NovelToon NovelToon
Pewaris Kekuatan Dewa Api

Pewaris Kekuatan Dewa Api

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Harem / Tamat
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Wang Qiu'er

Di benua Xuanyuan yang luas, di mana kekuatan kultivasi menentukan segalanya, keluarga besar Lin menguasai wilayah Selatan dengan gemilang. Lin Feng, putra sulung dari garis keturunan utama, seharusnya menjadi harapan masa depan keluarga. Namun, saat upacara pembukaan dantian di usia 12 tahun, kebenaran kejam terungkap: dantiannya rusak parah sejak lahir, meridiannya tersumbat, dan qi langit & bumi tak mampu mengalir masuk.

Sejak saat itu, julukan "Tuan Muda Sampah" melekat padanya. Saudara-saudara tiri yang iri, tetua keluarga yang kecewa, serta para pelayan yang dulu merendah kini berani menghinanya secara terang-terangan. Tunangannya yang cantik dari sekte terkemuka membatalkan pertunangan dengan alasan "tak layak", dan ayahnya sendiri, Patriark Lin, hanya bisa menghela nafas sambil menatap sedih anaknya.

Namun, takdirnya mulai berubah ketika Lin Feng mewarisi kekuatan Dewa Api.
Bagaimana kisah Lin Feng? Yuk, ikuti kisahnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wang Qiu'er, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

Ledakan pertama mengguncang plaza. Pasukan berjubah hitam, pembunuh bayaran dari Klan Api Hitam, sekte terlarang yang terkenal dengan api kutukan yang bisa membakar jiwa, menyerbu dari segala arah. Mata mereka menyala merah darah, tangan mereka memegang belati beracun api hitam yang mengeluarkan asap beracun. Pemimpin mereka, seorang pria bertubuh kurus dengan jubah robek dan wajah penuh bekas luka bakar, tertawa keras.

“Kristal Api Primordial itu milik kami! Serahkan, atau kami bakar seluruh kota ini bersama kalian!”

Lin Feng berdiri di depan Ye Qingyu, api keemasan meledak dari seluruh pori-porinya. Tubuhnya berubah menjadi bentuk semi-api, kulitnya berkilau seperti lava cair, mata emasnya menyala ganas. Aura Tubuh Api Tak Hancur tahap menengah menekan seluruh plaza, membuat udara terasa seperti neraka yang hidup.

“Qingyu, mundur ke belakang. Lindungi dirimu dengan bayangan,” perintahnya dingin.

Ye Qingyu mengangguk, tapi sebelum mundur, ia mencium pipi Lin Feng cepat. “Bakar mereka habis… lalu pulang ke kamar. Aku tunggu dengan hadiah spesial.”

Lin Feng tersenyum miring, lalu melompat ke tengah kerumunan pembunuh.

Pertarungan dimulai.

Pemimpin Klan Api Hitam meluncur pertama, tangannya membentuk Cakar Api Kutukan, cakar hitam beracun yang bisa membakar jiwa langsung. Ia menyambar ke arah dada Lin Feng.

Lin Feng tidak menghindar. Ia malah mengangkat tangan kanan.

Napas Api Jiwa – Serap Total Tahap Tiga.

Cakar api kutukan itu menyentuh telapak tangan Lin Feng… lalu disedot masuk seperti asap ke dalam tungku. Api hitam yang seharusnya membakar jiwa itu berubah menjadi bahan bakar murni, membuat api keemasan Lin Feng semakin terang dan ganas.

Pemimpin itu membelalak. “Apa… apa ini?!”

Lin Feng tidak memberi kesempatan. **Telapak Api Menghancurkan Tulang – Bentuk Akhir: Bakar Jiwa Abadi.**

Satu telapak tangan menyambar dada pria itu. Api keemasan menyusup masuk melalui pori-pori, langsung menuju dantian. Tubuh pemimpin itu bergetar hebat. Kulitnya retak-retak seperti tanah kering, darah api hitam keluar dari mulut, mata, dan telinga. Ia berteriak kesakitan saat jiwa dan dantiannya dibakar dari dalam—proses yang lambat dan menyiksa.

Dalam sepuluh detik, tubuhnya menyusut menjadi abu hitam yang beterbangan, ditinggalkan hanya belati kutukan yang jatuh ke tanah dan meleleh sendiri karena panas sisa api Lin Feng.

Seluruh plaza terdiam sesaat. Lalu pembunuh lainnya menyerang bersama.

Seratus belati api hitam melesat seperti hujan panah.

Lin Feng bergerak. Langkah Api Bayangan – Seribu Bayangan Api.

Tubuhnya berubah menjadi ratusan bayangan api keemasan yang bergerak cepat di antara hujan belati. Setiap bayangan yang disentuh belati langsung menyerap api kutukan, mengubahnya menjadi kekuatan Lin Feng. Bayangan asli muncul di belakang sepuluh pembunuh sekaligus.

Ia mengulurkan kedua tangan.

Reinkarnasi Api Abadi – Tahap Dua: Ledakan Api Jiwa.

Dua bola api keemasan seukuran kepalan meledak dari telapak tangannya, menyebar seperti gelombang kejut. Api itu tidak membakar kulit luar—ia langsung menyusup ke dalam tubuh musuh, membakar meridian, dantian, dan jiwa sekaligus.

Sepuluh pembunuh itu berhenti di tempat. Mata mereka membelalak, mulut terbuka tanpa suara. Tubuh mereka mulai retak dari dalam, darah mendidih, tulang meleleh. Satu per satu, mereka meledak menjadi abu dan percikan api hitam yang langsung diserap kembali oleh Lin Feng.

Darah dan abu beterbangan seperti salju neraka. Bau daging gosong dan jiwa terbakar memenuhi udara.

Sisa pembunuh—sekitar enam puluh orang—mundur ketakutan. Tapi Lin Feng tidak memberi ampun.

Ia melompat ke tengah mereka. Tubuh Api Tak Hancur sepenuhnya aktif—tubuhnya kini murni api keemasan, tak tersentuh apa pun. Belati dan cakar api kutukan menyentuh tubuhnya langsung meleleh sebelum menyakiti.

Ia bergerak seperti dewa kematian.

Satu tangan menyambar leher seorang pembunuh—api menyusup, kepala pria itu meledak dari dalam seperti semangka yang dibakar. Yang lain ia tampar—tubuhnya terbakar dari luar ke dalam, kulit mengelupas, daging meleleh, tulang menjadi abu sebelum jatuh ke tanah.

Jeritan memenuhi plaza. Darah api hitam membasahi batu plaza, tapi api Lin Feng membakar semuanya menjadi uap panas.

Dalam waktu kurang dari dua menit, enam puluh pembunuh menjadi abu hitam yang beterbangan ditiup angin. Plaza yang tadinya ramai kini sunyi, hanya ditinggalkan abu, bau gosong, dan tatapan ketakutan dari ribuan penonton.

Lin Feng kembali ke wujud manusia, jubahnya tak terbakar sedikit pun. Ia berjalan kembali ke Ye Qingyu yang berdiri di belakang, bayangan gelapnya masih melindungi tubuhnya.

Ye Qingyu langsung memeluknya erat, tubuhnya menempel penuh. Payudaranya yang montok menekan dada Lin Feng, tangannya membelai punggung pria itu.

“Kau… luar biasa,” bisiknya, suaranya bergetar karena kagum dan hasrat. “Aku melihat semuanya… dan sekarang aku semakin ingin kau malam ini. Bakar aku seperti kau bakar mereka… tapi dengan cara yang berbeda.”

Lin Feng memeluk pinggangnya, meremas tubuh bagian belakangnya yang montok itu pelan. “Kita pulang sekarang. Kristal ini… akan membuat api ku lebih kuat. Dan kau… akan merasakan panasnya pertama kali.”

Huo Ling’er yang menyaksikan dari seberang plaza hanya bisa mengepalkan tangan. Matanya penuh cemburu dan hasrat yang tak bisa disembunyikan lagi. Ia berbisik pada ayahnya yang lemah.

“Ayah… aku harus dapatkan dia. Dengan cara apa pun.”

Lin Feng dan Ye Qingyu berjalan keluar plaza, meninggalkan abu dan kehancuran di belakang. Di belakang mereka, rumor baru menyebar seperti api liar: “Iblis Api dari keluarga Lin telah tiba di kekaisaran… dan tak ada yang bisa memadamkannya.”

Malam itu, di Menara Api Surgawi, api akan membara lebih ganas lagi—bukan untuk membunuh, tapi untuk mencinta.

1
Dian Pravita Sari
gak gaya tamat Curtis ngambang srmua
Dian Pravita Sari
dlogok jarang gak teks aku pules kau smbil. links. gak tanggung jawab jgn hynkejst kontrak yo. lejat reputasi fukl th mana bagian boro konsumen mau aku protes biar do blek. list kmli
Lekat Wahyudi
😍👍👍
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Ceritanya menarik untuk dibaca 👍
Wang Chen: semoga terhibur ya kak
total 1 replies
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Awal cerita sudah bagus 👍
Wang Chen: terimakasih, kak.
total 1 replies
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
mantap
Wang Chen: terimakasih kak
total 1 replies
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
ok
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
Mulai baca
Wang Chen: selamat membaca kak
total 1 replies
Wang Chen
Jika suka dengan karya ini, jangan lupa kasih like, comment, share, subscribe, dan follow ya hehe
Wang Chen
bantu likom ya gess
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!