NovelToon NovelToon
Alfian&Aluna

Alfian&Aluna

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Perjodohan / CEO
Popularitas:432
Nilai: 5
Nama Author: Queen kaka Agustin

seorang wanita cantik turun dari motor merapikan rambut panjang yang sedikit berantakan tertiup angin,lalu ia melangkah menuju fakultasnya,karna melangkah sambil menunduk melihat handphone kakinya tersandung batu, tubuhnya tersentak ke depan Aluna memejamkan mata karna dia yakin tubuh nya sebentar lagi akan mencium tanah, tapi setelah beberapa saat dia tidak merasakan sakit justru dia merasa tubuh nya ada yang menahan, saat Aluna membuka mata pandangan nya berhenti pada sorot mata tajam nan dingin..

penasaran dengan ceritanya? yuk lanjut baca🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen kaka Agustin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

     Setelah acara selesai Aluna mengantar Alfian dan keluarganya pulang

Nenek dari Alfian yaitu ibunya Ammar sejak acara selesai selalu menggandeng tangan Aluna

Istri dari tuan Hanggono itu sepertinya sangat menyukai calon cucu menantunya

"sayang, besok nenek tunggu di rumah yah, sebelum nenek kembali ke Jogja, kita jalan-jalan dulu" ucapnya

Aluna tersenyum lembut" baik nek besok Aluna kerumah " jawabnya

"baiklah nenek pulang dulu" ucapnya

Lalu Aluna menyalami keluarga Ammar begitu pula Daniel, Sera dan Kania yang ikut mengantar sampai depan rumah

"aku pulang dulu" ucap Alfian

"iya mas hati-hati" jawabnya

"besok aku jemput jam 8" katanya lagi

"iya " ucap Aluna

Lalu Alfian menyusul masuk ke dalam mobil

Mobil pergi meninggalkan kediaman Daniel.

Setelah mobil tidak terlihat lagi, mereka melangkah masuk ke dalam rumah

Menuju kamar masing2 untuk beristirahat

Aluna masuk kedalam kamarnya, menutup pintu lalu menguncinya

Lalu masuk ke kamar mandi untuk bersih2

15 menit...

Aluna keluar

Mengenakan jubah mandi

Lalu melangkah menuju ruang ganti

Mengenakan piyama

Duduk di depan meja rias mengoles skincare

Setelahnya dia berbaring telentang sambil mengscroll media sosialnya

Dia meng upload satu fotonya dengan Alfian

Lalu meng tag akun Instagram Alfian

Setelah berhasil dia meletakan ponselnya di nakas lalu menarik selimut dan mulai memejamkan mata sambil tersenyum

......................

Alarm berbunyi nyaring

Dia mengerjapkan mata meraba samping nakas

Melihat jam

4:45

sebentar lagi masuk waktu subuh

Di bangun terduduk menyandar dikepala ranjang

Mengumpulkan kesadarannya

Dirasa cukup dia turun dan melangkah ke kamar mandi

20 menit

Aluna keluar dengan wajah segar, bau harum tercium dari badan nya.

Dia mengganti pakaian lalu menggelar sajadah dan melaksanakan sholat

......................

jam 7:00

Aluna turun ke bawah

Di dapur sudah ada Sera dan Oma Kania yang ikut membantu pelayan menyiapkan makanan

" pagi mom, Oma" sapanya

"pagi sayang" jawab mereka bersamaan

"nanti aku mau pergi mom ke rumah mama Hera" ucapnya

"loh memang ada apa sayang" tanya Oma

" nenek Mita mau ajak Luna jalan-jalan sebelum pulang ke Jogja"jawabnya

"oh begitu, " kata Oma

Sera hanya tersenyum tipis, dalam hati dia bersyukur Aluna bisa di terima oleh keluarga calon suaminya.

Daniel dan Darren muncul dari arah belakang

Disusul keluarga yang lain termasuk eyang Dewi

Mereka semua sarapan bersama sebelum pulang ke rumah masing2.

Ya hari ini keluarga dari Oma dan eyang akan pulang, termasuk eyang Dewi yang juga akan ikut pulang,

sebenarnya Aluna menahan eyang Dewi agar menginap 2 hari lagi, tapi eyang tidak bisa karna kebun nya sudah lama dia tinggal, akhirnya Aluna pun setuju.

Mereka semua sudah ada di teras mansion, berpelukan tanda perpisahan,

Satu persatu mobil meninggalkan halaman Ruman Daniel, saling melambai kan tangan.

sebelum melangkah masuk ke dalam rumah

Mereka menoleh saat ada mobil memasuki gerbang mansion

Itu mobil Alfian

Dia lalu turun

Berjalan mendekati Aluna dan keluarganya

"selamat pagi dad,mom dan oma" sapanya menyalami satu persatu para orangtua

"pagi nak, ayo masuk" ajak oma

Lalu mereka melangkah masuk kedalam rumah

Duduk di ruang tamu

Aluna pergi ke kamar untuk bersiap

Setelah rapi dia lalu turun

menghampiri Alfian lalu berpamitan ke semua orang.

Alfian membukakan pintu mobil untuk Aluna

dia lalu berlari masuk ke kemudi,

Mobil bergerak perlahan keluar dari gerbang

ditengah jalan Aluna bertanya

"mas sudah sarapan"

"sudah tadi di rumah sayang" jawabnya

"syukurlah" ucapnya lega

"kenapa Hem?" tanyanya balik

"tidak , aku hanya khawatir takut mas belum sarapan, " jawabnya lirih

Alfian tersenyum senang mendapat perhatian dari Aluna

"terimakasih sayang, sudah perhatian" ucapnya sambil mengelus jemari Aluna lembut

"sama-sama mas, sudah seharusnya" jawabnya membalas genggaman tangan Alfian

Lau Aluna meminta Alfian mampir ke toko kueh terlebih dahulu

Dia ingin membawa sesuatu untuk keluarga Alfian

Aluna membeli aneka kue, dan cemilan2 UMKM

Setelah selesai dia membayar lalu keluar dari toko dan masuk kedalam mobil

"sudah yang" tanya Fian

"sudah mas" jawabnya

Mobil bergerak kembali' menuju kediaman Alfian.

......................

Setelah sampai mereka turun dari mobil,

Aluna menenteng paperbag kue2 yang tadi ia beli

Mereka melangkah masuk ke dalam rumah

Terlihat di ruang tamu Hera, nenek dan kakek

Sedang mengobrol sambil meminum teh

Langkah kaki mereka menyita perhatian semua yang ada di ruang tamu

Hera berdiri menyambut anak dan calon menantu

"sudah sampai sayang" ucapnya

Aluna menyalami Hera lalu cipika cipiki

"iya ma" jawabnya

mereka melangkah menuju nenek dan kake

Menyalami mereka Lalau duduk di kursi sebrang

"ma ini Aluna bawa kue sedikit" katanya sambil menyerahkan paperbag ke pada Hera

"kenapa repot2 sekali sayang" jawab Hera

Menerima paperbag dan di serahkan ke pelayan.

"apa kamu sudah sarapan nak" tanya nenek Mita ke Aluna

"sudah nek"jawabnya lembut

"ya sudah nenek siap2 dulu ," ucapnya

"iya nek" jawab Luna

"ayo Hera kita siap2, " ajaknya ke arah menantunya

"iya ma" jawab Hera

Mereka melangkah menuju kamar masing2

......................

Setelah semua siap, mereka semua melangkah keluar menuju mobil

hari ini Fian yang jadi supir para wanita kesayangnya

Rencananya nenek Mita akan membelikan Aluna set perhiasan

Sebagai hadiah karna kemarin dia belum sempat memberikan apa2 ke Aluna.

Mobil berhenti di pusat perhiasan terkenal di kota itu

mereka turun lalu melangkah masuk

Nenek Mita langsung menggandeng tangan Aluna

Alfian yang melihatnya melongo tidak percaya

Hera terkekeh pelan " sabar, itu tandanya nenekmu sangat menyukai Aluna"

sambil mengelus pundak anaknya

Alfian menghela nafas berat lalu ikut melangkah di belakang mereka

Saat mereka masuk semua pramuniaga bahkan manager berbaris dan menunduk hormat

"selamat datang nyonya" sapa manager

nenek Mita hanya tersenyum tipis

lalu mereka duduk di kursi yang sudah di sediakan

Aluna yang sejak masuk memperhatikan tampak heran

Ini bukan sambutan biasa,

nanti dia harus bertanya ke Alfian.

"tolong tunjukan koleksi terbaik dan limited edition, tentunya yang terbaru" ucap nenek Mita kepada manager toko

"baik nyonya akan kami siapkan" jawabnya

Lalu melirik memberi kode ke arah pramuniaga.

pramuniaga itu mengangguk mengerti lalu melangkah pergi.

"kenalkan dia calon cucu menantuku, dan kalian harus ingat wajahnya, jika cucuku ini datang kemari layani dia seperti kalian melayani keluargaku"" ucapnya tegas

"baik nyonya " jawab mereka serempak

"bagus" balas nenek Mita

Lalu 3 orang pramuniaga datang membawa 3 set perhiasan

"ini nyonya" jawabnya salah satunya

Sekarang di hadapan mereka ada 3 set berlian yang sangat indah tentunya mewah dan mahal

nenek Mita menoleh ke arah Aluna" sayang pilih lah mana yang kamu suka"

Aluna terkejut mendengarnya "apa maksud nenek" ucapnya

nenek Mita tersenyum hangat" perhiasan ini sengaja nenek siapkan untuk kamu sayang"ucapnya lembut

"tapi nek. apa ini tidak terlalu berlebihan " jawab Luna lirih

"tidak sayang, kamu pantas mendapatkan nya" jawabnya

"ayo pilih saja, "lanjutnya

Aluna menatap Hera dan Alfian bergantian

Alfian hanya mengangguk

Hera mengelus tangannya lembut" pilihlah nak, " ucapnya

"baiklah" ucapnya pasrah

"ayo sayang pilih saja" ucap nenek Mita antusias

Aluna tersenyum hangat melihat betapa dia di sayangi, dia sangat bersyukur

Lalu dia memilih , melihat satu persatu berlian itu

tatapan nya tertuju kearah berlian bermata biru, dia suka desain nya

Aluna memilih blue diamond

Menurutnya ini paling elegan. Dan desainnya tidak terlalu ramai..

Desain yang sederhana tapi justru terlihat mewah dan elegan dibandingkan berlian yang lain

Aluna tersenyum" Aluna pilih yang ini nek" ucapnya

Nenek Mita tersenyum

"bagus sayang. pilihanmu sangat tepat"

"iya sayang seleramu sangat bagus" timpal Hera

Nenek Mita memberi kode untuk membungkus berlian yang di pilih aluna

Setelah selesai mereka melanjutkan perjalan. Menuju mall

1
ana Ackerman
thor ,,.awas aja kalau nggak up.... 😤
udah baca ceritanya malah berhenti di tengah jalan lagi...
awas aja... 😤😤
ana Ackerman: iya kak 😍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!