NovelToon NovelToon
40 HARI MENCARI JASAD NENEK

40 HARI MENCARI JASAD NENEK

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:9.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ratna Jumillah

"Katanya, sebelum semua ilmu nya lepas.. nenek nggak akan bisa mati."

"Jadi sekarang nenek dimana?"

"Nenekmu sedang menjalani semua hukuman sebelum akhir nya dia mati. Selama 40 hari, dia akan dalam pengaruh Iblis."

"Tapi kan nenek udah meninggal!?"

Sebuah ilmu tua membuat seorang nenek mengalami hal di luar nalar ketika akan mendapatkan ajalnya.

Elma, gadis biasa yang baru saja datang dari Jakarta itu harus menelan bulat - bulat atas semua rentetan kejadian tak masuk akal yang dia alami selama mencari jasad nenek nya, dalam waktu 40 hari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna Jumillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS.4. Di kepung!

Elma tidak melihat apa yang di lihat Tian, tapi Elma melihat sosok lain. Yang Elma lihat malah itu adalah Salsa, adiknya yang sedang melambaikan tangan padanya. Seketika Elma hendak maju menghampiri adiknya..

"Salsa! Ngapain di situ, sini!" Panggil Elma, tapi Tian menahan tangan Elma dan secara tiba - tiba dia menarik tangan Elma dan lari dari sana.

"Eh! Eh! Adek gue bang!" Ucap Elma yang tangan nya di tarik.

"Itu bukan Salsa!!" Ucap Tian, masih kencang dia menggandeng tangan Elma sambil lari.

Mereka lalu sampai di depan rumah dan saat itulah Elma melihat Salsa yang di lihat nya berada di bawah. pohon bambu tadi ada di gendongan ibunya sedang menangis sesenggukan.

"Loh, ini Salsa." Ucap Elma, dia kaget sambil nafas nya ngos - ngosan.

"Kan apa aku bilang, itu bukan adekmu tadi." Ucap

"Kakak tolong jaga adekmu dulu ya, mama sama pakde mau cari nenek." Ucap ibunya, dengan panik dan buru - buru menyerahkan Salsa pada Elma.

"Eh, ma! Mau kemana, aku ikut." Ucap Elma, dia sudah menggendong adik nya.

"Jangan, dengerin mamamu ya nak. Apapun yang terjadi, sebelum pakde sendiri yang buka pintu rumah, kalo ada yang dateng ketok pintu atau manggil - manggil, jangan di buka." Ucap ayah Tian, pakde nya Elma.

Elma yang memang masih sengit dan benci dengan pakde nya itu hanya menatap pakde nya dengan tatapan dingin seolah tidak mengindahkan sama sekalu ucapan pakde nya.

"Denger mama nak, inget ucapan pakde. Tian, tante titip Elma sama Salsa, kamu di sini dulu jangan pulang!" Ucap ibunya Elma, Tian mengangguk - angguk.

Ibunya Elma dan ayah nya Tian itu pun langsung pergi ke arah mobil dan masuk kedalam mobil sebelum akhir nya mobil itu pergi dari pekarangan rumah nenek.

"Ayo El, kita masuk." Ucap Tian, tapi Elma kukuh berdiri.

"Gue nggak mau denger bapak lu, dia tuh sok mistis." Ucap Elma, malah keras kepala.

"El, yang bilang memang bapakku tapi kan ibumu juga membenarkan dan nyuruh kamu masuk. Se benci - bencinya kamu sama bapakku, tapi jangan abai sama keselamatan lah, El!" Ucap Tian, Elma melirik Tian sambil berdecih.

"Cih, lu juga sama aja." Ucap Elma.

"El, ini bukan Jakarta, ini Jawa. Di sini, kemistisan masih sangat kental dan nggak bisa bertindak sembarangan. Mama kamu dan bapakku ngomong begitu, artinya ada kepentingan nya!" Ucap Tian.

Tian lalu mendorong paksa Elma agar masuk, Elma yang sambil menggendong adiknya pun mau tidak mau tergiring masuk kedalam rumah dengan kesal. Elma menatap Tian dengan sinis tapi Tian tidak peduli, saat itu juga Tian langsung mengunci pintu rumah, dia tutup semua tirai dan jendela.

"Kak, aku takut." Ucap Salsa yang sejak tadi ikut memperhatikan Tian mondar - mandir.

"Nggak usah takut, ada kakak." Ucap Salsa, Elma menurunkan adik nya dan adik nya lalu memeluk pinggang Elma.

Setelah di rasa semua sudah terkunci rapat, barulah Tian kembali berdiri mendekat pada Elma dan adiknya. Tian juga merasa ada sesuatu yang salah di rumah nenek nya itu, rasa nya rumah itu tiba - tiba terasa hening tanpa ada suara binatang apapun.

"Kata nenek, kalo alam terlalu hening.. Itu pertanda nggak baik." Ucap Tian, dia sedikit takut.

"Jangan nakut - nakutin, ada Salsa loh!" Ucap Elma kesal.

Mereka akhir nya berjalan dan duduk di sofa ruang tamu, menunggu kepulangan orang tua mereka. Tapi.. Elma sendiri juga merasa ada yang aneh, rumah itu terlalu hening.. Saking hening nya sampai dia bisa mendengar suara tetesan air dari keran di wastafel dapur.

Dan di tengah - tengah keheningan itu, tiba - tiba saja Elma, Tian dan Salsa yang terus memeluk Elma melihat ada bayangan yang lewat dari jendela samping mereka.

"Siapa itu!?" Teriak Elma, tapi Tian memberikan isyarat diam dengan jari nya.

"Diem, El!" Ucap Tian, dia sedikit panik.

"Itu orang, bang!" Ucap Elma, Tian menggeleng.

"Bukan!" Ucap Tian, dia pindah duduk dan kini di sebelah Elma.

"Apapun yang terjadi, kalo ada yang manggil nama kita, jangan di jawab. Apapun yang terjadi, meski itu suara mama kamu, atau bapaku." Ucap Tian pelan, Elma diam menatap ke arah pintu.

"Tok! Tok! Tok!"

"Elma."

DEG!

Benar, ada yang memanggil Elma dari luar. Elma pun tertegun mendengar namanya di panggil, tapi dia tidak menjawab dan malah melirik menatap Tian yang juga menatap nya sambil memberi isyarat diam.

"Elma, buka pintu nya.. Ini mama." Ucap suara itu.

Tapi.. Meski pun memang itu suara ibunya Elma, ibunya jarang memanggil nama Elma langusng seperti itu. Hanya El, atau kakak.. Dan juga, Elma menyadari ada sedikit tambahan suara dari suara yang memanggil nya, seolah ada dua suara tapi terdengar samar.

"Elma." Panggil nya lagi.

"Hiks! Hiks!"

Tiba - tiba Salsa menangis ketakutan, Elma pun buru - buru menutup mulut Salsa dan memeluk nya.

"Jangan nangis, dek." Bisik Elma, dia yakin sekarang yang di depan itu bukan ibunya.

"DOG! DOG! DOG! DOG! DOG!"

Tiba - tiba, ketukan pintu yang semula biasa saja berubah menjadi gedoran. Salsa makin ketakutan dan Elma makin panik, Tian juga hanya bisa menatap ke arah pintu dengan penuh was - was. Mereka membaca doa apapun agar sosok itu pergi.

"Elma! Buka pintunya, Elma!" Panggil sosok itu dari luar.

"Tian!"

Tian tertegun karena namanya di panggil juga, kini suaranya bukan suara ibunya Elma melainkan suara ibunya Tian.

"Bang, itu tante." Ucap Elma, karena ibunya Tian tidak pergi bersama ibunya.

"Bukan, itu bukan ibuku." Ucap Tian, dia makin tegang sekarang.

"Pokok nya apapun yang terjadi, jangan buka pintu." Ucap Tian.

Lama kengerian itu berlangsung, suara gedoran pintu itu berlangsung selama kira - kira 45 menitan dan selama itu berlangsung juga suasana di sana terasa begitu mencekam karena tidak ada suara lain atau apapun yang terdengar kecuali suara gedoran dan suara - suara yang memanggil Tian dan Elma.

Sampai akhir nya suara itu berhenti dengan sendiri nya dan suasana kembali makin senyap. Tiba - tiba, Salsa yang sejak tadi memeluk Elma dan menyembunyikan wajah nya di lengan Elma, mendongak kan kepala nya dan mengintip ke arah jendela kayu yang berada di ujung ruangan.

"Kak, itu nenek." Ucap nya, seketika Elma tertegun.

Elma dan Tian langsung sama - sama menoleh ke arah titik yang tadi maksud oleh Elma, tapi jelas mereka tidak melihat nenek mereka.

"Bukan! Itu bukan nenek." Ucap Elma, dia menutup mata Salsa agar tidak melihat kesana.

"Kita di kepung, El." Ucap Tian, Elma mengangguk pelan.

Karena saat mereka menoleh ke arah jendela.. Yang mereka lihat bukan nenek nya yang di lihat Salsa, tapi yang Elma dan Tian lihat adalah barisan pocong dengan wajah hancur yang berdiri menutup jendela, mereka di kepung.

"Ya Allah, gimana ini." Gumam Elma.

BERSAMBUNG!

1
💜⃞⃟𝓛 S҇ᗩᑎGGITᗩ༄⃞⃟⚡ 𝐀⃝🥀
siapa yng memulai ritual nenek tri
💜⃞⃟𝓛 S҇ᗩᑎGGITᗩ༄⃞⃟⚡ 𝐀⃝🥀
mang udin di sesat kan oleh jin
💜⃞⃟𝓛 S҇ᗩᑎGGITᗩ༄⃞⃟⚡ 𝐀⃝🥀
elma indigo atau memang oramg yg dipilih
SENJA
hmmm gitu toh 😳😑
SENJA
bu de sama pakde orang baik 😳
💜⃞⃟𝓛 S҇ᗩᑎGGITᗩ༄⃞⃟⚡ 𝐀⃝🥀
nenek mau main kemana
neni nuraeni
aduhhh nekk dcari malh petak umpet... kan bingung tu warga nek..
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
nenek... ?!? 🙀🙀🙀
Ai Emy Ningrum: nggoleki putu kok ora sopan 👻👻 tak pateni kowe punya emeng 🐈🐈🐈
total 5 replies
ᥫ᭡◦•●◉✿ 𝑟𝑖𝑠𝑘𝑎 ✿◉●•◦ᥫ᭡
hayoo lo siapa itu, apakah nenek tri yang muncul, pagi¹ udah dibikin merinding kak thor hiiiii..
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
siapa Weh yang mencoba membangkitkan kembali sosok itu ..aduh cari gara2 aja
Nureliya Yajid
Semangat lanjut thor
Nureliya Yajid
Lanjut thor
𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽᴛ⑅⃝ˢ🐈
lha nenek ketemu gitu
hayooo kek mana coba

nenek idup lagi
Tina Febrianti
kenapa ganti sampul Thor?
Husna
siapa kira-kira ya?
masih kerabat kah?
dlm penglihatan Elma, waktu ditunjukin nenek masih muda, ada ayah dan pakde masih kecil... ada siapa lagi ya?

ato jangan-jangan Tian??
@🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
nahh kaann. udah aku duga..
@🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
bukan salahmu El , kmu juga nggak bsa berbuat apa2
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Siapa kiranya, orang yg sudah masuk ke ruangan itu🤔 Salsa atau justru Elma yg tanpa sadar
🌸Sakura🌸
nahkan bener ada orang lain yang masuk ke ruang it, pasti yg tau ttg nenek tri dan tau seluk-beluk rumah it
🌸Sakura🌸
kaget 😮
pasti ada yg msk tp lwt pintu lain
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!