NovelToon NovelToon
One Night Incident With My Teacher

One Night Incident With My Teacher

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Hamil di luar nikah / Beda Usia / Romansa / Tamat
Popularitas:102.6k
Nilai: 5
Nama Author: Amanda Ferina

Nicholas Maxima adalah pria yang paling menyebalkan dan guru yang paling tidak disenangi oleh Sinta. Bagaimana tidak, Sinta kerap kali dinilai salah di mata sang guru dan menganggap jika Sinta tak bisa melakukan apapun.

Apalagi pria itu mengajar di pelajaran yang paling tak ia senangi. Yaitu Fisika. Sebenarnya Sinta masuk IPA hanya karena tuntutan orang tuanya. Padahal otaknya lebih mengarah ke jurusan IPS.

Suatu Insiden tak terduga yang mengharuskan Sinta dan Nicholas terikat dengan suatu hubungan yang sangat sakral. Semua itu karena kesalahan di malam pesta ulang tahu sekolahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amanda Ferina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 17

Nurul tersengal-sengal dan hendak pingsan saat mengetahui jika orang yang telah menghamili putrinya adalah Nicholas. Ia begitu mengagumi Nicholas dan sungguh tak menyangka jika ialah yang telah membuat anaknya mengandung.

Nurul menggelengkan kepala tak percaya. Sungguh kejutan yang luar biasa bagi dirinya. Tak pernah terpikirkan oleh Nurul bahwa orang yang ia percayai untuk menjaga anaknya malah menghancurkan hidup anaknya.

"Saya menyuruh kamu menjaga anak saya. Saya mempercayakan anak saya ke kamu. Tapi kamu malah melecehkan anak saya. Kamu benar-benar keterlaluan. Saya akan menutut kamu ke pengadilan. Tak peduli kamu anak orang terkaya di kota ini. Saya tidak takut. Demi anao saya, saya rela melakukan apapun."

Sinta terharu mendengarnya. Perempuan itu pun memeluk tubuh ibunya. Ia tak pernah menyangka jika ibunya akan begitu sangat mencintai dirinya.

"Mama. Tapi aku sudah memaafkan dia. Dan aku sekarang mencintai Bapak Nicholas."

Wajah Nurul memerah. Wanita itu membalikan tubuhnya dan mengamati Sinta dengan tatapan tak percaya.

"Apa yang baru saja kau katakan Sinta? Kau mencintai dia? Kenapa bisa?"

"Sinta juga tidak tahu."

Nicholas pun menarik napas panjang. Ia sudah siap dengan segala konsekuensinya.

"Saya akan meminta izin kepada orang tua saya untuk menikahi Sinta."

Sinta pun mengangguk. Memang tak ada pilihan lain selain pernikahan. Nurul yang tahu jika mereka saling mencinta lantas tak ada pilihan lain jika memang harus menikah dengan Nicholas.

"Saya lelah. Saya ingin tidur. Kalian berdua membuat ku pusing."

Sinta menarik napas panjang dan menatap ibunya yang perlahan hilang dari pandangannya. Masih tak menyangka jika semua ini akan terungkap pada akhirnya.

Ada sedikit ketenangan dan ada juga sedikit ketakutan pada diri Sinta. Ia menjadi orang yang sangat hambar dan tak tahu harus melakukan apa.

Nicholas setia berdiri sembari memperhatikan Sinta yang sekarang tengah menangis. Nicholas yang melihat jika Sinta sangat putus asa membuat dirinya langsung merasa sangat bersalah.

Nicholas meraih tubuh Sinta dan lalu memeluk tubuh wanita itu dengan sangat dalam. Ia menyembunyikan kepalanya di lekukan leher Sinta.

"Apakah saat ini kamu akan membenci ku?"

Sinta tersenyum tipis. Tak mudah bagi dirinya untuk melupakan kenangan begitu saja.

"Sinta percaya dengan semuanya. Sinta tak pernah menyesal. Jika ini adalah keputusannya maka Sinta akan menerimanya," ucap Sinta dan kemudian mengusap rambut Nicholas dengan perasaan yang amat peduli.

Ia tersenyum bahagia. Inikah rasa lega setelah selama ini ia selalu dihantui dengan rasa ketakutan.

"Apakah tamparan tadi sakit?" Nicholas menyentuh pipi Sinta yang maisi meninggalkan jejak merah. Melihat hal itu sungguh membuat Nicholas tak tega.

Semua ini karenanya yang lambat melerai semua hingga Sinta pun menjadi korbannya. Entahlah mungkin benar dia adalah seorang yang sangat pengecut.

"Tidak apa-apa."

Nicholas mengangguk. Ia merasa bangga kepada Sinta yang perlahan bisa menerima takdirnya.

Laki-laki itu menatap ke arah perut Sinta. Ia mengusap perut tersebut dengan rasa haru yang luar biasa.

"Anak Papa kuat di sana. Pasti kamu ketakutan yah tadi? Maafkan Papa yang yang tidak bisa melindungi mama kamu. Tapi percayalah, Papa sayang mama kamu."

Alunan nada Nicholas begitu menenangkan. Wanita itu terbuai setiap mendengar kata yang keluar dari mulut Nicholas.

"Terima kasih untuk perhatian selama ini. Aku bangga mempunyai kamu di dekat ku."

___________

Nicholas pulang untuk pertama kalinya ke rumah utama setelah sekian lama. Ia dihukum oleh orang tuanya karena ketahuan dulu membuat masalah di perusahaan.

Sang ibu yang melihat Nicholas datang pun tersenyum lebar. Ia menghampiri anaknya sembari mengamati pria itu dengan detail.

"Kamu benar-benar Nicholas?"

"Ma, apakah selama ini aku pergi Mama melupakan aku. Kenapa Mama mudah sekali melupakan seseorang?" tanya Nicholas seraya memeluk tubuh ibunya.

Ibunya membalas pelukan tersebut dan mengusap surai Nicholas. Saking rindunya, bahkan ia sampai meneteskan air mata.

"Kamu sih tidak pulang ke rumah."

"Ya Mama tidak menjenguk Nicholas?"

"Papa kamu yang melarang. Kamu kaya tidak tahu saja dia seperti apa."

Nicholas pun teridam. Sekejam itu kah ayahnya bahkan sampai ibu kandungnya sendiri yang ingin menjenguk dirinya pun dilarang oleh pria tua itu.

"Apakah dia benar-benar melarang Mama? Kenapa Papa begitu tega kepadaku. Apakah aku benar-benar anaknya?"

"Hus, kenapa berkata seperti itu."

"Aku meragukan nya karena dia begitu sangat tak mempunyai hati kepada anak kandungnya sendiri."

Sang ibu pun terkekeh dan melepaskan pelukannya pada Nicholas. Ia memandangi tubuh Nicholas mencari luka di tubuhnya.

"Kamu baik-baik saja, kan?"

"Hm."

"Ah, ya ayah mu sebenarnya sangat merindukan mu. Dia sering kali diam-diam menatap foto mu."

Nicholas yang mendengar itu sangat geli. Mana mungkin pria tua itu bisa merindukan seseorang.

"Kamu tidak percaya. Ya sudah jika kau tak percaya pada ibu mu sendiri."

"Baiklah. Untuk saat ini percaya kepada mu," ucap Nicholas seraya tertawa melihat ekspresi ibunya yang sedikit cemberut.

"Sini duduk. Kenapa kamu datang kemari?" tanya Rere yang mendudukkan anaknya di sofa.

Nicholas pun canggung. Ia masih bingung harus mengatakan seperti apa kepada ibunya.

Nicholas pun menarik napas panjang.

"Ma, Nicholas sudah menghamili anak orang. Sekarang Nicholas ingin menikahi dia."

Mata Rere langsung membulat. Ia memandang anaknya dengan tak menyangka. Rere mengamati Michel dari atas hingga bawah.

"Apa yang kamu katakan Nicholas? Kamu menghamili anak orang? Apa kamu sudah gila? Jika ayah mu tahu dia akan membenci mu," ucap Rere seraya mundur. "Kau benar-benar keterlaluan."

"Maafkan aku."

Rere memegang kepalanya bingung. Ia hendak menangis mendengar kabar itu.

"Kau benar-benar membuat ku pusing," ucap Rere. "Lalu apa yang akan kau lakukan? Kau akan menikahinya? Yang benar saja. Siapa dia? Kamu tidak bisa menikahi orang dengan sembarangan."

"Dia adalah murid ku sendiri."

"NICHOLAS!!" teriak Rere marah dan langsung memukul pipi Nicholas dengan kekuatan penuh.

Matanya membulat dan wanita itu merasa jika tubuhnya sangat lemas dan hampir saja pingsan.

"Kamu benar-benar Nicholas! Kamu melakukan pelecehan? Bagaimana jika kamu akan dituntut oleh mereka?"

"Ma!" Nicholas langsung menangkap tubuh ibunya yang hendak terjatuh.

"Nicholas, kenapa kamu benar-benar sangat keterlaluan."

"Ma, percayalah tapi Nicho mencintai dia. Dan Sinta juga mencintai Nicholas. Aku sudah memintanya kepada orang tuanya."

"Aku tidak bisa berbuat apa-apa. Kak terjadi sesuatu kau yang akan menanggung semuanya."

Nicholas pun mengangguk mantap.

"Ma, mama harus menerimanya karena dia sedang mengandung cucu Mama."

______

TBC

JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA. TERIMA KASIH SEMUANYA YANG SUDAH MEMBACA.

1
s
meninggalkan
💗vanilla💗🎶
mampir ni thor /Smile/
Muhammad Sandra
lanjutkan
Iffa Naila
kok tunangan bukan lgsg nikahan thor
Melizz
karyanya cukup menarik, hanya saja masih banyak typo penulisan nama pemeran yg ketuker tuker jadi mengganggu pas bacanya.
erlina herliani
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Kok nama peran nya selalu ketukar2 sih??
Qaisaa Nazarudin
Bella??
Qaisaa Nazarudin
Kelamaan,6 bulan sudah usia kehamilannya Sinta baru mau di lamar dan di nikahkan ck..
Qaisaa Nazarudin
Dan sekarang saat pulang juga membawa masalah dari sekolah pula, dengan calon cucu sekalian..
Qaisaa Nazarudin
#Ibu
Qaisaa Nazarudin
Apa seorang inu gak pernah mikir apa akibatnya meninggalkan anak gadis nya di jaga oleh pria dewasa,cowok yg abege aja bisa melakukan pelecehan,apa lagi ini pria dewasa, Dirumah cuman mereka berdua doang,,🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Nah kan ketahuan👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Terus harus sampai kapannkamu akan menyembunyi kan ke hamilan kamu Sinta?? perut kamu akan makin besar,cepat atau lambat akan ketahuan..
Qaisaa Nazarudin
Baik2 mananya,yg ada tuh di hamilin..
Qaisaa Nazarudin
Iya iya tampan,mapan,pasti banyak ceweknya juga,terus ortunya pak Nicholas di mana??
Qaisaa Nazarudin
Ita Nikah lah,gak mungkin kan kumpul kebo,Terus anaknya itu gimana coba..🤫🤫😔😔
Qaisaa Nazarudin
Gak sadar iya kalonsaat ini kamu lg hamil?? ntar ketajuan deh dgn ortu kamu..
Qaisaa Nazarudin
Apakaj ortunya Sintangal permah nyari anaknya yg gak pulang2,Heran deh aku..
Qaisaa Nazarudin
Sinta kamu jgn keras kepala deh,Mau gak mau sekarang kamu lg hamil anak Nicholas,Kamu harusnya bersyukur karena dia mau bertanggung jawab terhadap anak kamu,🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!