NovelToon NovelToon
Azalea (Bukan) Istri Pengganti

Azalea (Bukan) Istri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Duda
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: ewie_srt

azalea menangis di sisi tubuh naima yang terbujur, kematian kakaknya menyisakan duka yang teramat dalam. matanya menatap nanar bayi merah di pangkuan kiano abang iparnya yang juga menangis tanpa suara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ewie_srt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

enam belas

Kiano tak habis pikir, entah karena efek ucapan ibu mertuanya tadikah, atau memang otaknya sudah tak waras. Bagaimana bisa dirinya berdebar seaneh itu karena adik iparnya sendiri.

Kiano membalikkan tubuh, matanya melirik sekilas ke arah ranjang, walau cahaya lampu temaram, matanya masih sangat jelas menangkap bayang azalea.

Secepat kilat kiano membuang pandangannya, tanpa sadar meraba pipinya yang menghangat. Cahaya lampu dari samping nakas membentuk siluet bayangan tubuh azalea yang masih duduk, menenangkan rara yang terbangun.

'sialan kau kiano, sadarlah azalea itu adiknya naima'

Kiano menarik nafasnya dalam, mengatur pikirannya yang tiba-tiba terganggu.

'aku nggak boleh begini, ingat kiano dia itu azalea, adik iparmu'

"mas kian"

"ya" jawab kiano secepat kilat, pria itu langsung terduduk.

Azalea mengerutkan keningnya heran, apakah kiano belum tidur, mengapa pria itu menjawabnya secepat itu.

"ada apa za?"

"anu..mas. Aku kedinginan, mas punya selimut lebih?"

"astaga" sungut kiano tersadarkan, pria itu memukul kepalanya sendiri.

Tentu saja azalea kedinginan, ia membawa bed covernya ke sofa. Tanpa meninggalkan apapun di atas ranjang,

"aku bisa ambil sendiri mas, tunjukkin aja dimana?"

Azalea, gadis itu sudah berdiri tepat di samping ranjang, masih dengan cahaya yang temaram.

Kiano yang sudah berdiri, segera menuju lemari besar di sudut ruangan, tempat art biasa meletakkan selimut tambahan.

Kiano melangkah lambat, selain karena cahaya yang cukup temaram, dia juga sedang sibuk menetralkan degub jantungnya.

"nih za" ujarnya mengulurkan selimut itu, azalea menyambutnya, tangan mereka saling menyentuh, keduanya terdiam sesaat membeku dalam diam.

Kedua terdiam dengan degub jantung masing-masing yang berpacu kuat, entah apa yang ada di pikiran mereka, azalea tersentak sadar, ia menarik tangannya. Namun kiano menahannya, mencekal pergelangan gadis itu.

"za.." panggilnya, suara kiano terdengar parau.

Azalea menelan salivanya, suara kiano membuatnya gugup.

"mas kian"

Selimut yang berada di tangan kiano jatuh, namun mereka berdua masih berdiri berhadapan, saling bertatapan dalam cahaya lampu yang temaram syahdu.

"zaaa, aku.."

"mas" panggil azalea dengan suara yang sedikit bergetar.

Perlahan kepala kiano mendekati kepala azalea, gadis itu semakin berdebar nggak karuan, dia tahu sangat tahu kalau kiano akan menciumnya.

Tanpa sadar gadis itu memejamkan matanya, menanti kecupan bibir pria itu yang hembusan nafasnya semakin terasa hangat di pipi azalea.

Nafasnya sedikit tertahan, saat lembutnya bibir kiano melumat bibirnya hangat. Azalea merasa terlena, seakan dirinya terbang ke awan dan jatuh dalam tumpukan kapas, lembut dan nyaman.

Azalea semakin hanyut, saat kedua tangan kiano menangkup pipinya, tanpa sadar azalea mendesah lembut, dengan kedua tangannya tanpa sadar melingkar ke leher kiano.

Tiba-tiba ciuman itu terhenti, tubuhnya terasa di dorong keras. Mata azalea membelalak lebar,

"maaf za..maaf"

Azalea terduduk di tepi ranjang, dorongan tangan kiano membuatnya jatuh terduduk. Matanya masih membelalak lebar tak percaya, menatap kepergian kiano yang buru-buru keluar kamar tanpa menutup pintu sama sekali.

Azalea berulangkali mengerjabkan matanya, apa maksud ucapan kiano barusan, mengapa pria itu meminta maaf, dan mengapa pula pria itu seperti merasa ketakutan dan bersalah.

Azalea perlahan berdiri, ia juga keluar, mencari keberadaan kiano. Nafas diandra, hembusannya terdengar lega. Kiano, pria itu berdiri di depan kulkas yang terbuka, terlihat meneguk air putih dari gelas terburu-buru.

"mas kian"

Kiano yang tersentak kaget hampir memuncratkan air minum dari mulutnya, tanpa melepaskan dan menurunkan botol itu, dengan mata membelalak menolehkan kepalanya perlahan.

"mas kian, kenapa?"

Kiano buru-buru menurunkan botol, dengan gerakan gelisah kiano berusaha menghindari azalea. Gerakan tangan pria itu bergetar penuh kegugupan saat ingin menutup pintu lemari pendingin itu.

"mas kian" azalea menyentuh lengan kiano heran. Namun pria itu, kiano menepis kasar tangan azalea.

"maas!"

"maafin aku za..maaf"

Sorot mata kiano penuh dengan rasa bersalah, gerakan tubuhnya benar-benar tak nyaman, seakan ia ingin sekali segera menghilang dari hadapan azalea.

Kernyitan di kening azalea semakin menebal, mengapa ada rasa sakit yqng menyerang hatinya tiba-tiba melihat sorot mata itu.

Azalea merasa terhina, tidak.., rasanya lebih sakit dari itu, apa yah namanya, ah yah mengapa tatapan kiano membuat ia merasa kecil dan seperti pecundang.

"mas kamu kenapa?"

Kiano menggeleng-gelengkan kepalanya, tatapan pria itu masih seperti tadi, sorotnya masih terlihat seperti tadi.

"maafkan aku za, aku khilaf"

"khilaf?" azalea memicingkan matanya tak percaya, apa maksud pria ini.

"maafkan kelancanganku za"

Azalea masih tidak menjawab, mengamati kiano yang terlihat semakin gugup dan gelisah.

Azalea kembali merasakan rasa sakit itu, yang meremas hatinya tanpa ampun.

Kekhilafan,

Kesalahan,

Pria itu hanya menganggap apa yang sudah ia lakukan, yang membuat hati azalea berbunga indah tadi hanya sebuah kesalahan, kekhilafan.

"ampuni aku za, ampuni kelancanganku"

Hati azalea kembali perih, kata-kata kiano barusan menyadarkannya dari mimpi indah sesaat yang menghampirinya.

"lancang?" tanyanya berbisik lirih.

"iya za, maafin aku"

"apa maksudmu mas?"

Kiano terhenyak, suara azalea yang sedikit meninggi semakin membuatnya gelisah dan gugup.

"jangan bilang kamu sedang mabuk"

"za—"

"jangan bilang kalau kamu hanya terbawa suasana" sambar azalea cepat, tidak memberi kiano kesempatan untuk bicara.

"sehina itu kah aku di matamu mas?"

"zaa" tatap kiano demgan sorot memohon, memohon azalea untuk tidak melanjutkan ucapannya.

"setak layak itukah aku untukmu?"

"zaa kumohon.."

Gelengan kepala kiano malah semakin membuat azalea merasa terhina, seakan pria itu memintanya berhenti membicarakan sesuatu yang sangat memalukan.

"mas ki—"

"kumohon za!, stop" sambar kiano cepat, "jangan membuatku mengeluarkan kata-kata yang akan kusesali seumur hidup"

Azalea terkesima, memandangi punggung lebar pria itu yang meninggalkannya sendirian bagai barang tak berharga.

"mas kian, apakah sehina itu diriku, bagimu?apakah aku tak layak mencintaimu? Tak pantaskah aku mengharapkan sisa-sisa cinta yang masih ada di dalam hatimu?" bisik azalea sendu, tanpa sadar setitik air bening jatuh di pipi ranumnya.

Azalea menangis tanpa suara, namun tubuhnya berguncang hebat menahan kesedihan yang menyerangnya tanpa ampun.

**********

Kiano terlihat kikuk, bingung. Hendak ke dapur membantu azalea yang sedang menyiapkan sarapan, rencananya. Namun kakinya berat melangkah, terbayang apa yang ia lakukan tadi malam, sungguh tak layak dimaafkan.

Mau mundur, namun kedua mertuanya terlanjur sudah melihat ke arahnya. Mau tak mau kiano tetap melangkah mendekati azalea, ingin beralasan menjaga rania, tapi bocah 7 bulan itu sudah di pangku kakeknya.

"zaa"

Azalea tak bergeming, gadis itu tetap sibuk dengan urusannya.

"azaleaa"

"heum" sahut azalea tanpa melirik sedikitpun.

"apa yang bisa aku bantu?" tanya kiano setengah berbisik, pria itu sesekali melirik ke arah kedua mertuanya yqng sedang tertawa riang bersama rania.

"tak perlu" sahut azalea singkat, lagi dan lagi tanpa menoleh sedikitpun ke arah pria itu.

Kiano mengerutkan keningnya, nada suara azalea yang ketus dan menjawab singkat-singkat seperti itu, kiano tahu bahwa dirinya lah penyebabnya, namun kiano takut kalau mertuanya akan menyadari ketegangan antara mereka berdua.

"zaa" panggil kiano setengah berbisik, "aku tahu aku lancang, tapi kumohon za, jangan sampai bapak dan ibu curiga"

Azalea berbalik kesal, kiano sampai tersentak kaget. Mata gadis itu sembab, kiano menelan salivanya susah payah karena sorot mata azalea yang menatapnya sangat kesal.

"zaaa"

"apa?" sahutnya jutek," apa aku juga harus cari alasan yang tepat, agar bapak dan ibu nggak curiga mengapa mataku sembab?"

"loh...loh..kok pada pelototan gitu?"

Kiano yang tersentak kaget, tanpa sadar tangannya meraih pundak azalea cepat, meringis tersenyum malu pada kedua mertuanya yang tersenyum melihat mereka berdua.

"ibu pikir, pernikahan kalian cuman pura-pura bahagia saja di depan kami tapi mendengar penjelasan aza alasan mengapa matanya sembab, ibu percaya kalian beneran saling suka kan?"

Kiano hanya nyengir, nggak tahu harus gimana. Apakah dia harus mengangguk seperti orang bodoh atau bagaimana.

Sekali lagi ia melirik ke arah azalea mencari jawaban di wajah gadis itu, namun azalea hanya melengos jengah membuang pandangannya ke arah lain.

Bersambung...

1
falea sezi
kata kata kian uda jatuh talak loh🤣
falea sezi
🤣🤣 bawel amat ini kakk ipar cerai aja pergi jauh gk tau trima kasih
sunaryati jarum
Kian sekarang kamu yang pusing sendiri kan setelah istrimu Aza di atas kertas menerima cinta Yohan atas permintaan kamu sendiri.Dan kamu baru merasa jika kamu jatuh cinta pada iparmu walau kamu menyangkalnya,rasa itu tidak bohong Kian
sunaryati jarum
Aduh siapa yang naruh bawang sebegitu banyak, nyesek emak dengan ketulusan pengorbanan Azalia,namun balasan yang diberikan Kiano hanya kesakitan.Jangan pengecut Kian jika cinta pada Aza utarakan dan pertahankan ,jika tidak lepaskan.Lebih dicintai daripada mencintai sendirian ,Aza!
ewie_srt(thealune): semangat mak 💪💪
total 1 replies
sunaryati jarum
Bisa jawab tidak ,kamu sudah membentengi dirimu sendiri jika tidak akan pernah mencintai wanita manapun termasuk Azalea,Kian
sunaryati jarum
Rasain dengan angkuhnya cintamu habis untuk Naima.Kesetiianmu oke,tapi ingat putrimu,apa kamu bisa mendampinginya sampai dewasa nanti,apa punya waktu mengawasinya.Setelah sudah tidak bisa merawat setiap saat, bagaimana perkembangannya?
sunaryati jarum
Dobel up Thoor. Ternyata kamu marah dan cemburu saat Aza ketemuan dengan Yohan.Istri katamu? Kapan kamu memperlakukan Azalea sebagai istrimu,selain jadi baby sister putrimu.Kau sudah mencintai Azalea tapi kamu menyangkalnya
ewie_srt(thealune): 😭😭😭😭😭😭😭
total 1 replies
araaself
lanjutttt🤗
sunaryati jarum
Emak berharap yang jatuh cinta duluan Kiano, malah kamu Azalea.Agar Kiano kena karma omongan sendiri ternyata kamu sudah suka sejak SMA
sunaryati jarum
Azalea cemburu
sunaryati jarum
Rania tahan dirimu
sunaryati jarum
Jangan sampai kau tersnyuh oleh Kian saat mabuk,menghindarlah Aza
sunaryati jarum
Tahu minuman beralkohol itu dilarang kok nekat, meminumnya,Mungkin sudah diberi obat perangsang oleh Sarah,karena dia menawari melakukan di apartemennya, berarti Sarah sudah terbiasa melakukannya, astaghfirullah.
sunaryati jarum
Nah harus tegas,Aza saja kamu tolak apalagi orang lain
sunaryati jarum
Azalea kelepasan ngomongnya.Jatuh cinta sendirian itu sakit,tapi kamu harus bisa nahan diri
.
sunaryati jarum
Azalea jangan berharap cinta dari Kiano, untuk saat ini.Biarkan ikuti kemauannya emak percaya cinta Kian akan datang karena ketulusan kamu
sunaryati jarum
Kamu yakin tidak akan jatuh cinta lagi dan tahan tidak menyentuh wanita,tapi sepertinya kamu yang akan cinta duluan ke Azalea,Kian
sunaryati jarum
Baru sehari Azalea sudah sebagai tempat bersandar.Sepertinya Sarah ada rasa sama Kian.Masa sekretaris manggil mas.
sunaryati jarum
Kamu bakalan bucin ,Kiano karena kebaikan dan ketulusan hati Azaela
sunaryati jarum
Baru mampir
ewie_srt(thealune): terima kasih 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!