NovelToon NovelToon
Dibuang Suami Cintai Ugal-ugalan Oleh Boss

Dibuang Suami Cintai Ugal-ugalan Oleh Boss

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Penyesalan Suami / Cintapertama / Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / CEO
Popularitas:31k
Nilai: 5
Nama Author: Ekawati

Adinda putri harus menerima pil pahit saat suami atau pria yang selama ini begitu ia cintai tidak pernah menganggap dirinya Saat itulah ia memutuskan untuk meninggalkan pria itu dan membatalkan pernikahanya Tapi siapa sangka sahabat atau bossnya malah selalu ada disisinya saat ia terpuruk Akankah adinda membuka hatinya untuk sang boss atau balah sebaliknya Yukk ikuti terus kisah cinta mereka 😍😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ekawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebingungan adinda

“Makan siang hari ini kamu mau makan apa??”

“Hahhh??” Adinda hanya melonggo mendengar apa yang ditanyakan oleh suaminya itu

Adinda kira jika ia dipanggil akan membahas sesuatu mengenai pertemuan nanti bersamanya dengan tommy

“Makan siang,, kita baru saja sarapan pak, dan ini masih jam setengah 9 pagi” jelasnya membuat rey berpikir sejenak

“Hhhmm aku hanya bertanya, nanti kita akan pergi kerestoran setelah pertemuan dengan clien” ucapnya membuat adinda kebingungan

“Pak Rey maaf bukanya hari ini anda pergi bersama kak tommy??” rey mengeleng sebagai jawaban

“Aku menugaskan tommy untuk mewakili rapat diperusahaan, jadi kita pergi bersama” adinda hanya mengangguk mengerti tanpa berkata apapun lagi

Adinda pamit keruangnya lalu mengambil berkas yang sudah disiapkan oleh tommy karena ia juga ingin mempelajari pembahasan apa yang akan dibahas nanti bersama clien penting itu

Tokk

Tokk

“Masukk” sasya mendongakan kepalanya dengan senyuman lebar dipipi gadis itu

“Hayy adindaku sayang..” ucapnya memeluk sang sahabat dan duduk dipangkuan adinda

“Syaaa turun gak!! Kamu berat banget tahuu!!” Kesalnya mendorong tubuh sasya

“Hahahahhaha iya iyaaa”Sedangkan sang empu hanya tertawa karena sudah mengerjai adinda.,

Gadis itu kini duduk tepat disofa ruangan adinda dengan melihat intens wajah sahabatnya itu

“Kenapa kamu ngelitain aku kayak gitu??” Adinda melihat kearah sahabatnya dengan mata memincang

“Gimana malam pertamanya??” Goda sasya menaik turunkan kedua alisnya yang berhasil membuat adinda membulatkan matanya sempurna

Adinda tahu betul jika sahabatnya itu ingin mengerjai dirinya saat ini, maka dari itu adinda hanya diam dan melanjutkan pekerjaanya

“Adindaa putriiiii” teriaknyaa

“Hhhhmmmm” jawab adinda tanpa mengalihkan pandangannya pada komputer yang ada dihadapannya

“Adindaaa,,, bagaimana kamu dengan rey???” Sasya yang begitu penasaran kini mendekat dan mengoyangkan tangan adinda

Merasa terganggu adinda menghembuskan nafasnya berat lalu menatap sasya dengan tatapan tajam

“Syaaa!!”

“Hhmmm cepat cerita” ucapnya antusias

“Huuufftt, sya, aku dan rey kami menghabiskan malam panas berdua” sasya membulatkan matanya sempurna dan menutup mulutnya karena merasa terkejut alis pura-pura syok padahal dia sudah tau itu

“Truusss”

“Cckk kan kamu tau sendiri kita sekarang sudah menikah” ucapnya lagi dengan nada kesall

“Gak maksudku apa rasa cinta sudah mulai tumbuh diantara kalian??” Tanya sasya dengan wajah serius

Adinda nampak berpikir, gadis itu menghentikan kegiatanya lalu melihat kearah sasya

Adinda menghembuskan nafasnya berkali-kali sebelum mulai bicara

“Syaaa.. menurut kamu aku jahat gak sudah merusak harapan orang lain?” Tanya adinda dengan wajah memelas

“Hahh maksud kamu??” Sasya yang tidak mengerti arah pembicaraan adinda kebingungan dengan apa yang dikatakan oleh sahabatnya ini

“Huuchh begini,, kamu ingat waktu kita liburan divilla dikota C?? ” sasya bepikir sejenak lalu mengangguk

“Saat kamu dan roy pergi untuk membeli makan, rey cerita jika dia saat ini mencintai seseorang tapi belum sempat rey mengungkapkan perasaannya karena katanya belum ada tanda-tanda jika gadis itu juga mencintainya sekarang aku berada diantara mereka syaa” adinda mulai ingin menangis membuat sasya menyernyit heran

Ingin sekali sasya memukul kepala rey dan juga adinda yang begitu bodoh dan tidak mau jujur masalah percintaan

“Begini deh dinn,,, sekarang aku mau tanya sama kamu. Kamu masih cinta sama zyan mahardika?” Pertanyaan dari sasya membuat adinda melihat kearah sang sahabat dengan mengelengkan kepalanya sebagai jawaban

Sasya tentu saja tersenyum dan puas dengan jawaban yang diberikan oleh adinda dengan begitu rey dan adinda akan mempunyai peluang lebih untuk saling dekat dan mencintai satu sama lain

“Baiklah, kamu ada rasa suka gak sama rey?” Adinda diam tidak menjawab

Ia bingung dengan perasaannya saat ini tapi yang jelas ia merasa nyaman berada didekat pria yang saat ini menjadi suaminya itu

“Baiklah din diammu akan kuanggap sebagai jawaban (iya)” tegasnya

“Sekarang gini deh din, kamu buat rey mencintaimu supaya rey tidak ada celah mengucapkan perasaanya pada wanita yang selama ini begitu dicintainya” dan perkataan sasya berhasil membuat adinda berpikir sejenak

“Tapi syaa aku gak mau jadi orang ketiga nanti yang ada kasusnya sama kayak zyan dan kekasihnya masak sih aku akan makan hati dipernikahan aku yang kedua ini??!”

“Tapi rey kan memperlakukanmu dengan baik selama ini din, tidak seperti mantan suami kamu itu” jengahnya membuat adinda mengangguk

Adinda diam tidak menjawab membuat sasya menepuk pundak adinda lembut

“Din sebenarnya rey itu sangat mencintai,,

“Adinda apa semua sudah siap??” Tommy tiba-tiba datang membuat sasya menghentikan percakapan mereka

“Oohh. Hallo selamat pagi nona sasya” sapanya dan membungkukan sedikit badanya

“ hay tom pagii,,, Baiklah maaf menganggu pekerjaan kalian, aku hari ini ada pemotretan jadi nanti aku akan datang kemansion rey untuk berkunjung okey daahhh” sasya pergi melambaikan tanganya lalu pergi dari ruangan adinda

Setelah kepergian sasya kini adinda pergi keruangan rey membawa berkas-berkas yang dibawakan oleh tommy tadi keruangannya

Rey yang memang sudah menunggu kedatangan adinda kini pergi bersama untuk bertemu clien yang akan membahas kerjasama untuk peluncuran desain cincin berlian keluaran terbaru bagi perusahaan cabang rey

Didalam pertemuan 2 orang wanita cantik sudah menunggu mereka disebuah ruangan khusus VVIP adinda datang dengan mengekor dibelakang rey dan diantar langsung oleh manager restroran tersebut

“Tuan rey, nona bianca sudah menunggu didalam silakan” ucapnya dengan hormat membuat rey hanya mengangguk sedangkan adinda tidak lupa mengucapkan terimakasih

Sepasang suami istri itu mendekat kerah 2 wanita yang saat ini sudah menunggunya cukup lama

“Selamat datang tuan rey, senang bisa bertemu dengan anda” ucap bianca menunjukan senyuman manisnya

Rey hanya menyambut tangan gadis itu sebentar dan mengangguk, adinda mendekat dan hendak menjabat tangan bianca dan asisten desainer cantik itu, tapi bianca hanya menyentuh ujung jari adinda dengan senyuman sinis

Adinda menyernyit heran, seperti ada masalah pada wanita yang ada dihadapannya itu tapi ia tidak mau ambil pusing adinda yang ingin duduk disebelah rey kini dipepet oleh bianca

“Tuan rey, coba anda lihat-lihat desain yang sudah saya rancang, saya yakin anda pasti tertarik dengan salah satunya” bianca duduk disebelah rey membuat adinda sedikit menjauh karena sofa hanya untuk 2 orang

Adinda duduk disebelah asisten bianca gadis itu mengulurkan tanganya untuk berkenalan

“Adinda”

“Desi” ucap gadis itu begitu lembut dan tersenyum menjabat tangan adinda

Rey mengambil katalog yang bianca berikan tanpa sepatah katapun., pria itu bangun dari duduknya dan mendekat kearah adinda dan mengisyaratkan desi untuk bangun dan pindah dari sofa dimana dirinya duduk dengan adinda

“Adinda kamu pilihlah salah satu desain yang kamu sukai” ucapnya membuat semua orang yang ada disana tercengang

“Tuan saya ingin anda yang memilih langsung bukan sekretaris anda” bianca tentu saja tidak terima

Selama 2 bulan ia merancang berbagai model cincin supaya rey kagum dengan mahakaryanya tapi lihatlah sekarang pria itu malah ingin sang sekretaris untuk memilihnya

rey tidak menjawab ia menunggu adinda mengambil katalog yang ada ditanganya, sedangkan adinda kebingungan ia tahu jika bianca saat ini mentap tajam kearahnya

Happy reading💫💫

1
Fulayah Haddad
Seru & penasaran nich................😲😲🤨🤗🤗 lanjut lg dong double upnye Thor, ditungguuu.........👍👌👌🙏🫰🫰
Fulayah Haddad
Keren & seru nich Thor..........👍👍😲🤗🤗l anjut lg double up dooong.........👌🙏🙏🫰
Fulayah Haddad
Seru, keren & bagus ceritanya...........🤨👌👌👍👍🤗 ditunggu up lanjutnye............🙏🙏🫰
Fulayah Haddad
Bagus, Seru 👍👍🤨🫰🫰 ditunggu up lanjutnye Thor..............🙏🙏
Fulayah Haddad
Lm bnget br update lg ditunggu trs update lanjutnya jngan lm" Othor.........👍👌👌🫰🫰🙏
Fulayah Haddad
Keren ceritanya ,seru, amazing, good job & bagus alur ceritanya 👍👍👍👌👌🫰🫰🙏
Ayu Oktaviana
lanjut dong kak👍👍😍
merry
kn para iblis tu di basmi,,, bidoh Bpk mu din lbh pilih para iblis itu
falea sezi
jangan salahin jalang nya lu aja doyan memeg jalang
sunaryati jarum
Ketakutan kamu tidak terbukti Rey ,mungkin saja kakekmu kenal orang tua Adinda
sunaryati jarum
Akhirnya berdamai lega rasanya
sunaryati jarum
Jangan salahkan Berlin itu salah terbesarmu, Zyan.
sunaryati jarum
padahal kamu belum tahu mau dijodohkan dengan siapa,jika ternyata kakakmu sahabat Alm kakek Dinda gimana, dan orang yang aka dijodohkan pada itu Dinda istrimu
sunaryati jarum
Kau sudah benar - benar sadar Zyan , syukurlah
sunaryati jarum
Nah demi menebus kesalahamu ikhlaskan Dinda bahagia dengan pria lain,Zyan
sunaryati jarum
aRey akhirnya yang menang
sunaryati jarum
Kamu mendiamkau Adinda rugi sendiri Nak Rey
sunaryati jarum
Zyan Dinda bukan jodohmu
sunaryati jarum
Nikmati kesombongan kamu Zyan
sunaryati jarum
Nah begitu Adinda cintailah Rey
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!