Ari atau yang sering di panggil sama teman kuliahnya dengan nama sam Ari di tengah ke frustasiannya dia mendapatkan berkah sebuah sistem yang membantu Ari menjadi arsitek terkenal bareng dua temannya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chimoarikashiki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
melangkah di profesional dengan langkah beda
Setelah mendapatkan kartu anggota IAI langkah ku menuju profesional mulai dengan langkah beda ya walau aku punya sistem tapi aku pun menunjukkan etos kerjaku.
'sistem cariin proyek yang hadiahnya menarik dan challenge lumayan perfect'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'ting ada proyek yang mulai dari sayembara hingga pembangunan dan sistem sarankan tuan minta bantuan ayah tuan nyari tukang buat kerjaan ini'kata sistem arsitek di otakku
'oke boleh tahu proyek apa sistem kok ada sayembara nya segala'kata aku dalam hati ke sistem arsitek dengan rasa penasaran
'proyek renovasi kampus tuan dan ini proyek ayah tuan dengan bosnya ikutan jadi sistem sekalian nawarin ke tuan'kata sistem arsitek di otakku
'menarik oke dah sistem'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'hmm bentar tadi sistem bilang ayah dan bosnya ikutan proyek ini apa ini tender'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'yups bener tuan ini sistem tender dan ada sayembaranya selain itu juga tuan ini proyek punya aturan jika sayembara yang menang adalah bagian dari salah satu tender maka yang tender juga ke ikut'kata sistem arsitek di otakku
'aturan apa itu bisa seperti itu terus nama ku di masukkan ke bagian tender gitu'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'benar tuan'kata sistem arsitek di otakku
'oke kalau gitu gue akan mode serius agar ayah sama bosnya juga ikutan menang'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'nah gitu baru semangat yang bagus tuan'kata sistem arsitek di otakku
'hadiahnya apa sistem'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'hadiahnya adalah saham tuan dan tuan bisa buat perusahaan'kata sistem arsitek di otakku
'oke dah kalau gitu'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
aku pun nyari ide buat beresin rencana ini entah kenapa ide ku agak kurang.
'gimana nya cara pas gabung gak ketahuan sistem ada ide gak"kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'ada sih tuan yang paling utama tuan buat desainnya aja dulu baru dah sistem urus sisanya'kata sistem arsitek di otakku
'oke dah kalau gitu'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
aku pun mulai mendesain apa yang di sayembara kan. Setelahnya aku mulai membagi dua antara desain yang ke 3 dimensi sama yang ke arah itungan Rab.
Setelah selesai desain yang sampai jam 2 aku mengirim namun sebelumnya aku bertanya ke sistem
'cara ngirimnya gimana sistem'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'buat saja up nya ke direktur perusahaan ayah anda tuan dan pasti besok beliau akan nanya ke ayah anda tinggal kita lihat reaksinya gimana'kata sistem arsitek di otakku
keesokan harinya hp ku bunyi terus bahkan aku hanya geser hp aja buat lihat.
'bener apa kata.lu sistem'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'chat aja tuan kalau mata tuan masih ngantuk'kata sistem arsitek di otakku
'benar juga ya yaudah aku chat wa aja dah biar gak di telepon wa terus'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'nah bilang aja tuan semalam bergadang untuk ikut sebuah sayembara'kata sistem arsitek di otakku
'ari semalam bergadang ikut sayembara desain emangnya ada apa'chat aku ke ayah di wa
'apa kamu ikut sayembara yang di kampus itu'balas chat ayah ke aku di wa
'gimana ini sistem ketahuan lagi'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'gak papa tuan kalau di suruh balik inilah saatnya tuan menyelesaikan tugas pengabdian sekaligus misi dari sistem'kata sistem arsitek di otakku
'hmm ada benarnya juga ya sistem'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
aku langsung membalas wa ayah dan mengatakan iya bahwa aku ikut sayembara desain.
'le kalau gitu kamu balik saja ke Bekasi ada ongkos kan'balas chat ayah ke aku di wa
'iya ada yah'balas chat aku ke ayah di wa
'hmmm enaknya naik apa ya'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'naik bus sleeper aja tuan lumayan tuan bisa istirahat di jalan'kata sistem arsitek di otakku
'wah ide cemerlang itu sistem'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
aku pun memesan tiket menuju Bekasi dan kebetulan aku punya kontak wa agen bus, aku dapat tiket bus Sam G dan beliau tahu aku mesan tiket busnya.
'dek kamu mesan tiket bus ya'chat Sam G ke aku di wa
'iya Sam mau otw ke Bekasi ada tugas dadakan sekaligus mengerjakan proyek pertama'balas aku ke Sam G di wa
'oh yaudah hati hati dek kamu naik dari terminal apa dari kantor'balas chat Sam G ke aku di wa
'dari kantor kayaknya sam'balas aku ke Sam G di wa
'sore kamu kesini aja buat otw ke Bekasi 'balas Sam G ke aku di wa
aku memutuskan besok untuk berangkat sore. Keesokan harinya atau lebih tepatnya sore hari aku sudah di tunggu Sam G dan isterinya yang sudah aku anggap kakakku sendiri. Beliau pun nanya tentang proyek apa aku cuma menjelaskan dikit gak banyak tapi itu sudah menjabarkan semua.
Gak terasa bis yang aku naikin datang aku pamit sama beliau dan langsung naik ke bus gak lama bus langsung berangkat. Aku ngobrol dengan sistem sebentar.
'sistem menurutmu gimana setelah ini'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'kalau menurut sistem tuan belajar dikit tentang masalah perusahaan dan juga keuangan perusahaan jadi ketika perusahaan tuan jalan gak ada yang menganggu ketika tuan mengatur uang perusahaan'kata sistem arsitek di otakku
'wah benar juga itu sistem ide yang cemerlang aku setuju sama ide itu sistem ya udah gue istirahat dulu dah'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'iya tuan biar sampai Bekasi tuan fit bisa langsung ketemu bos ayah tuan dan misi bisa tuan selesaikan'kata sistem arsitek di otakku
setelah ngobrol dengan sistem aku pun tidur dan gak tahu berhenti dimana aja tahu tahu sudah di rumah makan. Habis makan aku sempat buka laptop sebentar dan sempat melihat hasilnya.
'hmm ini beneran sudah keluar hasilnya sistem'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'benar tuan dan sampai Bekasi tuan bisa bantu buat rab'kata sistem arsitek di otakku
'wih mantap kalau gitu gak sabar aku sampai Bekasi sistem'kata aku dalam hati ke sistem arsitek