Xiao Xuan adalah seorang Kultivator yang sangat kuat namun tragedi yang tidak pernah dia inginkan terjadi, kedua orangtuanya menghilang, dewa menghukum semua orang-orang terdekatnya, bahkan dalam 3 dunia dewa selalu membunuh semua orang yang penting bagi Xiao Xuan...
“AKU XIAO XUAN!! JIKA KALIAN PARA DEWA MARAH PADAKU, MAKA BERTARUNGLAH DENGANKU! JANGAN HANYA MEMBUNUH SEMUA KELUARGAKU YANG LEMAH!” #XIAO XUAN
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MarselImanuel¹³, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Batu Dewa
Beberapa saat kemudian, Xiao Xuan pergi mengikuti orang tersebut tanpa sepengetahuannya. Orang tersebut ternyata adalah salah satu walikota dari kekaisaran Meng yang sangat benci dengan Kota Seribu Bunga.
Kotanya yang dulu sangat populer akan berbagai macam bunga namun saat Kota Seribu Bunga di buat, semua yang tertarik dengan bunga kini malah pergi ke kekaisaran Qing dan pergi ke kota seribu bunga. Nama orang itu adalah Chuan Wang.
“Cara berpikir mu sangat jernih dan pintar namun kasar. Tapi Xiao Xuan (putih) berpikir lambat dan agak bodoh namun baik begitulah kau.” Ucap Xiao Hua dari ruang jiwa.
Xiao Xuan mengabaikannya dan terus memperhatikan Chuan Wang. Chuan Wang sangat mabuk dan saat Chuan Wang ingin pergi untuk muntah di sebuah gang yang sepi, Xiao Xuan muncul di belakangnya.
“Hei...”
“Ap-?!” Sebelum Chuan Wang menjawab, Xiao Xuan langsung memotong tangan kanannya dan langsung menekan seluruh aliran darah agar Chuan Wang tidak mati.
Saat Chuan Wang ingin berteriak, Xiao Xuan memasukan tangannya yang di potong dan memasukannya kemulut Chuan Wang.
“Apa hubungan-mu dengan organisasi Bulan Iblis?” Tanya Xiao Xuan dengan nada yang dingin. Chuan Wang mengeluarkan tangannya yang di mulut dan termuntah-muntah.
“Ak-aku... Aku tidak ta-”
Tangan Xiao Xuan langsung menggenggam mulutnya dengan keras dan menghantamkannya di dinding. “KATAKAN!”
“Buwaik!” Karena Chuan Wang masih ingin hidup, dia kini menceritakan semuanya. Chuan Wang memberitahu lokasi dari markas besar Organisasi Bulan Iblis yang berada di kekaisaran Meng yang telah hancur.
Dia juga menceritakan memberikan seluruh peta Kekaisaran Meng dan memberitahukan beberapa cabang dari organisasi itu. Chuan Wang berkata bahwa setiap cabang organisasi terdapat ketuanya dan mereka adalah kultivator GrandMaster tingkat 1 semua dan pemimpin besar mereka merupakan Kultivator Grand master 3.
“Sekarang leapskan ak-”
“Sudah.... Kepalamu sudah lepas.” Kata Xiao Xuan sebelum pergi.
“Jangan gegabah pergi saja dulu ke pelelangan, siapa tau ada pil atau bahan untuk membuat kau menerobos.” Ucap Xiao Hua.
“Aku tau bodoh.”
“Uh! Sialan kau!” Batin Xiao Hua kesal.
“Kakak! Lihat, itu pemuda bertopeng yang menolong kita!” Ucap Feng Zang sambil menunjuk Xiao Xuan yang baru masuk kedalam Menara Pelelangan.
“Iya-iya kita akan bertanya pada kakek nanti kalau boleh bertemu dengannya lagi. Ayo, kakek sudah menunggu kita di dalam.” Kata Feng Su.
Menara Pelelangan memiliki 3 lantai dan lantai pertama adalah lantai biasa, lantai kedua untuk kultivator atau sekte tingkat menengah dan untuk lantai ke tiga untuk Sekte besar/Kekaisaran.
Sebelum masuk ke acara pelelangan, Xiao Xuan bertemu dulu dengan pemilik menara Pelelangan tersebut.
“Ada yang bisa saya bantu tuan muda?” Tanya pemilik rumah pelelangan.
“Aku ingin melelang pil buatanku...” Xiao Xuan mengeluarkan sebuah pil yakin pil Pembeku Darah yang efeknya 100%. “Pil ini sudah sem-” Belum selesai Xiao Xuan berkata, orang itu langsung memotongnya.
“Namaku Guang Wan, silahkan tuan muda saya akan menjual ini dengan harga 1 juta dengan harga standarnya!” Ucap Guang Wan yang kini sedang berlutut pada Xiao Xuan.
“Bawakan aku ke tempat VIP. Yang aku lihat, ruangan VIP memiliki 10 ruangan.”
Seakan mengerti dengan apa yang Xiao Xuan katakan, Guang Wan langsung mengangguk pelan dan membawah Xiao Xuan di ruangan VIP nomor 7.
“Sekarang aku sebagai kepala menara Pelelangan akan melelang langsung acara ini karena kita memiliki sesuatu yang spesial. Itu akan di lelangkan di akhir acara!” Ucap Guang Wan Sebelum memanggil seorang wanita paruh baya yang sedang membawa sebuah kotak kecil.
“Ini adalah rumput langit dan bumi! Ini merupakan salah satu jenis bahan obat yang memiliki banyak energi alam dan langit! Harganya mulai dari 1000 koin emas!”
“1100”
“1200”
“1500”
Xiao Xuan dapat memperhatikan bahwa orang-orang yang tidak mengetahui rumput itu bisa di serap secara langsung tidak tertarik dengan rumput itu. Bahkan para tamu VIP sama sekali tidak menawarkan apapun.
“5000.”
“5100.”
“10.000!” Kata Xiao Xuan pelan tapi suaranya bisa terdengar sampai keseluruh lantai karena mengunakan Qi-nya.
“Hmph! Orang bodoh mana yang ingin membuang uang sebanyak itu hanya untuk rumput yang jika di olah sebagai pil malah akan membuatnya langsung rusak.” Tawa seorang pria berusia sekitar 50 tahun di ruangan VIP nomor 2. Dia adalah Patriak dari Sekte Kura-kura Hitam dari Kekaisaran Qing.
“10.000 pertama... 10.000 kedua.... 10.000 ketiga! Ruangan VIP nomor 7 memenangkan pelelangan!” Kata Guang Wan sebelum meminta untuk barang ke dua untuk di bawakan.
“Ini adalah sebuah batu yang kami temukan di sebuah terowongan, Batu ini wangi walaupun ini sangat mudah rapuh, kami membawanya karena baunya sangat wangi!”
“Xiao Xuan! Itu...” Xiao Hua sontak terkejut setelah melihat batu tersebut.
“I... Iya! Itu batu dewa! Itu... Aku akan membuat sebuah pedang untuk tubuh ku yang satunya lagi dengan batu itu!” Ucap Xiao Xuan. Tangan Xiao Xuan bergetar karena mengetahui kualitas batu tersebut melebihi dari kata langkah, melebihi dari kata pusaka, melebihi dari kata suci.
BATU KRISTAL DEWA.
“Harganya mulai dari 100 koin emas”
Seketika semua orang menjadi hening. Kecuali Xiao Xuan, tidak ada satupun yang menginginkan batu tersebut.
“101.” Kata Xiao Xuan.
Tanpa menghitung sampai tiga, Guang Wan langsung memberitahu bahwa ruangan VIP nomor 7 memenangkan pelelangan kembali.
Semua orang tertawa bahkan dengan 1 koin emas pun mereka merasa rugi jika membelinya. Tapi Xiao Xuan, walaupun harganya sampai berjuta-juta atau lebih sekalipun Xiao Xuan akan mencari cara untuk mendapatkannya.
Tanpa menunggu lama Xiao Xuan yang mengenakan topengnya langsung turun langsung ke tempat pelelangan dan langsung mengambil batu itu dengan sangat hati-hati. Xiao Xuan tidak memasukannya kedalam cincin ruangnya namun dia langsung memasukannya ke dunia jiwanya.
Xiao Hua pun langsung mengambil sebuah peti yang lembut agar batu itu tidak pecah sebelum di murnikan.
“Ap-apa barang itu sangat berharga sampai-sampai Tuan muda langsung turun untuk mengambilnya?” Tanya Guang Wan dengan hormat. Tentu saja semua orang terkejut karena melihat sikap Guang Wan yang keras dan sulit untuk di perintahkan bahkan untuk sekte besar pun. Namun berbeda dengan Xiao Xuan yang hanya mengabaikan perkataannya dan langsung kembali ke tempatnya.
“Kakek! Dialah yang menolong kami saat di jalan!” Ucap Feng Zang dari ruangan VIP nomor 3. Patriak Sekte Phoenix Es bernama Feng Bai, dia memperhatikan Xiao Xuan secara seksama namun tingkat kultivasinya bahkan tidak dapat dilihat olehnya.
“Kakek kultivator tingkat apa dia?” Tanya Feng Su.
“Dia orang yang unik, auranya pun aku tidak merasakannya apa lagi tingkatnya. Dia mungkin sangatlah kuat.” Ucap Feng Bai sambil mengela nafas panjang. Dia tidak pernah berharap kalau cucunya akan berurusan kepada orang seperti Xiao Xuan apa lagi berhutang nyawa.
“Ayo cucu-ku, kita akan mampir ke tempatnya.” Feng Su dan Feng Zang senang dan mengikuti kakeknya dari belakang. Tidak ada satupun murid atau tetua yang berani mengikutinya selain orang yang dia panggil jadi para tetua yang di sana hanya melihat acaranya yang sedang berlangsung.
“Ada apa?”
Sebelum mereka meminta ijin untuk masuk, Xiao Xuan sudah bertanya padanya. “Sudah aku duga, dia sangat kuat...” Batin Feng Bai.
“Senior bisakah kita berbicara sebentar?”
“Masuklah, suasana hatiku masih baik sekarang.” Kata Xiao Xuan dengan dingin. Walaupun Xiao Xuan tau bahwa dia tidak bisa mengalahkan Feng Bai, tapi dia tetap bersikap dingin karena dia tidak merasakan niat jahat dari Feng Bai.
“Senior perkenalkan, nama saya Feng Bai dari Sekte Phoenix Es... Aku mendengar dari cucu-ku, bahwa seniorlah yang menyelamatkannya, jadi saya ingin berterima kasih...” Feng Bai berkata dengan kata sopan.
“Tidak apa... Aku hanya lewat saja.” Kata Xiao Xuan sambil memalingkan wajahnya ke belakang dengan topeng yang dibuka.
##
Mohon supportnya teman-teman 🙏