Perjalanan kisah cinta seorang CEO yang hilang ingatan dan jatuh cinta pada kurir yang telah menabraknya yang ternyata cinta masa kecilnya.
Keduanya sama-sama tidak pernah jatuh cinta. Namun, ketika rasa cinta itu hadir, mereka harus memperjuangkan kisah cinta mereka agar tetap bisa bersama.
"Cinta itu datang karena terbiasa bersama," ucap Sean Alinskie dengan wajah datarnya.
"Bukan!" bentak Laluna yang tidak mau kalah.
"Cinta itu bisa tumbuh karena kita bisa menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing pasangan," ucap Laluna dengan senyuman manisnya.
Bagaimanakah kisah cinta CEO dingin dengan gadis kecilnya itu? Apakah rahasia di antara mereka bisa terbuka satu demi satu dan memperkuat ikatan cinta mereka?
Simak kisah serunya dalam cinta romantis ala Laluna yang dilengkapi dengan kebucinan ala Sean, ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 17. BERBAIKAN
"Lepaskan dia, Sean. Laluna adalah tamuku malam ini."
Sean kemudian melepaskan tubuh Laluna, dan Leo membantu Laluna berdiri. Akan tetapi pandangan keduanya tidak pernah terputus. Ternyata getar-getar asmara itu sangat terasa dan indah jika bertemu dengan tambatan hati.
Leo kembali menggandeng tangan Laluna dan lebih hati-hati saat itu. Sementara itu, Angel mengepalkan tangannya karena rencana mempermalukan Laluna gagal. Ternyata dengan begitu justru membuat ia semakin dipuja bahkan diperebutkan dua orang lelaki tampan.
Mendapat kesempatan untuk berbicara dengan Laluna, Sean tidak membuang kesempatan. Ia mengejar Laluna.
"Tunggu sebentar, Kak. Bisakah aku berbicara dengannya sekali saja?"
"Kita tanya saja dengan Laluna, apakah dia mau atau tidak?"
Sean memandang Laluna dengan sendu. Kedua matanya tidak berani menatap Sean karena takut ditebak isi hatinya.
"Kalian sedang apa?"
Tiba-tiba saya Tya dan Jordy menyapa Laluna. Akan tetapi ketika melihat ketegangan yang terjadi di antara ketiga orang itu, pasangan bucin itu segera menyingkir. Tya segera menarik lengan Jordy untuk segera mengikutinya.
"Ayo kita pergi, Sayang."
Tya membungkuk hormat pada ketiganya. "Maaf, jika kami menganggu."
Sepeninggal Tya dan Jordy ketegangan masih terjadi.
"Kalian ini kenapa, sih?"
"Laluna apakah aku bisa bicara denganmu sebentar?"
Bukannya menjawab, Laluna justru menggandeng lengan Leo untuk pergi. Leo pun mengeryitkan dahinya ke arah Sean.
"Kamu bisa lihat sendiri bagaimana Laluna tidak ingin menemuinya, maka jangan salahkan aku yang mendekatinya."
Leo tertawa menyeringai, seolah ia memenangkan sebuah pertandingan karena bisa merebut Laluna dari tangan Sean. Sementara itu Sean mengepalkan tangannya karena menahan amarah.
Pesta dansa akhirnya dimulai. Saat itu Leo berpasangan dengan Laluna dan lampu utama menyorot pasangan utama itu. Merasa tidak tahan dengan situasi ini, Sean keluar dari ruangan. Dari sudut ruangan terlihat Angel ingin mendekati Sean, akan tetapi tangan Chryst lebih dulu menggenggam tangan Angel.
"Mau ke mana kau!"
Angel menghempaskan tangan keris dengan kasar, "Bukan urusanmu!"
Tarikan tangan keris menghentikan langkah Angel hingga membuatnya menoleh, "Akan menjadi urusanku ketika kamu sudah menjadi calon istriku, mengerti!"
Sekuat apapun Angel menolak, Chryst tidak akan melepaskannya. Secara tidak sengaja Jordi dan Tia berpapasan dengan Sean. Mengetahui kedekatan mereka dengan Laluna, Sean pun menahan langkahnya.
"Aku ingin bicara dengan kalian!"
"Ka-kami?"
"Ya, ikut aku."
Dua orang atasan Laluna itu pun segera mengikuti langkah Sean. Akhirnya mereka sampai di tempat tersebut. Pembicaraan mereka sangat serius, tidak ada yang bisa disembunyikan oleh Tya dan Jordy.
"Aku tidak bisa mengatakan banyak hal karena kamu tahu sendiri jika Laluna itu adalah orang yang sangat tertutup. Lagi pula kita juga baru kenal beberapa bulan."
"Jika kalian berbohong maka akan tahu sendiri konsekuensinya!"
"Ja-jangan pernah menggertak pacarku!"
Jordy pun tidak terima ketika Tya digertak oleh Sean.
"Aku tahu kamu menyukai Laluna, tapi apa yang kamu lakukan hingga membuatnya marah, tidak bisakah kau memikirkan perasaan dari sudut pandang wanita?"
"Perlu kamu ketahui, Sean jika seorang wanita itu tidak akan pernah pergi selama kamu bisa menjaga perasaannya. Satu kali saja kamu melukai atau membuat kebohongan terhadapnya maka jangan menganggap jika kisah cinta kalian bisa abadi."
Tidak mau berlama-lama dengan seseorang yang baru saja bucin membuat Tya dan Jordy segera meninggalkan Sean. Selepas mereka pergi, perasaan Sean campur aduk.
"Apakah aku salah jika aku menganggap jika aku tidak pernah melakukan sebuah kesalahan?"
Perkataan dari Jordy membuat kesadaran Sean kembali.
"Ingat Bos tidak ada wanita yang mau disalahkan meski sebenarnya dia yang salah. Belum lagi kita sebagai lelaki yang sudah melakukan kesalahan dan tidak mau meminta maaf maka jangan salahkan jika dia tersinggung dan marah."
Tidak berapa lama kemudian, Jo muncul dan mendekati Sean.
"Bos, selamatkan Nona Muda, ia tiba-tiba pingsan di acara dansa, semua orang panik."
Seketika Sean berlari masuk ke dalam, ia tidak memperdulikan pandangan orang-orang. Sean menerobos kerumunan orang dan segera menghampiri Laluna.
"Lun, bangun ini aku ...." ucap Sean lirih.
Tidak mendapatkan respon dari Laluna, ia segera menggendongnya untuk pergi. Jo membuat jalan agar Sean cepat sampai ke mobilnya.
Jo mengambil alih kemudi untuk membawa Laluna ke Rumah Sakit terdekat. Sepanjang jalan terlihat jika Sean sangat menghawatirkan Laluna.
"Semoga Nona Muda tidak kenapa-napa, Ya Tuhan," doa Jo di dalam hatinya.
Tidak membutuhkan waktu yang lama akhirnya mereka sampai di Rumah Sakit. Laluna segera diperiksa oleh dokter yang umum. Sekali lagi terjadi ketegangan antara Sean dan dokter muda tersebut.
"Jangan sentuh Laluna!" pekik Sean dengan amarah penuh.
"Loh, bukankah tugas saya untuk memeriksa pasien?"
Jo memberikan isyarat agar dokter tersebut tetap memeriksa Laluna. Lagi-lagi Sean menghalangi tangan dokter lelaki muda tersebut saat hendak menyentuh Laluna.
Padahal ia hanya memeriksa kondisi Laluna. Terlebih lagi kondisi saat itu ia sedang membutuhkan bantuan dokter.
Tidak mau membuat kekacauan di dalam sana, Jo segera memegangi tubuh Sean.
"Bos, rileks, tarik nafas, buang nafas ...."
Begitu seterusnya hingga Sean tersadar jika Jo mengerjai dirinya.
"Paijooooo!" pekik Sean kesal sambil menginjak kaki Jo.
Jo hanya bisa meringis ketika Sean menganiaya dirinya, yang terpenting Laluna selamat. Akhirnya pemeriksaan selesai.
"Nona muda siuman, Bos," bisik Jo pada Sean.
Seketika Sean menoleh dan berlari ke arahnya.
"Kamu kenapa, Sayang? Mana yang sakit?"
Laluna menggeleng, sesat kemudian dokter yang memeriksa Laluna datang menghampiri.
"Diagnosa sementara, pasien hanya kelelahan dan dehidrasi."
Sean akhirnya bisa bernafas lega ketika mendengar penjelasan dokter begitu pula dengan Laluna saat ditinggal Sean, Jo mencoba menjelaskan semuanya pada Laluna. Ia seketika terharu dan memaafkan Sean.
"Jadi begitu Nona, maafkan kesalahan pahaman ini, ya. Kasihan Bos Sean sudah beberapa hari ini tidak makan. Lihatlah dia sekarang kurusan, loh!"
Sean melangkah masuk dengan lunglai. Ditatapnya wanita yang sangat ia rindukan di atas brankar. Laluna memberikan isyarat agar Sean mendekatinya.
"Apa kamu memaafkan aku ...."
Sean tertunduk lesu, ia sama sekali tidak berani memandang Laluna. Entah kenapa ia merasa sangat bersalah ketika melihat kekasihnya terbaring lemah di atas brankar.
"Jadi nggak mau peluk aku, nih," ucap Laluna malu-malu.
Sean mendongakkan wajahnya.
"Bagaimana aku bisa menolak permintaan darimu, Sayang."
Akhirnya kesalahan pahaman di antara mereka berangsur selesai. Laluna dan Sean sudah berbaikan. Keduanya menumpahkan segala kerinduan yang ada.
"Hm, gitu deh kalau udah baikan, seketika dunia terasa milik berdua, yang lain dianggap ngontrak, nih!"
Kedua muda-mudi yang lagi kasmaran itu seketika menoleh dan tersenyum ke arah Jo.
"Jangan khawatir, Jo. Nanti kita akhir pekan jalan-jalan. Gimana?"
"Asik, siap Pak Bos."
Sean kedua kali nya...tunggu pembalasan darie Jo Leo ♌♌.
dunia sempit ya Lun 😁😁 diusir dari kost merantau ke kota ketemu orang mencari orang bisa gambar...eh memang jodoh Lun ketemu deh sama Arogan Sean aasiap semangat 🤗🤗💪💪😄😄
pengitian CEO...tereng muncul CEO lama Sean....oh semua melongo mirip kerbo....ooooo...kocak CEO Arogan kekasih Aluna...Luna kasian di tinggal...😭😭😭🤫🤫🤫
Cinta emang datang jika kita saling mengisi d dalam perbedaan.
cinta emang datang ngk terduga.
cinta sejati hadir kalau sesama pasangan saling mengerti dan menghargai pasangany...dan sadar akan hak dan kewajiban masing"🥰🥰