NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Kaisar Multisemesta

Reinkarnasi Kaisar Multisemesta

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Perjodohan / Mengubah Takdir
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kairon04

"Di puncak tertinggi multisemesta, aku adalah hukum. Namun di dunia ini, kalian memperlakukanku seperti sampah?"

Shen Long telah mencapai segalanya. Sebagai penguasa mutlak multisemesta, tidak ada lagi puncak yang bisa ia daki, tidak ada lagi musuh yang bisa menantangnya. Di tengah kebosanan abadi yang menjemukan, ia memutuskan untuk melakukan tindakan gila: membuang takhta keabadian dan melompat ke dalam siklus reinkarnasi.

Namun, takdir seolah sedang bercanda.

Ia terbangun di tubuh seorang tentara muda berwajah pucat dengan nama yang sama, Shen Long. Bukannya mewarisi kejayaan, tubuh barunya ini justru sedang sekarat di sudut kamp pelatihan militer, babak belur akibat perundungan kejam dari para seniornya.

Saat ingatan sang Penguasa Multisemesta bangkit, roda takdir berputar balik. Dari seorang prajurit yang ditindas, Shen Long siap merangkak naik, menghancurkan konspirasi, dan menunjukkan pada dunia apa artinya kemurkaan seorang Dewa!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kairon04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16

Bab 16: Runtuhnya Singgasana Guntur

Darah segar berwarna merah pekat yang mengalir dari jasad sepuluh pengawal elit Biro Kultivator Ibu Kota Pusat perlahan-lahan merembes ke dalam sela-sela lantai batu giok ungu Alun-Alun Agung Supreme Thunder. Cairan hangat itu menguap sesaat ketika menyentuh sisa-sisa energi listrik alami yang masih berderit di atas permukaan batu, menciptakan kepulan asap tipis beraroma anyir yang menyengat indra penciuman. Sepuluh master yang telah menghabiskan puluhan tahun untuk menempa tubuh mereka di ranah Fondasi Jiwa tingkat puncak, kini tidak lebih dari sekadar tumpukan daging hancur tanpa bentuk yang berserakan di atas tanah, menjadi saksi bisu atas kemurkaan tirani seorang pemuda.

Di atas tangga istana giok ungu yang megah, Inspektur Agung Zhao Kai berdiri dengan tubuh yang kaku sepenuhnya bagaikan patung batu yang membeku di tengah badai salju abadi. Sepasang matanya yang sipit melotot keluar hingga urat-urat darah halus di sekitar pupilnya pecah, memancarkan kombinasi rasa tidak percaya dan ketakutan primal yang luar biasa dahsyat. Gelas cangkir teh spiritual yang terbuat dari bahan porselen langka di tangan kirinya telah remuk menjadi bubuk halus tanpa ia sadari, membiarkan cairan teh hangat menetes membasahi jubah emas putih mewahnya yang kini mulai terasa sangat dingin ditiup angin gunung.

"S-Satu tamparan... Bagaimana mungkin sepuluh pengawal elit tingkat puncak biro pusat bisa dimusnahkan hanya dengan satu gerakan?!" Zhao Kai berbisik dengan suara yang sangat parau, giginya saling berbenturan dengan ritme yang cepat karena menahan rasa syok mental yang hebat. Sebagai seorang pejabat tinggi dari pusat kekuasaan kekaisaran, ia telah melakukan inspeksi ke puluhan provinsi dan melihat ribuan pertempuran antar-kultivator, namun ia belum pernah menyaksikan kualitas energi yang begitu bersih, masif, dan mutlak seperti yang baru saja dilepaskan oleh Shen Long. Sepuluh master Fondasi Jiwa dihancurkan seperti tumpukan lalat busuk tanpa ada waktu bagi mereka untuk sekadar melepaskan pertahanan terbaik mereka.

Di sampingnya, Penguasa Sekte Besar Lei Tianhao mencengkeram erat sandaran singgasana kepala naga emasnya hingga struktur kayu kuno bernilai tinggi tersebut memunculkan suara retakan yang dalam. Wajah tuanya yang biasanya dihiasi oleh keangkuhan seorang penguasa wilayah utara kini telah berubah warna menjadi kelabu suram bagaikan kain kafan. Jantungnya berdegup begitu kencang di dalam rongga dadanya, memancarkan firasat kematian yang sangat pekat yang belum pernah ia rasakan sejak pertempuran memperebutkan takhta sekte ratusan tahun yang lalu.

Shen Long berdiri dengan tenang di tengah-tengah alun-alun yang luas, menurunkan tangan kirinya dengan gerakan yang sangat santai sebelum memasukkannya kembali ke dalam saku jubah militernya yang hijau sederhana. Kulit tubuhnya yang seputih giok memancarkan kilau gas emas murni yang sangat tipis namun padat, mengisolasi seluruh udara kotor dan percikan listrik ungu dari lingkungan sekitarnya secara sepihak. Sepasang matanya yang hitam, sedalam multisemesta abadi, menatap lurus ke arah Zhao Kai dan Lei Tianhao dengan pandangan yang penuh dengan rasa bosan yang teramat sangat.

"Pejabat dari biro pusat... dan seorang penguasa sekte gunung," Shen Long berkata, suaranya terdengar sangat rendah dan datar, namun anehnya mampu merambat melintasi ruang alun-alun dan bergema sangat jernih di dalam pusat jiwa semua orang yang masih hidup. "Kalian mengumpulkan sepuluh ekor anjing berbaju putih ini dengan harapan bisa menekan jalanku? Sungguh sebuah taktik yang tidak hanya kerdil, melainkan sangat membuang-buang waktu berhargaku di dunia fana ini."

"Bajingan kecil! Jangan kau kira kau bisa bertindak liar di hadapan hukum kekaisaran!" Zhao Kai berteriak histeris, mencoba menyembunyikan rasa takutnya yang mendalam di balik topeng otoritas pusatnya. Ia merobek jubah emas putihnya dengan kasar, menarik sebilah tombak pendek berwarna emas murni yang dipenuhi oleh ukiran lambang elang negara—*Tombak Hukum Otoritas Pusat*, sebuah senjata spiritual tingkat tinggi ranah Inti Emas yang memancarkan aura penindasan besi berskala raksasa.

"Aku adalah Zhao Kai! Inspektur Agung dari Ibu Kota Pusat! Basis kultivasiku berada di ranah Inti Emas tingkat kelima sejati! Menyerang pejabat biro adalah kejahatan pemusnahan sembilan turunan klan! Mati kau di bawah tombak hukumku!" Zhao Kai meraung dahsyat, seluruh energi spiritual berwarna kuning keemasan di dalam tubuhnya meledak sepenuhnya tanpa menyisakan apa pun. Inti emas di dalam perutnya berputar dengan kecepatan gila, mengalirkan kekuatan masif ke dalam bilah tombak pendeknya hingga senjata tersebut meledak melepaskan bayangan elang emas raksasa setinggi belasan meter yang siap merobek seluruh eksistensi Shen Long.

Zhao Kai melompat turun dari atas tangga istana giok ungu, meluncur ke depan dengan kecepatan yang melampaui batas kecepatan suara sejati, mengarahkan tusukan *Tombak Hukum Otoritas Pusat* miliknya langsung menuju ke arah pusat dahi Shen Long dengan kekuatan penghancur mutlak yang bisa meratakan sebuah bukit beton pertahanan militer dalam sekejap mata.

Namun, menghadapi serangan penuh dari seorang pejabat ranah Inti Emas tingkat kelima yang membawa senjata spiritual tingkat tinggi tersebut, Shen Long tetap berdiri diam tanpa bergeser satu milimeter pun dari posisinya semula. Sepasang matanya tidak merefleksikan bayangan elang emas itu sebagai sebuah ancaman, melainkan hanya sebagai percikan debu kotor yang menggelikan. Di dalam dantiannya yang luas, aliran gas emas murni dari puncak tingkat ketujuh ranah Pengumpulan Qi yang baru saja disempurnakannya mulai bergerak menyusuri jalur meridian lengan kanannya.

Tepat ketika ujung tajam tombak emas Zhao Kai berada hanya beberapa sentimeter di hadapan keningnya, tangan kanan Shen Long perlahan bergerak keluar dari saku jubah militernya. Gerakannya terlihat sangat lugas dan sederhana, sebuah gerakan tamparan menyamping dengan telapak tangan terbuka lebar yang dilapisi oleh lapisan tebal gas emas murni.

*PLAAAAAAAALAK!*

Suara tamparan keras yang luar biasa dahsyat membelah seluruh atmosfer udara Alun-Alun Agung Supreme Thunder dengan akurasi yang mutlak. Kekuatan murni dari *Teknik Pembalikan Kosmos Primordial* meledak dari telapak tangan Shen Long saat bersentuhan dengan ujung *Tombak Hukum Otoritas Pusat*.

*KRAKKKKKKKKKK! BYARR!*

Tanpa ada penundaan atau perlawanan sedikit pun, senjata spiritual tingkat tinggi ranah Inti Emas seberat ratusan pon yang dibanggakan oleh Zhao Kai langsung hancur berkeping-keping menjadi jutaan serpihan debu logam halus yang menguap di udara dalam waktu kurang dari satu milidetik! Bayangan elang emas hukum raksasa itu meledak dan lenyap seperti gelembung air yang dihantam palu godam raksasa kosmis.

Kekuatan tamparan emas Shen Long terus melaju ke depan dengan kecepatan hukum tak terhindarkan, menembus sisa pertahanan energi kuning Zhao Kai, dan mendarat dengan telak tepat di pipi kanan wajah pejabat tinggi tersebut.

*KRAKKKKKKKKKK! BYARR!*

Suara hancurnya seluruh struktur tengkorak, rahang, pelipis, dan jaringan tulang kepala Inspektur Agung Zhao Kai terdengar sangat renyah dan mengerikan di tengah alun-alun yang sunyi. Kekuatan tamparan Shen Long begitu masif hingga meluncur masuk ke dalam rongga dadanya, menghancurkan seluruh jaringan tulang rusuk, paru-paru, dan jantungnya menjadi serpihan daging. Tidak hanya itu, energi emas murni tersebut meledakkan sebutir inti emas tingkat kelima di dalam perut Zhao Kai hingga hancur berkeping-keping menjadi abu energi kosong.

Tubuh kurus Zhao Kai terlempar secara horizontal di udara seperti peluru kendali supersonik yang kehilangan kendali, meluncur sejauh lebih dari empat puluh meter membelah area alun-alun, sebelum akhirnya tubuhnya menghantam dinding gerbang batu giok ungu istana utama dengan sangat keras hingga gerbang raksasa setinggi belasan meter itu runtuh total dan menimbun jasadnya di bawah puing-puing batu giok.

*BUMMMMMMM!*

Jasad Zhao Kai terkapar di dalam reruntuhan batu giok dalam kondisi yang benar-benar menghancurkan seluruh sisa kewarasan manusia fana yang menyaksikannya. Seluruh wajah bagian kanannya telah rata sepenuhnya, hancur menjadi bubuk tulang halus yang bercampur dengan darah kental hitam, jaringan otak yang rusak, dan sisa-sisa pecahan inti emasnya yang menguap menjadi asap dingin ditiup angin gunung.

Zhao Kai, Inspektur Agung dari Biro Kultivator Ibu Kota Pusat di ranah Inti Emas tingkat kelima sejati, telah tewas seketika di tempat hanya karena satu tamparan santai dari tangan kanan Shen Long—sebuah kematian yang mutlak dan penjelasan yang sangat detail mengenai akhir dari eksistensi pejabat tinggi pusat tersebut di dalam wilayah provinsi ini. Keberadaannya di dalam struktur kekaisaran telah dihapus secara total dari panggung dunia fana.

Melihat pejabat tinggi negara dihancurkan hingga inti emasnya meledak dalam satu gerakan tamparan tangan kosong, dua ribu murid dalam sekte yang berdiri dalam formasi melingkar langsung merasakan seluruh dunia mereka runtuh. Wajah mereka berubah dari ungu tua menjadi pucat pasi tanpa setetes darah pun tersisa di kulit mereka. Senjata-senjata pedang di tangan mereka gemetar begitu hebat hingga memunculkan suara gemerincing logam yang sangat memekakkan telinga di tengah kesunyian alun-alun.

Penguasa Sekte Besar Lei Tianhao yang berdiri di atas tangga istana merasakan seluruh aliran darah di dalam jantungnya membeku secara instan. Sepasang matanya melotot keluar dengan rasa takut primal yang luar biasa dahsyat. Ia menyadari bahwa situasi telah mencapai titik kepunahan mutlak bagi sektenya jika ia tidak melepaskan kartu truf tertinggi yang disimpan oleh para leluhur selama ribuan tahun.

"Seluruh dua ribu murid dalam sekte! Korbankan esensi darah kalian sekarang juga!" Lei Tianhao meraung dengan suara yang pecah penuh kegilaan murni, melompat maju ke depan panggung altar batu giok utama. Ia mengeluarkan sebuah segel token batu kuno berwarna hitam pekat berlambang mata petir raksasa—*Segel Jiwa Sembilan Naga Guntur*, alat pengendali utama dari formasi pertahanan gunung tertinggi sekte mereka. "Aktifkan daya hancur maksimum *Formasi Guntur Pemusnah Sembilan Langit Agung*! Bakar esensi jiwa kalian untuk menindas monster ini hingga menjadi abu kosmis!"

Mendengar perintah gila dari penguasa sekte mereka, dua ribu murid dalam sekte yang telah terdesak di ujung jurang ketakutan terpaksa mematuhi perintah tersebut demi menyelamatkan sekte mereka. Mereka secara serentak menggigit ujung lidah mereka, memuntahkan seteguk darah esensi murni ke arah pedang spiritual mereka masing-masing, lalu menusukkan bilah pedang tersebut ke dalam sela-sela lantai batu giok ungu alun-alun.

*WUSH! WUSH! WUSH!*

Seketika itu juga, sembilan puncak gunung petir raksasa yang mengelilingi wilayah lembah suci meledak melepaskan seberkas gelombang cahaya listrik berwarna ungu kemerahan yang sangat pekat menuju ke langit. Awan badai hitam tebal di atas alun-alun berputar dengan kecepatan gila membentuk pusaran tornado raksasa berdiameter ratusan meter yang menutupi seluruh pandangan langit secara mutlak. Aliran listrik bertegangan puluhan juta volt menyambar-nyambar terus-menerus dengan suara gemuruh yang memekakkan telinga, menciptakan jaring penindasan energi berskala sekte tertinggi yang belum pernah tersaji dalam sejarah ribuan tahun peradaban pegunungan terlarang ini.

Kombinasi energi dari dua ribu murid dalam sekte yang membakar esensi darah mereka berpadu dengan kekuatan inti emas tingkat kesembilan milik Lei Tianhao menciptakan sebilah pedang petir ungu raksasa dengan panjang mencapai seratus meter yang terbentuk di dalam pusat pusaran awan badai langit—*Pedang Guntur Penghancur Jiwa Dewa Purba*. Aura destruktif yang dipancarkan oleh pedang raksasa ini begitu masif hingga seluruh kompleks istana giok ungu dan bangunan kuil di sepanjang lereng gunung mulai runtuh dan hancur menjadi puing-puing abu batu halus. Lantai alun-alun giok ungu seluas puluhan hektar itu amblas ke bawah sedalam satu meter secara merata, menciptakan kawah retakan raksasa yang menakutkan.

Sun Mo yang berada di dalam kabin jip militer lapis baja hitam nomor satu di ujung alun-alun merasakan seluruh bodi mobil mulai retak halus akibat tekanan tekanan udara yang luar biasa tinggi. "Kakak Shen... ini adalah kekuatan pemusnahan massal berskala raksasa! Serangan ini... bisa menghancurkan seluruh pegunungan ini menjadi abu tanah dalam sekejap!" Sun Mo berteriak dengan wajah yang sepenuhnya putus asa, jatuh lunglai di atas jok mobil dengan seluruh kesadaran yang hampir hilang akibat tekanan aura tersebut.

Namun, di bawah bayangan pedang petir ungu raksasa setinggi seratus meter yang siap meluncur turun menelan seluruh eksistensinya itu, Shen Long tetap berdiri di tengah kawah retakan dengan ketenangan yang mutlak. Kedua tangannya kembali dimasukkan ke dalam saku jubah militernya yang hijau, dan ekspresi wajahnya yang tampan tidak menunjukkan setitik pun kepanikan atau ketakutan. Sepasang matanya yang hitam kini merefleksikan kilatan pedang petir raksasa tersebut dengan pandangan yang sarat akan cemoohan dingin dan rasa bosan yang teramat sangat.

Bagi sang Penguasa Multisemesta yang di kehidupan masa lalunya pernah memadamkan badai petir kosmis tingkat dewa pencipta hanya dengan menggunakan sehelai pandangan matanya, penggabungan energi bumi yang kotor dan dipenuhi polusi dari dua ribu manusia fana ini tidak lebih dari sekadar mainan anak kecil yang menggelikan.

"Memaksa murid-muridmu membakar esensi darah mereka hanya untuk memperkuat sebilah pedang listrik kasar yang dipenuhi oleh ribuan lubang cacat struktur... Lei Tianhao, kesombongan sektemu benar-benar berakhir sebagai lelucon yang sangat membosankan di hadapanku," Shen Long berkata dengan nada suara yang sangat ringan, namun suaranya anehnya mampu meredam seluruh gemuruh suara petir sejauh puluhan kilometer secara sepihak.

Di dalam dantiannya yang luas, pusaran gas emas murni dari tingkat ketujuh ranah Pengumpulan Qi mulai berputar dengan kecepatan kosmis yang mutlak. Shen Long menyadari bahwa untuk menghancurkan seluruh formasi berskala sekte tertinggi ini secara bersih tanpa merusak kendaraan militer di belakangnya, ia membutuhkan sedikit peningkatan kapasitas wadah energinya secara internal.

Sambil bersila secara mental di dalam pusat jiwanya, Shen Long mengaktifkan *Teknik Pembalikan Kosmos Primordial* dengan intensitas penuh. Ia membentuk sebuah pusaran daya sedot energi tak kasat mata di sekeliling tubuhnya, menarik seluruh bocoran energi listrik ungu kemerahan yang memancar dari awan badai langit sebelum pedang raksasa tersebut meluncur turun.

*WUSH... WUSH... WUSH...*

Aliran esensi energi petir berskala sekte yang sangat pekat dan melimpah tersebut disedot masuk secara paksa melalui titik-titik akupunktur di seluruh tubuh pualam Shen Long, dialirkan langsung menuju samudra dantian emasnya. Di bawah pengaruh hukum pembalikan kosmos sejati, seluruh elemen kotor dan sisa emosi kemarahan manusiawi dari energi tersebut dibakar habis tanpa sisa, menyisakan gas emas murni yang mengalir deras memperluas kapasitas meridiannya dengan kecepatan yang melampaui seluruh logika kewarasan manusia fana.

*KLEK! KLEK! KLEK!*

Suara transformasi internal yang sangat padat kembali terdengar dari dalam persendian tubuh Shen Long dengan ritme yang menakutkan seperti dentuman guntur dewa kuno.

Tingkat kedelapan ranah Pengumpulan Qi...

Puncak tingkat kesembilan ranah Pengumpulan Qi!

Hanya dalam waktu beberapa milidetik sebelum pedang petir seratus meter menyentuh rambutnya, basis kultivasi Shen Long telah berhasil menembus batas tertinggi dan berada di puncak tingkat kesembilan ranah Pengumpulan Qi dengan fondasi gas emas murni yang ribuan kali lebih murni dan padat daripada seluruh standar penguasa ranah Inti Emas tingkat puncak di dunia fana bumi ini. Kulit tubuhnya kini memancarkan kilau emas suci yang sangat tebal, memancarkan aura keagungan tirani mutlak yang mampu membalikkan seluruh hukum alam sepihak.

"Formasi Pedang Guntur Pemusnah! Hancurlah kau menjadi debu sejarah, bajingan cilik!" Lei Tianhao meraung histeris dengan kegilaan mutlak, mengayunkan *Segel Jiwa Sembilan Naga Guntur* di tangannya ke bawah dengan kekuatan penuh.

Seketika itu juga, sebilah pedang petir ungu raksasa sepanjang seratus meter meluncur turun dari langit menembus pusaran awan badai dengan kecepatan yang melampaui kecepatan suara sejati, membawa seluruh kekuatan penghancur mutlak dari formasi pertahanan gunung ribuan tahun langsung menuju ke arah puncak kepala Shen Long.

Tepat pada momen yang sangat krusial tersebut, tangan kiri Shen Long perlahan bergerak keluar dari saku jubah militernya dengan kecepatan hukum kosmis yang tidak terhindarkan oleh seluruh persepsi mata manusia sejati. Ia tidak membentuk jaring pelindung atau menghindar; ia hanya membentuk telapak tangan terbuka lebar, dilapisi oleh seluruh gelombang gas emas murni dari puncak tingkat kesembilan ranah Pengumpulan Qi miliknya yang baru saja terbentuk sempurna dengan kualitas yang sangat suci.

Shen Long mengayunkan tangan kirinya dari bawah ke atas dalam sebuah gerakan tamparan telapak tangan terbuka yang sangat luas, menyambut hantaman bilah pedang petir ungu raksasa sepanjang seratus meter tersebut secara langsung dengan tangan kosong.

*PLAAAAAAAALAK!*

Suara tamparan keras itu terdengar jauh lebih dahsyat dari seluruh ledakan bom nuklir fana, menggema kuat membelah seluruh wilayah Pegunungan Terlarang Utara secara mutlak. Sebuah gelombang kejut telapak tangan keemasan raksasa dengan diameter mencapai ratusan meter meledak keluar dari tangan left Shen Long, meluncur naik ke atas dengan kekuatan hukum pembalikan kosmos sejati.

*BUMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM!*

Benturan energi berskala kosmis meledak hebat di atas langit Lembah Suci Guntur. Gelombang kejut tamparan emas murni milik Shen Long menghantam bilah pedang petir ungu sepanjang seratus meter milik *Formasi Guntur Pemusnah Sembilan Langit Agung* secara telak di udara.

Tanpa ada penundaan, perlawanan, atau jeda waktu pertarungan sedikit pun, seluruh bilah pedang petir raksasa seberat jutaan ton yang dikumpulkan dari esensi darah dua ribu murid langsung hancur berkeping-keping menjadi jutaan serpihan bintik cahaya keemasan yang padam di udara dalam waktu kurang dari satu milidetik! Senjata pemusnahan tertinggi sekte kuno itu hancur seperti kaca tipis yang dihantam palu godam raksasa kosmis.

Tidak hanya itu, kekuatan tamparan emas Shen Long terus melaju ke depan tanpa kehilangan energinya sedikit pun, menghasilkan efek serangan balik energi (*energy backlash*) berskala masif yang merambat mundur melintasi sembilan simpul puncak gunung petir, langsung menghantam tubuh dua ribu murid dalam sekte yang berada di sekeliling alun-alun secara bersamaan.

*KRAKKKKKKKKKK! BYARR!*

Suara hancurnya dua ribu pedang panjang spiritual dan rusaknya jaringan meridian dari seluruh murid dalam sekte tersebut terdengar sangat renyah dan mengerikan di sepanjang dinding lereng gunung. Seluruh dua ribu murid tersebut secara serentak memuntahkan seteguk darah hitam kental yang dipenuhi oleh serpihan organ dalam mereka yang hancur akibat tekanan gelombang kejut kekuatan emas Shen Long. Tubuh mereka terlempar secara horizontal ke belakang dari posisi berdiri mereka, meluncur sejauh puluhan meter sebelum akhirnya jatuh tersungkur di atas lantai giok dalam kondisi yang lemas sepenuhnya.

Energi murni Shen Long telah meledakkan seluruh dantian di dalam perut dua ribu murid tersebut, menghancurkan jaringan spiritual utama mereka secara mutlak dan membuat mereka cacat permanen sebagai manusia fana biasa yang tidak akan pernah bisa menyentuh energi spiritual lagi seumur hidup mereka. Mereka semua pingsan dengan mata memutih tanpa kekuatan sedikit pun, dikeluarkan secara total dari panggung dunia kultivasi—sebuah penjelasan yang sangat detail dan pasti mengenai akhir dari seluruh generasi murid dalam sekte tersebut di dalam cerita ini.

Namun, nasib Penguasa Sekte Besar Lei Tianhao jauh lebih mengerikan karena ia memegang segel token utama bumi. Hantaman langsung dari sisa gelombang kejut telapak tangan keemasan Shen Long meluncur turun menembus sisa pertahanannya dengan akurasi yang mutlak, menghancurkan *Segel Jiwa Sembilan Naga Guntur* di tangannya menjadi bubuk batu hitam halus, sebelum akhirnya telapak tangan kiri Shen Long mendarat dengan telak tepat di pipi kanan wajah tuanya.

*PLAAAAAAAALAK!*

Suara tamparan keras itu membelah seluruh sisa awan badai di atas langit lembah dengan gema suara yang sangat nyaring. Kekuatan destruktif dari esensi gas emas murni tingkat kesembilan ranah Pengumpulan Qi milik Shen Long meledak sepenuhnya di dalam struktur tengkorak dan tubuh tua Lei Tianhao.

*KRAKKKKKKKKKK! BYARR!*

Suara hancurnya seluruh struktur tengkorak, rahang, pelipis, dan jaringan tulang kepala Lei Tianhao terdengar sangat renyah di udara yang sunyi. Kekuatan tamparan tersebut meluncur masuk ke dalam perut bagian bawahnya, menghantam langsung sebutir inti emas puncak tingkat kesembilan yang berputar di dalam dantiannya hingga inti emas tersebut meledak berkeping-keping menjadi abu energi kosong, memusnahkan seluruh jaringan meridian utama, wadah spiritual, dan jiwanya secara mutlak dari dalam tubuh fananya dalam waktu satu helaan napas.

Tubuh tua Lei Tianhao terlempar secara horizontal di udara seperti peluru kendali supersonik, meluncur sejauh lebih dari lima puluh meter membelah ruang aula agung, sebelum akhirnya tubuh tuanya menghantam dinding singgasana naga emas di bagian belakang istana dengan sangat keras hingga istana suci utama setinggi puluhan meter itu runtuh total dan menimbun jasadnya di bawah puing-puing batu giok ungu dan kayu cendana kuno.

*BOOMMMMMMM!*

Jasad Lei Tianhao tertimbun di bawah puing-puing istana dalam kondisi yang benar-benar menghancurkan seluruh sisa kewarasan manusia fana. Seluruh wajah bagian kanannya telah rata sepenuhnya, hancur menjadi bubuk tulang halus yang bercampur dengan darah kental hitam, jaringan otak yang rusak, dan sisa-sisa pecahan inti emasnya yang menguap menjadi asap dingin ditiup angin.

Lei Tianhao, Penguasa Sekte Besar Sekte Pedang Guntur di ranah Inti Emas tingkat kesembilan sejati, telah tewas seketika di tempat hanya karena satu tamparan santai dari tangan kiri Shen Long—sebuah kematian yang mutlak dan penjelasan yang sangat detail mengenai akhir dari eksistensi sang monster tua penguasa wilayah utara tersebut di dunia fana ini.

Hanya dalam waktu kurang dari sepuluh menit pertempuran tunggal di sore hari ini, seluruh kompleks markas besar Sekte Pedang Guntur yang telah berjaya selama ribuan tahun di atas Pegunungan Terlarang Utara telah disapu bersih secara mutlak dari sejarah dunia fana. Dua ribu murid dicacatkan secara permanen, seluruh bangunan istana diruntuhkan hingga menjadi abu puing-puing halus, dan sang penguasa sekte puncak telah dibantai habis hingga tewas mengenaskan di bawah reruntuhan singgasananya sendiri oleh telapak tangan seorang pemuda tunggal.

Shen Long berdiri tegak di tengah-tengah kawah reruntuhan alun-alun yang luas dengan jubah militer hijau yang bersih sempurna tanpa setitik debu pun menempel di kulit pualamnya. Ia menarik kembali tangan kirinya, mengeluarkan selembar saputangan putih yang baru dari saku jubah militernya untuk mengusap setitik noda energi dari ujung jarinya dengan ketenangan yang menakutkan, lalu membuang saputangan tersebut ke atas tanah berlumpur yang dipenuhi darah.

Otoritas sekte kuno tertinggi di seluruh wilayah utara telah dihapus secara mutlak dari dunia fana. Sisa-sisa murid yang masih hidup di atas tanah memandang sosok Shen Long dengan tatapan mata yang dipenuhi oleh pemujaan mutlak seolah-olah sedang menatap sesosok Dewa Pencipta sejati yang baru saja turun ke bumi fana untuk menegakkan hukum kematian absolutnya.

Shen Long membalikkan tubuhnya dengan sangat anggun, melangkah kembali menuju pintu belakang jip militer lapis baja hitam nomor satu yang dikemudikan oleh Sun Mo dengan langkah kaki yang tenang dan stabil.

Tepat ketika kakinya baru saja melangkah mendekati pintu mobil, sebuah getaran energi spiritual berwarna merah tua tiba-kira muncul dari dalam reruntuhan jasad Inspektur Agung Zhao Kai di seberang alun-alun—itu adalah sebuah alat transmisi suara spiritual darurat jarak jauh tingkat kekaisaran yang terhubung langsung dengan pusat komando tertinggi Biro Kultivator di Ibu Kota Pusat. Alat giok merah tersebut perlahan melayang ke udara sebelum akhirnya meledak, melepaskan sebuah proyeksi energi holografik vertikal setinggi tiga meter di depan wajah Shen Long.

Di dalam proyeksi energi tersebut, terlihat sesosok pria tua bertubuh kekar yang mengenakan jubah kekaisaran berwarna emas murni yang dipenuhi oleh sulaman naga langit raksasa, dengan mahkota emas bertahtakan sembilan mutiara dewa di kepalanya—**Guo Hong**, Direktur Agung Agung dari Biro Kultivator Ibu Kota Pusat sejati yang basis kultivasinya telah lama melampaui seluruh tingkatan ranah Inti Emas fana dan berada di **ranah Jiwa Baru tingkat ketiga sejati** (*Nascent Soul Third Stage*)! Pria tua ini memiliki wajah yang sangat garang, dan sepasang matanya memancarkan kilatan aura hukum kekaisaran yang sangat masif hingga mampu membuat ruang di sekitar proyeksi bergetar hebat.

"Pemberontak kecil bernama Shen Long!!! Aku telah menyaksikan seluruh pembantaian yang kau lakukan terhadap Inspektur Agung Zhao Kai dan pemusnahan Sekte Pedang Guntur melalui cermin pemantau pusat kekaisaran!" Guo Hong berkata melalui proyeksi energi, suaranya yang menggelegar mengandung getaran energi ranah Jiwa Baru yang sangat berat hingga membuat permukaan semen alun-alun yang tersisa retak halus. "Tindakanmu adalah pengkhianatan tertinggi yang menghancurkan seluruh fondasi hukum kekaisaran nasional! Hari ini, aku sendiri yang akan mengeluarkan *Dekrit Pemusnahan Dewa* dari Ibu Kota Pusat! Aku akan memimpin lima puluh master ranah Inti Emas tingkat tinggi bersama dengan Armada Kapal Perang Terbang Kekaisaran untuk mengepung wilayah utara ini! Dalam waktu dua jam, aku akan meratakan seluruh provinsi tempatmu berada, mengekstrak jiwamu secara paksa, dan menyiksanya di dalam tungku api jiwa kekaisaran selama sepuluh ribu tahun seumur hidupmu!"

Mendengar ancaman raksasa dari proyeksi Direktur Agung Guo Hong yang membawa armada militer terbang kekaisaran berskala masif dan para master ranah Inti Emas tingkat tinggi dari pusat negara, Shen Long tidak menunjukkan kepanikan atau ketakutan sedikit pun di wajah tampannya. Sebaliknya, sepasang pupil matanya merefleksikan proyeksi emas tersebut, dan sebuah senyuman tipis penuh misteri serta gairah pertempuran dingin yang mulai membumbung tinggi dari lubuk jiwanya yang paling dalam, perlahan mengembang di sudut bibirnya yang seputih giok.

"Direktur Agung dari Ibu Kota Pusat... ranah Jiwa Baru tingkat ketiga, lima puluh master inti emas, dan armada kapal perang terbang kekaisaran," Shen Long bergumam dengan nada suara yang dipenuhi oleh ketenangan mutlak dari penguasa tertinggi yang akhirnya melihat panggung hiburan fana di dunia rendah ini menjadi jauh lebih meriah, menantang, dan layak untuk dilemparkan ke dalam amukan telapak tanganku berikutnya. "Kalian mengumpulkan seluruh kekuatan terkuat di pusat kekaisaran hanya untuk datang bersujud dan mengantarkan leher kalian di hadapan hukumku? Sangat bagus... mari kita lihat apakah armada perang terbangmu ini memiliki kekuatan yang cukup untuk sekadar menahan satu ayunan gerakan tamparanku di atas langit Ibu Kota Pusat nanti."

Shen Long mengencangkan genggaman tangannya pada pintu jip militer lapis baja hitam nomor satu, siap untuk melangkah masuk ke dalam kabin mobil dan mengarahkan kendaraan menuju gerbang tol perbatasan utara demi menyambut kedatangan badai pertempuran berskala kekaisaran raksasa berikutnya yang akan menjungkirbalikkan seluruh tatanan kekuasaan tertinggi di dunia fana ini tanpa ada satu pun aturan manusia bumi yang mampu menahan laju amukan mutlak dari telapak tangan sang Penguasa Multisemesta.

1
Nanik S
Hadir
Kairon: Terima kasih sudah singgah kak😍🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!