NovelToon NovelToon
Dewa Pedang Di Dunia Modern

Dewa Pedang Di Dunia Modern

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Fantasi Isekai / Dunia Masa Depan
Popularitas:308
Nilai: 5
Nama Author: R. Seftia

Zhang Lin dikenal sebagai "Dewa Pedang" dari Dinasti Yin; ketika dia sedang menjalankan sebuah misi, dia tiba-tiba dihadapkan dengan sebuah pengkhianatan dari negerinya sendiri hingga membuatnya meregang nyawa.

Namun, bukannya langsung meninggal dan pindah ke alam baka—Zhang Lin justru mendapatkan kesempatan kedua untuk kembali hidup di dunia modern yang di mana semua orang hidup dengan cara yang cepat.

Di dunia modern, Zhang Lin bertemu dengan Li Na—seorang asisten editor di salah satu penerbit besar.

Kehidupan kerja Li Na begitu berat, dan sejak kecil dia telah terkenal karena nasib buruknya; namun, ketika bersama dengan Zhang Lin, nasib buruk itu berganti dengan keberuntungan—namun, keberuntungan itu datang bersamaan dengan bayangan kematian yang mengintainya dan Zhang Lin dari kejauhan.

...
Untuk mendapatkan update ilustrasi karakter, bisa follow akun sosmed author, ya!
FB : Refinawriters
IG : Refinawriters_
TT :refinawriters

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R. Seftia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gara-gara Alkohol

Karena terlalu terkejut dengan sosok putih yang dia lihat di dalam kegelapan, Li Na sampai berakhir dengan pingsan dan tidak sadarkan diri pada saat itu. Padahal sosok putih itu bukanlah hal-hal aneh melainkan, Lin Yi.

Lin Yi yang pada awalnya sedang tidur di dalam kamar merasa terkejut karena tiba-tiba lampu mati. Dan ketika dia ingin keluar untuk memeriksa dia pun terkejut mendapati Li Na dan Zhang Lin berteriak kerasanya karena terkejut melihat dirinya sedang memakai masker wajah.

"Dia pingsan?" tanya Lin Yi dengan takut.

"Iya. Dia pingsan," jawab Zhang Lin sambil mengangkat tubuh Li Na untuk dibedakan kembali ke dalam kamar tidurnya sendiri di saat lampu masih mati.

Lin Yi panik. "Dia pasti akan membunuhku kan ketika nanti dia sudah sadar kembali?"

"Iya," jawab Zhang Lin singkat.

Lin Yi menatap sinis ke arah Zhang Lin. "Kamu tidak bisa menjawab dengan mengatakan hal lain selain itu?"

"Iya," jawab Zhang Lin lagi.

Setelah memastikan Li Na berbaring dengan nyaman ditempati tidurnya sendiri, Zhang Lin langsung pergi ke luar rumah untuk memeriksa apa yang sedang terjadi diluar. Dan ketika dia memeriksa di luar rumah, ternyata tidak ada apa-apa disana kecuali bekas dari petasan yang dihidupkan tepat di depan rumah Li Na.

"Orang bodoh mana yang memainkan petasan di depan rumah orang lain?"

Lin Yi ikut keluar untuk memeriksa apa yang terjadi.

Selanjutnya Lin Yi menghidupkan kembali tuas untuk mengalirkan listrik kembali, karena sepertinya ada orang yang benar-benar iseng mematikan tuas listrik yang mengalir untuk rumah mereka pada saat itu.

Setelah memastikan bahwa tidak ada hal-hal yang mencurigakan sedang mengintai mereka di luar, Zhang Lin langsung masuk kembali ke dalam rumah.

...

Keesokan paginya, Zhang Lin bangun lebih dulu untuk menyiapkan sarapan untuk semua orang. Dan ketika Li Na bangun, dia tampak benar-benar sangat kelelahan karena sebelumnya dia telah berolahraga dengan memukuli Lin Yi.

"Hari ini kamu tidak bekerja?" tanya Zhang Lin dengan pelan sambil menyuguhkan secangkir kopi untuk Li Na.

Li Na menganggukkan kepalanya beberapa kali.

"Iya. Kurasa ini sudah waktunya aku mengambil cuti. Kondisi tubuhku benar-benar sedang tidak baik-baik saja. Aku ingin istirahat untuk beberapa hari kedepan," jawab Li Na.

"Jika menurutmu itu adalah hal terbaik yang bisa kamu putuskan, maka lakukanlah. Dan ngomong-ngomong, nanti saat aku pulang bekerja kamu ingin aku belikan apa? Apa saja asal jangan ayam goreng," ucap Zhang Lin.

"Kalau aku bilang, apakah kamu benar-benar akan membelikannya untuk diriku nanti?"

"Tentu saja."

Li Na tampak senang.

"Kalau begitu aku ingin pizza. Dan jangan lupakan juga minumannya ya. Setelah lama tidak menyentuh alkohol, rasanya sekarang aku ingin minum bir dingin. Jadi intinya aku ingin pizza dan juga beberapa kaleng bir. Okey?"

"Okey."

...

Setelah berjanji kepada Li Na untuk pulang membawakan pizza dan juga beberapa kaleng bir, Zhang Lin benar-benar bekerja sangat keras hari itu bersama dengan Bai Feng.

Pekerjaan yang harus dilakukan oleh Zhang Lin berkali-kali lipat jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan Bai Feng; karena selain harus mengawal dan juga melindungi Ah Yin dari bahaya-bahaya yang mengintai, Zhang Lin juga harus selalu siap untuk menemani Ah Yin berlatih menggunakan pedang agar dia bisa menjadi seorang ahli pedang dalam jangka waktu satu bulan. ​

Dan setelah bekerja keras selama seharian bersama dengan Bai Feng; ketika mereka ingin pulang, Zhang Lin terlebih dahulu meminta pertolongan kepada Bai Feng untuk membantu dirinya membeli pizza dan juga beberapa kaleng bir.

Zhang Lin mengatakan alasan yang sejujurnya kenapa ia repot-repot meminta bantuan kepada Bai Feng untuk membeli pizza dan juga bir; hal itu dikarenakan Zhang Lin tidak tahu bagaimana bentuknya pizza dan juga bir. Dan terlebih lagi, Zhang Lin tidak tahu dimana ia harus membelinya.

Dan beruntung pada saat itu Bai Feng mau membantu dirinya dan kemudian Zhang Lin pun berhasil membelikan pizza dan juga beberapa kaleng bir untuk Li Na.

...

Sesampainya di rumah, Zhang Lin langsung memberikan pizza dan bir itu kepada Li Na yang pada saat itu sedang asik menonton acara televisi.

Dan ketika dia sadar bahwa pada saat itu Zhang Lin telah kembali dengan membawakan makanan dan juga minuman yang dia inginkan, Li Na langsung mengucapkan terima kasih kepada Zhang Lin, lalu kemudian mengajaknya untuk makan dan juga minum bersama.

Pada awalnya Zhang Lin mencoba untuk menolak karena ia ingin langsung istirahat saja karena merasa terlalu lelah dengan pekerjaannya hari ini yang super extra sibuk; tetapi ketika melihat Li Na membuka satu kaleng bir, tiba-tiba saja Zhang Lin tertarik untuk mencoba minuman itu. Dan ketika ia menanggung minuman itu, tiba-tiba saja ia langsung ke tagihan dengan rasa yang sulit untuk dijelaskan itu.

"Rasanya benar-benar sangat luar biasa. Selama hidupku aku tidak pernah mencoba minuman yang seperti ini. Rasanya semua lelah yang sebelumnya ada di pundaku langsung lepas," ucap Zhang Lin, tampak benar-benar kagum dengan efek seteguk bir.

"Itulah efek bir. Jika kamu sedang lelah, maka minum saja seteguk bir. Karena hanya dengan hal itu kamu akan merasa jauh lebih ringan. Minuman ini benar-benar memiliki sihir yang luar biasa. Aku memang sering meminumnya ketika aku merasa bahwa pekerjaanku sangat berat. Dan setiap kali aku melakukannya, bir tidak pernah mengecewakanku," ucap Li Na.

Dan malam itu untuk pertama kalinya Zhang Lin mabuk-mabukan bersama dengan Li Na. Mereka berdua mabuk sampai-sampai mereka tidak sadar dengan apa yang mereka berdua lakukan.

Sehingga pada pagi hari berikutnya ketika matahari telah berada tinggi di langit, Zhang Lin perlahan membuka matanya dengan kepala yang terasa begitu sakit dan juga tubuh yang tidak kalah sakitnya seakan-akan semalam ia telah dipukuli beribu-ribu kali oleh seseorang.

Perlahan-lahan ia mencoba untuk bangun, tetapi hal itu sangat sulit untuk dilakukan karena sesuatu sedang menahan tangannya untuk bergerak bangun. Dan ketika ia mencoba untuk memeriksa apa yang sedang menahan dirinya untuk bangun, Zhang Lin benar-benar sangat terkejut dan kemudian langsung berteriak karena melihat dibalik selimut yang ia pakai ada sosok Li Na!

"Wwwhhhaaaaaa!!!"

Zhang Lin berteriak sambil melompat keluar dari tempat tidur yang dimana di sana juga ada Li Na.

Dan ketika suara teriakan Zhang Lin begitu keras, Li Na pun akhirnya ikut terbangun dan kemudian dia pun juga berteriak karena melihat Zhang Lin berdiri tanpa menggunakan sehelai benang pun di tubuhnya.

"Wwwwhhhhaaaaaa! Dasar mesum!!!" teriak Li Na sambil melempari Zhang Lin dengan semua benda dan juga barang-barang yang ada di sekitar dirinya pada saat itu.

...

-Bersambung-​

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!