NovelToon NovelToon
HANUM

HANUM

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:804
Nilai: 5
Nama Author: Lukmanben99

kau hadir saat ku benar benar merasa hancur dan nyaris gila dengan alur cerita hidupku. kau seperti malaikat tak bersayap yg di utus tuhan untuk menyadarkan dan menyelamatkan hidupku.


tanpamu aku bukan lah siapa siapa, tanpamu aku hanya orang hina yg kehilangan arah tujuan hidup.

takan cukup aku mengucap kata terimakasih kepadamu, atas segala kebaikan dan ketulusan hatimu.


kaulah jawaban do'a dalam hatiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lukmanben99, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

berubah

*hari berganti*

Dan sementara ASEP kaka ku. saat malam itu, selepas pulang berdagang, dan sesampainya di rumah ia bertemu dengan anak dan juga istrinya. asep mengendong dan mencadai anak nya itu, dan sementara istrinya membuatkan kopi untuk asep. lalu tiba tiba saja anak nya asep yang masih kecil itu, ia merindukan neneknya, ya itu ibuku.

" Ayah, nanti kita ke rumah nenek yuk, aku kangen sama nenek. nenek lagi apa ya sekarang YAH.?" ucap anak nya asep di pangkuannya. asep sejenak terdiam saat anak nya berkata seperti itu, ia langsung teringat dengan ibunya. " Iya sayangg, nanti kita ke rumah nenek ya...!! " ucap asep sambil mencandai anak nya itu.

Dan sementara aku. semakin hari aku semakin berubah, aku tidak seperti aku yang dulu lagi, sekarang aku menjadi pecandu rokok, dan aku sering kelayaban tengah malam dan bermabuk mabukan. dan bahkan mengomsumsi jenis obat obatan terlarang bersama teman teman ku, aku menjadi nakal saat itu, bahkan aku menjadi tidak betah di rumah, aku jarang sekali berada di rumah, aku lebih banyak menghabis kan waktu hari hari di luar rumah bersama teman temanku.

elina belum menyadari aku seberubah itu, dan ia juga tidak tau bahwa aku sering bermabuk mabukan dengan teman temanku.

 Pada suatu malam. saat itu aku sedang asik nongkrong di pinggir jalan  sambil  tertawa canda dan beryanyi dengan alunan gitar yang ku mainkan.  aku dan teman temanku dalam kondisi setengah sadar, karena aku dan teman teman meminum minuman keras, sambil asik nongkrong bercanda tawa.

 Dan sementara dony. tanpa sengaja dony melihat ku yang sedang asik nongkrong dan bermabuk mabukan itu, entah  saat itu dia sehabis dari mana mengendarai motor nya, lalu sejenak dony berhenti dan memperhatikan ku dari kejauhan. saat itu aku tidak tau bahwa dony memperhatikan ku, dony geleng geleng kepala memperhatikan ku dan teman teman ku itu, dony merasa aku sudah berubah. dan setelah itu ia pergi  melanjutkan lagi perjalananya.

 Dan sementara aku. saat itu aku sudah beberapa hari tidak pulang ke rumah. malam pun semakin larut,  satu persatu teman teman ku pamit pergi, kini hanya aku se orang diri dan gitar yang ku pegang di tempat itu. aku masih sadar, hanya saja sedikit merasa puyeng efek minuman keras. aku terdiam, dan tiba tiba saja aku teringat ibuku, aku ingin pulang ke rumah.

 Aku pun pulang ke rumah. sesampainya di rumah, aku mengetuk pintu dan memanggil ibu ku, namun ibu ku tidak menjawab, dan aku merasa mungkin ibuku sudah tertidur pulas, lalu aku membuka pintu. rupanya pintu rumah tidak di kunci oleh ibu ku, aku merasa heran dan merasa ibu ku seperti tau aku akan pulang ke rumah, lalu aku masuk dan menutup kembali pintu, aku berjalan menuju kamar ibu ku, aku melihat ibu ku sudah tidur pulas sendirian di kamarnya, sejenak aku terdiam memperhatikan ibu ku yang sedang tidur. sungguh aku merasa kasihan melihat ibu, lalu aku tersenyum, dan setelah itu aku berjalan masuk dapur, aku merasa perut ku lapar, aku berjalan ke dapur mencari makanan. aku membuka tudung saji. aku terdiam sejenak,  aku melihat hanya ada sepotong ikan asin dan nasi putih saja.

Aku menatap ikan asin itu, lalu aku memejamkan mata, aku merasa sedih saat itu.  meskipun begitu aku tetap makan sepotong ikan asin dan nasi saja itu, aku pun makan dengan lahap, karena aku sangat lapar.

Dan sementara ibu ku yang tertidur, ibu terbangun dari tidurnya karena mendengar ada suara di dapur, lalu ibu ku perlahan berjalan menuju dapur untuk melihat ada siapa di dapur.

ibu  terdiam melihat ku dari pintu dapur, ibu  memperhatikan ku yang sedang makan dengan sepotong ikan asin itu.

aku tidak tau, dan aku tidak menyadari bahwa aku sedang di perhatikan oleh ibu ku. Lalu tiba tiba ibu ku meneteskan air mata melihat ku dengan lahap memakan nasi dan sepotong ikan asin itu.

 *di rumah elina*

Dan sementara elina yang berada di rumahnya. saat itu ia terbangun dari tidur nya tengah malam. ia merasa lapar, ia pun berjalan ke dapur ke meja makan, dan ia pun makan dengan banyak hidangan makanan yang enak enak yang sudah tersedia di meja makan, saat ia sedang makan, tiba tiba saja elina terdiam sejenak teringat kepada ku. _ kamu udah makan belum kang?_ dalam hatinya sambil menatap semua hidangan di meja makanya.

*waktu terus berjalan hari hari berganti*

 Pada suatu hari. saat hari menjelang malam, saat itu aku sedang dalam perjalanan mengenderai motor vespa ku, aku pergi nongkrong ke tempat yang telah di janjikan bersama teman teman ku, saat di tengah perjalanan tanpa sengaja aku melihat ibu selepas pulang kerja, aku melihat ibu sedang berdiri di pinggir jalan menunggu mobil angkot untuk pergi pulang. aku menghentikan laju motor ku dan memperhatikan ibu ku dari kejauhan, aku merasa kasihan dengan ibu, aku tidak tega melihatnya, lalu aku buka HP dan mengirim pesan kepada teman ku bahwa aku tidak jadi datang.

 Dan setelah itu aku melajukan motor ku menghampiri ibu. Aku berhenti di hadapan ibu ku. " Mi ayo pulang sama satria aja.." ajakku sedikit maksa.

Ibu melihatku dengan heran karena aku ada di hadapanya. " Kamu mau kemana emang kok ada di sini..? "

" Iya tadinya satria mau pergi maen sama temen, tapi gak jadi.  terus liat ibu di sini, udah ayo naik mi satria anter umi pulang..." Ucap ku.

 " Yaudah, pelan pelang bawa motor nya, jangan ngebut ngebut.." ucap ibu ku sambil mencoba naik ke motor ku.

 Dan setelah itu aku pun berangkat pergi pulang mengantarkan ibuku.

*waktu terus berjalan*

saat malam hari saat  itu aku sedang bertransaksi narkoba dengan teman ku di tempat sepi, di tengah kesunyian malam. Setelah itu aku berjalan pergi meninggalkan temanku.

 Saat aku sedang berjalan tiba tiba HP ku berdering menerima panggilan dari elina, dan aku pun mengangkatnya.

 >kang, kamu di mana?.<" ucapnya di telpon.

 "Aku lagi di luar lin sama temen, kenapa emangnya lin?" jawabku heran.

 > aku kangen, pengen ketemu kamu, udah seminggu lebih kita gak ketemu< ucap elina.

"iya aku juga sama kangen  lin..!" Ucapku pelan.

 >aku pengen ketemu sekarang..

 " emm gimana ya?, kayaknya aku gak bisa kalau sekarang lin, aku ada urusan dulu sama temen soalnya sekarang" jawabku.

 elina dalam kamarnya yang sedang telponan denganku, ia kesal mendengar alasanku

"kamu kenapa sih kang sekarang jarang ada waktu buat aku?. ouh jadi kamu lebih mentingin temen temen kamu gituh dari pada aku, kamu udah gak sayang sama aku hah, kamu udah bosen sama aku kang, bilang dong jangan gini cara nya, kamu sadar gak?, kamu tuh sekarang lebih banyak sibuk sama temen temen kamu tau gak, lebih banyak ngeluangin waktu kamu sama temen temen kamu dari pada aku, tega kamu kang"  elina dengan kesal ngomel-ngomel kepadaku.

 Dan sementara mamahnya elina tanpa sengaja saat berjalan melintasi kamarnya elina, mamahnya mendengar pembicaraan ku dengan elina di telpon, lalu mamahnya elina menguping dari balik pintu kamar elina.

 sementara aku garu garuk kepala mendengarkan ocehan elina itu. " Ya bukanya gitu elina cantikkkk...., ya tapi kan tiap harinya aku ada kabar buat kamu"  jawab ku dengan sedikit kesal  mencandainya..

 >Ya tapi gak kayak dulu, kamu beda sekarang kang..< ucapnya dengan kesal.

 _hadehhhh_ gumamku kesal dan menjauhkan HP dari telinga, aku bicara lagi. "ya kan aku juga punya kesibukan lainnya lin, masa iya aku harus terus terusan chatan telponan sama kamu seharian.."

 > kesel aku sama kamu, tau ah, bt aku sama kamu..< ucapnya dengan raut wajah kesal manja.

 Mamahnya terus menguping pembicaraan kami di telpon dari luar kamar elina. Mamahnya penasaran " Elina, kamu ngomong sama siapa itu, udah malem tidur.." ucap mamahnya elina dari balik pintu kamar, elina kaget saat mendengar suara mamahnya, elina langsung mematikan telponya.

 " Gak kok mah, iya ini aku mau tidur mah.." sahutnya dari dalam kamar, lalu mamahnya tersenyum tipis sambil geleng geleng kepala karena sudah menduga elina pacaran dengan ku.

 Dan sementara aku, setelah elina mematikan telponya, aku tersenyum lega, karena aku risi kalau dia lagi kesal dan marah kepadaku. aku pun melanjutkan perjalanan ku menuju rumah teman ku.

1
T28J
keren kak, saya kasih hadiah ya /Rose/
Lukman Hakim: terimakasih kak😊😊😊
total 1 replies
T28J
oalah tanda kurung itu artinya lagi di telpon kah 🤭 sempet kaget aku kak 🤣👍
Lukman Hakim: iya aku belum sempet sampe situ ngerevisi nya kak, 😁
total 1 replies
T28J
like follow and subscribe guys, cerita si Thor menarik
Lukman Hakim: terimakasih T28j 😊
total 1 replies
Lukman Hakim
iya maaf kak, terimakasih atas pengamatanya, nanti saya perbaiki, mohon maaf jika ada salah kata atau kurangnya huruf dalam tulisan kisah ini🙏
Manusia Ikan 🫪
kayaknya kamu terlalu banyak menggunakan kata "Itu"🕵
Manusia Ikan 🫪: ooh tentu saja, kota memang harus saling mendukung ✋🤓🤚
total 3 replies
T28J
saya like dan tonton hadiah ya 👍
Lukman Hakim
nanti aku baca lagi juga karya kakak.😊
EvhaLynn
Seru Ceritanya😁
Lukman Hakim: iya, nanti lebih seru kak, saat mereka berpisah nanti.
total 1 replies
EvhaLynn
Saya Sangat Menyukai Cerita Novel Mu Author😉
Lukman Hakim: maksih kak.😊
total 1 replies
Lukman Hakim
baik kak, nanti saya kunjungi karya kaka, mohon saling dukung nya ya😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!