NovelToon NovelToon
DIA,SANG PANGLIMA PERANG

DIA,SANG PANGLIMA PERANG

Status: tamat
Genre:Contest / Militer / Kriminal / Balas Dendam / Detektif / Action / Romantis / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.7
Nama Author: Vie Alfredo

seorang Prajurit biasa yang berhasil menyelamatkan para Sandraan dalam medan perang,
Dan saat itu juga dia terikat janji pada seorang gadis kecil yang dia selamatkan

____________________________________
"Ya kakak juga sangat hebat!, kakak apa kau punya pacar?"

"Hei,apa anak seusiamu sudah membicarakan masalah pacar?"

"Tidak kakak, aku ini gadis pemberani!, apakah kakak tidak ingin menikah denganku?"

"Ya Tuhan aku harus menunggumu dewasa untuk menikah?"

"iya kakak, kakak harus berjanji untuk menikahiku nanti!"
_____________________________________

penasaran nggak?
Ayo baca!!!!

waktu Update : Rabu & Sabtu
pukuL : 19.00 Wib

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie Alfredo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16 mendapat teman

"ayo tuan, saya sudah selesai!" ujar Tania pada Leon.

"mmmm, apa ada tempat yang ingin kau kunjungi lagi?" Tanya Leon.

"Aku ingin ke makam kakek!" jawab Tania.

"baiklah nona!" jawab Leon segera melajukan mobilnya ke makam kakek Tania.

Cungkling cungkling cungkling

Leon segera mengangkat telphonenya,

"Ya, adik ada apa?" tanya Leon mengangkat telphone dari keponakanya,

"kak Eon, sedang dimana? " Tanya Ria

"sedang menuju makam pahlawan!" jawab Leon singkat.

"apa kakak sedang bersama gadis yang diceritakan Bibi?" tanya Ria.

"ahhhh, ya!, ada apa?" tanya Leon penasaran.

"mari kita bertemu kakak!" ajak Ria yang sangat penasaran dengan Tania.

"ya, tunggulah di tempat biasa setelah ini aku akan menemuimu!" ujar Leon mengiyakan ajakan Ria.

Leon segera mengantar Tania ke makam kakeknya untuk berziarah.

"emmmm, aku akan menunggu di mobil!" ujar Leon pada Tania.

"Ya baik tuan!"jawab Tania segera turun dari mobil dan menuju makam kakeknya Micel pun setia mengikuti Tania

15 menit Leon menunggu akhirnya Tania, kembali dengan mata yang merah

"yang sudah pergi jangan ditangisi lagi!" ujar Leon segera melajukan mobilnya.

"emmmm"jawab Tania

"keponakanku ingin bertemu denganmu!, kita mulai kesepakatan kita dari sekarang!" ujar Leon memberi tahu.

"siap panglima!" jawab Tania sigap.

Mereka segera menuju ke barack,

"ayo turun, panggil aku mesra didepan keponakanku!"ujar Leon mengingatkan.

"oke kakak sayang!"jawab Tania tersenyum.

Leon hanya tersenyum tipis dan segera turun dari mobil, dan Micel setia mengawal dibelakang

"Kakak Eon!" panggil Ria yang sedang duduk di teras.

"sinih!"ujar Leon memberikan tangannya

Tania segera menerima tangan Leon

Mereka pun bergandengan menghampiri Ria.

"Ria , ada perlu apa?"tanya Leon

"aku penasaran dengan kakak ipar!"jawab Ria girang.

"apa ini kakak ipar? kenapa dia lebih muda dariku?"tanya Ria yang pura - pura terkejut.

"sudah tidak usah pura-pura, apa ibuku yang menyuruhmu menemuiku!" ujar Leon bertanya.

"tidak, aku sendiri!, bibi tidak menyuruhku!" ujar Ria.

"Kak Eon, bagaimana aku memanggilnya? Dia lebih muda dariku!" ujar Ria bingung karna umur Tania sangat jauh dengan Ria.

"memang umurmu berapa?" tanya Tania

"umurku 25tahun!"jawab Ria

"ah, aku yang harus memanggilmu kakak!" ujar Tania

"tidak sayang, dia harus memanggilmu kakak, karna kau calon istriku!"ujar Leon pada Tania.

Ya Tuhan, ini terdengar menggelikan!

Dalam Hati Tania.

"ah, itu tidak masalah, aku akan memanggilnya kakak ipar mulai hari ini!" ujar Ria menurut.

"itu, seperti terlalu dipaksakan!" ujar Tania protes.

"tak masalah kakak, kakak ipar bisa memanggilku Ria!" ujar Ria tersenyum ramah.

"benarkah tidak papa?"Tania meyakinkan.

Ria mengangguk senang,...

"Ria aku ingin bicara dengan mu sebentar ayo ke sini!" Ajak Leon menjauh dari Tania.

Tania hanya Cuek saja,melihat-lihat lingkungan sekitar.

"ada apa kak Eon?" tanya Ria penasaran.

"katakan apa yang direncanakan ibuku?" tanya Leon mengintrogasi.

"tidak ada, bibi hanya memintaku untuk membohongi paman,jika bibi sakit, agar acara pertunanganmu di undurkan, bibi bilang akan berpihak pada kakak sekarang!" ujar Ria menjawab.

"hmmmm, apa yang kau ketahui tentang kekasihku?"tanya Leon lebih dalam.

"kakak, bukankah gadis ini gadis 5tahun lalu yang kau selamatkan?"tanya Ria

"kau tahu itu?" tanya Leon terkejut.

"tentu, dia putri dari teman baik ayahku!"jawab Ria Yakin.

"baiklah, kau harus menutup mulutmu rapat, dia sedang mencariku tapi dia tidak mengingatku! Berperilakulah baik padanya, karna dia wanita yang akan ku nikahi!" ujar Leon memperingatkan Ria.

"tentu,Ria akan menutup mulut rapat!" jawab Ria sungguh-sungguh.

"lihat kakak, bahkan anjingmu menyukainya, dia menjadi sedikit tenang didekat kakak ipar,biasanya dia akan mengonggong melihat orang lain, bahkan akan melukai orang jika tidak suka!" ujar Ria heran.

"itu aku juga merasa heran!" ujar Leon berjalan mendekati Tania

Cungkling cungkling

Ponsel Leon berbunyi,

"iya, Ibu ada apa?" ujar Leon mengangkat telphonenya.

"aku di depan rumahmu! Kau dimana?, cepat kurung anjingmu aku mau masuk aku akan tinggal di rumahmu!" ujar Maya mengomel,

"aku sedang keluar bu, anjingku bersamaku!, masuk saja!"ujar Leon.

"kapan kau pulang?, apa Tania di rumah?" tanya Maya.

"dia bersamaku!"jawab Leon singkat.

" Cepat bawa pulang, ibu ingin bertemu denganya!, ibu sudah membuat banyak baju untuknya, ibu sendiri yang mendesaign untuknya!" ujar Maya bersemangat.

"Ya tunggu!" ujar Leon mengiyakan,

"Ria, apa kau mau ke rumahku!, sepertinya Bibimu sedang bertengkar dengan pamanmu!"ujar Leon menebak.

"Ah, itu bukan berita mengejutkan lagi!"ujar Ria santai.

"sayang ibuku, akan tinggal bersama kita, apa kau keberatan?"tanya Leon pada Tania.

"oh tentu tidak itu adalah ibumu, yang akan menjadi ibuku bukan?"ujar Tania bersandiwara.

"kakak ipar, bibiku orang yang baik meskipun agak berlebihan , dia akan menyayangimu!"Ujar Ria menenangkan Tania.

"ahahahahah, aku harap itu benar, karna kebanyakan ibu mertua lebih kejam dari ibu tiri!"ujar Tania tertawa.

"ahahahha kakak, kau berpikiran terlalu terbuka, memang banyak ibu mertua galak, tapi bibiku lain!"ujar Ria membela bibinya,

"Ya, ku harap kau mengatakan hal yang tidak bohong!" ujar Tania yang tidak percaya.

"kakak, akan mengetahuinya sendiri nanti!" ujar Ria santai.

"baiklah, berdebatnya nanti lagi kita pulang sekarang!" ujar Leon mengingatkakan.

"tidak kita tidak berdebat, aku sangat menyukai kakak ipar!" ujar Ria.

"baiklah , sayang ibu sudah menunggu kita mari pulang!" ujar Leon bersemangat.

"Kakak, aku lain kali saja main ke rumahmu!, aku ada urusan sekarang!"ujar Ria beralasan.

"sungguh kau tidak ikut?" tanya Tania.

"hmmmm" jawab Ria mengangguk

"Lain kali datanglah ke rumah, kau cukup menyenangkan!" ujar Tania yang merasa cocok dengan Ria.

"pasti kakak, aku akan mengunjungi kakak ipar diwaktu senggang!" ujar Ria tersenyum puas.

"aku menunggumu, kita bisa menjadi teman baik!" ujar Tania.

"terimakasih kakak,jika begitu aku duluan ya!" ujar Ria berpamitan lebih dulu.

"Hati-hati dijalan!"ujar Tania ramah.

Ria pun bergegas pergi meninggalkan Tania dan Leon.

"kau menyukainya?"tanya Leon.

"Dia tidak terlihat berpura-pura baik!" ujar Tania.

"Dia anak yang baik, makanya aku dekat dengannya!" ujar Leon.

"tapi aku justru berpura-pura jadi kekasihmu!" ujar Tania merasa bersalah

"jika tidak ingin pura-pura, kita bisa menjalin hubungan yang serius!" ujar Leon menawarkan

"Tuan, kau ini bermuka tebal!" ujar Tania gemas

"Ayo, pulang ibu sedang menunggu dirumah!" Leon menarik tangan Tania masuk ke dalam mobil, dan mikel selalu membuntuti.

"meskipun kita berpura -pura sebagai kekasih, kau bisa menjadi dirimu sendiri!, aku tidak ingin membuatmu menjadi orang lain, kau bisa menolak jika tidak menyukai ide ibuku, dia memang terlalu berlebihan, tapi dia akan memperlakukanmu dengan baik!"ujar Leon memberitahu.

"trimakasih, aku memang suka menjadi diriku sendiri!" ujar Tania cuek.

"kita akan ke asrama militer 1 minggu lagi!"ujar Leon.

"hmmmm, tuan bisakah aku membawa temanku tadi?"tanya Tania.

"itu Asrama militer bukan asrama fashion wanita!"ujar Leon bermaksut menolak.

"Hmmm, tentu aku tahu!,bolekah?" ujar Tania memasang wajah imutnya yang membuat Leon enggan berkata tidak.

"hmmm, Ya kau boleh mengajaknya!, tapi tidak ada kata manja, semua akan diperlakukan sama, katakan pada temanmu jangan sampai menangis bombay jika sudah mengikuti latihan!" ujar Leon mengingatkan.

"Siap panglima!, apakah tuan yang akan mendidik kami?"tanya Tania.

"aku tidak ada waktu untuk itu nona, kau akan di bawah didikan Jendral Petter!" ujar Leon tersenyum.

"oh, nama itu terdengar tidak asing!" ujar Tania merasa pernah mendengar nama itu, tapi dia tak begitu memperdulikanya.

"dia teman terbaikku!, kau bisa mengadu padannya jika ada masalah?" ujar Leon .

"Ya trimkasih!" ujar Tania girang, dia segera ingin menemukan laki-laki yang akan di ajaknya menikah, secepatnya...

Like dan komen dulu yes 😄

1
Ibad Moulay
🔥🔥🔥🔥🔥
Naga Hitam
siapa Donal
Olan moro
mantap.. 👍👍
Niena Jep
Kecewa
Niena Jep
Buruk
Hasnah Siti
uihhhh akhir nya...ketemu juga😭
Hasnah Siti
masyaallah...Suzy emang berbakat buat org jd sial...🤣🤣🤣🤣
Hasnah Siti
wow...Keren juga cerita yang 1 inih....yuk ...lanjut baca lagi 🏃🏻‍♀️💨💨💨🤩
Hasnah Siti
aku hadir lg dikarya MU kakak author...sambil nunggu lanjutan daisy si kupu-kupu malam....,🥰
Fatur Rahman
menarik
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: maksih kak
total 1 replies
Ar Dini
masa dh disebut ne nama Leon zang masih gk inget jg
Ar Dini
cerita FTV Haha
Rocky
Luar biasa
mbahmandor
cerita tentang kemiliteran, tapi ada unsur komedinya....... mantap👍👍👍
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: maksih kakak🥰
total 1 replies
mbahmandor
Luar biasa
mbahmandor
ada unsur komedinya, tapi gapapa...... aku suka 😁
mbahmandor
cukup menarik.......
Anna Susiana
Ayo lanjut up season 2nya ditunggu
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: sudah say, judulnya cinta dari sang komandan bayangan
total 1 replies
Teddy Aktadi
Luar biasa
Yanne Wirma Sari
seru🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!