NovelToon NovelToon
Luka Dalam Pernikahan

Luka Dalam Pernikahan

Status: tamat
Genre:Poligami / Selingkuh / Cinta Terlarang / Janda / Tamat
Popularitas:104.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Novi rahajeng

Di dunia ini, kenapa selalu wanita yang di anggap mandul jika tak kunjung memiliki anak. Apakah laki-laki tak bisa mandul?

" Cantik saja tak cukup kalau tidak bisa memberikan keturunan!"

" Percuma cantik kalau kenyataannya Mandul!"

Begitu banyak Makian yang sering Ayyara Nisaka terima hanya karena ia tak kunjung hamil di usia pernikahannya yang menginjak empat tahun. Usia pernikahan yang tak terbilang lama atau sebentar.

Selama empat tahun menikah, begitu banyak luka yang Ayyara dapatkan, tetapi Ia selalu berusaha untuk mempertahankannya. Ayyara juga terus berusaha melakukan banyak cara agar bisa hamil. Namun, ketika berhasil hamil ia justru mengalami keguguran akibat pertengkaran bersama suaminya.

Bagaimana kisah kehidupan pernikahan Ayyara Nisaka selanjutnya?

Follow ig Author : Novi_Rahajeng08

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi rahajeng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 : Cinta atau Ambisi?

" Jika Mas mencintai Yara, lalu kenapa Mas berselingkuh dan sering bersikap kasar? "

Kalimat itu seakan terus menerus menari-nari dalam pikiran Argi. Dikarenakan belum ingin pulang, Argi pun mengendarai mobilnya menuju sebuah cafe milik teman baiknya.

" Hai, bro. Tumben kesini, mana Yara?" tanya Baim teman baiknya.

" Yara... Ada di rumah orang tuanya," jawab Argi dengan wajah lesu.

" Kalian bertengkar?" tebak Baim yang begitu tepat sasaran. Hanya dengan melihat wajah Argi saja sudah dapat membuat pria itu bisa menebak apa yang telah terjadi. Pasalnya, Argi tidak pintar menyembunyikan sesuatu darinya atau dia yang terlalu mengerti Argi.

" Sepertinya benar, ada apa?" tutur Baim.

" Kamu tak sibuk?" Argi justru bertanya balik.

" Kalau soal itu, kamu bisa melihatnya sendiri."

Argi pun melihat ke sekelilingnya yang cukup ramai pengunjung, menandakan bahwa temannya itu sedang sibuk.

"Tapi, aku bisa meluangkan sedikit waktu untuk mendengarkan ceritamu, "papar Baim seraya menarik sebuah kursi untuk ia duduki.

Argi tersenyum, inilah yang ia suka dari Baim. Dia orangnya to the point, dan paling mengerti.

Setelahnya, Argi pun menceritakan tentang masalahnya pada teman baiknya itu. Sementara Baim mendengarkan dengan seksama tanpa memotong sedikitpun.

Helaan nafas berat terdengar dari Baim seusai mendengarkan cerita sahabatnya itu.

" Kalau begitu, Ayyara tidak salah jika dia masih menanyakan hal itu padamu."

" Kok tidak masalah? Bukankah aku sudah mengatakan bahwa masih cinta, bahkan aku juga sudah mengatakan bahwa aku tak bisa hidup tanpa dia," Papar Argi.

" Gi, cinta itu bukan hanya sekedar kamu berlutut di depannya lalu mengatakan sebuah kata aku mencintaimu, tapi___ sebuah perasaan yang harus di sertai oleh sebuah tindakan. Tindakan dimana kamu bisa memperlihatkan pada Ayyara bahwa kamu memang masih mencintainya. Dan apakah kamu sudah melakukannya?

Hanya mengatakan bahwa aku masih mencintaimu dan tak bisa hidup tanpamu itu memang mudah. Karena yang sulit itu menunjukkan apa arti dari kata cinta itu.

Hal yang sangat wajar jika Ayyara masih menanyakan apakah Argi masih mencintainya, pasalnya sikap dan kata-kata yang Argi ucapkan seakan tidak sinkron.

Mulut mengatakan masih cinta, tapi hati dan perbuatan? Jika cinta, tak mungkin menyakiti. Jika cinta tak mungkin menduakan. Jika Cinta tak mungkin mengabaikan dan bersikap dingin. Karena pada sejatinya, Cinta itu memberikan rasa nyaman, aman, dan bahagia. Bukan memberikan luka yang teramat dalam sampai menimbulkan rasa trauma dan ketakutan.

" Lalu aku harus bagaimana agar Ayyara bisa kembali padaku?" kata Argi yang akhirnya meminta sebuah saran.

" Kalau saran dariku, tanya dulu pada hatimu. Kamu ingin Ayyara kembali karena memang masih mencintainya atau hanya karena sebuah ambisi? Ambisi dimana kamu hanya ingin memiliki Ayyara karena tak rela jika ada orang lain yang memilikinya."

Baim berkata begini karena dia tahu bagaimana sikap Argi pada Ayyara yang terlalu berlebihan. Dimana dia yang suka mengatur, mengekang seakan ingin menguasai Ayyara seorang.

" Oh ya, satu lagi. Jika kamu ingin hubungan pernikahan kalian nantinya langgeng, kurangi atau bahkan hilangkan sifat temperamental itu. Karena hal itu hanya akan bisa membahayakan keselamatan Ayyara, bahkan bukan hanya Ayyara saja. Tapi orang-orang yang ada di sekitarmu juga. "

*

*

Jika Argi sedang mencari saran dari temannya, lain halnya dengan Ayyara yang hanya termenung sendiri memikirkan pembicaraannya malam ini bersama Argi.

Soal masalah perselingkuhan, Ayyara memang belum pernah memergoki dengan mata kepalanya sendiri jika suaminya main serong di belakangnya. Namun, dari tindakan, sikap, dan bukti noda lipstik itu bisa memberikan sebuah jawaban bahwa hal itu 'mungkin' bisa terjadi.

Berfokus pada kata 'mungkin' yang memiliki arti, bisa terjadi, belum tentu, boleh jadi, dan tidak mustahil.

Itu menandakan bahwa masih ada rasa belum yakin di hati Ayyara karena ia belum melihatnya secara langsung. Tetapi, jika Argi tidak selingkuh. Lalu apa penyebab dari perubahan sikap suaminya padanya? Dan apa yang terjadi hingga ada noda lipstik di kerah kemeja suaminya.

" Yara ...," panggil Mak Artanti seraya mengetuk pintu kamar putrinya yang tertutup.

" Ya, Mak. Ada apa?" tanya Ayyara dengan posisi masih berbaring diatas kasurnya. Pasalnya, tubuhnya sedang malas bergerak.

" Boleh Ibu masuk?" izin Mak Artanti terlebih dahulu.

" Boleh, Mak."

Tak lama kemudian, terlihat Mak Artanti yang memasuki kamar sederhana putrinya.

Helaan panjang terdengar dari Mak Artanti tatkala melihat posisi putrinya yang tengah tidur tengkurap. Mak Artanti pun berjalan mendekati ranjang putrinya, lalu duduk di sisi ranjang.

Melihat Maknya yang duduk di sisi ranjang, membuat Ayyara tak sungkan untuk tiduran diatas paha Mak Artanti.

Mak Artanti pun tersenyum dan membelai lembut rambut panjang putrinya.

" Kamu lagi mikirin apa?" tanya Mak Artanti lembut.

" Gak ada, Yara hanya sesang rindu bisa tidur diatas pangkuan Mak seperti ini," jawab Ayyara yang tak sesuai dengan pertanyaan.

" Tidak usah menyembunyikannya dari Mak, Yara. Kamu itu adalah Putri Mak, jadi Mak tahu kalau saat ini kamu itu sedang banyak pikiran. Jadi, cerita lah sama Mak. Siapa tahu Mak bisa memberikan sebuah saran."

Ayyara terlihat terdiam, saat ini sepertinya Ia memang butuh tempat untuk menuangkan apa yang sedang menumpuk dalam hatinya hingga membuatnya sesak. Mungkin dengan bercerita pada Maknya akan membuat sedikit beban itu berkurang.

" Mas Argi tidak mau bercerai, Mak." Akhirnya Ayyara mengatakannya juga.

" Kalau kamu sendiri, gimana? Mau bercerai atau tidak?" Mak Artanti mencoba menanyakan pemikiran Ayyara terlebih dahulu sebelum menanggapi.

" Soal itu, Ayyara masih bingung Mak. Mau bercerai atau tidak. "

" Yara bahagia gak menikah dengan Argi?" Mak Artanti kembali bertanya.

Ayyara menatap wajah Maknya. " Kenapa Mak bertanya seperti itu?"

" Ya karena kalau Yara tidak bahagia, buat apa masih bertahan? Memang, sebuah pernikahan itu bukanlah tentang bahagia saja, pasti akan ada duka, dan juga cobaan. Tapi jika sebuah pernikahan yang tak ada sedikitpun kebahagian, itu hanya akan membuat kita semakin sakit. "

" Kalau Mak sendiri, bahagia tidak menikah dengan bapak? "Yara justru kembali bertanya akan pernikahan ibunya. Pasalnya, Ia tahu betul jika kehidupan pernikahan emaknya juga tak mudah.

" Mak Bahagia. "

" Beneran? " Yara mencoba memastikan.

" Beneran dong, kalau tidak bahagia mana mungkin Mak bertahan sampai sekarang. Yara ... sebuah rumah tangga itu pasti punya cobaaannya masing-masing. Begitupun dengan Mak yang di uji dengan perekonomian, tapi ... di balik itu semua Mak bersyukur karena memiliki suami seperti bapak kamu. "

" Dia ... adalah suami dan ayah yang bertanggung jawab pada keluarganya. Dia adalah suami yang tak kenal lelah, terus berjuang demi bisa menghidupi anak dan istrinya. Dia juga, pria yang ringan tangan dalam membantu pekerjaan rumah. Bahkan, dia masih mau memijit istrinya yang sedang kelelahan. Padahal, kalau di pikir dia juga pasti sangat lelah. "

Soal ini, Ayyara setuju akan ucapan emaknya. Jika melihat Bapaknya, Ayyara seakan dapat melihat sosok laki-laki yang sabar dan tak pernah aneh-aneh. Tapi, dia juga bisa marah jika kesabarannya seakan tak di hargai. Seperti ketika melihat putrinya yang mendapatkan kekerasan dalam rumah tangga sampai harus kehilangan anaknya. Saat itu, kesabaran bapaknya benar-benar sudah di ujung batas.

Bagaimana tidak, selama ini ia tak pernah memukul putrinya. Jadi, saat mengetahui bahwa suaminya berani memukuknya, hati ayah mana yang tak sakit.

" Bahagia dalam sebuah rumah tangga itu bukan soal materi saja, Nduk. Tapi, bagaimana caranya kamu di perlakukan dengan baik oleh suamimu. "

" Jika Yara bimbang, mintalah pentujuk sama sang pemberi hidup. Insya Allah, petunjuk dari-Nya itu tidak pernah salah. Jangan tergesa-gesa dalam membuat sebuah keputusan, di pikirkan baik-baik. Mana yang jauh lebih baik, bercerai atau membenahi. "

...****************...

1
Fhatma Rizky
lanjut
Fhatma Rizky
l@njuttt
Alexi Aina
gak jelas
Evi
kok blm up-up thoor
Lisa
lanjut
Arni
Kok lama gak update thor?
Erorr
Ada kah tempat sprti itu
Erorr
😅😅😅😅 anehh sking bncinya malah di lakukan
Erorr
Lucu gak ada maksud apa, pdhl setiap hal yg kita lakukan pasti ada msksud dan tujuanya
Erorr
Terong makan terong, apa jeruk makan jeruk
Erorr
Astga msih ada kostum perang di koper, ku rasa sengaja di taruh di sana sama Bila
Erorr
AMIIN
Erorr
Ya mudah2an Argi bisa berubah sifatya
Erorr
Aq juga gak tau apa isinya
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅢🅦🅔🅔🅣ᵃⁿᵍᵍᶦ
salut pada alesha sebagi sahabat yg selalu membela ayyara dan selalu mengkhawatirkan ayyara saat bersama argi
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅢🅦🅔🅔🅣ᵃⁿᵍᵍᶦ
walaupun ayyara memaafkan dan memberikan kesempatan pada argi tapi tetap saja tdk bisa kembali sperti semula karena luka yg ditorehkan argi sangat dalam dan perih,,,
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅢🅦🅔🅔🅣ᵃⁿᵍᵍᶦ
betul banget,,,,wanita bila hatinya sudah terluka akan sulit utk disembuhkan persis seperti kaca atau gelas yg sudah retak bahkan pecah tidak bisa kembali utuh seperti semula
Yuli Yulianti
ayyara memaapkan bukan berarti kembali sifat seperti Argi nggak akan berubah Karana sifat tampramental tu susah sembuh pasti terulang lg dan berselingkuh dgn sadar ...pikir kan lg ayyara ingat kesakitan mu atas hinaan kata mandul
AnggieYuniar
haaaaaaiiiiii thor
Tukanghalu(Ig:Novi_Rahajeng08): Hai juga
total 1 replies
Yuli Yulianti
benar kata ayyara kembali tak Kan sama lg seperti dulu Karana cinta nya udah mulai menghilang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!