NovelToon NovelToon
Jatuh Cinta Lagi

Jatuh Cinta Lagi

Status: tamat
Genre:Patahhati / Keluarga & Kasih Sayang / Cinta Murni / Cintapertama / Tamat
Popularitas:65.2k
Nilai: 5
Nama Author: Snow White

Pertemuan yang tidak disangka antara Fatur dan Anggita menjadikan mereka yang awalnya saling membenci menjadi saling cinta. Anggita yang niatnya pergi ke Batam untuk liburan karena sedang patah hati karena kekasihnya dan bertemu dengan Fatur mahasiswa jurusan arsitektur.

Awalnya Anggita hanya menganggap Fatur sebagai teman namun lama-kelamaan mereka saling mencintai dan menjalin hubungan pasca hubungannya dengan Damar putus. Namun tiba-tiba Anggita harus menikah dengan Damar karena kedua orang tuanya yang sudah dekat. Anggita terpaksa harus berbohong kepada Fatur dan meninggalkannya tanpa kabar membuat Fatur trauma serta patah hati hebat.

Setelah perpisahan mereka selama 4 tahun akhirnya Fatur kembali bertemu dengan Anggita. Mereka bertemu saat Anggita mencari seorang arsitek untuk membuat sebuah rumah setelah pernikahannya. Luka dan trauma yang ditinggalkan Anggita masih Fatur rasakan tapi anehnya Fatur kembali jatuh cinta untuk yang kedua kalinya?

"Based On A True Story"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Snow White, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari Bersamanya

Apa ini hanya mimpi atau bukan itu yang dirasakan Fatur saat membuka kedua matanya dan melihat kehadiran Anggita yang sudah berada di atas tubuhnya. Saat itu Fatur terbangun karena merasakan ada sesuatu beban yang sangat berat, membuat daerah sekitaran perut dan dadanya sakit seketika.

Ternyata Anggita tiba-tiba sudah berada di atas tubuh Fatur dengan wajahnya sangat dekat jaraknya dengan wajahnya. Hanya beberapa senti saja dan Fatur bisa merasakan hembusan napasnya. Degup jantung Anggit begitu terasa getarannya membuat jantung Fatur ikut berdetak sama kencangnya. Entah untuk yang kesekian kalinya mereka saling menatap lama seperti ini, seakan menyimpan sesuatu antara mereka berdua. Jujur Fatur sangat menyukai bentuk wajah Anggita yang sangat cantik, memang di mata Fatur gadis itu sangat sempurna. Begitu cantik mempesona, kedua mata Fatur tidak berkedip menatap Anggita, apalagi bibir yang berwarna merah jambu membuat Fatur ingin melumatnyaaaa dalam satu kecupan.

Anggita tak kalah terpesona saat dirinya jatuh ke atas tubuh Fatur, seakan dirinya mematung terus menatap wajahnya. Kedua bola mata indah Fatur membuat Anggita terpana, Anggita sangat menyukai bagian mata milik Fatur. Menurutnya pantulan cahayanya sangat berbinar dan indah, tatapannya sangat teduh namun tak seteduh sikapnya. Jika Anggita mengingat akan sikap Fatur selama ini kepadanya membuat dirinya kesal, tapi saat ini rasa kesal itu sirna sudah. Tatapan matanya membuat hati Anggita luluh tak bisa berkata apa-apa, begitu lama mereka saling menatap sampai akhirnya Fatur mengerjai Anggita yang sudah begitu lama berada di atas tubuhnya membuat Fatur sedikit kesulitan untuk bernapas.

Fatur meniup wajah Anggita dengan sangat kencang membuat kedua mata Anggita kelilipan karena tekanan udara yang keluar dari rongga mulut Fatur. Sehingga merasakan perih di bagian matanya membuat Anggita segera bangkit, tanpa sengaja sikut Anggita menekan bagian perut Fatur hasilnya Fatur meringkuk merintih kesakitan sambil memegang bagian perutnya. Anggita masih sibuk dengan mengusap kedua bola matanya karena keusilan Fatur membuat matanya sedikit perih.

"Resek lo!" bentak Anggita kesal saat dirinya berhasil membuka kedua bola matanya dan segera menatap Fatur.

Mata Anggita mendadak merah karena gesekan tangannya, lalu Fatur masih merintih kesakitan karena ulah Anggita. Gadis itu masih duduk bersimpuh di samping Fatur dan masih melihat Fatur kesakitan.

"Lo mau ngapain tidur di atas badan gue?" tanya Fatur yang sudah mulai merasa tidak kesakitan.

Wajah Anggita masih terlihat sinis menatap Fatur yang terbangun dari tidurnya dan duduk di hadapan Anggita. Tidak ada kata yang terucap dari mulut Anggita, hanya diam dan wajah sedikit memerah yang bisa Fatur lihat darinya.

"Jangan-jangan lo yang mau unboxing gue?" Fatur bertanya sambil menuduh.

"Mana ada!" sangkal Anggita secepat kilat menampik tuduhan Fatur dengan nada tegas.

"Buktinya lo tidur di atas badan gue secara diam-diam!" tuduh Fatur tidak mau kalah.

"Gue nggak sengaja jatuh gara-gara kesandung sepatu sialan lo!" jelas Anggita masih dengan nada sinis dan ketus.

Namun Fatur masih saja menggodanya dengan diselipi senyum kecil di setiap pertanyaan yang ditujukan untuk Anggita. Pagi ini sangat indah bagi Fatur karena saat membuka mata dirinya bisa melihat sesuatu yang membuat hatinya bahagia.

"Memangnya lo nggak bisa lihat sepatu gue yang segitu gedenya?" Fatur terus menggoda Anggita dengan pertanyaan-pertanyaannya yang membuat Anggita tersudutkan.

"Gue lupa kalau ada lo malam ini. Kenapa juga lo nggak pergi sekarang, hujan udah reda dan matahari udah bersinar jadi nggak ada alasan buat lo cepetan pergi dari kamar gue!" usir Anggita.

"Asal lo tahu dari semalam gue nggak bisa tidur karena lapar, jadi gue butuh sarapan."

"Terserah lo! Yang penting lo cepetan pergi dari kamar gue!" usir Anggita sambil berjalan pergi meninggalkan Fatur menuju kamar mandi.

Sesampainya di kamar mandi Anggita semakin gugup dan salah tingkah, sesekali dirinya menatap cermin dan melihat wajahnya sedikit memerah. Apalagi saat Anggita teringat kejadian itu membuat detak jantungnya berdetak semakin cepat. Apa yang telah terjadi kepadanya mengapa pagi-pagi seperti ini Fatur berhasil membuat perasan Anggita berantakan tak karuan.

"Kenapa sih gue. Kenapa setiap kali menatap matanya jantung gue nggak karuan gini," gumam Anggita berbicara sendiri sambil menatap wajahnya di cermin.

Ternyata rasa lapar yang Fatur rasakan sejak semalam mengalahkan perasaannya saat ini. Setelah Anggita selesai mandi dan berganti pakaian ia masih melihat Fatur duduk memainkan ponsel miliknya. Rasanya lelaki itu tidak ada niat untuk pergi dari kamar hotelnya.

"Kenapa lo belum ganti baju?" tanya Anggita berjalan mendekati Fatur sambil memegang handuk di tangan sebelah kanannya.

Secepat kilat Fatur menoleh kearah suara Anggita dan melihat gadis cantik bermata coklat baru saja mandi dengan rambut yang basah.

"Baju gue masih basah kaya rambut lo," jawab Fatur sedikit menyindir dan Anggita membalasnya dengan wajah ketus.

"Perasaan semalam kita nggak ngapa-ngapain, tapi kenapa rambut lo basah?" Fatur terus menggoda Anggita seakan begitu sangat senang melihat Anggita kesal.

Bola mata Anggita mendelik menatap Fatur, mengapa lelaki yang ada di depannya selalu senang menggoda dirinya. Membuat Anggita kesal saja, dan ingin rasanya Anggita mencubit lelaki itu atau hanya sekedar memukul tubuhnya meluapkan rasa kesalnya.

"Maksud lo?" Anggita balik bertanya seolah tidak mengerti apa yang Fatur ucapkan.

"Iya. Semalam kita nggak melakukan apa-apa tapi kenapa lo harus mandi basah kaya gini," jelas Fatur memperjelas ucapannya terus menggoda Anggita tiada henti.

"Ih...lo nyebelin banget sih!" Anggita terlihat kesal dengan menggenggam kedua tangannya seperti ingin meremas wajah Fatur saat itu juga.

"Kenapa lo nggak cepetan pergi dari sini? Keberadaan lo cuma buat gue emosi!"

"Tapi lo suka, kan?" goda Fatur lagi yang membuat Anggita tiba-tiba terdiam tanpa kata.

Deg, mengapa Fatur terus menggoda membuat Anggita menjadi gugup dan bingung untuk bicara apa. Kenapa juga Anggita harus bingung tentu saja dirinya tidak suka dengan keberadaan Fatur. Tapi jauh di relung hatinya Anggita begitu nyaman dengan keberadaan Fatur.

Sesuai janjinya setelah menyantap sarapan Fatur akan pergi dan Anggita menyetujuinya. Karena baju Fatur yang masih basah dan harus di laundry jadi Anggita memutuskan untuk membawa sarapan untuk Fatur ke kamarnya.

"Hidup lo merepotkan banget ya," sindir Anggita saat Fatur tengah asik menikmati sarapan paginya.

Perkataan Anggita tidak ingin Fatur dengar karena akan merusak mood sarapan paginya. Dengan lahap Fatur terus menikmati sarapannya tanpa membalas ucapan Anggita. Sementara Anggita masih terus mengawasi Fatur dengan kedua bola matanya.

"Alhamdulillah, akhirnya perut gue terisi juga." Fatur menyimpan sendok dan meneguk segelas air mineral yang sudah disediakan.

"Udah kenyang?" tanya Anggita yang masih setia menunggu Fatur selesai sarapan.

"Makasih, ya. Lo baik banget," ucap Fatur tanpa rasa bersalah kepada Anggita yang masih setia berdiri didekatnya.

"Jangan lupa lo punya hutang sama gue."

"Hutang apa?" Fatur balik tanya karena lupa apa yang Anggita maksud.

"Lo janji mau gantiin baju buat Bokap gue."

Ternyata yang Anggita maksud itu adalah baju yang sudah dipakainya untuk tidur semalam, karena baju itu adalah baju yang sudah Anggita beli untuk papanya.

"Oh baju ini." Fatur menunjukkan baju yang dipakainya.

"Iya," jawab Anggita singkat.

"Nanti gue ganti, lo nggak perlu takut."

"Setelah baju lo datang cepat pergi dari sini," usir Anggita sambil pergi berjalan menuju tempat tidurnya.

Kedua bola mata Fatur terus mengikuti langkah kaki Anggita yang berjalan menuju tempat tidur seakan Fatur tidak ingin mengalihkan pandangannya dari Anggita. Dan Fatur baru ingat jika dirinya belum tahu siapa nama gadis yang sudah bersamanya semalaman ini.

"Nama lo siapa? Gue belum tahu siapa nama lo sejak kita pertama kali ketemu?" Fatur mulai mencari topik pembicaraan agar suasana tidak kembali beku.

Anggita juga tersadar jika dirinya tidak tahu nama lelaki yang sering menarik tangannya, namun karena lelaki yang ditemuinya semalam Anggita baru tahu namanya. Ups, Anggita mulai teringat dan penasaran tentang siapa dua orang lelaki yang menemui Fatur semalam. Sepertinya kedua orang itu sudah mengenal Fatur sejak lama.

"Anggita," jawab Anggita singkat sambil asik memainkan ponselnya tanpa menatap Fatur sedikitpun.

"Namanya cantik kaya orangnya," ucap Fatur memuji dengan nada pelan namun terdengar sama oleh Anggita.

Fatur pikir Anggita tidak mendengar apa yang baru saja diucapkan olehnya, namun nyatanya pendengaran gadis itu sangat peka luar biasa.

"Apa lo bilang tadi?" tanya Anggita mulai menoleh menatap Fatur.

"Oh. Gue bilang namanya pasaran," jawab Fatur berbohong dengan wajah terlihat gugup.

Ucapan Fatur kembali membuat Anggita kesal, mengapa Fatur selalu membuat dirinya emosi. Bahkan saat Anggita sudah menolongnya, sikap Fatur masih sangat menyebalkan.

"Pantas aja lo dikejar banyak orang karena sikap lo yang menyebalkan!"

"Dikejar banyak orang?" Fatur tidak mengerti apa yang Anggita ucapkan.

"Semalam ada dua orang yang mengejar lo, pasti lo ada masalah sama mereka." tuduh Anggita yakin.

"Sok tahu lo," balas Fatur tidak mau kalah.

"Kalau bukan kenapa mereka bisa kenal sama lo? Mereka berdua polisi, apa lo itu buronan? Atau mata-mata yang berbahaya?"

"Kebanyakan nonton film sinetron lo. Siapa mereka bukan urusan lo!"

"Terus kenapa mereka bisa tahu nama lo? Apa salah satu dari mereka orang tua lo?" tanya Anggita kembali menebak.

Glek, mengapa kali ini Anggita bisa menebak tepat sasaran. Kenapa Anggita bisa berpikir jika salah satu dari mereka adalah papanya. Bagaimana juga Fatur tidak akan pernah memberitahu Anggita, orang yang tidak dikenalnya.

"Sok tahu banget lo, udah gue bilang bukan urusan lo," kata terakhir Fatur memilih untuk pergi ke kamar mandi menghindari perdebatannya dengan Anggita yang semakin memuncak.

1
Irsyad
keren sekali
Snow white❄IG@snow_white97suga: Makasih Kak 🙏😊
total 1 replies
RaMenglong Hidden
kadang kepikiran, laki laki yang dah beranak bini, kok bisa ya perasaannya gak terikat sampai tega ninggalin gitu
Snow white❄IG@snow_white97suga: Keren kak, biasanya kegagalan buat laki-laki bakal jadi motifasi buat dia sukses.
total 3 replies
Ismawati Asmoro
knp nama" nya ganti ya tadinya Fatur ganti ervan yg lain jg kecuali indra,anggita
Snow white❄IG@snow_white97suga: Iya kak maaf sedang dalam revisi nama tokoh utamanya di ganti🙏😊
total 1 replies
nevann!
memang ya tanggu jawab laki² gede bgt kalo sampe ilang bisa kacau semuanya☹
Snow white❄IG@snow_white97suga: Iya kak betul sekali
total 1 replies
Sam Mina
ko nama2 jd berubah
×°●⃝S̳u̳g̳a̳💞ᴬⁱ᭄✨√
kenapa bermain api
awas dingin ka
𝐙⃝🦜Md. Wulan ᵇᵃˢᵉ༄⃞⃟⚡
mampir ka,aku masih nyimakk ya
🏘⃝Aⁿᵘ Yu
bermain api... siap2 lah terbakar
Daulat Pasaribu
lanjut thor
Anis Rohayati
anggita fathur😍😍😍😍😍
Anis Rohayati
fatur anggita😍😍😍😍😍😍
Snow white❄IG@snow_white97suga: 😘😘😍Hai, Kak. Ada salam dari Fatur sama Anggita. Stay terus ya Kak😍😘
total 1 replies
Friezta
udah deg2n kirain mantannya Fatur nikahnya sama Erik 🤣🤣🤣
semangat Thor 😘
Snow white❄IG@snow_white97suga: bukan oii
total 2 replies
Posko Aman
Hai author kang komen sudah hadir ni😌

Hanya sebatas komen no like..

Hadir berdasarkan rekomendasi 🥰
anan
keren k
♡Diazella fransiska♡
semangat kakak 🤗

jangan lupa mampir juga ya
Snow white❄IG@snow_white97suga: Makasih, Kak. Aku udah mampir kok☺️
total 1 replies
Ningrum Real
wah keren mampir kekarya ku juga ya
Xyylva Xyylva
sabar fatur.smoga kamu dan keluargamu bahagia...biarkan saja papamu itu sengsara meratapi penyesalannya
Snow white❄IG@snow_white97suga: ☺️Aamiin, Kak. Fatur akan bahagia karena menemukan jalannya sendiri. Makasih kak masih stay baca novelku😘
total 1 replies
Xyylva Xyylva
kasihan nasib fatur dan mamanya....keluarganya hancur hanya karena papa nya selingkuh...mudah mudahan aja ada balasan karma untuk bapak yg tukang selingkuh dan rela menghancurin rumah tangganya sendiri
Snow white❄IG@snow_white97suga: Makasih Kak sebelumnya. Semoga suka ceritaku dan jangan lupa baca juga novelku yang lainnya☺️
total 2 replies
Xyylva Xyylva
mampir thor
Snow white❄IG@snow_white97suga: Terimakasih, Kak. Semoga suka☺️
total 1 replies
Cahaya Bulan 🐞🐑
novel baru! ( ╹▽╹ )
Snow white❄IG@snow_white97suga: 😍😍😍😘😘Sani....iya novel baru
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!