NovelToon NovelToon
Iman Yang Tak Terbeli

Iman Yang Tak Terbeli

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga / Cintapertama / Cinta Murni
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: Malolo

seorang gadis muslimah Shafira Azzahra 25 tahun yang taat, tinggal dengan orang tuanya dan seorang adik laki yang masih SMA. Ayahnya seorang tukang bersih di rumah Dave dan ibunya adalah ibu rumah tangga. Dave 30 tahun adalah CEO kaya raya, arogan dan antipati dengan wanita yang berhijab. Pertemuan mereka di perusahaan Dave yaitu Mahesa grup. Shafira adalah karyawan di perusahaan itu di divisi keuangan. Dave diminta untuk mencari istri tapi blm ada yang cocok. Orang tuanya selalu mendesak. Dave tidak terlalu paham agama nya meskipun dia adalah muslim. Karena jarang di ajarkan orng tuanya yang sibuk berbisnis. Dave datang di perusahaan itu untuk menggantikan ayahnya yang sdh ingin istirahat. Sebelumnya Dave memimpin perusahaan di luar negeri. Dave tidak suka melihat karyawannya yg berhijab. Menurut dia semua wanita sama hanya menyukai uang. Dia ingin Shafira menanggalkan hijabnya jika msh ingin bekerja di perusahaannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Malolo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 16: Benteng di Atas Awan

Lampu-lampu kota Jakarta tampak seperti taburan permata dari balik jendela kaca setinggi langit-langit. Namun, bagi Shafira, kemewahan private apartment milik Dave di kawasan Dharmawangsa ini terasa seperti penjara berlapis emas. Apartemen ini adalah aset pribadi Dave yang tidak diketahui oleh ibunya, sebuah tempat perlindungan yang ia siapkan untuk "keadaan darurat" yang tak pernah ia sangka akan melibatkan seorang gadis dengan jilbab yang kini nampak kusam karena debu jalanan.

"Ibu dan Arfan sudah tertidur di kamar tamu. Aku sudah menempatkan dua orang penjaga dari firma keamanan profesional di depan pintu unit ini," ujar Dave, suaranya terdengar berat karena kelelahan.

Shafira berdiri di dekat balkon, tidak berani menyentuh furnitur Italia yang harganya mungkin setara dengan rumah petaknya.

"Terima kasih, Pak Dave. Tapi saya merasa ini... berlebihan. Saya bukan siapa-siapa yang layak dilindungi sedemikian rupa."

Dave berjalan mendekat, namun ia berhenti pada jarak tiga langkah—menjaga batas yang mulai ia pahami sebagai zona suci Shafira.

"Kamu salah, Shafira. Kamu adalah satu-satunya saksi kebenaran yang tersisa. Dan di mata keluargaku, itu membuatmu menjadi orang paling berbahaya di Jakarta saat ini."

Dave tidak tinggal diam. Sambil menunggu perkembangan kondisi Pak Rahman di rumah sakit yang kini dijaga oleh tim keamanan ketat atas namanya ia kembali menghubungi Rio, ahli IT-nya.

Langkah 1: Mengunci akses data asuransi mobil Clara di cloud sebelum tim hukum ibunya sempat melakukan intervensi manual.

Langkah 2: Memindahkan Pak Rahman ke VVIP Isolation Room dengan sistem akses biometrik. Hanya Dave dan Shafira yang bisa masuk.

Langkah 3: Menyiapkan surat kuasa hukum untuk menuntut Clara atas pasal tabrak lari dan percobaan penghilangan barang bukti.

"Rio," Dave bicara melalui ponselnya di sudut ruangan.

"Dapatkan rekaman suara dari perawat yang menjadi mata-mata Mama di rumah sakit. Aku tahu dia yang memberi tahu posisi Shafira saat pulang ke rumah tadi. Gunakan itu untuk menekan Mama."

Shafira memperhatikan Dave dari kejauhan. Pria ini tampak begitu berbeda dari sosok CEO dingin yang ia temui di hari pertama. Ada gurat kerapuhan di balik perintah-perintah tegasnya.

"Pak Dave," panggil Shafira pelan.

Dave menoleh. "Ya?"

"Bapak akan melawan Ibu Bapak sendiri? Dia adalah orang yang melahirkan Bapak. Tidakkah Bapak takut... durhaka?"

Dave terdiam sejenak. Pertanyaan itu menghantam ulu hatinya. Di dunianya, loyalitas adalah soal bisnis dan nama baik. Tapi bagi Shafira, segalanya kembali pada hukum Tuhan.

"Dalam agamaku, Shafira, aku memang diajarkan untuk hormat pada orang tua," Dave menarik napas panjang. "Tapi aku juga belajar dari pria tua di ICU itu ayahmu bahwa memberikan makan keluarga dari hasil kejahatan adalah sebuah pengkhianatan terhadap cinta. Jika aku membiarkan Mama terus begini, aku justru sedang menghancurkannya."

Shafira tertegun. Ia melihat sebuah transformasi yang lambat namun pasti dalam diri Dave. Dave bukan lagi sekadar menyelamatkannya karena rasa bersalah, melainkan karena ia sedang mencari jalan "pulang" bagi jiwanya sendiri.

Di kediaman besar keluarga Mahesa, Bu Sarah sedang mengamuk. Gelas kristal pecah di lantai saat ia mendengar kabar bahwa anak buahnya gagal membawa tanda tangan Shafira dan justru diusir oleh Dave.

"Dia menyembunyikan gadis itu!" teriak Bu Sarah pada Clara yang duduk gemetar di sofa.

"Tante, kalau Dave punya bukti dari mobilku, aku akan dipenjara! Karierku, namaku... semuanya akan hancur!" isak Clara.

Bu Sarah mendekati Clara, matanya memancarkan kegelapan yang dalam.

"Tenanglah. Jika Dave ingin bermain menggunakan hukum, kita akan bermain menggunakan opini publik. Besok pagi, seluruh media akan tahu bahwa CEO Mahesa Group memiliki skandal dengan seorang karyawan kelas bawah dan berusaha memeras keluarga besar kita melalui insiden kecelakaan ini."

Bu Sarah mengambil ponselnya. "Halo, kirimkan tim kreatif ke kantor. Kita akan buat narasi bahwa Shafira Azzahra adalah seorang gold-digger yang sengaja menjatuhkan ayahnya di depan mobil Clara untuk mendapatkan kompensasi miliaran rupiah. Hancurkan reputasi gadis itu sampai dia tidak berani keluar dari lubang persembunyiannya."

Malam itu, di apartemen yang tenang, Shafira baru saja selesai melaksanakan shalat Tahajud. Ia bersujud sangat lama, memohon agar ayahnya diberikan mukjizat. Saat ia bangkit, ia melihat Dave duduk di meja makan, menatap layar laptopnya dengan wajah pucat.

"Ada apa, Pak?" tanya Shafira cemas.

Dave memutar layar laptopnya ke arah Shafira. Di sana, sebuah situs berita gosip ternama baru saja merilis artikel dengan judul provokatif:

"Skandal Mahesa Group: Benarkah Kecelakaan Tukang Kebun Hanyalah Rekayasa Putri Sendiri demi Harta?"

Foto Shafira saat bekerja di kantor, dipotong sedemikian rupa hingga ia tampak sedang berbincang akrab dengan Dave, terpampang sebagai sampul. Komentar-komentar kejam dari netizen mulai membanjiri, menghujat hijabnya, menghina kemiskinannya, dan menuduhnya sebagai wanita yang menjual martabat ayahnya.

Dunia Shafira kembali bergoyang. Fitnah itu jauh lebih menyakitkan daripada ancaman preman di gang sempit.

"Mereka ingin menghancurkan mentalmu sebelum sidang dimulai, Shafira," suara Dave terdengar parau.

"Maafkan aku... ini karena aku membawamu ke tempat ini."

Shafira memejamkan mata, mencoba menstabilkan napasnya.

"Pak Dave... api tidak akan bisa dipadamkan dengan api. Jika mereka menggunakan fitnah, biarkan saya menggunakan kesabaran. Tapi tolong, lindungi ibu saya agar tidak melihat berita ini."

Dave menatap Shafira dengan kekaguman yang nyaris menyerupai rasa cinta. Namun di dalam hatinya, sebuah api amarah yang murni mulai menyala. Ia menyadari satu hal: ia harus segera bertindak lebih ekstrem.

"Besok pagi," ujar Dave dengan nada dingin yang menakutkan, "kita tidak akan lagi bertahan. Kita akan menyerang jantung pertahanan mereka."

1
Novita Sari
saudara kembar bersatu....
Meghawati: lanjut
total 1 replies
Novita Sari
semangat thor, tambah seru..
.
Meghawati: menegangkan
total 1 replies
Novita Sari
Alhamdulillah thor update banyak terimakasih thor n semangat 💪💪💪
Meghawati: selalu semangat
total 1 replies
Novita Sari
dave ada saudara, lanjut thor....
Meghawati: lanjut
total 1 replies
Novita Sari
lanjut thor...
Meghawati: lanjuuut
total 1 replies
Novita Sari
astaghfirullah bu sarah udah mau mati gak sadar sadar..
Meghawati: hahaha belum dapat hidayah
total 1 replies
Novita Sari
jangan liat dari masa lalu safira 😭😭😭😭 Alhamdulillah update banyak terimakasih thor, semangat 💪💪💪💪
Meghawati: terimakasih supportnya
total 2 replies
Novita Sari
semangat dave safira
Meghawati: terimakasih
total 1 replies
Siti Naimah
keren Shafira 👍
Meghawati: matap
total 1 replies
Novita Sari
jangan jangan dave bukan anak kandung bu sarah
Meghawati: jahat banget
total 1 replies
Novita Sari
terus berjuang di jalan Allah Safira..
Meghawati: aamiin
total 1 replies
Novita Sari
tambah seru, ditunggu kebucinan dave sama safira thor
Meghawati: lanjut
total 1 replies
Novita Sari
terus berkarya thor, cerita nya bagus..
Novita Sari
cerita bagus,..
Meghawati: makasih
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!