Menikah di usia muda, akan kah bahagia? akankah berjalan seperti yang di inginkan para orang tua mereka?
Satrio Putra Ardiansya, pemuda 22 tahun yang mau tak mau harus menikahi Gadis 18 tahun, Nazia Maharani. Gadis yang baru saja tamat sekolah menengah atas di sebuah pesantren milik Kakak ipar nya.
Materi tentu bukan lah hal yang menjadi masalah di rumah tangga mereka. Karena Rio dari kalangan kaya raya.
Namun, apakah ini sebuah takdir? Atau mungkin ini sebuah pengabulan doa Nazia yang slalu menyebut nama Rio didalam sujud nya, sejak dia pertama kali melihat Rio.
Cinta? Apakah cinta itu akan tumbuh di hati kedua nya. Atau Cinta di Hati Nazia juga akan sirna karena sikap Rio yang dingin dan tidak peduli dengan nya.
Bagaimana kisah Menikah Muda ini? Bertahan lama atau malah menjadi cinta sejati, suatu saat nanti.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mumtazah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ospek
setelah sholat shubuh, nazia langsung memasak untuk sarapan. rio sedang duduk di meja makan sambil melihat berita terkini dan meminum kopi.
rio "zia... setiap hari senin, aku gak sarapan di rumah, karena harus pagi pagi sekali sampai kantor untuk apel"
nazia "hmm.. sarapan nya di masukin kotak ya mas, nanti makan setelah apel"
rio "hmm.. boleh" tetap fokus ke layar hp
setelah bersiap.. nazia membuat roti dengan selai coklat kacang.
nazia "mas makan dulu ini zia bikinin roti"
tanpa berkata rio mengambil roti tersebut lalu keluar rumah.
rio "ayo ku antar, nanti setelah makan siang aku akan belikan motor"
nazia "hmm.. iya mas"
setelah masuk mobil.
rio "ospek nya sampai jam berapa?"
nazia "jam 11 mas. jam 2 kembali lagi ke kampus"
rio "nanti kamu naik gojek saja. atau kalau kamu sibuk gak usah masak makan siang"
nazia "nanti nazia kabari lagi ya mas"
rio "hmm.. ini kartu untukmu.. kamu bisa tarik tunai di atm depan kampusmu"
nazia "makasih mas"
nazia meminta rio menurunkan nya di persimpangan jalan depan komplek. karena rio harus belok ke kiri sedangkan kampus nazia belok kanan tak jauh dari dari persimpangan itu.
rio mendaftarkan kuliah di kampus ternama, disana terkenal anak orang orang kaya, hampir 90% mahasiswa nya tidak pakai jilbab, bahkan rata rata semua mengendarai mobil.
nazia melangkah masuk ke kampus dengan berjalan dari gerbang utama. kampus terlihat sangat ramai, bahkan untuk peserta ospek pu sudah banyak sekali yang datang.
jam 8 peserta ospek sudah berbaris rapi sesuai dengan abjad nama..
hampir semua mahasiswi tidak memakai jilbab.. yang memakai jilbab hanya 3 orang saja.
ketua panitia ospek berkeliling sambil memantau permainan yang sedang mereka main kan.. ketua panitia itu ialah seorang laki laki tampan, selebgram, kaya dan mempunyai popularitas yang tinggi. ia adalah farel..
iya farel sahabat rio. farel berjalan mengamati semua wanita, ia sedang menyeleksi wanita cantik yang akan jadi sasaran nya.
setelah pembagian kelompok, bermain, dijemur, dan sambutan sambutan, kini waktunya istirahat. dan semua sudah di peringatkan harus kembali jam 2.
setelah bubar, nazia memesan ojek online untuk pulang. sesampainya di rumah, ia langsung memasak, mandi, sholat lalu mengantarkan makan siang rio dan papa dengan bantuan ojek online.
nazia masuk dengan langkah terburu buru takut telat karena tadi terhambat antri di atm.
dari arah berlawanan terlihat Farel sedang berjalan sambil telepon tidak memperhatikan jalan.
brukkkk... juice alpukat farel tumpah di rok dam sepatu nazia..
farel "maaf ya" berlalu meninggalkan nazia. nazia sangat kesal sekali dengan farel
nazia "heii... tidak sopan sekali."
farel berbalik lalu menghampiri nazia "kan aku sudah minta maaf"
nazia "begitukah orang tuamu mengajarkan cara meminta maaf kepada orang"
farel "kenapa bawa bawa orang tua"
nazia "aku yakin orang tua mu tak mengajarkan ini, dasar kamu nya saja yang tidak sopan!!!" tatapan tajam
farel "kau berani sekali menatapku seperti itu.. kau tidak tau siapa aku"
nazia "aku tau dan aku tidak peduli itu.. ini urusan pribadi bukan urusan ospek yang kamu pimpin" melotot
farel "aku pastikan kau akan dapat hukuman"
nazia "dasar tidak professional.. mencampurkan urusan pribadi dengan pekerjaan" langsung berlalu meninggalkan farel
hanna "haii.. berani nya kau teriak kepada seniormu" tiba tiba datang menghentikan langkah nazia.
nazia menoleh "maaf gak ada urusan nya sama kamu" langsung pergi tak menghiraukan hanna yang sedang mengomel
hanna "aku pastikan kau akan memohon ampun nanti"
farel "sudahlah.. ayo cepat kita ke aula"
sifat singa nazia keluar seketika. sedangkan farel tercengang dan teringat kata kata nazia terakhir yang mengatakan bahwa dia tidak professional.. baru kali ini ada cewek yang berani membentak bahkan marah marah kepada nya.
siapa dia, kenapa begitu sangat berani.. gak mungkin kan anak rektor sini, dan aku sangat dekat dengan keluarga rektor sini.. aahhh
.. abaikan saja, fokus... --gunam farel
cerita nya tergantung....
awal baca seru,tiba2 koq ada hal2 ghaib ny .. ...