NovelToon NovelToon
Biar Luka Itu Kubawa Pergi, Letnan!

Biar Luka Itu Kubawa Pergi, Letnan!

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Penyesalan Suami / Menikahi tentara
Popularitas:26.9k
Nilai: 5
Nama Author: Deyulia

Selama tiga tahun, Nayra mendedikasikan hidup untuk suaminya, Lettu Ardana Prajakelana. Seorang pria abdi negara yang merangkap profesi sebagai psikolog kesatuan. Semua terjadi karena perjodohan.

Namun, menjelang usia pernikahan yang ke ketiga, sebuah nama lain justru sering digaungkan Ardana. Mantan kekasihnya kembali, mengemis harap dan memohon Ardana menceraikan Nayra. Lalu apa yang akan terjadi dengan pernikahan Ardana dan Nayra setelah mantan kekasih Ardana kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deyulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 Aku Yang Akan Menghangatkan Tubuhmu

     "Baringkan dia di ranjang, buka dan ganti bajunya. Kamu bersihkan dulu sekujur tubuhnya dengan kain waslap. Ayo...segera lakukan! Mama mau memasak nasi tim untuk istrimu. Setelah dia sadar sepenuhnya, dia harus makan dan minum obat." Bu Karina menyodorkan baskom ukuran sedang dengan air hangat dan handuk kecil di dalamnya untuk mewaslap tubuh Nayra.

     "Tapi, Ma. Nayra tidak sadarkan diri?!" Ardana justru terlihat bingung, apakah titah Bu Karina tidak akan menimbulkan apa-apa terhadap Nayra yang tidak sadarkan diri.

     "Lakukan apa yang mama suruh! Kamu ini suaminya, kenapa bingung begitu? Lagipula dia bukan tidak sadarkan diri sepenuhnya. Lihat, dia itu menggigil efek dari panas dingin yang sedang ia rasakan. Tidak akan ada efek samping apa-apa, asal lakukan dengan cepat tapi hati-hati," ucap Bu Karina ketus. Wanita paruh baya itu seperti kesal dengan Ardana yang terlihat klamar-klemer seperti itu.

     "Maksud Arda, Arda hanya takut saja kalau diwaslap malah membuat Nayra kedinginan. Dia kan saat ini sedang panas dingin. Tubuhnya saja menggigil," jawab Ardana membela diri.

     "Lakukan saja. Baju dia itu basah oleh keringat, dan lagi baju yang dia pakai terlalu tipis untuk seseorang yang sedang sakit panas dingin," titah Bu Karina sambil berlalu, tidak mau lagi berdebat dengan Ardana.

     Akhirnya Ardana segera bergerak, ia membuka seluruh baju di tubuh Nayra, satu per satu.

     "Di~dingin, di~ngin," ucapnya terbata dan lemah, ditambah tubuhnya yang menggigil.

     Ardana baru saja selesai melepas semua baju itu, lalu perlahan menyeka tubuh Nayra mulai dari wajah hingga bawah. Perlahan tapi pasti, sekujur tubuh itu sudah diseka tidak ada yang terlewat.

     "Dinginnnn...." ucapnya lagi, disertai tubuh yang masih menggigil.

     Ardana segera meraih pakaian ganti Nayra yang mau ia pakaikan, dari mulai inner sampai mantel untuk melindungi tubuh Nayra yang menggigil.

     Sekonyong-konyong, tatap mata Ardana berkilat penuh hasrat, sebelum pakaian itu melekat di tubuh istrinya. Seminggu lebih ia dan Nayra belum pernah lagi berhubungan. Dan entah kenapa, saat ini hasrat itu timbul ketika Nayra sedang terbaring dan tubuhnya menggigil.

     "Aku akan menghangatkanmu, Nay," bisiknya nyaris tanpa suara. Kecupan lembut penuh perasaan sudah berlabuh. Ardana kehilangan arah, tanpa batas lagi ia benar-benar melakukannya penuh perasaan.

     Dekapan dan kecupannya lembut, memenuhi seluruh tubuh dan wajah Nayra. Seakan menumpahkan kerinduan yang sudah lama ia simpan begitu lama.

     "Ahhh...." Ada desah yang tertinggal di sisa-sisa sentuhannya. Desah yang keluar secara bersamaan. Entah sadar atau tidak, saat itu Ardana masih menatap wajah Nayra dengan lembut, sementara Nayra sejak tadi terpejam, sayu.

     "Aku tidak tahu apa yang kamu rasakan, yang jelas aku sangat berterima kasih padamu," gumamnya seraya kembali mengecup kening Nayra untuk yang terakhir, sebelum ia mengangkat tubuhnya dari tubuh Nayra yang masih menggigil.

     Dengan gerakan cepat, Ardana sudah kembali memakai pakaiannya seperti tadi, kini giliran Nayra. Satu persatu pakaian itu mulai ia pakaikan di tubuh Nayra.

     "Setengah jam," gumamnya. "Beruntung Mama belum selesai di dapur."

     "Kotrak." Suara pintu dibuka dari luar. Ardana cukup terkejut. Tubuh Bu Karina muncul dari celah pintu sembari membawa air teh jahe yang masih mengepul uap asapnya ke udara.

     "Arda, sudah selesai? Ini Mama sudah buatkan air teh jahe untuk istrimu. Nanti bisa diberikan setelah hangat."

     Gerakan tangan Ardana terhenti tepat saat ia masih memakaikan kaos dalam atau tank top di tubuh Nayra. Ardana terlihat gugup dan salah tingkah. Ia benar-benar shock saat ini.

     "Ya ampun, kamu belum selesai juga dari tadi? Memasang bajunya saja tidak bisa. Sini, biar Mama yang pakaikan. Kamu ini benar-benar keterlaluan. Sudah tahu istrimu panas dingin, tubuhnya menggigil. Tapi memasang pakaiannya saja dari tadi belum beres-beres. Bisa-bisa dia tambah kedinginan," omel Bu Karina kesal melihat Ardana yang dilihatnya baru akan pasang kaos dalam Nayra.

     "Arda sudah berusaha, Ma. Arda sudah menghangatkan Nayra...." Ardana segera menutup mulutnya karena ia merasa keceplosan.

     "Ahh...omong kosong kamu ini. Begini saja nggak becus," omel Bu Karina lagi, sepertinya ia tidak ngeuh dengan yang tadi dikatakan Ardana.

     "Selamat-selamat." Ardana tersenyum kecil saat Bu Karina tidak menyadari apa yang ia katakan tadi, sambil mengelus dada.

     Tidak butuh waktu lama, tubuh Nayra sudah terbalut pakaian lengkap dan mantel tebal yang cukup untuk menghangatkan tubuhnya.

     "Sekarang jaga dia, kalau dia tersadar penuh, bantu bangunkan dan bujuk untuk minum air teh jahe itu. Mama harus ke dapur, nasi timnya sebentar lagi masak," ujar Bu Karina sembari bangkit dan bergegas keluar dari kamar itu.

     Ardana mengusap dadanya pelan, ia merasa lega, karena ulahnya tadi tidak ketahuan Bu Karina.

NB: Maaf hari ini hanya satu bab dan tidak terlalu panjang. Sejak pagi mood saya hilang, karena tadi pagi telah kehilangan benda yang cukup berharga dalam hidup saya, karena kecerobohan saya juga sebetulnya. Sedih sih, tapi mungkin belum rezeki. Semoga Allah gantikan. Saya berdoa buat pembaca semua, kalian harus hati-hati menyimpan barang yang sekiranya berharga dan jangan pelupa. Ini gara-gara pelupa dan teledor. Ya Allah, semoga terganti....🤲🤲🤲

1
Wiwik widyawati
yaaaah dikit banget up nya Thor... greget akunya Thor cepet buka busuk nya tiana
Lina Zascia Amandia: Sabar ya Kak... sedang otw...
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
kalo kamu emang gak suka sama tindakan kakak mu ya udah bilang sejujurnya sama si Arda .. beres 😠😠
Anonim
Lemah amat si nepa ama si arda bodoj x mereka gemes pengen nampol otak ny
Rina
Ih bener” ya kamu Tiana 😡
Dan Ardana kamu tuh bodoh , mau aja dibohongin sama Tiana 😡😡😡
Udah deh ini mah fix kamu harus harus pergi Nayra daripada tersiksa batin kamu , kamu berhak bahagia Nayra 🫢🫢🫢
Yuliana Tunru
kesal x arda yg bodoh dan nepa yg sdh tau busuk x tiana ngalah z trs pdhl tau tiana bohong coba jujur ld ortumu biar tau busuk x tiana krn gmn pun ortumu hrs tau rencana dan jelakuan busuk tiana klo tdk pasti makin menjadi tingkah x
sunaryati jarum
Nayra nggak segera pergi saja,atau Ardan dilaporin ke atasan,biar tahu rasa
Nana Geulise
ceritanya itu itu aja...kaya diam ditenpat.lama2 bosen🤔🤔🤔
EVA OKTASARI
Kapan sih ardana nya tau klo tiana lg manfaatin dia,bikin kesel aja nih liat si pelakor merajalela
Patrick Khan
jgn lama2 bikin kesel nya dgn sikap Tania Arda kak.. bikin bosen sm kelakuan orang gila tania🔪🔪🔪🔪
Nar Sih
semakin kesell dgn ardan juga tiana ,ardan yg gk tegas suami durjana
falea sezi
Nayra oon crai woy
Wiwik widyawati
ayoooo nepa blng ke ardana klo Tiana pernah hamil...
Prafti Handayani
Masih muter di sekitaran sini az alurnya...
mantau dikit lagi nih...
Rina
Semoga Ardana tahu kebohongan Tiana dan di waktu yg sama Nayra sudah pergi jauh meninggalkan Ardana 🫢🫢🫢
Patrick Khan
sakit jiwa tania🔪🔪🤬
Hasbi Yasin
aku nungguin nayra pergi dan ardana menyesal
Yuliana Tunru
aduh nepa knp tak jujur z soal kekasih tiana yg pilot trus hbs kuret krn keguguran dan arda cm dimanfaatkan mlqh bilang soal kesalahqn arda yh bukin tiana stres hedehhh bodoh bgt
Nar Sih
lanjut kak jdi gk sabar nunggu bab selanjut nya
Aditya hp/ bunda Lia
secepatnya Thor buat Nayra pergi jauuuuh ....
Arin
Gitu nanti pasti Arda tau.... biarpun Tiana menutupi. Pasti ada yang kasih tau kan. Masalah yang terjadi pada rahim Tiana. Hayo.... masihkah Arda merasa bahwa dialah penyebab Tiana jadi seperti ini??? Kalau iya berarti dia bodoh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!