Kehidupan seorang gadis yang cantik nan manis. Yang memiliki segudang prestasi. Seorang anak gadis yang hidup dengan kemewahan. Tetapi tidak untuk kebahagian dalam keluarganya. Ia hanya mendapatkan kecerian dari seseorang yang dikagumi. Dan lama-lama kegaguman itu berubah menjadi cinta.
Tetapi apakah semua yang dimiliki nya bisa ia rasakan sendiri?
Apakah kehidupan nya akan secantik dan semanis dia?
Bagaimana jika ia bertemu dengan seseorang yang dimana itu adalah orang di masa lalu orangtua nya?
Dan apa jadi nya ketika ia mengetahui sesuatu hal yang besar tidak terduga?
ayo kita intip kisah nya👀
@deendam21
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DindaM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aisyah dan Sarah.
HAPPY READING :)
.
.
.
~*- POV AISYAH -*~
Rasa nyaman yang aku rasakan begitu membuatku senang saat berada di dekat tante Sarah. Entah kenapa tiba-tiba ada rasa sayang yang muncul di hatiku terhadapnya. Aku selalu saja ingin bersama dengan nya, ada di dekatnya membuatku menambah rasa sayang ini.
Dia orang asing yang sangat baik, aku bersyukur bisa bertemu dan kenal dengannya. Sangat penyayang, perhatian, dan peduli dengan apapun. Aku jadi iri kepada Zafran yang mempunyai ibu seperti tante Sarah. Andai saja Mama seperti tante Sarah mungkin aku pasti akan bahagia seperti sekarang yang aku rasakan ketika bersama tante Sarah dan mungkin tidak akan bersikap acuh dengannya seperti sekarang.
Mama ku adalah wanita yang pekerja keras itu benar adanya. Dia memang wanita yang pandai, cerdas dan berkelas tentunya sangat berpendidikan. Tapi entah kenapa sikap keibuannya sangat lah rendah. Sedari aku kecil dia tidak pernah sedikitpun mengurusi ku, seperti memandikan ku, menyuapi ku, mengajakku bermain bersama, dll.
Hari-hari ku sedari kecil hanyalah bersama Bibi. Bibi adalah orang yang sangat baik tidak pernah jahat sedikit pun. Orang asing yang menyayangi ku dan merawat ku sedari kecil hingga sekarang.
Kalian tahu, aku dari kecil tidak pernah merasakan mempunyai ibu. Ya memang Mama aku ada tapi dia terasa abstrak seperti tidak terlihat di hatiku.
Teman-teman ku selalu berkata " Kau enak ya Ais, kau hidup mewah, Papa Mama mu orang yang Very rich, bahkan kau mau apa yang kau ingin beli sangat mudah untuk kau dapatkan." Tapi menurut ku itu semua adalah BULLSHIT. Aku memang merasakan kemewahan tetapi aku tidak merasakan kasih sayang dari orangtua. Kalian menganggap hidup ku itu sempurna hanya karena kemewahan dan kalian selalu melihatku bahagia saat aku ada di depan kalian semua. Tapi kalian tidak pernah tahu apa yang sebenarnya aku rasakan di hatiku.
Aku bersyukur telah bertemu tante Sarah dalam hidupku. Aku merasakan apa yang tidak pernah aku rasakan selama ini. Kebahagiaan yang menyelimuti hati ku dengan damai. Aku rasanya tidak ingin jauh dari nya. Aku ingin meminta kepada Zafran agar Bundanya menjadi Mama ku, haha hal yang sangat aneh mungkin, tapi aku ingin sekali tante Sarah menjadi Mama ku. Aku ingin egois memaksa Mama ku merubah sikap nya seperti tante Sarah, apakah itu bisa?
~*- POV SARAH -*~
Gadis yang membuatku seperti hidup lagi. Yang membuatku merasakan seperti anak perempuan ku yang aku lahirkan. Rasa sayang yang tiba-tiba muncul di hatiku untuk dirinya. Kenyamanan yang datang saat dia berada di dekatku. Rasa rindu yang menggebu saat dia berada jauh dariku.
Selama bertahun-tahun aku merindukan sosok anak perempuan yang ingin aku manjakan, dan aku sayangi. Dan sekarang rasa rindu ku itu melebur saat dia datang dalam kehidupanku.
Aku jadi ingat kejadian lampau yang membuat ku hancur dan seperti mati. Betapa benci nya aku kepada mereka yang telah mengambil putriku, bahkan rasa benci ku selama ini belum lah hilang.
Zaara apa kau baik-baik saja Nak, bersama mereka? Bunda ingin sekali bertemu dengan mu. Bunda ingin memelukmu dan menangis di pelukan mu. Bunda sangat merindukan mu Nak. Bunda harap kamu dijaga dan dirawat dengan baik oleh mereka.
Aku sempat berfikir Aisyah ini adalah putri ku. Tapi semua itu salah saat aku bertanya siapa nama lengkapnya. Aku merasa begitu hancur saat itu. Aku sangat berharap kalau Aisyah ini adalah putriku, tapi itu hanyalah harapan yang pudar. Rasa yang membuatku egois ingin menjadikan Aisyah ini adalah putriku, tapi itu tidak mungkin karena dia mempunyai orang tua sendiri.
Aisyah Zaara Tasanee nama putriku yang cantik. Yang selalu aku rindukan selama ini. Entah bagaimana dan dimana dia sekarang. Aku merasa selama ini menjadi ibu terburuk, yang tidak bisa menjaga putri ku dengan benar, tidak bisa merawat dan membesarkan dia. Apakah aku salah telah merasakan hal itu selama ini?
~"*-*"~
POV DINDA.
Aisyah sedang melakukan video call dengan dua sahabat nya di kamar guna melepas rindu. Oh iya btw Kintha dan Hasan sudah balik ke Jakarta pagi tadi. Jadi tinggal Aisyah dan Zafran yang masih di Surabaya. Dan sekarang Zafran sedang keluar dengan teman SMA nya semacam reuni gitu. Tadi Aisyah diajak oleh nya tapi dia tidak mau karena dia ingin VC dengan sahabatnya jadilah Zafran pergi sendiri.
Tok tok tok.
Aisyah terperanjak kaget saat mendengar pintu kamarnya di ketok. Dan tersenyum saat orang yang mengetuknya memberi tahu namanya. Dan Aisyah langsung mengatakan masuk saja tante. Ya itu adalah Sarah.
Sarah membuka pintu kamar Aisyah. Dia masuk dan menghampiri Aisyah.
" Guys sudah dulu ya ini ada tante Sarah, nanti kita lanjut lagi." ucap Aisyah di VC kepada temannya. Dan temannya menyetujui itu, lalu Aisyah langsung memutuskan sambungannya.
" Em maaf ya tante mengganggu kamu." Sarah minta maaf karena merasa sudah mengganggu Aisyah dan temannya.
" Tidak apa tante, tidak usah merasa begitu." ucap Aisyah dengan tersenyum.
" Hm bolehkah tante mengobrol dengan mu?" pinta Sarah.
" Boleh tante. Memang nya ada apa?"
" Tidak ada, hanya ingin sedikit bercerita dengan mu."
Aisyah hanya tersenyum saat mendengar ucapan Sarah.
" Tante sebenarnya mempunyai putri seperti mu, bahkan usia nya sama dengan mu." Sarah mengawali ceritanya.
Aisyah kaget, lantaran dia hanya tahu kalau Sarah hanya mempunyai anak satu yaitu Zafran.
" What? Benarkah tante? Ais kira tante hanya mempunyai Putra yaitu Zafran."
" Haha, ya benar tante punya putri yang sangat cantik." tawa Sarah karena melihat respon Aisyah yang lucu.
" Lalu dimana putri tante itu?" tanya Aisyah.
" Tante juga tidak tahu dia dimana sekarang." lesu Sarah.
" Bagaimana bisa tante tidak tahu keberadaan putri tante sendiri?"
" Hm, dia dibawa Ayah nya dan istri Ayah nya. Dia diambil paksa oleh mereka saat usia nya baru 4 bulan."
" Em maaf tante, membuat tante sedih. Jahat sekali mereka. Apakah selama ini tante tidak pernah bertemu dengannya?"
" Tidak apa-apa, lagian tante juga yang memulainya. Ya tidak pernah, bahkan tante tidak tahu seperti apa wajah putri tante sekarang."
" Tante, apakah Zafran tahu semua ini?"
" Tidak, dia tidak tahu sama sekali. Tante tidak pernah bercerita denganya selama ini."
" Berarti dia tahu nya anak tente satu-satunya?"
Sarah hanya mengangguk untuk menjawab Aisyah.
" Lalu bagaimana kalau tiba-tiba Zafran tahu kalau dia mempunyai adik?"
" Huftt, ya tante akan bercerita yang sesungguhnya kepada nya."
" Kenapa tante tidak ada niatan buat memberitahu semuanya kepada Zafran."
" Tante takut kalau nanti Zafran marah sama tante."
" Tapi kenapa harus takut tante. Lalu apa yang membuat Zafran marah?"
" Tante akan menceritakan kepada mu, tapi kamu jangan memberitahu dia dulu ya."
" Baiklah akan Ais dengarkan."
" Zafran bukanlah anak kandung tante." lirih Sarah.
Aisyah langsung shock bukan main saat mendengar itu sambil menutup mulutnya dengan tangan.
" Zafran adalah anak dari suami tante yang sudah meninggal. Tante menikah dengan Ayah Zafran saat setelah kejadian putri tante diambil paksa."
" Lalu dimana Ibu Zafran yang sesungguhnya?"
" Ibu nya telah tiada saat pasca melahirkan Zafran. Tapi walaupun begitu tante sangat menyayangi Zafran layak nya anak tante sendiri."
" Ya Ais bisa melihat kasih sayang itu di dalam diri tante untuk Zafran."
Sarah hanya tersenyum mendengar perkataan Aisyah.
" Tapi tante, bagaimanapun Zafran harus tahu yang sebenarnya. Tante harus cerita semuanya kepada nya." kata Aisyah.
" Tante bingung harus cerita mulai darimana, dan tante takut kalau nanti Zafran marah saat mengetahui kalau tante merahasiakan ini semua darinya."
" Cerita saja semua yang tante alami, tante gak usah takut, Ais yakin kalau Zafran tidak akan marah. Zafran malah akan marah kalau tante terus saja menyembunyikan ini darinya. Jadi Ais saranin tante buat memberitahu Zafran secepatnya." bijak Aisyah ea.
" Benar kata kamu, Zafran pasti tidak akan melakukan hal itu kepada tante, baiklah besok tante akan bicara dengannya." Sarah tersenyum.
" Nah sip, itu baru tante aku." ucap Ais sambil mengangkat kedua jempol tangannya.
Sarah yang melihat itu langsung tertawa. Betapa lucu nya gadis ini.
" Em, tante apakah Ais boleh tanya sesuatu?"
" Tanyakan saja Nak."
" Maaf tante, siapa nama putri tante itu?"
" Aisyah." jawab Sarah dengan tersenyum.
Aisyah langsung terkejut saat mendengar itu. Bagaimana bisa namanya sama dengan nya. Apakah ini hanya kebetulan saja?
" Aisyah?" ucap Aisyah mengulang perkataan Sarah. Sarah pun mengangguk.
" Ya, tepatnya Aisyah Zaara Tasanee."
Aisyah agak lega saat mendengar nama lengkap dari putri Sarah karena ya itu bukan nama dirinya. Tapi Aisyah masih agak heran kenapa bisa nama depannya sama dengan dirinya.
" Ais kaget saat nama putri tante seperti nama ku."
" Tante pun sama, saat awal kamu memperkenalkan dirimu kepada tante. Bahkan tante berfikir kalau kamu adalah Aisyah anak tante, kan lucu." kekeh Sarah.
" Haha, kok bisa kebetulan begini. Jadi ingin Ais bertemu dengan Aisyah putri tante itu. Pasti cantik seperti tante."
" Sudah pasti cantik karena dia putri tante. Hahaha." tawa Sarah dan Aisyah ikut tertawa.
Setelah selesai tertawa, mereka saling pandang dengan diam.
Tiba-tiba Sarah langsung memeluk erat Aisyah yang sedang berada di depannya dengan menitikkan air matanya. Aisyah tersentak kaget saat Sarah melakukan hal itu. Tapi Aisyah membiarkan Sarah melakukan itu karena dia yakin pasti Sarah sangat rindu dengan putrinya. Lalu Aisyah membalas pelukan Sarah dengan tidak kalah erat.
Sarah melepas pelukan itu. Lalu dia menghapus air mata nya sendiri.
" Tante bersyukur dan sangat senang bisa bertemu dan kenal dengan mu. Maaf ya, tante terlalu baper. Hehee." kekeh Sarah.
" Ais juga sangat senang bisa kenal dengan tante. Tidak apa-apa tante. Ais tahu apa yang di rasakan tante sekarang. Emm tante boleh kok peluk Ais semau tante kalo perlu setiap hari pun tak apa."
" Hmmm, benarkah?"
Aisyah hanya mengangguk dan mengerjapkan matanya seperti anak kecil yang lucu.
" Hahaha, betapa lucunya kau ini nak. Ya sudah sekarang sudah sore, sebaiknya kamu mandi lalu shalat magrib dan nanti makan malam bersama."
" Ais memang lucu tante, masa sih tante baru tahu sekarang hm. Baiklah Ais akan menuruti perintah tante ini."
" Hahaha dasar kau ini, ya sudah sana. Tante akan mempersiapkan makan malam dulu." Sarah langsung beranjak dari kasur Aisyah sebelum beranjak dia mencubit kecil pipi dan mengelus pucuk kepala Aisyah.
" Tante ini." rengek Aisyah dengan mengusap pipinya saat Sarah mencubit pipi nya lagi dengan agak keras.
Sarah hanya tersenyum melihat Aisyah begitu lucu dan langsung pergi dari kamar Aisyah. Aisyah melihat Sarah berlalu dengan tersenyum.
" Tante wanita yang sangat kuat dan baik, dia sangat penyayang, bahkan Zafran saja yang bukan anak kandungnya dia sayangi sepenuh hati. Semoga tante lekas bertemu dengan putri tante. Andai saja Mama seperti tante Sarah, pasti aku akan sangat bahagia." gumam Aisyah lirih. Aisyah langsung beranjak dari kasur menuju kamar mandi.
~@@@@***@@@@~
Huffttt rekor terbaru ini guys gue bisa nulis sepanjang ini huhuhu. Wkwk.
Thank you💞
@dinda_mahardhika21
Anyway boomlike dari "amor phase" jangan lupa mampir ya. have a nice day 💖🌻
semoga cerita nya bagus....
semangat thot.....
Jangan lupa baca episode baru CIC
Salam dari Calon Istri Ceo☺💖
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
Sukses iya buat karyanya.
Jangan lupa mampir di karya pertamaku. Yang menceritakan seorang lelaki letoy yang selalu ditolak sama cewek dalam judul THE FAILED PLAYBOY.
terimakasih 🙏
💓💓💓
terus berkarya aku mendukungmu
salam dari yuppy
"Diikuti makhluk ghaib"