setelah pernikahan.

Yona bergidik ngeri ketika membayangkan hal itu akan terjadi. 

Mungkinkah Regan bisa membuatnya sampai ke puncak? Atau jangan-jangan lelaki itu memasrahkan permainan padaku ?

“Tidak Mungkin,“ ucap Yona mengusir segala pemikiran buruk dari dalam pikirannya. 

Regan menggelengkan  kepalanya. “Apa yang kamu pikirkan?” tanya Regan saat melihat gelagat aneh dari tubuh wanita itu.

Yona mendongak menatap Regan. “Hah apa emangnya?”

“Kamu melamunkan apa?” tanya Regan.

“Ciuman, eh,“ jawab Yona spontan, wanita itu langsung memukul mulutnya, kenapa disaat seperti ini mulutnya tidak bisa dikondisikan.

Yona benar-benar malu berhadapan dengan Regan lagi. Yona akan digoda habis-habisan dengan Regan sebentar lagi.

Yona memberanikan dirinya menatap lelaki itu, Regan nampak tak kuasa menahan tawanya.

Tawa Regan meledak, lelaki itu berkali-kali menatap Yona dengan tatapan meledek seperti Yona itu bahan lelucon.

Hiks mommy, aku mau kembali ke rahimmu!

1
Penta Ning Thiyas
cerita yg bagus.. sukaa
G.Lo
Apa penulis setiap novel itu dikepalanya hanya bercerita tentang perjodohan...nggak bisa cerita yang lain ?? monoton banget and nggak kreatif...biar itu cuma dinovel tapi yang lainlah ceritanya...perjodohan saja yang ditulis...ini buman jaman Siti Nurbaya lagi.Tulisnya jaman moderen ceritanya jaman Siti Nurbaya wkwkwkwkwkwkkkk
vit
Sampai di sini ceritanya bagus, tapi kok ada yg kurang rasanya ya? apa kalimat yg kaku atau apa ya??
Mari lanjut membaca..
Aacun Acun
👍👍👍👍 bagus bnget ceriatanya
Aacun Acun
bagus ceritanya
Dewa Dewi
Regan modus bgt 😁😁
Dewa Dewi
Machiko lucu bgt 😁😁😁
Dewa Dewi
wah ada yg deg2an liat Nayna dateng❤️❤️😘😘😍😍😍
Dewa Dewi
😁😁😁😁😁😀😀😀😀
Dewa Dewi
Machiko lucu bgt 😁😁😁😁😁
Dewa Dewi
😭😭😭😭😭😭
Dewa Dewi
😁😁😁😀😀
Dewa Dewi
Regan so sweet 😍😍😘😘
Dewa Dewi
kasian bgt Regan, sia2 deh semuanya....
Dewa Dewi
chiko kecil2 genit bgt😁😁😁😀😀😀😀
Dewa Dewi
masa semalam langsung jadi Yon??😁😁😁😁😀😀😀😀
Modish Line
udh kecanduan ya Regan😁😁😁
Modish Line
wah Regan udh ketagihan nih 😁😁🤭
Modish Line
😁😁😁😁
Diana susanti
seru gereget gereget manja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!