NovelToon NovelToon
QUEEN'S STORY

QUEEN'S STORY

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Action / Petualangan / Cintapertama / Mafia / CEO
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: nona manies

"aku harus mendapatkan pria dingin itu!" tekad seorang gadis sembari menyeringai.

Dia adalah Queensha Karren Bramantyo yang tergila gila dan terobsesi pada seorang pria bernama Darren Austin Keith yang memiliki paras tampan dan menawan tapi memiliki sifat dingin dan sulit untuk didekati.

Semakin dalam gadis itu menggali informasi tentang pria itu, dia semakin tahu karakter dan latar belakangnya yang menarik.

Bagaimana kisah cinta mereka berdua? apakah Queen berhasil mendapatkan cinta pria pujaannya?

Ini adalah squeel novel DOKTER CANTIK ISTRI KETUA MAFIA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nona manies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

dijalan

gluk gluk gluk

Queen meminum air mineral dingin saat hukumannya berakhir, dia sedang berada dikantin bersama dengan kedua adiknya lalu Asya Danzel dan juga Fiona.

"sebenarnya kau itu sekolah lagi hanya mau membuat ulah kan kak?" sindir Gerrell, dia menatap wajah kakaknya yang tampak memerah akibat dijemur dibawah teriknya matahari.

Queen menoleh, dia menatap adiknya malas "aku mau belajar lah"

"belajar apanya? kau itu hanya mau membuat keributan saja dengan kelakuanmu itu" Danzel ikut menimpali.

"tak apa kak, aku menyukai gayamu" Asya begitu bersemangat, gadis manis itu tersenyum kearah Queen sembari mengedipkan matanya beberapa kali.

Queen terkekeh melihat betapa menggemaskannya gadis itu "kau baru adikku Sya.. tak seperti mereka" sindir Queen sembari melirik Gerald dan Gerrell yang duduk bersebelahan, mereka acuh akan sindirian Queen barusan dan memilih memakan makanan yang tadi mereka pesan.

Mereka berbincang dan mengabaikan riuhnya suasana kantin saat ini.

"ehem"

Denis menyenggol lengan Bara saat melihat temannya itu terus memperhatikan Karren sedari tadi.

Pemuda itu menoleh dan melihat wajah temannya itu sedang tersenyum usil "kamu memperhatikan bangku itu terus? apa ada yang menarik?" tanyanya dengan wajah tengil.

Bara menonyor kepala Denis "apa sih. nggak jelas!"

"ck. sudah jelas kau itu sedari tadi melihat anak baru itu" Marcel memperjelas ucapan Denis.

"ngaco!" ucap Bara acuh, dia menyuapkan makanan kedalam mulutnya.

"pesonanya memang nggak ada obat, pantas sih kalau kamu terpesona" ujar Denis kemudian, dia memperhatikan enam orang yang sedang saling bercanda itu.

"berlebihan"

Denis menyernyit sebal saat Bara berucap "berlebihan tapi dilihatin terus" sindirnya tapi hal itu tak merubah wajah tenang Bara.

**

Sepulang sekolah Queen kembali mengenakan celana panjangnya didalam toilet, dia segera berjalan kearah motor miliknya.

Tanpa diduga ada seseorang yang sedang memakai helm disisi motornya, membuat wajah Queen tersenyum "menggodanya sepertinya menyenangkan" ujarnya bergumam saat mengetahui bahwa itu adalah Bara.

"hay adik" ujar Queen sembari menepuk lengan Bara, membuat pemuda tampan itu menoleh sembari menyernyit.

"adik kecil? hey.. apa kau tak salah sebut? aku sudah kelas tiga sedangkan kau itu kelas satu!" ujar Bara terdengar kesal, dia duduk dimotor hitam miliknya.

Queen terkekeh "ck.. belum tahu saja kalau aku ini sudah berusia sembilan belas tahun!"

"lah pokoknya kamu itu adik kecil, oh ya namamu siapa?" tanya Queen karena belum tahu nama pemuda itu.

Bara melongo, dia menatap wajah cantik Karren dengan wajah cengo "kau belum tahu namaku?"

"belum, kan kita belum berkenalan" ujarnya santai, dia menjulurkan tangannya membuat pemuda itu nenyernyit heran.

"isshh.. lemot amat sih!" menarik tangan Bara sehingga tangan mereka menyatu, karena gadis itu mengajak Bara bersalaman "Karren"

Bara mengedipkan matanya beberapa kali sembari menatap manik indah milik gadis itu "Bara" ucapnya pelan.

"waah nama yang bagus, pantas saja kau selalu marah marah karena namamu itu berarti arang yang masih terbakar, panas" ujarnya sembari tergelak.

Bara mendengus mendengar pujian dari Queen tapi diselingi oleh celaan.

"hahaha jangan marah! aku hanya bercanda kok, namamu memang bagus sesuai dengan karaktermu yang tampak membara seperti bara api, bersemangat serta berwibawa"

Bara tertegun "dia memujiku?"

Queen memakai helm nya "lain kali aku traktir karena tadi pagi telah membebaskanku dari hukuman" ujarnya dengan manis, dia sengaja berkata seperti itu agar saat lain kali dia melakukan kesalahan tak dihukum oleh pemuda itu.

"bye adik.." Queen melambaikan tangan dan segera pergi, meninggalkan Bara yang masih berdiri disisi motor besarnya, senyum tipis terukir disudut bibirnya saat Queen sudah tak terlihat lagi.

**

Queen melajukan motor besarnya dengan santai, saat sampai diperempatan lampu lalu lintas berubah menjadi merah, membuatnya segera menghentikan laju kendaraannya.

Gadis itu menunggu dengan sabar, lalu menoleh kesamping saat ada mobil yang cukup mewah berhenti disisinya, dia tertegun saat melihat wajah pria yang dikenalinya karena dia membuka kaca jendela mobilnya "tuan Darren" ujarnya semangat, dia memajukan sedikit motornya sampai benar benar berada disisi mobil itu.

Membuka helmnya dan meletakan diatas kepala "hay om tampan!"

Darren yang sedang lelah terkejut saat mendengar suara yang tak asing ditelinganya, dia menoleh dan melihat gadis cantik yang sedang tersenyum padanya.

Alis tebal milik pria menaut menjadi satu.

"mau kemana?" tanya Queen dan hanya dijawab oleh sorot tajam pria itu.

"isshh.. kau itu menyebalkan sekali tuan, bicaralah! kau tak tuli kan?" Gadis itu terkesiap sembari melotot "maksudku kau bisa bicarakan? tak bisu" meralat kata kata yang tadi sempat keliru.

Mata pria itu tampak berkedut, dan hampir saja tergelak tapi sekuat tenaga ia tahan.

"lampunya sebentar lagi hijau!" ujar Darren setelah sekian lama diam.

Queen mendongak dan benar saja waktu yang terpasang diatas sana menunjukan sekitar sepuluh detik lagi sebelum lampu berubah warna, dia memakai helmnya kembali lalu menoleh kearah Darren "aku pergi dulu, sampai jumpa?" mengedipkan sebelah matanya kearah Darren lalu segera menarik gas motornya dan melaju dengan sangat kencang.

Darren menatap Queen dengan pandangan yang sulit diartikan.

Jonathan yang menyetir mobil itu menahan tawanya melihat tuannya itu digoda oleh seorang gadis kecil , dia sedari tadi mendengar dan sesekali melihat dari kaca spion interaksi keduanya.

Darren menyandarkan tubuhnya disandaran jok mobil itu "sebenarnya apa motifnya selalu mendekatiku?"

"mungkin gadis itu hanya menyukai anda tuan" Jonathan menjawab saat mendengar suara Darren, dia selalu merasa kesal saat gadis itu mendekatinya.

Memang dilihat dari gelagatnya gadis itu hanya menggodanya saja, mungkin dia tak perlu terlalu khawatir jika gadis itu ada disekitarnya.

Darren selalu merasa curiga akan orang yang mencoba mendekatinya karena rata-rata mereka hanya mengincar hartanya atau yang lebih parah dari itu adalah suruhan musuhnya dalam dunia bisnis untuk menjebak atau ada niat terselubung, dunia yang membesarkan namanya ini memang sangat berbahaya dan begitu kejam.

1
mayang
lanjut dong kak
Siti Setiawati
kok gak up up sih
liya nurliya
bagus
Yuni Yuningsih
thor kpn up ny
Siti Setiawati
kapan up nya kk
Siti Setiawati
menunggu mu thor
Atik Marwati
kak queen udah ada yang punya danzel
Atik Marwati
😅😅😅😅
Ayu Dia💖💖💖💖
sangat keren banget
Ari Mulyati
sabar dad arsen sabar ,,, skrg queen udah ada suami nya,,, hahahahaha
Danzel Danzel,,,, kamu salah ngomong di depan mereka yg jaillll hahahahahaha
Haryati
wkwkw...dad arsen masih gak rela queen nikah.....🤦😂
Siti Setiawati
samawa ya quen
Yunita Widiastuti
🌹💗🌹
Rini Setiyowati
😄😄😄
Ari Mulyati
sah sah sah,,,,,
otw malam pertama
Aulia
selamat buat Queen ma Darren,bahagia selalu hingga maut memisahkan🥰🥰
ꪶꫝ🥀⃞oktavia ariani🔮S⃟M•
akhirnya sah
Haryati
ye.. akhirnya sah... selamat Queen...
Cantika
lanjut atuh
Ayu Dia💖💖💖💖
akhirnya up juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!