NovelToon NovelToon
Transmigrasi Santriwati Jago Silat Dalam Obsesi Sang Pengusaha Dunia

Transmigrasi Santriwati Jago Silat Dalam Obsesi Sang Pengusaha Dunia

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Romansa Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: namice

“Benciku adalah candu, dan obsesinya adalah penjara paling mematikan.”

Ceisya, seorang santriwati tengil sekaligus hacker cerdas, tiba-tiba terbangun dalam tubuh Ceisyra Valenor—tokoh antagonis yang seharusnya mati tragis.

Namun takdir berubah…
Kaelthas Virelion, penguasa dunia bawah yang dingin dan kejam, justru terobsesi padanya—bahkan menikahinya secara rahasia.

Di tengah fitnah licik sang adik, Clarisse, serta ancaman Axton—rival berbahaya yang mulai kehilangan kendali karena dirinya—Ceisya terjebak dalam permainan yang mematikan.

Haruskah ia melarikan diri dari sangkar emas itu…
atau bertahan dalam perlindungan berbahaya dari pria posesif yang siap menghancurkan dunia demi dirinya?

“Kamu adalah napasku, Ceisyra. Dan aku tidak akan membiarkan siapa pun merebutmu dariku.”

Takdir, obsesi, dan kekuasaan bertabrakan.

Mampukah Ceisya mengendalikan nasibnya sendiri… atau justru tenggelam dalam obsesi yang semakin dalam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rahasia Sang Penguasa

Pukul 12:00 Siang – Kantin Kampus.

​Ceisya kembali ke kantin dengan napas sedikit memburu. Di sana, Rara dan Bimo sudah menunggunya dengan dua mangkuk mi ayam ekstra pangsit.

​"Eh, Cei! Muka lo kenapa? Habis berantem sama kucing garong?" tanya Bimo sambil menyodorkan kerupuk.

​"Kucing garong bertato, Bim," sahut Ceisya asal sambil duduk.

​"Hah? Tato? Tato apaan? Gambar Doraemon?" celetuk Rara polos.

​Ceisya hanya menggelengkan kepala. "Udah, jangan dibahas. Eh, mi ayamnya mana? Gue laper habis olahraga rahang."

​Saat mereka sedang asyik makan dan tertawa karena cerita Bimo yang salah masuk toilet dosen, ponsel Ceisya bergetar. Panggilan video dari Kaelthas.

​Begitu diangkat, wajah Kaelthas yang sangat tegang muncul di layar. Ia tampaknya sedang berada di dalam mobil pribadinya. "Ceisyra! Kamu di mana?! Guntur lapor ada penyusup di taman!"

​Ceisya mengarahkan kameranya ke arah mangkuk mi ayam dan wajah konyol Bimo yang sedang penuh makanan. "Lagi makan mi ayam sama duo sableng ini, Tuan Posesif. Penyusupnya udah aku buat jantungan, tenang aja."

​Kaelthas terdiam sejenak melihat wajah Ceisya yang tampak bahagia bersama teman-temannya. Ada rasa cemburu yang berkilat, namun juga ada kelegaan. "Pulang sekarang. Guntur akan membawamu. Dan... siapa pria bongsor yang sedang makan kerupuk itu?"

​"Gue Bimo, Om! Salam kenal! Mi ayamnya enak, Om mau?" teriak Bimo ke arah layar ponsel tanpa rasa takut.

​Kaelthas langsung memutus panggilan dengan wajah merah padam. Ceisya tertawa terbahak-bahak sampai tersedak pangsit.

Pukul 12:45 Siang – Dalam Mobil Menuju Penthouse

Suasana di dalam mobil terasa jauh lebih sunyi dibandingkan sebelumnya.

Tidak ada lagi suara Rara yang berisik, tidak ada Bimo dengan cilok dan candaan absurdnya, hanya ada Ceisya… dan pikirannya sendiri.

Ponsel di tangannya masih menyala. Pesan dari nomor asing itu… belum juga ia tutup.

"Dia tidak menyelamatkanmu... dia hanya sedang mengoleksimu." Jari Ceisya sedikit gemetar.

Untuk pertama kalinya sejak bersama Kaelthas—

Ia merasa ragu. “Enggak… ini pasti cuma provokasi,” gumamnya pelan, mencoba meyakinkan diri sendiri.

Namun bayangan demi bayangan mulai bermunculan. Cara Kaelthas selalu tahu keberadaannya. Cara pria itu datang di waktu yang… terlalu tepat. Dan tatapan itu—

Tatapan yang seolah sudah mengenalnya sejak lama.

Ceisya menghembuskan napas panjang, lalu menatap ke luar jendela.

Kota tetap berjalan seperti biasa. Tapi hidupnya… sudah berubah sepenuhnya.

“Kalau ini bener…” bisiknya pelan, “berarti aku bukan cuma dilindungi…” Matanya menyipit. “…tapi juga diawasi.”

Guntur yang duduk di depan melirik melalui spion.

“Nyonya tampak gelisah.”

Ceisya langsung menegakkan tubuhnya. “Kalau aku nanya sesuatu, lo jawab jujur nggak, Guntur?”

“Selama itu dalam wewenang saya.” Ceisya mendecak pelan. “Jawaban template lagi…”

Ia menghela napas, lalu kembali melihat layar ponselnya. “Kaelthas itu… tipe orang yang suka mengontrol segalanya, ya?”

Guntur tidak langsung menjawab.

Beberapa detik. Lalu—

“Tuan tidak menyukai hal yang berada di luar kendalinya.” Jawaban itu singkat, api cukup membuat Ceisya terdiam, dan kali ini… ia tidak membantah.

Mobil akhirnya memasuki area parkir privat gedung.

Pintu terbuka.

Ceisya turun perlahan. Langkahnya tidak lagi seringan saat datang ke kampus tadi pagi.

Ada sesuatu yang berubah, bukan takut. Tapi… waspada.

Saat lift privat membawa mereka naik menuju penthouse, Ceisya menatap pantulan dirinya di dinding kaca.

Wajahnya masih sama. Tengil, Santai. Namun sorot matanya… Lebih tajam, lebih berhitung.

“Kalau kamu memang menyembunyikan sesuatu dariku, Kaelthas…” bisiknya pelan. “…aku akan menemukannya sendiri.”

​Pukul 14:00 Siang – Penthouse Kaelthas.

​Ceisya terus melangkah masuk di dampingi guntur, melangkah ke dalam penthouse dengan perasaan yang tidak tenang. Pesan dari Axton tentang "Ruang Rahasia" terus berdenging di telinganya. Ia teringat alur asli novel Obsesi Kaelthas Sang Penguasa Dunia yang pernah ia baca. Di novel itu, Kaelthas digambarkan sebagai sosok yang dingin dan tidak pernah muncul saat pertunangan. Itulah kenapa orang tuanya berani menukar Ceisyra dengan Clarisse—karena Kaelthas dianggap tidak akan peduli siapa yang akan dinikahinya.

​Namun, Kaelthas yang sekarang justru mengejarnya dengan gila.

​"Guntur," panggil Ceisya saat asisten itu hendak pamit. "Dulu... saat Kaelthas membatalkan pertunangan dengan Ceisyra dan setuju ditukar dengan Clarisse, apa alasannya?"

​Guntur terdiam sebentar, matanya melirik ke arah ruang kerja pribadi Kaelthas. "Tuan Kaelthas hanya melakukan apa yang perlu dilakukan untuk mengawasi musuh-musuhnya, Nona. Tapi bagi beliau, Ceisyra yang dulu... tidak menarik perhatiannya."

​Ceisya tersenyum miring. Tentu saja tidak menarik. Ceisyra yang asli kan menor, kasar, dan pemarah. "Lalu kenapa sekarang dia begitu terobsesi?"

​"Karena Anda berbeda," jawab Guntur singkat sebelum membungkuk hormat dan pergi.

​Ceisya tidak puas. Ia masuk ke ruang kerja Kaelthas, meretas sistem pintu geser di balik rak buku yang diceritakan Axton. Begitu pintu terbuka, ia turun ke sebuah ruangan yang dipenuhi cahaya biru dari monitor.

​Di sana, Ceisya menemukan jawaban yang mengejutkan.

​Di salah satu monitor besar, ada rekaman CCTV saat Ceisya pertama kali bangun di raga ini—saat ia pertama kali memutuskan untuk memakai hijab dan menentang Bastian. Di bawah video itu ada catatan digital: "Subjek Berubah. Jiwa Baru Terdeteksi. Batalkan semua rencana dengan Clarisse. Ambil dia kembali."

​"Jadi... kamu sudah tahu aku bukan Ceisyra yang asli?" bisik Ceisya gemetar.

​"Aku tidak peduli siapa kau sebelumnya, bidadariku."

​Suara Kaelthas muncul dari kegelapan pintu. Ia berjalan mendekat dengan aura yang sangat dominan. Kaelthas menatap layar monitor itu, lalu menatap Ceisya.

​"Dulu, saat orang tuamu menawarkan Clarisse yang lemah, aku menerimanya hanya karena aku ingin menghancurkan keluarga Valenor dari dalam. Bagiku, Ceisyra yang dandan menor dan berisik itu hanyalah sampah yang tidak berguna," ucap Kaelthas tanpa ekspresi.

​Ia mencengkeram pinggang Ceisya, menariknya mendekat hingga napas mereka bersatu. "Tapi kemudian, aku melihatmu. Wanita yang memakai hijab dengan begitu anggun, wanita yang menatap ayahnya dengan keberanian, dan wanita yang memiliki teknik bela diri yang luar biasa. Saat itu juga, aku sadar... pertunangan yang ditukar itu adalah kesalahan terbesar. Dan aku akan melakukan apa saja untuk memperbaikinya."

​"Jadi kamu menikahiku karena kamu penasaran dengan perubahanku?" tanya Ceisya menantang.

​Kaelthas menyeringai, ia mencium kening Ceisya dengan lembut namun posesif. "Awalnya penasaran. Tapi setelah mencicipi bibirmu dan melihat betapa tengilnya kau menghadapiku... rasa penasaran itu berubah menjadi hasrat untuk mengurungmu selamanya."

​Tiba-tiba, sebuah alarm berbunyi. Monitor di depan mereka berubah menjadi gambar gudang tua di pelabuhan. Di sana, Bastian Valenor tampak terikat dan berdarah, dan Axton berdiri di depannya sambil memegang jilbab milik Ceisya yang ia ambil semalam.

​Axton menatap kamera, seolah ia tahu Kaelthas sedang menonton. "Kaelthas, kau mengambil bidadari ini dari tanganku karena dia berubah jadi menarik, kan? Mari kita lihat, apakah dia masih menarik setelah aku menyatukannya dengan ayahnya di dasar laut."

​Kaelthas meremas meja kontrol hingga retak. "Axton... kau benar-benar mencari maut."

​Kaelthas berbalik ke arah Ceisya, ia mencium bibir Ceisya dengan sangat dalam dan panas—sebuah ciuman perpisahan sementara yang penuh gairah. "Tetap di sini. Aku akan membereskan si ular itu. Jika kau keluar dari ruangan ini, hukumanmu akan jauh lebih berat dari sekadar dikurung, istriku."

​Kaelthas pergi dengan amarah yang meledak, meninggalkan Ceisya di ruang rahasia itu.

Ceisya menatap layar monitor. Ia melihat Guntur dan tim pengawal bersiap, tapi ia juga melihat sesuatu yang tidak dilihat Kaelthas. Axton memiliki penembak jitu di atas kontainer.

​"Mas Sultan, kamu boleh hebat di bisnis dan logistik, tapi soal strategi perang... kamu butuh bantuan istrimu yang tengil ini," gumam Ceisya. Ia segera mengetik pesan di grup WhatsApp: "Duo Sableng! Kumpul di titik koordinat yang gue kirim! Kita ada misi penyelamatan Sultan!"

1
Wahyuningsih
💪💪💪 dlm upnya yg busnyk n hrs tiap hri jgn lma2 up thor tk enak menunggu sehat sellu n jga keshtn
namice: terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku dan supportnya 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Atik R@hma
mantapp,double up dong🤣🤣
namice: 😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
vew
thor banyakin upnya ,, suka sama ceritanya .. semangat 💪💪
namice: 😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku dan support-nya 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
yang pasti harus ikut bertarung dong Cey
namice: 😁😁, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
lahh, ini sebenarnya ortu kandung gak sih
kok kejam amat
namice: 😁😁, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
tupai dong dia 🤣
namice: 🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
siap² aja kalian semua, nunggu emak singa yang cantik akan beraksi
namice: 🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
sippp Cey, banting aja mereka 1 per 1
namice: 🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Wahyuningsih
💪💪💪💪 thor dlm up yg buanhk n hrs tiap hri jgn lma upnya thor tk enak menunggu sehat sellu n jga keshtn
namice: terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku dan supportnya 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Wahyuningsih
💪💪💪💪💪💪💪💪 thor jgn ampe kendor kolor kli y thor 😁😁😁
namice: 🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku dan suporternya 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Intan Aprilia Rahmawati
next dong
namice: 😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Wahyuningsih
thor novel yg kmaren aja nggantung gk up2 eeeeh udah ada yg bru di tamatin dlu lah thor novel yg kmaren syg critanya bagus klau gk dterusin
namice: 😄, iya kak novel yang kemarin terkontrak tapi gak dapat reward kak, jadi cuma kontrak ga di gaji, karena pembacanya sedikit kak 😔😔.. terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
CaH KangKung,
lanjut
namice: terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku, aku akan update lagi satu 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 2 replies
CaH KangKung,
like...🥀🥀
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
CaH KangKung,
👣👣
namice: 😘😘 terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku, love you sekebon untukmu 😘😘😘🌹🌹🌹🩷🩷🩷
total 1 replies
azka aldric Pratama
hadir
namice: love you sekebon untukmu kak 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Yuni Alyssa
jangan buat gampang dapetin cwe nya tor... jangan lp ya bales dendam nya yg sadis ama keluarganya 🤣🤣🤣
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
seru ni novel 😁
menarik banget alurnya 😃
seperti biasa kutunggu cerita tamat dulu baru ku baca
namice: iya kak tidak apa-apa kak😘
total 1 replies
Yuni Alyssa
klo aku punya keluarga begitu... aku nikah sm cowo nya truz ku ancurin bapak emaknya apalagi si pick me... sebar dulu biar jadi bulan2an netizen 🤣🤣🤣....
namice: 🤣🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Wahyuningsih
mampus kau
namice: 😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca Novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!