NovelToon NovelToon
Black Grimoire

Black Grimoire

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Penyeberangan Dunia Lain / Fantasi
Popularitas:74
Nilai: 5
Nama Author: Rafli Ananda

Merlin yang merupakan seorang genius dari dunia bumi mati tewas karena kelelahan dan juga kebosanan di dunia asalnya, dan terlahir kembali ke Avalond yang mana berada di galaksi Andromeda, di sana dia menyadari kalau Avalond telah mengembangkan tehnik sihir yang mana mereka lakukan untuk bertahan hidup dari serangan 10.000 ras monster. Namun bukanya putusasa ataupun bertekad untuk menjadi penyelamat dunia, Merlin malah lebih tertarik untuk mulai meneliti tehnik sihir yang ada di dunia Avalond.

Ini adalah kisahnya seorang peneliti gila yang jenius, yang akan melakukan apapun untuk penelitiannya, baik itu legal maupun ilegal dan akan menghancurkan siapapun yang menghalangi jalannya baik itu manusia, monster, Demon ataupun Dewa itu sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rafli Ananda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 Penjelajah bagian 4

Magic item adalah alat yang memiliki unsur teknologi dan sihir di dalamnya, dengan bahan-bahan yang di dapatkan dari monster-monster kuat, alat sihir menjadi bagian terpenting bagi para Mage untuk dapat bertahan hidup di medan peperangan. Sebagian besar alat sihir yang tersebar luas adalah alat tipe penyerang yang menembakkan tehnik sihir tingkat tinggi, akan ada juga alat tipe pelindung yang melindungi nyawa dari penggunanya, namun karena bahan yang di gunakan sangat langkah, alat sihir tipe pelindung jarang di jumpai.

Bone Armor merupakan salah satu dari Magic item tipe pelindung, pada awalnya Bone Armor berbentuk kota persegi kecil yang dapat di simpan di saku baju, namun saat di alirkan energi force ke dalamnya “Tranggs…” maka Bone Armor dapat berubah wujud menjadi sebuah persia persegi panjang yang terbang dengan sendirinya untuk melindung tuannya. Terbuat dari tulang monster ras Undead yang memiliki kemampuan telekinesis, Bone Armor dapat terbang dan memiliki pemikiran sendiri.

Sistem AI yang terpasang pada Bone Armor membuatnya dapat menentukan serangan mematikan kepada tuannya, dan dengan cepat menahan serangan tersebut. Karena hal itulah bahkan serangan dadakan dari Snake Man dapat di tahan oleh Merlin, dan dengan cepat Merlin kemudian mulai mengaktifkan tehnik sihir miliknya.

“Dark Magic Level 1…. Abyss Gaze…”

Cahaya kehitaman keluar dari tangan kanan Merlin, cahaya itu kemudian langsung mengenai wajah dari Snake Man tersebut dan membuat tubuhnya kaku. Mengambil kesempatan itu “Wushk…” Merlin langsung melompat mundur sambil menyiapkan beberapa Dark Missile miliknya. “Bumhskk… Bumhskk… Bumhskk…” ledakan demi ledakan muncul karena Dark Missile milik Merlin, mengambil kesempatan akan hal itu “Wushkk…” salah satu Mage prajurit itu mulai mengaktifkan tehnik sihir miliknya.

Angin yang kencang mulai menjadi bilah pedangnya, dan dengan sebuah serangan tebasan dari jarak yang cukup dekat “Sringgs…” Angin tersebut memotong segala yang ada di depannya, termasuk tubuh Snake Man yang berusaha untuk menyerang Merlin menjadi dua. Saat debu asap mulai menghilang, Mage prajurit tersebut “Taask…” mengangkat mayatnya dan berkata.

“Kita telah di tipu, dia berhasil melarikan diri”

Snake Man yang mereka bunuh adalah salah satu dari 4 Snake Man level 3 yang mana telah sekarat karena beberapa serangan tebasan angin sebelumnya, sementara itu Snake Man bersisik emas yang memiliki level 5 berhasil melarikan diri dengan mengorbankan ke 4 bawahannya. Kemudian pada malam hari itu, area gurun tersebut mulai menjadi sangat dingin saat malam tiba.

Beberapa murid Mage yang berhasil selamat terluka cukup parah sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan, satu-satunya cara agar mereka berhasil selamat adalah dengan memanggil bantuan dari markas Militer terdekat. Akan tetapi setelah beberapa jam berlalu, ke 4 Mage prajurit tersebut sama sekali tidak mendapatkan sinyal pada ponsel khusus mereka, semua itu karena mereka berada di medan bekas pertarungan dengan Snake Man.

Area yang ada di sekitar mereka saat ini telah di penuhi oleh berbagai energi force dari beberapa element, sehingga membuat beberapa alat elektronik menjadi tidak dapat di gunakan dengan bebas.

“Para Snake Man itu sepertinya telah mengetahui kedatangan kami, bahkan aku yakin mereka telah bersiap untuk menyerang kami…. mungkinkah ini hanya kebetulan belakang, di saat kau berada di kelompok ini, ataupun penyerangan barusan” pikir Merlin.

Para murid Mage dari kelas B yang terluka, terlihat ketakutan dan kebingungan dengan situasi yang terjadi, mereka yang awalnya bersemangat untuk bergabung kedalam militer menjadi ketakutan dengan apa yang akan mereka hadapi kedepannya di markas besar militer nantinya. Sementara itu, Merlin yang telah menggunakan cukup banyak tehnik sihir berusaha untuk duduk tenang sambil mengumpulkan energi force di udara.

Energi force berbagai element yang ada di udara “Srrahkk…” langsung tunduk dan berubah menjadi energi force ber element kegelapan, setelah tercemar oleh energi milik Merlin. Saat Merlin membuka matanya dia dapat menyadari sedikit perubahan pada tubuhnya.

“Hmm… nampaknya sebentar lagi aku akan naik level” pikir Merlin.

Di sisi lain, para prajurit Mage yang bertugas untuk mengawal sedang kesulitan karena sudah berjam-jam mereka tidak bisa mendapatkan sinyal menggunakan alat komunikasi khusus mereka. Melihat para prajurit Mage yang kesulitan, membuat Merlin menjadi penasaran dan berjalan mendekati mereka.

Dan dengan nada dingin Merlin berkata.

“Kalian coba perlihatkan telephone itu”

Mengetahui kalau Merlin adalah Mage murid yang sangat berbakat, dan sempat membantu mereka di tengah-tengah pertarungan, ke 4 prajurit Mage itu kemudian memutuskan untuk mempercayai Merlin dan memberikan telephone khusus tersebut kepada Merlin. Telephone yang di tenagai dengan kristal monster level 3, adalah alat komunikasi khusus yang dapat menembus jarak puluhan ribu kilometer jauhnya, dengan alat itu seorang Mage bahkan dapat menghubungi markas mereka bahkan saat sedang berada di dalam retakan dimensi.

Saat Merlin mulai membongkat Telephone tersebut, “Traak…” dia menemukan sebuah chip aneh yang mana bukan bagian dari Telephone itu. Merlin kemudian menunjukkan chip tersebut kepada ke 4 prajurit Mage itu.

“Ini… benda seharusnya tidak ada di dalam telephone ini, tunggu sebentar akan aku gabungkan lagi”

Setelah menyatukan ulang telephone tersebut “Ting… Ting…” telephone itu kemudian mulai menyambung kepada telephone yang ada di dekatnya. Melihat hal itu ke 4 Prajurit Mage itu kemudian mulai berterimakasih kepada Merlin. Kemudian salah satu dari ke 4 prajurit Mage itu mulai berusaha untuk menghubungi kelompok Mage yang terhubung dengan mereka.

“Di sini prajurit Mage level 3 dari Kerajaan Nera, kami di serang oleh para Snake Man dan membutuhkan pertolongan di sini… siapapun yang ada di sana mohon bantu”

“Di sini kelompok penjelajah Lions, kami berada di dekat kalian… tunggu selama 20 menit, kami akan segera datang menyelamatkan kalian” balas seseorang yang mendapatkan sinyal panggilan tersebut.

“D-dari Kelompok Lions kau bilang… kalau begitu terimakasih banyak, kami akan menantikan kedatangan kalian” balas prajurit Mage tersebut yang terlihat senang.

20 menit kemudian, “Brumm… Brumm…” 5 mobil pengangkut kemudian muncul, di ke 5 mobil tersebut terdapat sebuah lambang singa merah yang sedang mengigit pedang. Lambang tersebut adalah lambang dari kelompok penjelajah Lions, mereka adalah kelompok penjelajah yang cukup terkenal karena memiliki kekuatan sebanding dengan sebuah negara, dan karena di pimpin oleh Mage berlevel 7, tidak banyak orang yang berani macam-macam dengan mereka.

Seorang perempuan dengan paras cantik dan rambut merah kemudian muncul, dia adalah yang memimpin kelompok tersebut, salah satu dari ketua kelompok penjelajah Lions, Mage element api berlevel 5, Sania Lions yang mana juga adalah anak perempuan dari ketua kelompok penjelajah Lions. Dengan senyuman di wajahnya, Sania dapat melihat energi force besar yang berusaha untuk Merlin sembunyikan.

“Hahaha… aku pikir ini akan menjadi misi yang membosankan, siapa yang mengira aku dapat bertemu dengan harta berharga di sini” pikir Sania.

.

.

.

.

Bersambung…..

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!