NovelToon NovelToon
Sistem Keuntungan Usaha

Sistem Keuntungan Usaha

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sistem One

Setelah lelah menjalani hidup yang penuh kegagalan, Arga memutuskan berhenti dari pekerjaannya. Namun, ironisnya ia tewas.

Saat membuka mata, ia kembali ke masa SMA, titik awal kehidupan buruknya. Bedanya, kini ia memperoleh Sistem Keuntungan Usaha yang membuat setiap bisnis yang berhasil memberinya hadiah melimpah.

Di kehidupan kedua ini, Arga bertekad mengubah nasib dan membangun kerajaan bisnisnya sejak masih berseragam sekolah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sistem One, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21: Anak kecil

Arga berjalan keluar menyusuri trotoar di sisi jalan raya. Di dekat sebuah ruko yang sedang tutup, ia melihat seorang anak laki-laki kecil sedang duduk memeluk lututnya sambil menangis sesenggukan.

​Arga menghampirinya dan berjongkok. "Anak siapa ini? Dek, ngapain menangis di sini? Mana orang tuamu?"

​Anak itu mendongak dengan mata sembap. "Gak tahu..."

​Arga menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Kalau begitu ikut aku dulu saja, yuk. Nanti kita pergi ke kantor polisi."

​"Gak mau! Kakak ini pasti penculik!" seru bocah itu ketakutan.

​"Mana ada penculik mau menyerahkan korbannya ke polisi, Dek. Ayo ikut, nanti kakak beliin mobil remot deh."

​Anak itu langsung berhenti menangis dan cemberut. "Beneran?"

​"Iya, mau gak?"

​"Mauuu. Awas bohong ya!"

​Arga tertawa. "Gak bohong kok. Mudah banget dibujuk nih anak. Tapi ke mana ya keluarganya?"

​Arga pun membawa anak itu kembali ke bengkel terlebih dahulu. Jaya langsung melongo melihatnya. "Lah, balik-balik malah bawa anak kecil. Kamu nyulik anak siapa, Arga?!"

​"Sembarangan banget. Gak tahu aku juga, sepertinya dia terpisah dari orang tuanya. Niatnya mau kuserahkan ke kantor polisi."

​"Gak mau ke kantor polisi! Aku mau mobil remot!" potong anak berusia sekitar 6 tahun itu dengan wajah serius.

​Jaya menatap Arga lalu tertawa kecil. "Bisa-bisa kamu dianggap penculik beneran, Ga. Ada-ada saja. Bisa-bisanya ngebujuk anak orang pakai mobil remot, biasanya kan cuma pakai permen."

​"Yang penting dia mau ikut," sahut Arga santai.

​Demi menepati janjinya, Arga membawa anak itu ke toko mainan terdekat.

Saat melihat deretan mainan di toko, Arga mendadak teringat masa kecilnya ketika mendiang kakeknya membelikan sebuah mobil remot kontrol, yang langsung rusak karena sengaja ia hantam menggunakan batu.

​"Yang itu! Aku mau yang itu!" Anak itu menunjuk sebuah kotak besar berisi mainan mobil gunung berpenggerak remot kontrol.

​"Yang itu?"

​"Iya!"

​Tanpa pikir panjang, Arga langsung membelikannya. Harganya cukup menguras kantong, di atas 5 juta rupiah.

​"Gimana? Bagus gak?" tanya Arga, ikut merasa senang melihat binar bahagia di mata bocah itu.

​"Bagus banget! Makasih ya, Kak. Lain kali beliin lagi ya!"

​Arga tertawa lepas. "Haha, gokil juga nih anak. Boleh, tapi sekarang ayo kita ke kantor polisi dulu."

​Arga menggandeng tangan anak itu keluar dari toko mainan. Saat mereka sudah berjalan dekat dengan kantor polisi, tiba-tiba terdengar suara langkah kaki yang terburu-buru disertai napas terengah-engah dari arah belakang.

​"Darren!"

​Seorang wanita langsung menarik paksa tangan anak itu, lalu tanpa aba-aba melayangkan tamparan keras ke pipi Arga.

​Plak!

​"Dasar penculik!" teriak wanita itu penuh emosi sambil memeluk anaknya erat-erat.

​Arga memegangi pipinya yang terasa panas dan perih. 'Suka banget orang-orang nampar pipi ini,' batinnya miris.

​Namun, begitu pandangan matanya berpapasan langsung dengan wajah wanita tersebut, Arga seketika membelalak.

Ekspresi santainya runtuh, berganti dengan raut wajah yang mendadak sedih.

​"Bunda, Kakak ini bukan penculik. Dia malah membelikan aku mainan loh," ucap Darren membela sambil menunjukkan mobil remot barunya.

​"Itu justru ciri-ciri trik penculik, Darren! Sudah Bunda bilang, jangan pernah percaya sama orang yang gak dikenal!" bentak wanita itu protektif.

​Arga mengusap wajahnya, berusaha menenangkan diri. Ia sangat mengenali wanita di depannya ini. "Tenang dulu, Tante. Ada kesalahpahaman di sini."

​"Kesalahpahaman apa?! Sudah jelas-jelas kamu mau membawa anak saya!"

​"Ya tenang dulu! Kan Anda sendiri yang teledor jaga anak. Kenapa sekarang malah nyalahin saya? Mana ada penculik yang malah menuntun anaknya ke arah kantor polisi. Lihat tuh, di depan kita pas ada kantor polisi," tutur Arga sambil menunjuk bangunan di seberang jalan.

​Setelah mendengarkan penjelasan Arga, wanita itu perlahan tersadar dan melihat ke arah papan nama kantor polisi di depan mereka. Wajahnya seketika memerah karena merasa sangat bersalah. "M-maafkan saya... Saya benar-benar terlalu panik tadi."

​Wanita itu kemudian merogoh tasnya, mengeluarkan sebuah kartu nama dan beberapa lembar uang. "Silakan datang ke alamat ini kalau kamu butuh bantuan apa saja. Dan ini uang untuk ganti mainannya..."

​"Gak perlu," potong Arga cepat. Ia langsung memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana, lalu berbalik dan berjalan pergi meninggalkan mereka begitu saja.

​'Ibu...' batin Arga lirih di dalam hatinya sambil terus melangkah tanpa menoleh lagi.

1
Raka Ar
sempurna 🌟
Sistem one: Terima kasih banyak😍😍😍👍pantengin terus kak
total 1 replies
Jujun Adnin
lemah
GHEAN RAKHENZA
g seru
Sistem one: Thank you kak👍
total 1 replies
Jujun Adnin
lanjut
Jujun Adnin
uang nya di buang terus
Sistem one: hehe, nanti di tabung kak/Smile/🙏
total 1 replies
Jujun Adnin
lanjut
Sistem one: siapp kak🙏
total 1 replies
Jujun Adnin
lagi
Jujun Adnin
ok
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣ngadepin orang kayak mereka emang harus licik🤣🤣🤣🤣
Wega Luna: mantap👍
total 2 replies
Jujun Adnin
up yang banyak
Jujun Adnin
lanjut
Zzzz: 🥳/Coffee/
total 1 replies
Gege
yoklaah Arga... putar balikkan keadaan dengan sistem milikmuuh..🤣🤭 cari Luna di laut siapa tau bikin restoran lagi..😄🤭
Sistem one: gak ada si dugong Luna di sini wkwk😂
total 1 replies
Gege
ada duyungnya engga ini Thor.. itu duyung belom di temukan lagi kah Thor..
Sistem one: sudah tamat kok yang duyung wkwk. sudah ketemu lagi di Bab bonus.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!