NovelToon NovelToon
Jalan Keabadian Penuh Darah

Jalan Keabadian Penuh Darah

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Budidaya dan Peningkatan / Mengubah Takdir
Popularitas:13.3k
Nilai: 5
Nama Author: YUKARO

Sepupu menghina, anggota klan memandang rendah, tiga tahun tanpa kemajuan. Lin Han tahu rasa pahit berada di dasar. Namun ia tidak pernah membenci jalan keabadian. Sebaliknya, ia justru semakin keras mengejarnya. Dunia Hunyuan perlahan membuka topengnya. Di balik kemuliaan keabadian tersimpan kenyataan bahwa para pendekar bisa berubah menjadi binatang, sekte suci bisa menjadi sarang ular. Lin Han pun menyadari bahwa satu satunya jalan untuk selamat adalah menjadi lebih kejam daripada mereka. Ia memutuskan untuk tidak lagi mencari pengakuan, melainkan kekuatan absolut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YUKARO, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suara Bisikan Misterius

Di kejauhan, Lin Han bisa melihat Liu Bei, Lin Feng, Ji Lianyue, dan beberapa tetua dari Klan Lin dan Klan Liu bergabung menghadapi satu iblis yang berbeda dari yang lain.

Iblis itu setara dengan Foundation Establishment tahap Puncak, tapi bukan iblis bodoh seperti kebanyakan. Matanya menyala dengan kecerdasan, gerakannya terukur dan penuh perhitungan. Iblis itu bisa bicara, mulutnya bergerak mengucapkan kata kata yang tidak bisa didengar Lin Han dari jarak sejauh ini. Pertarungan melawannya jauh lebih sulit daripada melawan iblis biasa.

Lin Han terus menebas iblis di sekitarnya. Tapi dari sudut matanya, ia melihat pemandangan yang mengerikan.

Banyak praktisi Foundation Establishment yang mati. Mayat mereka bergelimpangan di antara mayat iblis. Kali ini iblis yang datang rata rata memiliki kultivasi setara Foundation Establishment. Meskipun tidak memiliki kecerdasan seperti iblis yang dilawan para orang tua, tapi jumlah mereka sangat banyak. Gelombang demi gelombang datang tanpa henti. Para praktisi kelelahan, dan kelelahan itu membuat mereka lengah. Satu kelengahan kecil, dan nyawa pun melayang.

Lin Han mengaktifkan Langkah Angin. Teknik pergerakan yang ia pelajari sejak masih di tahap Qi Condensation itu mungkin teknik tingkat rendah, tapi ia sudah menguasainya dengan sempurna. Tubuhnya melesat berpindah pindah di antara iblis, pedangnya bergerak tanpa henti. Setiap tebasan yang teratur dengan teknik dasar pedang yang ia kuasai membuatnya tidak terbendung.

Di kejauhan, ia melihat Liu Jia juga bertarung dengan sengit. Adik iparnya itu mengayunkan pedangnya dengan tebasan tebasan berat yang membelah iblis menjadi dua. Wajahnya penuh semangat meskipun tubuhnya sudah berlumuran darah ungu dan merah.

Liu Mei sendiri terus mendominasi di areanya. Energi pedangnya menjadi semakin sering ia lepaskan, menghantam iblis iblis yang mencoba mendekat. Tidak ada yang bisa mendekatinya dalam radius lima langkah.

Pertarungan berlangsung hingga malam hari. Matahari sudah lama tenggelam, digantikan oleh bulan pucat yang cahayanya tertutup awan. Satu satunya penerangan berasal dari api obor yang dibawa beberapa kultivator dan kilatan energi dari serangan serangan mereka.

Tengah malam.

Lin Han sedang bertarung melawan iblis setara Foundation Establishment tahap akhir. Iblis ini lebih besar dan lebih kuat dari yang lain. Tebasannya harus ia ulang berkali kali untuk menembus kulitnya yang tebal, tapi tetap saja sulit. Ini berbeda dengan yang dia bunuh di Klan Lin, ini jauh lebih kuat.

Tiba-tiba sebuah suara terdengar di kepalanya.

"Anak manusia, bergabunglah denganku."

Lin Han tersentak. Ia melihat ke sekelilingnya. Semua orang masih fokus bertarung. Tidak ada yang menoleh padanya. Tidak ada yang tampak terganggu oleh suara itu.

Swish!

Serangan iblis hampir mengenainya. Lin Han segera menghindar ke samping, lalu membalas dengan tebasan cepat dan sangat kuat ke leher iblis itu. Iblis itu akhirnya terjatuh dan mati.

Lin Han terengah engah. "Tadi itu suara siapa? Terasa begitu jelas," pikirnya.

Suara itu terdengar lagi. "Anak manusia, bergabunglah bersamaku. Aku memiliki tawaran menarik untukmu."

Lin Han berbicara dalam hati, mencoba berkomunikasi dengan sumber suara itu.

"Siapa pun kau, aku tidak butuh kekuatan dari pihak yang tidak mau menunjukkan diri."

Suara itu menjawab. "Kau pasti membutuhkanku suatu saat nanti. Pada saat itu..."

Lin Han memotong dalam hatinya.

"Tidak! Berhentilah berbicara. Kau mengganggu pertarungan ku."

Suara itu tidak peduli dengan penolakannya. Suara itu melanjutkan dengan nada yang tenang dan pasti.

"Hamba Patuh Tuan. Gunakan kata kata itu ketika kau membutuhkanku. Jika saat itu tiba... aku akan muncul membantu mu."

Lin Han tidak menjawab, menunggu suara itu datang lagi, tapi tidak ada. Keheningan kembali memenuhi kepalanya.

Lin Han menghela napas panjang.

"Siapa pun kau... aku tidak tertarik bekerja sama denganmu."

Ia tidak tahu apa yang baru saja terjadi. Apakah itu suara dari iblis yang mencoba memanipulasinya? Atau sesuatu yang lain? Tidak ada waktu untuk memikirkannya sekarang. Ia melesat lagi, bergabung kembali dengan pertarungan.

Beberapa menit kemudian, seluruh iblis berhasil dikalahkan. Mayat mereka bergelimpangan di mana mana, menciptakan pemandangan yang mengerikan di bawah cahaya bulan. Yang tersisa hanyalah satu iblis besar yang sejak tadi dilawan oleh Liu Bei, Lin Feng, dan yang lainnya.

Lin Han ingin melesat membantu mereka. Tapi tubuhnya terasa berat, kelelahan mulai mengambil alih. Liu Mei, Liu Jia, dan semua kultivator yang selamat juga dalam kondisi yang sama. Mereka hanya bisa menonton dari kejauhan.

Liu Bei dan Lin Feng bergerak bersamaan. Sebuah kombinasi serangan yang sudah mereka latih sejak masa muda. Liu Bei menyerang dari depan, memaksa iblis itu mengangkat tangannya untuk menangkis. Lin Feng menusuk dari samping, pedangnya menembus pertahanan iblis dan mengenai lehernya. Iblis itu meraung kesakitan.

Ji Lianyue melompat, tumitnya menghantam kepala iblis itu dari atas. Iblis itu terhuyung. Dan pada saat itulah Liu Bei mengayunkan pedangnya dengan seluruh kekuatan yang tersisa.

Srett!

Kepala iblis itu terpenggal. Tubuh besarnya roboh ke tanah dengan suara dentuman keras.

Semua orang yang masih hidup bersorak kemenangan. Sorakan itu lemah dan terputus putus, tapi penuh kelegaan. Mereka selamat lagi.

Lin Han menyimpan pedang peraknya ke dalam cincin penyimpanan. Ia menoleh dan melihat Liu Mei terhuyung, dan hampir jatuh. Lin Han langsung bergerak untuk menopang tubuh istrinya.

"Kau terlalu banyak menggunakan energi spiritual tadi. Jangan terlalu bersemangat."

Liu Mei tidak menjawab. Ia hanya menyimpan pedangnya sendiri dan membiarkan suaminya menopang tubuhnya.

Dari arah kota, banyak orang berdatangan. Mereka adalah warga biasa yang ditugaskan untuk mengambil mayat mayat praktisi yang gugur. Satu per satu mayat itu diangkat dan dibawa kembali ke kota untuk dimakamkan dengan layak.

Liu Bei, Lin Feng, Ji Lianyue, dan para tetua yang selamat berjalan mendekati kelompok Lin Han. Wajah mereka lelah, pakaian mereka berlumuran darah, tapi mereka masih bisa berdiri tegak.

Liu Bei berbicara dengan suara serak. "Ayo kita kembali ke klan. Dalam keadaan seperti ini... kita harus cepat memulihkan dir. Dan harus memanfaatkan waktu untuk istirahat."

Semua orang mengangguk setuju, tidak ada yang membantah.

Lin Feng menepuk bahu Lin Han dengan lembut. Ji Lianyue berdiri di sampingnya, menatap putranya dengan mata yang sayu namun bangga.

"Ayo kembali. Ayah dan ibumu malam ini akan menginap di kediaman Klan Liu."

Lin Han mengangguk. "Baik, Ayah."

Mereka semua mulai bergerak kembali ke Kota Baishi. Lin Han berjalan sambil mengangkat tubuh Liu Mei dengan kedua tangannya. Istrinya terlalu lelah untuk berjalan sendiri.

Liu Mei meronta pelan. "Lepaskan. Aku bisa berjalan sendiri."

Lin Han tetap berjalan, mengabaikan keluhan itu sepenuhnya.

Liu Jia berjalan di sisi Lin Han. Meskipun tubuhnya penuh luka kecil dan kelelahan, senyumnya masih mengembang.

"Beruntung sekali Kakak Mei'er. Punya suami yang kuat, pintar memasak, dan sangat penyayang."

Ia menghela napas dramatis. "Jika aku mendapatkan suami seperti Kakak Ipar... aku akan pukul dia setiap hari."

Liu Mei menyipitkan matanya ke arah Liu Jia. Ada sesuatu dalam tatapan itu yang sulit diartikan.

Lin Han mengernyitkan dahinya. "Kenapa harus dipukul?"

Liu Jia tertawa kecil. "Karena terlalu sempurna itu mencurigakan, Kakak Ipar. Pasti ada cacatnya di suatu tempat."

Lin Han tidak menjawab. Ia hanya terus berjalan, menggendong istrinya, mengabaikan dunia di sekitarnya.

Liu Mei membenamkan wajahnya ke bahu suaminya. Entah karena malu, atau karena lelah, atau karena sesuatu yang lain. Hanya dia yang tahu.

1
yos helmi
😍😍😍😍💪💪💪💪💪👍👍👍
yos helmi
👍👍👍👍👍👍
Sarip Hidayat
waah
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Fajar Fathur rizky
thor nanti linhan ketemu liumei pas ranah nascent soul
yos helmi
👍👍👍👍👍💪💪💪💪
Adriel Benedict
Tim yang solid dan keren 👍
YAKARO: Betul kak/Determined//Determined/
total 1 replies
Adriel Benedict
🥹🥹🥹🥹🥹
Dragon🐉 gate🐉
Author crazy Up nya bnr" crazy .. ugal-ugalan... gw suka gaya Lo... thanks Thor.. ngopi ☕ dulu biar ttp semangat 👍🏻
YAKARO: Oke, terimakasih bro🙏
Ini bakal ugal-ugalan sampai 150k kata. NIAT NYA LOH YA. Kadang udah niat, kondisi di rl meleset🤣
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
Thor ..kenapa jd Lun Ham, Ham apakah ini ... Ham ster,Ham burger atau Ham burhamburan😁😁🤣
Dragon🐉 gate🐉: siippp 👍🏻
total 2 replies
Dragon🐉 gate🐉
tigaaa.... empaaaattt.... liiiiiiiiiMA!!🤣
Dragon🐉 gate🐉: meletus kabeh🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Adriel Benedict
seruu dan menegangkan 😁
YAKARO: Hehe mantap/Determined//Determined/
total 1 replies
Adriel Benedict
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Adriel Benedict
strategi aneh 🤣🤣
YAKARO: Aneh tapi berhasil🤣
total 1 replies
Luthfi Afifzaidan
up
Dragon🐉 gate🐉
moga aja murid" yg lain (kl masih ada yg selamat) selain mereka gak merebut "jalan" saat mereka pingsan
YAKARO: Aman aman saja/Determined//Determined/
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
aaawww ... waduh /Gosh/
YAKARO: /Cry//Cry//Cry/
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
gw mulai suka sm Mu Wan,... move on dari ayang Minlie 😁
Dragon🐉 gate🐉: gw suka sikap & cara berfikir dia Thor.. dia bijaksana, kl soal kepribadian & karakter gw ttp Love sm ayang Minlie...
awal muncul Mu Wan gw jg gak terlalu suka soalnya dia kyk Jaim, tp ternyata emang bawaannya 😁
total 2 replies
Fajar Fathur rizky
thor bikin mcnya mendapatkan teknik klon kaya xuhao thor bikin nanti yang ketemu liumei tubuh klone
Fajar Fathur rizky
thor bikin sifat linhan dingin
YAKARO: Masih lemah kalau terlalu dingin... pembaca benci bro🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!